
pov hamka
aku bahkan masih merasakan gelegar rasa syurga kami,tapi lihatlah gadis cerewet ini? dengan segala rengekannya,minta aku untuk mencabutnya,semenjak kejadian diparkiran itu,aku bahkan sudah tidak memakai sekertarisku lagi,pernah aku mencoba dengannya,tapi bayangan wajah polos ini menghantui,dan seakan tidak rela aku dengan gadis lainnya,aku sama sekali tidak punya gairah dengan wanita lainnya
berbagai cara sekertarisku itu lakukan,tapi tetap saja aku tidak punya gairah dengannya
akhirnya dia menyerah....
tapi dengan gadis ini,bahkan hanya menyentuh kulitnya,sudah membuatku sangat bergairah
dua minggu sebelum pernikahan dan sebulan setelah pernikahan aku mencoba menghilangkan dia dari pikiran
tapi aku makin tersiksa
setelah aku tau arka,yang seperti ibunya memiliki gairah yang tinggi,aku bisa menerimanya,tapi yang tidak aku bisa menerimanya,kenapa dia lakukan itu didalam apartemen yang didalamnya ada seorang gadis polos yang menempati....
polos? resa bukan gadis polos,aku yakin itu,dari cara dia ciuman sudah menandakan dia sedikit lihay,tapi dia polos karna masih perawan,dan saat ini sudah kuambil keperawanan itu
aku akan segera mengurus perceraiannya,dan akan segera menikahinya
nanti aku akan bicara dengan yusuf,semoga saja dia tidak keberatan
yusuf adalah sosok laki laki yang menjadi panutan untuk resa,aku tau dia sangat menyanyangi putrinya ini,karna sejak resa lahir,rahim ratna diangkat,karna ada sesuatu di dalamnya yang membuat dia bahaya jika sampai mengandung lagi
dan memang yusuf sangat lama menunggu hadirnya resa
aku tau betapa berharganya resa untuknya
jika dia tau arka bagaimana,kuyakin dia akan murka,aku harus gunakan keadaan ini,biarlah mengorbankan anak tidak tau diri itu,demi kepentinganku pribadi,tapi aku benar benar sudah tidak bisa jika harus menahan rasa cinta yang membuncah ini
dan kuharap benih yang tadi kutanam bisa segera tumbuh,agar yusuf tidak ada alasan menolakku,maafkan aku suf...hanya dengan cara ini,aku bisa memiliki putrimu
"om....ihhhh malah ngelamun
ini minggir dulu om...."
aku tersentak kaget dengar suaranya,tapi aku tersenyum melihat expresinya
sekalian saja kugoda dia,aku bergerak kembali,hingga dia mengeluarkan suara indah lagi...
__ADS_1
"om........."
aku tersenyum mendengar suara itu,dia yang tidak berani menatapku selama kami beradegan ini,selalu saja merem,tapi bibir mungilnya tidak berhenti mengeluarkan suara apa saja yang dirasanya,sakit dia bilang sakit,enak dia bilang enak,bahkan saat ganti gaya,tapi dirasa kurang enak,dia akan bilang kurang enak,jika dirasa nikmat,dia akan bilang nikmat,,,aku suka mulut jujurnya ini
selang satu jam,aku menuntaskan adikku,aku langsung bergulir kesampingnya,dan dia langsung bangun ingin kekamar mandi
kulihat jalannya yang sudah seperti orang sunat,tidak tega aku jadi bangun,dan langsung kugendong dia kekamar mandi
kusiapkan air hangat untuk dia berendam,agar rilex....
kusuruh dia berendam dengan aku memijitnya dari belakang,tapi sialnya malah aku kembali bergairah dengan hanya melihat punggungnya
dia yang masih kesakitan,aku tidak tega jika melakukan lagi,jadi kudiamkan saja
sambil memijit dia,aku terus menahan gejolak ini,kenapa aku sangat bergairah dengannya? padahal jika dengan sekertarisku,aku hanya mampu melakukan sekali saja,setelah itu sudah tidak ada acara menegang lagi dan lagi,walau dia selalu meminta lebih dan selalu merayuku serta meggodaku,dengan memainkan adikku,tapi sayang dia tidak mau berdiri lagi
tapi apa ini? bahkan hanya melihat punggungnya,aku sudah sangat ingin memasukinya,sangat ingin menyentuhnya lagi,lagi dan lagi
kubiarkan dengan rasa ini walau aku sangat tersiksa sekali
"om...apa sih ini ko kaya pentungan yang mentungi belakangku terus,kenapa dibak mandi ada pentungan sih om? aku tu mau berendam,dan cukup dipijat saja om,geli tau om bawa pentungan segala"
omelnya yang terdengar lucu,bagaimana mungkin dia menyebut adikku ini dengan pentungan?tapi memang dia tidak tau diri sih,sudah dua kali,tapi lihat kulit mulus dikit saja,sudah manggut manggut
"masuk bentar boleh?" tanyaku dan dibalas dengan anggukannya
tanpa basa basi aku langsung memasukinya lagi,tidak akan kubuat dia kelelahan,aku hanya akan membuat dia terus menikmati ,hingga suatu saat nanti,kuharap dia akan yang meminta dulu
cukup lama kami bermain di bak mandi dan dibawah shower,hingga kulihat dia sedikit kedinginan,segera kumandikan dia,dan segera kubopong dia kekamar dan menyelimutinya
tapi dia bilang mau pakai baju,karna bawahnya terus mengeluarkan air katanya
dengan asal ku ambil kaosku,dan segera memakaikannya
kutinggal dia agar beristirahat,karna kuyakin,jika aku tidak keluar,sudah pasti aku akan menggarapnya lagi
akhirnya kubuat kopi dan menyesap rokok didepan tivi,aku sudah memutuskan untuk berganti sekertaris menjadi laki laki,walau dia sudah bersuami sekarang,tapi dikantor dia tetap menjadi jalangku,dan terus menggodaku,walaupun sekarang aku tidak meladeninya juga,tapi memang karna tips yang kuberikan tidak main main,jadi dia ingin terus bermain denganku
dengan mempunyai sekertaris laki laki,kuharap resa tidak salah paham nanti
__ADS_1
walaupun benar adanya,dia sekertarisku dan juga jalangku,tapi aku tidak mau resa tau kebejatanku
aku harus merubah semua pola hidupku
tentang arka,aku harus segera mengurusnya,aku benar benar sudah tidak bisa mentorer kelakuannya,
tak apa dia bermain wanita,tapi jangan dibawa kerumah itu mauku,bermainlah dengan cantik
dia seperti mamanya,bahkan bisa dibilang persis,karna dari sletingan yang kudengar,mamanya bisa dipakai siapa saja
saat kami berkumpul di club,dengan rekan bisnisku,biasanya mereka akan terang terangan pernah memakai jasa siapa saja,dan semakin orang itu terkenal maka akan semakin bangga,semenjak aku menginjak dunia bisnis,hanya ada satu atau dua orang yang tidak punya simpanan,mereka rela mengeluarkan banyak uang hanya untuk bersenang senang dengan wanita yang lebih muda
biasanya mereka menggunakan anak kuliahan yang memang membutuhkan uang
selain masih muda,mereka biasanya tidak banyak menuntut,selama uang masih masuk rekening mereka
bahkan dari rekan bisnis inilah aku tau anita,mantan pacar dari arka
anita adalah simpanan dari dua rekan bisnisku,mereka yang bercerita dan dengan tidak tau malunya merekam aktivitas mereka diranjang,bahkan anita adalah seorang pelacur di club temanku itu
dan ini rachel pacar anakku sekarang,mungkin bukan pacar,karna dia memakainya secara beramai ramai...
setelah kuselidiki,dia adalah sekertaris dari anakku itu,tapi dulunya juga sekertaris sekaligus ****** dari bosnya yang dulu
mungkin semacam sekertarisku ini
dan aku baru tau ternyata anakku adalah orang yang hiper,dengan akan menyiksa wanitanya jika bermain,seperti memecutnya dan menjambaknya,hanya tidak terlalu extrim
pernah kugeledah kamarnya,ternyata banyak sekali alat bantu percintaan wanita dilemarinya,dan aku baru tau itu setelah dia menikah dengan resa
dibalik wajah teduhnya,dia adalah seorang predator
beruntunglah resa tidak masuk dalam list wanita pemuas nafsunya
"om......
aku menoleh tenyata dia sudah bangun dengan memakai kaos besarku dan kuyakin dia tidak memakai **********
dia mengahampiriku dan langsung kududukkan dipangkuanku
__ADS_1
dan lihatlah,aku sudah ingin lagi
oh bersamanya membuatku semakin gila dengan gairah yang tidak bisa kutahan...