Selingkuh Dengan Mertua

Selingkuh Dengan Mertua
bab 6


__ADS_3

aku menemaninya sampai dia berhenti menangis dan sampai tertidur,mungkin dia kelelahan,aku juga menggendongnya kekamarnya


kutatap lama dirinya,yang sebentar lagi akan menjadi milik orang lain ini


entah kenapa aku tidak ikhlas,aku sangat marah dengan ayah yang memaksa dia untuk menikah dengan pilihannya


bahkan dia,sangat ingin memiliki butik yang menjual semua hasil rancangannya


dia masih muda,jalan hidupnya masih panjang,kenapa harus diribetkan dengan pernikahan,mana pernikahan tanpa cinta lagi....


jika ayah takut tidak ada yang mau dengannya,maka aku akan maju kedepan untuk langsung menikahinya


ingin aku sekali menikahinya saat ini,agar dia bisa tetap seperti biasa,sekolah dan kursus menjahit seperti biasa


tanpa harus dibebani dengan mengurus suaminya dahulu


ceklek....


"loh kamu disini ren?" tanya ibu


"iya bu,bu...boleh aku bicara sebentar?"


ibu mengangguk dan berjalan menuju sofa ruang tv,akupun mengikuti dibelakang


"bu...kenapa sena dijodohkan?" tanyaku hati hati


"ibu dan ayah sudah janji dengan ayah calonnya resa ren,dan ibu ingin dia berada di lelaki yang tepat,kami mengenal calonnya sena sangat lama,bahkan kami yakin sena akan lebih bahagia dengannya"


aku diam,dan berfikir bagaimana caranya membujuk ibu agar membatalkan perjodohan ini


"ibu dan ayah sudah mengambil keputusan,bahwa resa akan tetap menikah dengan calonnya,ada satu rahasia yang kamu tidak perlu tau,tapi kami akan tetap menjodohkan mereka,lambat laun kuyakin resa bisa menerimanya"


belum juga aku bertanya ibu sudah menjawab,jika seperti ini,aku sudah tidak bisa membantu lagi...mungkin ini yang terbaik untuknya


akupun pamit pulang....


keesokan harinya seperti biasa menjemput resa,dengan motorku

__ADS_1


dia keluar dengan senyumnya,senyum yang menyimpan luka....


"nanti nggak usah jemput ya,aku akan pergi beli cincin" katanya


aku mengangguk dan segera melajukan motor maticku


ingin sekali aku menggenggam tangannya agar dia kuat,dan memberi sedikit semangat,tapi apalah daya aku hanya teman,kami kadang berciuman hanya karna penasaran rasanya seperti apa


aku dan resa yang sama sama jomblo suka mempraktekan ala ala pacaran


untuk membuang rasa penasaran


tapi selesai berciuman kami akan tertawa terbahak bahak


sepulang sekolah kulihat dia sedang akan masuk,akupun melajukan motorku,kuikuti kemana resa pergi


karna sibuk mengikuti dan pulangnya malah hujan deras,akhirnya malam harinya aku demam tinggi


dengan sigap ibu memberiku obat dan mengoles seluruh tubuh dengan minyak angin,paginya aku tidak sekolah karna badan masih sangat lemas


ibu pamit kerumah kakak,mungkin pulang sore


"jadi tunangan minggu depan?" tanyaku


"hmmmm"


"tapi kita gimana?" tanyaku bego


karna aku benar benar belum rela


"apanya?"


"aku masih bisa jemput kamu,masih boleh temenan nggak sama aku?" tanyaku bingung


"ya jelaslah"


akupun mendekatinya dan langsung menciumnya dengan lembut,ada rasa aneh yang kurasa,ciuman ini memabukkan tidak seperti dulu,waktu kami ciuman karna penasaran

__ADS_1


aku benar benar terlena,resapun sedikit menuntut ciuman ini walau dengan menagis,aku tau dia sedang menumpahkan rasa hatinya,dan aku yang sedang tidak rela


wanita ini akan menjadi milik orang


dengan berani aku mulai meraba dadanya,walau dengan tangan yang gemetar...


"emmmhh ren...." ucapnya sambil memejamkan mata


aku menciumnya terus dan terus dengan tangan ini yang sibuk menggenggam dadanya


terus turun kebawah dan dengan berani aku seperti bayi yang kehausan


dia terus melenguh,dan memejamkan mata....ini sungguh diluar pikiranku,aku hanya mengikuti naluriku


bahkan tanpa sadar dia sudah toples bagian atasnya....


"aku penasaran rasanya"kataku sambil terus menatapnya


dia mengangguk


"tapi jangan lakukan,kita lakukan dengan mulut dan jari kita saja,seperti yang kita tonton dulu" ya kami pernah menonton vidio itu bersama


aku mengangguk dan segera melepas pakaianku dan pakaiannya


kami bahkan sama sama toples saat ini


dan kamipun melakukan itu dengan mulut yang bergantian mencari kepuasan masing masing tanpa harus merobek selaput daranya


setelah selesai kami mandi bersama,dan entah keberanian dari mana,melihat resa yang mengguyur seluruh tubuhnya dibawah shower,aku langsung mencumbunya lagi,memainkan jari diarea sensitifnya hingga dia menegang kembali,diapun langsung jongkok dan memberiku kepuasan lagi


hingga tidak sadar sudah menjelang maghrib saja,beruntung ibu dan ayah belum pulang


resapun langsung pamit pulang...


ini pengalaman pertamaku,dan kenapa aku sudah seperti candu dengannya...


dimana aturan aturan yang kami buat dulu...jujur aku tidak rela,dia dengan laki laki lainnya

__ADS_1


__ADS_2