
pov om hamka
sudah satu bulan aku mendiamkan arka,bahkan terkesan tidak peduli,tapi aku menyiapkan orang yang selalu memantaunya
dari perawat dirumah sakit yang sengaja aku sewa,dan satpam apartemen yang kusewa,aku tau gerak geriknya,aku memang kecewa padanya,tapi dia putraku,sesalah apapun itu dia tetap putraku,aku mengajarinya dengan sedikit keras,tapi dia besar dengan papa mamaku yang semuanya memanjakan dirinya
lulus kuliah,aku diberi tanggungan perusahaan cabang oleh papa,dan saat itu arka masih diusia sd
kuambil dia,walau mamaku keberatan,karna memang aku ini anak tunggal,jadi tidak ada yang menemani mama,tapi jika terus bersama mama dan papa,dia akan menjadi sangat manja
tapi apalah daya,baru juga seminggu bersamaku,baik arka maupun mama,mereka sakit bersama,akhirnya aku yang mengalah,dan memberikan arka pada mama
saat sakit,sempat papa mengangkat anak dari panti asuhan,tapi tetap tidak bisa mengobati rindunya pada arka
aku yang duda terpaksa ini,tidak memikirkan wanita sama sekali,hidupku hanya untuk bekerja,dan bekerja
bagaimana tidak terpaksa,karna setelah arka lahir jeni istriku malah memilih kabur mengejar cita citanya menjadi model
aku menjadi laki laki gila kerja,bahkan baru tiga tahun aku memimpin cabang perusahaan papa,sekarang hasilnya bisa setara dengan perusahaan pusat
aku berkali kali memenangkan tander besar,walau hanya perusahaan cabang,tapi banyak investor yang tertarik menanam saham diperusahaanku
dan setelah arka masuk kuliah,perusahaan yang kupimpin masuk dalam perusahaan terbaik dikota ini
berkali kali papa dan mama menjodohkan aku,tapi terus menolak,aku tidak tertarik menjalin hubungan dengan wanita,jika aku ingin itu,maka aku akan meminta sekertarisku melayaniku,dia adalah wanita janda yang bisa dibayar,aku tidak menjalin hubungan dengannya,tapi setiap hari dia melayaniku dan aku membayarnya
dia yang kesepian dan aku juga sama
setelah arka lulus s1 nya,aku menyuruh dia untuk belajar didalam bisnis,karna mengingat orang tuaku tidak ada pewarisnya,karna kenzo anak angkat papa dan mama,tidak mau diwariskan,dia lebih tertarik menjadi dokter
aku juga tau pergaulan bebas arka,bahkan aku tau dia menjalin hubungan dengan anita,psk di club temanku
__ADS_1
aku dulu pernah berjanji dengan yusuf akan menjodohkan anak anak kami,kurasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menikahkan mereka
awalnya arka menolak,tapi lama lama dia luluh dengan perjanjian dibelikan apartemen baru untuknya
aku lega mendengarnya,tapi saat hari pernikahan malah ku dapati dia bermain gila dengan anita,yang resa tidur disampingnya
aku sangat murka,dan sangat murka
bukan hanya murka karna arka menghianati resa,tapi aku juga sangat murka karna ternyata selama dua minggu aku menjauhi menantuku ini,aku sangat tersiksa karna ternyata,aku jatuh hati padanya
mendengar pengakuannya membuatku lebih murka,aku berlari mengambil tongkat bisbol dan memukulinya tanpa henti
hingga darah mengalir dikepalanya
tapi tepat arka masuk rumah sakit,aku mendapat tlp dari pak rudi,sebenarnya aku tidak menjebloskan pak rudi karna setelah kuselidiki semua uang itu masuk kerekening arka,aku membiarkannya hanya agar dia mau jujur padaku,tapi uang itu malah dia gunakan untuk membayar apartemen untuk anita,dan sialnya lagi aku baru mengetahui saat diacara pernikahannya
karna ternyata,pemilik apartemen adalah rekan bisnisku
aku langsung berlari kemedan,karna mama juga diamerika sedang menemani papa yang yang berobat
dan ternyata masalah disini sangat pelik,hingga membutuh kan waktu yang tidak sebentar,bahkan aku sudah disini tiga minggu,tapi masalah tidak kunjung menemui titik terang
baru setelah satu bulan pelan pelan kutemui titik masalah,kenapa proyek yang sudah sangat lama ini tidak rampung rampung,ternyata ada tiga mandor yang menggelapkan uang proyek dengan mengurangi bahan semen dan besi
toko bangunan yang biasa menyetok juga bilang uang dari besi belum dilunasi
selama ini kami mempercayakan tiga mandor ini,karna kami bawa dari jakarta,jadi mereka bilang besi dan semen langka,kami percaya saja,besi belum dikirim kami percaya saja,dan saat aku sampai disini,orang yang kutugasi mengulik masalah ini adalah tiga mandor itu,pantas saja masalah tidak ada titik temu,dan lebih parah lagi ternyata banyak buruh yang belum dibayar
tapi mereka diancam,jika berhenti kerja,maka tidak akan digaji,dan dianggap hangus pekerjaan yang kemarin
sehingga mereka bekerja dengan tidak semangat,bahkan yang seharusnya tiga hari selesai,menjadi satu minggu baru selesai
__ADS_1
setelah semua terbongkar,ketiga mandor itu kujebloskan kepenjara,dengan diurusi pak rudi,pak rudipun meminta satu orang lagi karna beliau kualahan jika harus mengurusi semuanya,maka kutugaskan pak wiro menemani pak rudi untuk segera menyelesaikan pembangunan perumahan itu,dan aku ingin segera pulang
karna dari laporan anak buahku,dua hari ini aksa sangat gila bahkan dia pulang membawa perempuan untuk tidur diapartemennya
dan lebih gila lagi,aku mendapat laporan resa yang berada ditaman sambil makan di jam setengah sepuluh malam,hingga ayahnya datang menjenguknya
apa lagi yang dialami gadis ini?,sungguh malang dia dijodohkan dengan putraku yang brengsek ini,aku akan segera pulang dan mencari tau semuanya
tapi sebelum pulang aku harus mengurus keluarga tiiga mandor ini dulu,karna ternyata mereka menilep uang proyek untuk pengobatan anaknya yang leukimia,yang satu untuk biaya operasi istrinya dan yang satu untuk membangunkan rumah orang tuanya,dan setelah kuselidiki lagi,ternyata orang tuanya sudah sangat tua,dan sering dihina orang,karna rumahnya yang masih triplek dan bocor sana sini,uang yang dulu dia dapatkan bekerja dijakarta untuk pengobatan adiknya yang gila,dan sering mengamuk,sehingga sering dia tidak bisa membeli rokok karna ulah adiknya itu
entah itu merusak mobil orang,merusak sawah orang,dan yang terakhir membakar rumah orang,dia bahkan sampai berhutang padaku,karna total biaya perbaikan rumah yang dibakar mencapai tiga ratus juta
aku tidak sejahat itu,mempenjarakan orang tanpa melihat keadaan,dilihat dari mereka yang lama ikut denganku,bukan hanya satu atau dua tahun,tapi dari mereka lulus smp,dan sedang mengamen dijalan,kuajak mereka bekerja sebagai kuli dulu,baru lama kelamaan kuangkat menjadi mandor
selesai semua urusan,aku langsung terbang kejakarta
dan aku langsung menuju ke rumah arka,
karna dari laporan ternyata arka membawa satu perempuan dan satu lagi teman laki lakinya
aku takut arka gila,dengan menyuruh resa untuk melayani temannya
akupun berlari langsung ke unitnya,yang ternyata pintunya tidak tertutup rapat,hingga memudahkanku untuk masuk
kulihat resa sedang mengintip dikamar arka dengan menutup mulutnya serta meamtung didepan pintu,ada perasaan lega,karna ternyata arka tidak segila dugaanku
"res........
dia berbalik dan melotot padaku
om........!!!
__ADS_1