Selingkuh Dengan Mertua

Selingkuh Dengan Mertua
hanya mimpi?


__ADS_3

sampai aku didepan pintu,aku menganga melihat om hamka yang sedang....


"om....."


dia menoleh dengan tersenyum


"biar lemes..." sambil nyengir dia berjalan mendekatiku


"eh...?"


dia tersenyum tapi kulihat semburat wajah merona darinya.


Kulitnya yang putih bersih membuat warna merah itu menjadi jelas,dan sangat jelas jika dia sedang menahan malu dariku


aku juga sebenarnya kaget tadi,saat aku keluar dari kamar mandi,dia sedang menggoyangkan pinggulnya,dan sesekali memaju mundurkan bok**gnya,tapi matanya masih awas mengawasi layar televisi yang sedang menayangkan adegan senam,aneh....padahal aku dengan jelas mendengar suara pria dan wanita yang sedang mendesah,tapi layar televisi ini menampilkan senam aerobik yang dipimpin ibu ibu


dia berjalan mendekatiku dengan masih bertelanjang dada dan handuk yang melilit dipinggangnya,kenapa dia berjalan pelan sekali? nggak tau apa,aku sudah pengin di emuach emuach eh.....


sampai didepanku dia langsung memelukku,dan mengecup pucuk kepalaku dengan sangat lama,bahkan pelukan ini mungkin ada dua puluh menit


ya tuhan...dua puluh menit hanya untuk pelukan saja,apa dia tidak ingin segera melakukannya? aku bahkan sudah siap...


kupikir tadi dia mendekatiku untuk langsung menggendongku keranjang seperti di novel novel online yang kubaca,tapi ternyata dia hanya memelukku saja butuh waktu cukup lama. Padahal aku sudah sengaja berdiri saja didepan kamar mandi,berpura pura akan terkejut kalau mendapati dia sedang menonton film anu anu,tapi malah dia sedang nonton senam


walau tidak sesui dengan expektasiku,tapi aku tetap tidak beranjak dari atas kesed,supaya dia menghampiriku dan menggendongku,lalu...segera melakukan anu anu...tapi apa ini...?


hufffttt......


lihatlah waktu yang terus berputar,bahkan aku sudah sangat bosan,tapi dia masih memelukku,entah tidur atau apa yang dia pikirkan,hingga hanya memelukku dan menciumi puncuk kepalaku,beruntung aku tadi mandi keramas

__ADS_1


padahal aku keramas juga cuma pakai shampo sedikit,karna rambutku yang panjang,membuatku jika keramas harus memakan waktu sepuluh menitan,aku sudah tidak sabar mau anu anu,aku sudah tidak sabar mau emuach emuach,kulit pahaku sudah sangat merinding membayangkan tangan kekar itu mengelusku,jadilah aku memakai shampo hanya sedikit,supaya mandi ini tidak memakan waktu lama


lebih baik waktunya buat beradu bibir,daripada buat keramas lama lama,pikirku nanti saja sih setelah selesai,baru aku keramas yang bersih,sekalian mandi bersama gitu kayak di novel,uhhh syahdunya


(om sudah setengah jam) batinku terus saja bicara,ingin aku mulai dulu,tapi aku nggak tau caranya...mau aku cium dulu,tapi kayaknya om hamka dulu,tidak menciumku dulu,tapi dia mengelus rambutku dulu,lalu kami tatap tatapan,terus ciuman kalau nggak salah,aku juga sudah agak lupa


kan sudah dua tahun yang lalu,aku terus berfikir,bagaimana cara memulainya lebih dulu,nggak mungkin kan...aku yang sudah mulai kedutan ini membiarkan dia terus memelukku seperti ini...


saat aku berfikir,dia menggurai pelukan aku yey yey yey dalam hati,aku tersenyum dengan cerah,dia memandangku dengan lekat sambil tersenyum,lantas dia mencium dahiku dengan sangat mesra dan sedikit lama


yes akhirnya segera dimulai,ucapku dalam hati,dia menciumi seluruh wajahku dengan cinta,bahkan mungkin wajahku sudah penuh dengan air liurnya


setelah itu,dia malah memelukku lagi,eh apa lagi ini...?


"om bahagia banget,mulai sekarang om berjanji akan mencintaimu,membahagiakanmu,dan tentu setia padamu,om ingin kamu selalu tersenyum seperti ini,dan h&jgfuJ&!/hgffj


……………………


masak iya mau garuk garuk itu didepan dia,nggak lucu banget,ini segala kaki tangan ikut gatal semua,apa ada nyamuk ya?


tapi aku emang gitu...kalau lagi diam,sambil berfikir dan nervous jadi bagian tubuh kayak gatal gatal gitu


padahal aku tidak sedang nervous sama sekali,aku hanya sedang menahan untuk tidak bicara yang tidak tidak,dan memikirkan bagaimana cara memulai itu


hingga kurasakan pelukan itu memgendur,dan bisa kulihat wajahnya yang sedikit menangis,tapi kenapa?kenapa nangis?


emang tadi dia bicara apa? aku sibuk mikir memulai anu anu,jadi sengaja otakku kusita semua,membuatku tidak mendengar apa yang dia bicarakan tadi sambil memelukku


alisku menukik tajam,seakan heran dengannya,tapi dia hanya tersenyum dan mendekati wajahku,dia menyesap lembut bibirku dan sedikit membelit lidahku

__ADS_1


yes yes yes...mulai mulai


coba kau pikirkan,coba kau renungkan,apa yang kau inginkan telah aku berikan


"bentar ada telpon"


hufftttttt........


kau tau...kenapa kambing embek embek ketika ingin sesuatu?mungkin dia lapar,tapi harus mengalah pada bapak pemilik karna dia belum waktunya makan lagi


seperti aku saat ini


kenapa aku kesal? padahal masih banyak waktu,mungkin karna aku sudah ingin,tapi harus mengalah pada waktu dan segala inginnya


sejam sudah aku menunggunya,dia bahkan belum masuk kamar lagi,bosan ini menyiksaku,hingga kuputuskan untuk tiduran saja,tapi karna aku belum memakai dalaman,jadilah aku terbangun lagi dan segera mengenakan dalaman serta piyama hello kitty yang baru seminggu yang lalu aku beli


Sebenarnya aku masih ada piyama lama,tapi kebanyakan sudah sobek dibagian tengahnya,kalau nggak ya bagian ketiaknya,entahlah piyamaku tidak ada yang awet,memang salahku sendiri,sudah tau agak gendutan tapi suka beli ukuran lebih kecil dari ukuran,berharap badan akan mengecil dan bisa dipakai dilain hari


setelah mengeringkan rambut,aku bermain ponsel sambil menunggu om hamka yang sedang bertelpon ria dibalkon,tak terasa ternyata aku ketiduran


om hamka menghampiriku dan menciumku,sambil berciuman kami berjalan menuju keranjang,dan dengan rakusnya dia membuka bajuku dan segera mengeksplor seluruh bagian depanku,dia membuatku terbang tinggi,sambil merem merek,tapi karna kami melakukan itu di pinggir ranjang,akupun jatuh kebawah dan buggghhhh


ih ya tuhan...sakit sekali,bahkan bok**gku sudah sangat panas,tapi kenapa om hamka tidak menolongku?akupun segera berdiri walau kurasa sakit sekali


kulihat om hamka tidur dengan pulasnya disamping ranjangku,bahkan dia memakai celana pendek dan kaos putih polos


lah...bukannya tadi dia hanya memakai handuk ya?lalu tadi itu apa?


apa aku hanya mimpi?

__ADS_1


bahkan kurasa tadi sentuhan itu begitu nyata,jadi semua hanya mimpi?


(saya sedang berjuang untuk melahirkan,doakan ya teman teman)


__ADS_2