Selingkuh Dengan Mertua

Selingkuh Dengan Mertua
sebejat itukah kamu?


__ADS_3

"ayah tidak menyangka,anak ayah sebejat itu.......dan lebih gilanya,ayahnya sendiri yang menutupi kebejatan anaknya....."


"panggil rendi res" perintah ibuku yang langsung kujalankan


aku segera berlari kerumah rendi,ternyata dia sedang sarapan


"ayah dan ibu manggil" aku hanya melongok dipintu


saat ini,aku melihat rendi,seperti aku melihat predator,aku mulai membayangkan,jika aku adalah gadis smp itu,dia harus melayani rendi setiap pagi,tapi setelah hamil dia dibuang begitu saja,bahkan dua kali hamil dipaksa menggugurkan,aku benar benar tidak percaya,dia sebejat itu


pantas saja setelah aku bercerai,dia selalu meminta berangkat pagi,dan selalu setelah mengantarkan aku digerbang,dia beralasan mau ketemu temannya,saat itu bahkan aku tidak menyadarinya sama sekali,aku pikir,dia memang mau ketemu temannya,karna yang aku tau,dia memang sering nongkrong bersama temannya,karna aku yang sudah tidak mau diajak jalan olehnya,aku hanya fokus belajar dan belajar


"nanti setelah sarapan,pasti mau mengomeliku kan?"


aku hanya diam saja,dan merasa seperti dia sudah berubah,bukan rendi yang aku kenal dulu,bahkan dia tidak merasa bersalah


akupun langsung keluar,dan mengecek butik sebentar,baru setelah itu pulang


mengingat rendi,membuatku ingat bang arka,dia yang mulai berubah dan baik,tapi entahlah jika dibelakang...

__ADS_1


dia masih rajin kesini,bahkan jas dan kemeja yang dia pakai,sebagian besar adalah jahitanku,karna dia yang memintanya,dia sekarang juga sudah sukses dan membuat opa omanya bangga,


dia pernah meminta rujuk dan bilang mencintaiku,tapi kubilang,aku tidak ingin memikirkan ini,dan fokus terus belajar mengejar keinginanku


tentang om hamka,aku tidak tau,karna juga lost kontak sudah dua tahun,aku yang hanya tau nomornya,tetapi setiap aku telpon,dia tidak aktif bahkan pesanpun masih centang satu,mungkin dia tidak membawa ponselnya


tapi aku bukan aku yang dulu,aku percaya pada allah,jika dia memang jodohku,maka dia akan kembali padaku,tapi jika tidak,pasti ada saja gangguan yang akan membuat kami berpisah


daripada mikir cinta,lebih baik mikir bisnis yang jelas menguntungkan,bahkan bisa membantu sesama


kata orang juga,jangan mencintai orang terlalu dalam,karna hanya akan membuat terluka,mencintai saja ala kadarnya,dan aku mengalami itu,jika om hamka pulang membawa istri,itu artinya dia bukan jodohku ,dan aku diharuskan ikhlas,tapi jika dia pulang masih setia padaku,itu artinya kekuatan cinta kami,akan berlabuh di ikatan jodoh,aku ingin santai menanggapi ini


"assalammualaikum yah,bu"


"walaikumsalam"


akhirnya karna penasaran,akupun ikut masuk dan duduk didekat ibu


"duduk.....!!!" dengan tegas ayah langsung meminta rendi duduk

__ADS_1


"sebejat itukah kamu?"


rendi yang tadi biasa saja,sekarang menunduk dalam dalam


"jawab ayah ren..."


hiks hiks hiks


"maafkan rendi yah,maaf...."


"jangan menangis,jangan minta maaf pada ayah...kamu minta maaf pada allah dan pada orang tua gadis itu"


suara ayah sudah melembut,mungkin agar rendi tidak takut padanya


"rendi sudah kesana yah,dan ibunya sudah memaafkan"


"coba ceritakan semuanya,kalau kamu mau cerita"


"waktu itu,saat resa menikah aku kelaut,melihat dia sedang bermain dengan temannya,aku coba menggrebeknya,laki laki itu pergi,malah dia mendekati rendi dan terjadilah rendi menggaulinya,sejak saat itu kami rutin bertemu dengannya setiap pagi dirumah kosong,dan kami rutin melakukannya,jika tidak ada waktu pagi,kami akan bertemu disore harinya,kami melakukannya suka sama suka,rendi tidak memaksanya,bahkan lebih sering dia yang memintanya,sampai dia hamil,dia meminta rendi membelikan penggugur kandungan,karna rendi juga takut,rendi pesenkan lewat online,diapun akhirnya keguguran,setelah itu,rendi mencoba menjauhinya,tapi dia mengancam akan menyebarkan video mesum kami,akhirnya rendi nurut dengannya,bahkan dia selalu minta uang pada rendi,jika tidak diberi,dia akan mengancam menyebarkan video itu,terpaksa uang yang resa beri,selalu rendi serahkan pada dia semua,belum uang jajan dari ayah,dia selalu meminta semua,dan hanya menyisihkan untuk bensin saja,itulah kenapa rendi tidak pernah jajan,bahkan lebih suka membaws bekal roti kesekolah bahkan sampai kampus,dia seperti sudah sangat ketagihan,hingga selalu menyuruh rendi melakukannya,hingga dia hamil kedua kalinya,karna rendi sudah kuliah,rendi mau menikahinya saja,setidaknya sampai anak itu lahir,tapi jika harus menikahinya untuk dibuat hidup bersama sampai tua,rendi tidak sanggup,karna rendi tau perangainya, yang diotaknya hanya uang uang saja,rendi mengutarakan niat itu,tapi dia malah marah dan memaki rendi,karna rendi emosi,rendi menampar dan menendangnya,hingga dia kesungkur,bahkan rendi menggaulinya dengan sangat kasar,karna rendi benar benar emosi,hingga rendi selesai,ada darah yang keluar dari pahanya,tapi rendi membiarkannya,karna teringat kata kata dia yang menyakiti hati rendi,selang dua minggu dia datang lagi,bahkan lebih nekat,dia menemui ibu dan dengan senyum seperti ancaman,dia mengeluarkan ponselnya,dan kali itu,dia mengancam ibu,jika tidak dituruti dia akan mencelakai ibu,rendi selalu berfikir,jika sampai video itu tersebar,maka ayah sebagai pengacara yang akan malu,dan jika dia mengancam menggunakan ibu,maka ibu pasti terancam,melihat selama ini dia bersama rendi,sedikit banyak rendi tau,hingga berselang dua bulan dia kembali hamil,tapi dia minta dinikahi,rendi bilang ok,tapi diam diam rendi mencari tau dia bagaimana,memang benar dia hanya berhubungan dengan rendi,tapi setelah rendi menemui ibunya,ibunya malah meminta rendi untuk menabraknya saja,karna ibunya sudah sangat lelah dengan kelakuan dia,yang suka mabok dan menghajar ibunya,bahkan sudah berapa kali saja dia mengahajar adiknya yang masih kecil,karna jengkel pada ibunya,jika tidak diberi uang,tapi rendi masih berfikir normal

__ADS_1


tapi pagi itu,dia merengek minta ketemu,tapi karna rendi kesiangan,jadi rendi tidak menemuinya,sepulang sekolah rendi mendapat pesan,jika ibu ditusuk orang,dan dia mengaku orang itu adalah dia,dia juga mengancam jika tidak menemuinya,dia akan berbuat lebih nekat lagi,karna kalap,rendi langsung bergegas kerumah kosong dimana kami sering bertemu itu,dia menunggu didepan rumah,rendi yang masih emosi,langsung menabraknya,rendi sempat bengong dan bingung,setelah sadar rendi membawa dia kebelakang rumah itu yang ada pohon besarnya,karna pas waktu itu teras rumah itu diisi oleh kayu dan pintu digembok,bermaksud akan menyetop taksi untuk dibawanya kerumah sakit,dan setelah itu rendi pergi,tapi setelah rendi kembali,dia sudah tidak ada,rendi pergi kerumahnya,dan mengatakan pada ibunya,ibunya malah berterima kasih,dan tidak mau tau lagi tentang dirinya,setelah rendi mencari tau,ternyata dia dibawa kerumah sakit oleh seorang perempuan,tapi dia sudah meninggal"


kami menyimak cerita rendi tanpa menyela sedikitpun,bahkan aku,ibu dan ayah terbengong mendengar ceritanya


__ADS_2