Selingkuh Dengan Mertua

Selingkuh Dengan Mertua
kau yang buat aku jadi jahat


__ADS_3

aku yang tadi merasa bersalah pada jeni,seketika menjadi sangat benci pada wanita ini....


aku akan menyiksanya lagi dan lagi....


ayahpun berpamitan setelah menjelaskan semuanya,aku yang dibuang ditepi sungai di tengah malam,beruntung ada pemancing yang pergi kesana,sehigga aku tidak meniggal saat itu juga


dan lebih mengejutkan lagi,ternyata wanita ini tidak hanya berhubungan dengan papa saja,tapi berhubungan dengan banyak pria,dalam darahku entah darah siapa


karna belum tentu darah papa


tapi papa selalu mengklaim aku adalah anaknya,karna yang menurut pengakuan wanita ini,papalah yang pertama menghamili,dan wajahkupun yang memang sedikit mirip dengan papa


"jadi kau ibuku?"


"seperti yang kau dengar dari yusuf"


tanpa merasa bersalah dia berujar


"baiklah....karna kau ibuku,aku akan membelikan rumah untukmu"


dia menoeh,dan kulihat matanya berbinar,dasar mata duitan......


"ikut aku"


baiklah kisahmu akan dimulai bu,aku tidak akan menyentuhmu lagi,bagaimana mungkin aku memasuki jalan lahirku sendiri


tapi akan kubuat kau menjadi pabrik uangku,selain rachel


akupun langsung membawanya keapartemen temanku yang memang kosong,dan langsung kuhubungi beberapa temanku yang biasa memakai rachel,tidak tanggung tanggung,bahkan sebelas orang menyetujui dengan tarif tinggi


mereka ini punya kelaian seksual,karna mereka akan puas jika sang lawan menjadi lemas tak berdaya,dan melihat sang lawan sampai kualahan adalah kepuasan tersendiri,bahkan mereka sangat menyukai belakang


jam delapan orang orang itu sudah datang,jeni sedang mandi


kulihat mereka seperti tidak sabar ingin memulai,maka kusuruh mereka menyusul dikamar mandi


akupun bergegas pulang kerumah


sampai dirumah kulihat papa sedang membuat kopi didapur,gegas kuhampiri dia dan aku langsung memeluknya,seperti anak kecil,aku menangis tersedu sedu dengannya


"kata ayah mertuamu,kau baru saja ketemu mamamu?kenapa menangis?"


dia menggurai pelukanku dan memandangku serius


"aku hanya punya papa,aku tidak punya dia,mana ada ibu yang membuang anaknya"

__ADS_1


aku melengos dan berlalu mengambil air dingin


"terserah padamu,tapi kalau bisa...apapun itu,dia tetap ibumu,seberapa kecewanya dirimu,dia tetap ibumu"


aku mengangguk,dan langsung kekamar


"res....minta dipeluk boleh?"


resa yang sedang bermain ponsel terkejut dan mengeryit heran


tapi tak urung juga dia merentangkan tangan dan tersenyum


aku segera menghampiri gadis cilik ini,badannya yang mungil dan tingginya yang hanya sebahuku,selalu membuatku tenang,karna merasa seperti mempunyai adik perempuan yang harus kujaga


kupejamkan mata,dan menghirup udara yang seakan menyesakkan dada


sekuat tenaga aku menahan tangisku,tapi apalah daya,aku tetap menangis juga


puas menangis,aku duduk didepan resa,tanpa resa bertanya aku menceritakan semuanya yang ayah katakan padaku


hingga resapun ikut menangis denganku,


dia bahkan terisak pilu


beruntung ada yang lewat,eh yang mau mancing ikan disana,jadi abang masih hidup


hiks hiks


beruntung juga abang punya om hamka,oma dan opa,walau tau mamanya seperti itu,tapi dengan senang hati masih mau menerima abang,abang harus bersyukur,dan berterima kasih......


tapi jika dilihat lihat,abang itu memang anaknya om hamka,karna wajah kalian itu mirip banget,dari wajah hingga badan,kalau aku yakin sih,abang anaknya om hamka"


ujarnya panjang lebar,sambil terus menangis


aku jadi tersenyum dan memeluknya,untuk menenangkannya


ini malah yang punya masalah yang nenangin,aku benar benar ketawa sendiri


"kamu ini...sama papa harusnya panggil papa,kan dia sudah jadi mertuamu,masih saja panggil om" kataku sambil mengahapus airmatanya


dia hanya nyengir


inilah obatku,resaku,adikku obat dari segala masalah yang kuhadapi,obat dari segala gundah dihati


aku butuh dia,aku sangat butuh dia,atau mungkin aku sudah jatuh hati padanya?

__ADS_1


ah tidak mungkin,aku hanya menganggapnya adik,lagipula aku ini kotor sangat kotor,bahkan aku adalah orang yang mudah tergoda dengan wanita,kata orang,jika kita mencintai seseorang dengan tulus,maka kita tidak akan menengok lagi pada wanita lain,dan tidak akan lagi menoleh pada tubuh wanita lain,hanya pasangan saja,....


tapi aku...walau hanya bersama dia,tidak ada keinginan sedikitpun untuk menyentuhnya,yang ada aku ingin selalu melindunginya dari laki laki sepertiku tentu saja,memastikan dia aman dan bahagia


entah bagaimana,melihat dia tertawa,akupun senang,melihat dia tersenyum membuat hatiku menghangat


bahkan aku tidak sayang dengan uangku,selalu separuh gajiku kukirim kedia,tapi dia bukan seperti wanita yang selama ini kukenal,jika perempuan lain akan pergi shopping dan menghamburkan uang, dia akan pergi dengan temannya rendi itu,untuk mencari panti asuhan yang sekiranya membutuhkan bantuan,itulah dia, gadis baik hati ini,mungkin sudah turunan dari ayah yusuf yang sangat baik dan selalu membantu sesama,lalu kenapa aku tidak mirip papa saja?kenapa aku harus mirip dengan wanita itu?aku haus akan ***,aku haus akan wanita....bahkan aku tidak bisa jika tidak ada wanita disampingku...


ini bahkan sudah terjadi dari aku smp kelas delapan,aku bahkan sudah bermain dengan anak anak sma,tubuhku yang menjulang dan aku yang selalu berlimpah uang,membuat para gadis mendekatiku,dan banyak dari mereka yang bisa dipakai karna gaya hidup mereka sendiri,oma opa yang selalu memanjakanku dengan uang membuatku merasa seperti semua bisa dibeli dengan uang,...


ting.....


(gila wanita itu kuat juga ya...dia bahkan masih kuat hingga sekarang,tidak apa kan kupakai hingga pagi?)


aku tersenyum simpul,bahkan jika mereka membuat wanita itu gila,aku tidak akan bereaksi apa apa,aku malah akan berterima kasih padanya,tapi bagus jugalah kalau dia kuat,setidaknya dia bisa menghasilkan pundi pundi rupiah yang lebih lagi


"lakukan semau kalian,malam hingga pagi,dia milik kalian"


aku benar benar sakit hati padanya,dia wanita gila,dan sangat gila,bahkan bertemu denganku,dia tidak merasakan bersalah,malah biasa saja seperti itu,jika wanita lainnya akan menangis setidaknya memelukku,tapi dia hanya syok sementara dan lebih memilih rumah yang kutawarkan


karna lelah hati dan pikiran aku langsung tertidur begitu saja,bahkan aku lupa jika belum makan


karna kejadian wanita itu,membuatku tidak makan siang hingga malam,jadilah pagi pagi sekali aku terbangun dan mencari makanan dikulkas...


"den...cari apa?"


ah simbok mengagetkan aku saja


"mau makan mbok,bisa tolong rebusin mie mbok? pakai sayur dan telur ya"


kataku pada simbok


"oh ya den,tunggu saja dimeja makan"


akupun berlalu kemeja makan dan duduk anteng disana


ting.....


(bro...sorry wanita itu pingsan,setelah bermain dengan yohan...loe tau sendiri,yohan kalau main sukanya dibelakang sambil sedikit menyiksa dengan sabuknya)


subuh subuh aku sudah dapat pesan dari temanku yang memakai jeni,ternyata dia pingsan,halah masa bodo lah


"nggak papa,nanti juga dia bangun lagi"


kau yang buat aku jahat

__ADS_1


__ADS_2