Selingkuh Dengan Mertua

Selingkuh Dengan Mertua
bab 8


__ADS_3

tok tok tok


"res...bangun sudah siang,kamu harus siap siap" teriak ibu dari balik pintu


"ya bu"


kubuka mata dan kubuka ponsel,ternyata sudah jam sepuluh...


akupun bergegas keluar kamar dan naik kamar atas untuk mandi


"kenapa sekarang suka banget tidur dikamar bawah?" tanya ibu yang sedang menonton tv


"pengin aja bu" jawabku sambil naik tangga


"jangan lama lama...kamu mesti dirias soalnya,ayah sudah disana mengatur segalanya"teriak ibu lagi


setengah jam kemudian aku sudah selesai mandi dan memakai baju santai,karna rencana akan langsung kesalon dan berganti kebaya disana


"kita berangkat langsung ya...takut kesiangan" ujar ibu


aku mengangguk dan mengekori ibu dibelakang


sampai diteras kulihat rendi sedang berdiri didepan rumahku


"bu,jalanan macet karna ada tabrakan di pasar,aku antar pakai motor gimana?"tawarnya


"ko kamu tau?" tanya ibu curiga


"tadi habis nganterin ibu kepasar,jadi tau bu,lagian kan kesalon harus lewat pasar,karna cuma itu jalannya,aku aja yang antarin resa,nanti ibu bisa menyusul dibelakang,salon yang biasa ibu datangi kan?"


ibu seperti menimbang nimbang,karna kesalon juga butuh waktu agak lama untuk dirias,kalau macet,alamat gatot ini


"ya sudah kamu berangkat dulu ma resa,ibu nanti menyusul aja jam satu atau dua"


kulihat wajah rendi sumringah,aku tau otaknya,pasti hanya akal akalan saja,senyumnya bahkan sudah seperti om om cabul saja


akupun langsung naik kejok motornya,dan rendi langsung tancap gas


"aku tau otakmu"bisikku di telinganya


hahahahhahahhahaaa .....dia tertawa lepas


"emang ada kecelakaan,kalau mobil susah lewatnya,orangnya juga masih dievakuasi karna dibawah truk,tapi bisa kujadikan alasan untuk sama kamu barang sebentar,sebelum kamu resmi bertunangan"


tuh kan....apa tadi kubilang


"hey,kemana ini?"tanyaku sambil menepuk pundaknya,karna ini bukan jalan kesalon,tapi malah masuk gang


"kesalon,ini jalan tikus biar cepet sampai,tapi ditepian sana ada rumah kosong,kita mampir sebentar" ujarnya sambil mengusap usap dengkulku

__ADS_1


"ngapainlah,semalam kan udah,lagian aku tunangan juga nanti balik lagi,kalau udah nikah baru aku akan ikut suamiku"ujarku sambil memutar bola mata jengah dengan sahabat gila ini


"nggak tau,aku cuma pengen kamu,sebentar janji nggak akan lama"


akhirnya aku diam,toh jika aku menjawab lagi,dia hanya akan beralasan lagi...


dia ini jika punya kemauan sudah pasti


banyak alasan yang intinya harus satu tujuan keinginanya


diapun berhenti disebuah rumah yang mungkin sudah agak lama tak ditinggali,dan disekitar masih kebun


"bentar aja ya?"ucapnya seperti memohon


lalu dia menggandeng tanganku untuk masuk kedalam


baru menutup pintu dia langsung membungkam bibirku dan mulai beraksi dengan tangan nakalnya


sentuhan itu sedikit kasar,entah apa yang dia pikirkan,karna biasanya dia akan sangat lembut jika menyentuhku


dia langsung menaikkan rokku dan membuka celana dalamku,dengan rakus dia menghisap hingga membuatku hanya terpejam sambil mengerang gila


diapun langsung menurunkan celananya


dan tiduran dilantai yang ada tikarnya


dia memintaku tiduran diatasnya dan mulai menggosok nggosokkan area sensitif kami,hanya butuh waktu setengah jam kami menegang bersama,dengan nafas yang terengah engah


pov rendi


hari ini adalah hari pertunangan resa


entah bagaimana aku benar benar tidak rela,jika suatu saat tubuhnya dinikmati orang lain,aku merasa hanya aku yang pantas menikmatinya,walaupun aku belum menikmati seutuhnya..


semalam setelah aku pulang dari sana,aku bahkan terus bermain dengan alat baruku,sambil terus membayangkan tubuh resa,tubuhnya benar benar candu untukku


bahkan tadi pagi sebenarnya aku pergi ke tempat karaoke dan menyewa satu PL disana,tapi belum sempat aku bermain,wajah resa sudah sangat menggangguku,bahkan ketika PL itu merayu dengan menyentuh area sensitifku,aku mundur seketika


tapi aku coba menepis semua pikiran tentang resa,kucoba nikmati yang didepan mata,dia mulai mengulum milikku yang sudah menegang,aku juga laki laki normal


tapi ketika dia sudah siap ingin memasukkan senjataku kelubangnya,seketika aku teringat janjiku dengan resa,bahwa yang boleh memasuki dan yang dirasuki hanya pasangan halal


seketika aku langsung memakai celanaku lagi,tapi dipasar kulihat ada kecelakaan


tiba tiba terlintas ide dikepalaku


aku langsung melesat kerumah resa


dan setelah ibu memberi ijin,aku langsung membawanya kerumah kosong yang biasa buat tongkronganku dengan teman temanku kala gabut

__ADS_1


aku sangat bergairah jika dengannya,bahkan belum apa apa senjataku sudah langsung menegang saja


masuk kerumah aku langsung menyerangnya,bahkan aku langsung memulai aksiku...


setelah selesai kami mandi disumur belakang rumah


sebenarnya rumah ini milik temanku,tapi karna ayah ibunya meninggal,dia jadi ikut neneknya di gang sebelah


setelah bersih baru aku mengantarnya kesalon,dan menunggu hampir satu jam setengah,,aih merias wajah saja bisa selama itu,wajah bahkan tidak sampai satu meter,tapi apa yang dikerjakannya?


resa keluar dengan kebaya putih dan sanggul jawanya,ya tuhan...kenapa dia cantik sekali,aku bahkan baru sadar kalau dia secantik ini


padahal hampir tiap hari kami bersama


"ngapain bengong? kemasukkan laler baru tau rasa" ujarnya sambil menggeplak kepalaku,gadis ini benar benar tidak bisa manis sedikit saja


nyesel aku sempet terpesona tadi


"ayo berangkat,takut ibu sudah nunggu" kataku sambil menggandeng tangannya


"ren,,,berat nih,,masak pakai motor?"


lah dia lupa apa gimana,tadi kan berangkatnya juga pakai motor...amnesia ini orang gara gara disanggul,mungkin waktu nyasak rambutnya terlalu keras jadi gegar otak


tapi kulihat dia memang sedikit kesusahan memakai kebaya dengan roknya,belum lagi nahan sanggulnya jika naik motor


akhirnya motor kutitipkn dan memesan taxi online


sampai ditempat acara sudah ramai keluarga besar kedua belah pihak


bahkan calonnya langsung menggandeng tangan resa untuk masuk kedalam,dan memperkenalkan resa pada keluarga besarnya


bukankah kata resa,laki laki ini menolak? tapi kenapa yang kulihat dia bersikap sangat hangat? bahkan dari memandang resa,dia seperti sangat mencintai resa,atau hanya perasaanku saja?


apa karna aku yang cemburu,jadi berlebihan seperti ini? ya tuhan aku sungguh belum siap jika harus kehilangan sahabat ini...


bahkan selama ini tidak ada laki laki yang mendekati resa,karna aku selalu mengancamnya


aku tidak bisa melihat dia menangis


aku tidak bisa melihat dia bersedih


aku bahkan tidak bisa melihatnya dengan laki laki lain,aku sungguh tidak rela


bahkan aku coba dengan memacari selly,tapi ada daya aku tidak bisa melihat resa sendirian,tidak bisa membayangkan jika waktu berangkat sekolah atau pulang sekolah dia digoda laki laki lain,karna aku yang sibuk dengan selly


aku ingin bersama dia,aku ingin memilikinya,tapi aku takut mengahancurkan persahabatan kami...


aku takut dia menolakku,dan lalu menjauhiku,aku tidak bisa membayangkan itu terjadi padaku...

__ADS_1


aku tidak ingin melihat ini,aku akan pergi untuk menenangkan diri daripada harus melihatnya bertunangan dengan laki laki lain


__ADS_2