
om.....
kutarik tangannya dan langsung membawanya keluar apartemen
ya tuhan...bagaimana kehidupannya selama ini?apa dia disuguhi hal seperti ini setiap hari?
kenapa menurut laporan anak buahku selama ini arka hanya bekerja saja,dan baru bermain gila setelah dia mendapatkan gaji? jika itu benar,itu artinya,dia gila baru tiga hari ini
aku segera membawanya kemobil karna kulihat dia sangat pucat
"res......"
"om....."
aku tersenyum,dan memeluknya,agar dia lebih tenang....
"kamu duluan...mau ngomong apa?"
"om....apa nggak apa apa aku keluar dengan om?nanti bang arka nyariin gimana?"
"itu biar jadi urusan om...nggak usah takut" kataku menenangkannya
"kita kemana om?"
"kita kerumah om ya....kita nginap disana,kamu merahasiakan ini dari ayah ibumu kan?"
dia menggangguk,dan memejamkan matanya,dan langsung kudengar dengkuran halus darinya,mungkin dia sangat lelah,hingga tidak membutuhkan waktu lama dia sudah tidur pulas seperti ini
sampai dirumah,aku langsung menggendongnya dan membawanya kekamar tamu
"loh...non resa kenapa tuan?" tanya bibi yang kaget aku menggendong resa tengah malam begini
"nggak papa bi,siapkan kamar tamu saja"
dia menggangguk dan segera berlalu kekamar tamu,kamar ini sudah biasa dibersihkan,jadi hanya tinggal mengambil bantal dan selimut bersih saja
segera kurebahkan resa,dan mengelusnya,maafkan om res...karna om kamu harus menikah dengan anak brengsek om,maafkan om,karna ternyata om,tidak bisa melupakanmu,ternyata om jatuh hati padamu,kamu pasti tidak akan menyangka,jika ternyata kamu adalah cinta pertama om
__ADS_1
tapi om tidak bisa menyalahkan arka,karna bagaimanapun,dulu om juga yang besalah dengan mamanya arka
aku jadi ingat jaman kelas satu sma dulu,dulu tidak ada kelas tujuh,kelas delapan,yang ada kelas satu dan dua dan tiga saja,berbeda dengan sekarang
dulu waktu aku masih baru masuk sekolah,aku berteman dengan anak anak yang sedikit badung,dan mereka kakak kelasku,tapi kami sudah lama berteman dari kami smp
ada juga rekan kelasku,tapi hanya dua orang saja
dulu aku dengan teman temanku melakukan taruhan untuk siapa yang bisa mengencani jeni,siswi paling centil dan angkuh,dia siswi yang bisa dibilang sangat cantik dan sedikit berani
bahkan dia adalah siswi yang terang terangan menolak sahabat baikku yusuf dengan meludahinya,sebelum yusuf sadar ada wanita baik baik nan sholehah ada didekatnya,yaitu dia yang sekarang jadi istrinya,bahkan hebatnya lagi,ratna ibunya resa,bisa membawa yusuf kejalan yang benar,mengenal agama dan bekerja diusia dini,bahkan sekolahnya,dia tidak meminta biaya pada orang tuanya sama sekali
aku merasa tertantang setelah melihat yusuf di permalukan dilapangan,akupun menerima tawaran itu
malam itu,malam tahun baru,kudekati sijeni dengan membawa mobil ayahku,mobil dengan waoww saat itu,karna aku tau jeni adalah wanita matre
aku sudah menyelidiki semua tentang jeni,yang ternyata,dia jauh dari gayanya
ibunya seorang ibu rumah tangga,tapi ibunya seorang chinnes,mungkin wajahnya juga mengikuti ibunya,dan ayahnya seorang guru smk dan punya perawakan sedikit kearab araban,mungkin karna itulah yang menjadikan wajah jeni sangat rupawan
bahkan diusia delapan belas tahun,badannya sudah sangat waoow,tinggi,ramping,kulit putih bersih dan hidung serta mata ikut bapaknya
dia terkenal dengan suka berganti ganti pasangan
kubawa dia ke villa daerah puncak,dan menyewa untuk satu malam
sebelum berangkat aku sudah menyiapkan obat perangsang yang akan kuberikan pada jeni
sebenarnya aku juga tidak punya pengalaman tentang ini,aku hanya menonton video untuk belajar
kulancarkan aksiku,bahkan sebenarnya tanpa obat perangsangpun jeni akan suka hati melayaniku,tapi aku tidak tau jika jeni orang yang bisa dipakai,karna baru saja dia meminum minuman,bahkan obat itu belum bekerja,dia sudah langsung memepetku dan langsung memainkan punyaku
setelah obat bekerja,dia semakin agresif dan terjadilah pertempuran itu
paginya dia sama sekali tidak menyesal,malah tersenyum bahagia,jika di novel novel wanita akan menangis pilu,tapi dia tidak,dia malah tersenyum dan langsung menunggangiku lagi pagi itu,dan dalam keadaan sadar,jelas saja dia sudah tidak perawan,saat pertama kali memasukinya sudah seperti jalan tol saja,tanpa hambatan
siangnya kuajak dia pulang,dan akupun langsung beranjak pulang
__ADS_1
sore harinya aku kumpul dengan teman temanku,dan langsung kutunjukkan foto fotoku dengan jeni yang sedang memadu kasih,aku menjadi pemenang
setelah hari itu,aku menajuhi jeni,walau jeni terus mendekatiku,aku hanya taruhan,buka untuk sengaja mendekatinya
bahkan saat aku kekamar mandi aku tidak sadar jeni sudah dibelakangku,saat itu jam pelajaran,kamar mandi hanya ada aku dan dia
dia dengan sangat agresif menyerangku,dan terjadilah pertempuran itu lagi,dan lagi saat ada waktu luang
bahkan bisa dibilang setiap hari kami melakukan itu,entah dimanapun tempatnya
sampai satu bulan kemudian,dia membawa alat test pack bergaris dua,dan memintaku segera menikahinya,karna sudah ketahuan orang tuanya
akupun bicara pada orang tuaku,awalnya aku dihajar papaku,tapi mama menenangkan papa,dengan kata,semarah apapun tidak akan mengubah keadaan,hingga akhirnya malam itu juga kami datang kerumah orang tuanya jeni dan langsung dinikahkan
saat itu pernikahan dini masih bisa
setelah menikah jeni kubawa kerumah dan kami hidup bersama mama dan papa
aku tidak mencintainya,bahkan sama sekali tidak mencintainya
aku hanya butuh dia saat malam,untuk menuntaskan hasratku
diapun selalu meminta uang,uang dan uang,hingga mama mulai gerah karna jeni yang suka shopping,hingga uang jajanku dipotong oleh mama
setelah uang jajanku dipotong,saat itulah jeni menjadi suka marah marah,karna badannya yang memggemuk dan tidak bisa jalan jalan lagi
hingga dia pulang kerumah orang tuanya,setelah bertengkar hebat dengan mama,mama meminta jeni perlakukan aku layaknya suami,dan meminta dia untuk tidak selalu klayapan dan karna kehamilan yang sudah besar,meminta dia untuk sering bergerak,karna dia sangat malas,kerjaannya hanya menonton tv sambil ngemil dan bungkusnya dimana mana,dia sudah seperti nyonya,bahkan air.minumpun dia akan memanggil bibi
seminggu dia kabur,aku tidak mencarinya,karna dia tidak da malah membuatku sangat tenang
tapi tiba tiba ada kabar bayi dibuang ditepi sungai dekat jembatan
setelah diselidiki,dan ternyata didekat jembatan ada warung,ada cctv,dan betapa terkejutnya aku,yang membuang bayi itu adalah jeni dan seorang laki laki entah itu siapa,mama langsung bergegas kekantor polisi dan mengambil bayi itu
dengan kekuatan uang,kasus ini ditutup
karna jika sampai terbuka,bukan hanya keluarga jeni,tapi juga keluargaku yang malu
__ADS_1
itulah kisah tentang arka
dan semenjak arka lahir,jeni belum pernah sekalipun menengok anaknya,mungkin dia kira jika anaknya sudah meninggal