
pov arka
papa menelponku,dan tiba tiba saja menyuruhku pulang kerumah opa dan oma,tanpa persetujuan dari aku
ini bahkan bukan penawaran tapi perintah,karna papa tidak mau mendengar penjelasanku,aku sudah menggunakan nama resa,menantu kesayangan itu,tapi tetap saja papa bersikeras aku tinggal disana
oh...****...bagaimana ini
bicara mengenai resa,dari kemarin aku tidak melihat anak itu,mungkin karna aku sibuk bermain dengan teman temanku,jadi aku lupa kalau anak itu sudah pulang
ah...nanti saja kucari dia,biar dia yang minta papa untuk tidak jadi kerumah opa
resa gadis yang baik,dan aku sangat menyayanginya,beberapa temanku menginginkan dia,enak saja.....
walaupun aku tidak mencintai dia,tapi dia sudah seperti adikku,yang tidak akan aku biarkan dia terluka sedikit saja
bahkan aku tidak sayang,mengeluarkan banyak uang untuknya,agar dia merasa bahagia hidup denganku,karna aku punya keuntungan juga hidup dengannya
aku bisa mengepresikan pikiranku
dengan dalih ada resa di apartemen,aku bisa bermain gila dengan wanita,papa tidak akan mencurigainya
dengan anita,kami sama gilanya,bisa dibilang satu frekuensi
tapi setelah menikah dan tau kenyataan tentang anita,aku memang menjauhinya,selain aku tidak punya uang,aku juga sedang menjadi pesakitan
dan setelah aaku punya gaji,
menjadikan aku mulai bangkit dengan jiwa gilaku,resa sudah kuberi uang,agar dia juga bisa senang senang dengan temannya,bagiamanapun kebahagiaan resa masuk dalam prioritasku
aku tidak akan merusaknya,dia gadis baik baik,aku hanya akan merusak wanita yang memang sudah rusak saja
sampai tiba datanglah sekertaris baru,yang bernama rachel,dia gemar memakai pakaian ketat dan menampilkan dadanya,berbeda dengan sekertarisku yang dulu,yang hanya wanita biasa dan sangat kalem,makanya aku melindunginya jika aku mengajaknya metting diluar,bahkan aku pernah berkelahi dan kehilangan kerja sama hanya karna rekan bisnisku itu mencolek sekertarisku,aku tidak terima,karna dia gadis baik baik,aku lebih baik kehilangan uang milyaran dari pada melihat seorang gadis baik dilecehkan
berbeda dengan rachel,bekerja baru tiga hari,tapi dari gelagatnya juga aku tau,dia mendekatiku,dan pakaian itu seperti menarik para buaya sepertiku untuk menyentuhnya
hingga hari itu,saat kami hanya bedua diruanganku,dia dengan berani langsung menggodaku,aku yang sudah dua bulan puasa langsung menerima godaan itu
sejak saat itu kami sering bermain dimanapun dan kapanpun
__ADS_1
bahkan aku membawanya keapartemen,dia sangat bahagia,dan ternyata dia sama denganku yang suka berfantasi liar,dan sedikit kekerasan jika sedang melakukan.hubungan badan
seketika aku memanggil teman temanku yang ingin bermain gila,hingga kujadikan ini bisnis baru
saat papa menelponku aku sedang bermain dengan sepuluh orang lainnya dengan hanya ada satu rachel yang melayani,aku sengaja menjadikan ini bisnis dengan rachel yang tidak keberatan,dia malah sangat senang,ketika melayani banyak pria
aku tidak berbohong pada papa,aku memang sedang dipinggir danau,dengan mengantarkan rachel pada sepuluh pria itu,untuk bermain di tepi danau
saat aku memikirkan perintah papa,kulihat ada seorang wanita yang memakai dress mini berjalan sendirian
jiwa buaya ini mulai bangkit,aku mendekatinya dan ingin merayunya
kurasa umurnya diatasku
"hai...."
"hai juga"
"sedang apa? malam malam tidak baik seorang gadis keluar,apalagi ini di danau yang gelap"
samar kulihat dia tersenyum,...
dia berkata dengan tertunduk sambil menangis
seketika aku langsung mendekatinya dan membawanya dalam pelukan hangatku
"jangan menangis,masih banyak pria didunia ini,kau mau melupakan semua masalahmu?aku punya solusi?"
melihat dadanya yang menyembul dan melihat kemolekan tubuhnya,membuat jiwa lelakiku bangkit seketika
"apa?"
"kita bermain"
dia memandangku tapi dengan tersenyum dan langsung menyerangku
waowww sepertinya dia juga sudah terbiasa bermain dengan pacarnya
kuimbangi ciuman mautnya dan terjadilah pertarungan kami disini,di tepi danau,dengan banyak bintang yang menjadi saksi
__ADS_1
setelah selesai kami berlanjut tukar nomor tlp,katanya dia akan menelponku besok hari
lumayan,mungkin bisa dijual juga...
pikirku
setelah pagi,dan melihat semua orang sudah lemas,kubawa rachel untuk pulang lagi,untuk beristirahat sebentar,karna nanti masih harus kekantor
dia sudah mendapat bookingan lagi dari rekan bisnisku,jadi harus beristirahat yang cukup,agar segar,soal pekerjaan,nanti aku saja yang menyelesaikan,rachel bisa beristirahat dikamar pribadiku
ting....
(hallo,selamat pagi menjelang siang,aku wanita yang tadi membuatmu terbang tinggi)
aku tersenyum,dapat .....
aku menelponya karna aku masih sambil kerja,aku tidak mengesampingkan pekerjaan hanya demi bisnis baruku ini
(hallo) oh suaranya mendayu dayu
"hai sayang,kamu lagi apa?"
(aku sedang makan roti,ini kebiasaan pagiku)
"wah...kita sama,sama sama pecinta roti"
(ah...kamu bisa saja,kulihat kamu masih sangat muda)
"yah..aku masih dua puluh lima tahun"
(waow kau bahkan separuh dari usiaku,aku sudah empat puluh empat tahun)
hahahahahhahha
"apa ada artinya angka? oh ya...siapa namamu?"
(ya...dalam bermain,tidak ada masalah dengan umur,hanya ada perkasa atau tidak,hahahahhaa....namaku jeni)
"waoww jeni,salam kenal,ingin kuulangi yang semalam"
__ADS_1
(dengan senang hati...mari bertemu di rumahku)