
aku begini karnamu ma,kau yag membuat aku menjadi jahat
ini sudah satu minggu,dan selama satu minggu ini jeni kubuat setiap hari melayani banyak orang,sudah pasti pendapatanku menjadi berkali kali lipat
tapi anehnya wanita itu malah menikmati,
seakan semua biasa saja,mungkin karna bang johan absen,jadi dia tidak mendapat kekerasan
rachel juga sudah kembali,tapi semenjak ada jeni rachel banyak menganggur,dia hanya melayaniku saja selama seminggu ini
"sepi banget job,,,nggak ada yang mau apa?
aku menggeleng dan itu membuat dia mendesah kecewa,tapi mau bagaimana lagi,karna kebanyakan laki laki menginginkan jeni,jeni punya aset yang bagus dibagian pinggul dan dada
bahkan lebih aneh lagi,walau dia melayani beberapa orang setiap hari,tapi kewanitaannya masih saja rapat kata teman temanku,mungkin dia melakukan perawatan sendiri,mengingat setiap sore dia pergi berjalan jalan katanya...
hari ini ada pelanggan dari jepang,yang menginginkan jeni,tapi hanya satu orang saja,tapi jeni menolak,akhirya kuberikan pada rachel
tapi siapa sangka orang jepang ini menginginkan dua wanita sekaligus,akhirnya dengan sedikit paksaan jeni mau juga
kuantar orang jepang itu keapartemen rachel tapi ternyata dia membawa pengawal lima orang yag semuanya adalah kulit hitam
dan segera pula kujemput jeni untuk menuju apartemen rachel,karna orang jepang itu menginginkn diapartemen rachel yang dekat dengan kantor
dia meminta tolong pdaku untuk masuk, mereka memintaku untuk merekam aktivitasnya
aku bingung sendiri,karna papa sedang menginap dirumah oma juga
tapi ini uangnya besar,hingga kuberanikan menelpon resa
(hallo bang...)
"res,papa pulang situ?"
(nggak bang,mungkin besok baru kesini)
ah aku bisa bernafas lega
"res,hari ini abang nggak pulang ya...abang mau kerumah teman,dan tidur disana"
(oh ya udah bang)
yes...aku bersorak gembira
akupun segera masuk kedalam,dan mengambil kamera yang disediakan
ternyata jeni sudah diikat di kursi,dan rachel sedang melayani bosnya itu
akupun mengambil semua video,berusaha semaksimal mungkin agar video terlihat bagus dan tidak mengecewakan
__ADS_1
secara bergantian jeni digilir oleh para pengawal yang semuanya berkulit hitam,bahkan bisa dipastikan itunya dua hingga tiga kali lipat dari orang asia
wajahnya sudah menjadi putih,karna banyaknya cairan yang dikeluarkan diwajahnya
aku terus merekam,bahkan saat mereka melakukan itu,aku harus maju kedepan,agar lebih dekat,jeni seperti kualahan melayani mereka,tapi semakin dia meringis,semakin aku tersenyum puas
saat rachel sudah selesai melayani bos itu,dia disuruh memasukkan alat yang kutau itu adalah alat pemuas wanita,rachel terus menggeliatkan badannya karna remot ada pada laki laki itu dan terus dimainkannya
bahkan tubuh rachel terus bergetar
itu menjadi kepuasan sendiri untuknya,buktinya dia terus tertawa dan melihat seakan rachel adalah tontonannya
setelah tiga jam berlalu,baru mereka berhenti,tapi tidak dengan jeni,kurasa para pria itu sangat perkasa hingga mereka belum selesai dengan kegiatannya
jeni sudah terkapar tidak berdaya
baru dijam satu dini hari hari mereka menyudahi permainan ini
mereka segera beranjak kehotel setelah membayar padaku
aku benar benar tersenyum puas melihat cek yang kuterima ini,kubiarkan saja dua perempuan itu terkapar tak berdaya
pagi harinya seperti biasa,aku berangkat kekantor jam tujuh,kulihat dua perempuan itu masih tidur seperti semalam,yang satu diranjang dan yang satu didepan tivi
karna kemarin menginap disini,membuatku harus berganti baju dikantor
dan seperti biasa juga,sampai kantor sudah banyak pekerjaan yang menanti,untunglah sekarang aku punya sekertaris yang handal, dia wanita yang pekerja keras dan sangat dingin,tapi sangat cekatan
siang harinya aku dikejutkan dengan kedatangan jeni,dia seperti biasa akan memakai baju kurang bahan,yang memamerkan paha dan dadanya
kemana sekertaris itu? bagaimana bisa jeni masuk?karna selama ini,jika ada tamu,dia akan menelponku lebih dulu,mau terima tamu atau tidak,tapi ini jeni langsung masuk saja
kuintip dimejanya ternyata kosong,dan aku baru ingat,bahwa aku menyuruhya mewakiliku untuk pertemuanku dengan klien,hahhhhh..aku menghela nafas lelah dengan perempuan didepanku ini
perempuan yang seharusnya jadi tempat bersandarku ini,malah menjadi tempatku membuang expresi benci
dengan tidak ada rasa bersalahnya pada anaknya ini,dia terus mendekatiku
seakan tidak ada yang terjadi diantara kami
kurasa otaknya sudah kongslet
seperti biasa dengan dulu,jika datang,dia akan langsung mencopot pakaiannya dan mendekat kearahku,apa dia lupa fakta bahwa aku ini anaknya?
lagipula tadi malam dia sudah melayani banyak laki laki apa belum cukup juga?
sungguh diluar nalar manusia
jika perempuan lain,mugkin sudah tidak kuat berjalan dan akan diam saja tidur seharian,tapi dia......sekarang bahkan baru jam satu,dia sudah memulai aksinya
__ADS_1
mengingat pertempuran dan ukuran yang tidak biasanya,mungkin akan membuat orang kurang nyaman dan sangat keletihan
tapi tidak kurasa jika dengan dia
dia bahkan sudah didepanku dan langsung membuka resleting celanaku dan langsung memainkanya,oh....aku lelaki normal,tapi tidak semalam,aku bahkan tidak punya keinginan menyentuh wanita,walaupun aku harus menahan mual yang sangat,karna gaya bercinta orang orang eropa itu,dengan melihat rachel dan jeni diperlakukan seperti itu,membuatku bergidik ngeri
dia terus saja memainkannya,aku diam menikmati saja,hingga dia naik kepangkuanku dan bermain disana dengan lihaynya,sampai aku mencapai puncaknya baru dia berhenti
kusuruh dia menunggu dikamar pribadiku,karna pekerjaanku yag masih menumpuk,aku tidak tau apa tujuanya kemari,kupikir selesai kerja baru akan aku tanyakan padanya
aku bekerja seperti biasa,dengan tumpukan dokumen yang harus aku teliti,sekertarisku mengatakan meetingya belum selesai,jadilah kusuruh jika selesai langsung pulang saja,karna memang ini sudah sore
tepat jam empat aku baru selesai mengerjakan ini semua...
kupanggil dia untuk keluar
"ada apa?"
dia tersenyum menggoda
"kau sudah selesai?"
aku mengangguk sebagai jawaban
"aku mau uang...aku ingin perhiasan,dan nanti malam jangan datangkan tamu utukku,aku ingin menemui pacarku"
aku memandangny datar,dan segera kuraih tumpukan uang didalam laci lalu memberikanya,tapi di bilang tidak cukup,bahkan ini seratus juta,tapi dia bilang tidak cukup,tapi biarlah,dia sudah menghasilkan bayak uang untukku
segera kutransfer lima puluh juta lagi,baru dia tersenyum puas
"pergilah...."
dia malah tersenyum dan mendekatiku
seperti yang dilakukan tadi,dia memasukkan tangannya kedalam celanaku dan memainkannya
dia yang sedang bermain di bawahku dengan mulutnya,malah membuatku mengingat mungkin ini yang dulu dia lakukan pada papa,higga papa mau menidurinya
seketika aku sangat emosi,bayangan bayi dibuang ditepi sungai menari nari dikepalaku,bahkan bayangan tadi malampun ikut mengikuti otakku
segera aku kuberdirikan dia,dan dengan sangat kasar aku melakukan itu dengan sabuk ditangan kananku
dia berteriak riak tapi tidak aku hiraukan,aku terus menyodokya dan terus mencambuknya dengan emosi
brakkk pintu dibuka dengan kerasnya
aku mematung karna yang datang adalah ayah mertuaku...
tapi dia tetap dengan tenang bertanya...
__ADS_1
"apa yang kau lakukan?"