
"resa agarta mehendra mulai detik ini kau bukan istriku lagi,aku menalakmu dengan talak tiga sekaligus"
setelah mengucapkan itu,aku hanya mampu memejamkan mataku rapat rapat
menahan sesaknya dada,kepala seperti tertimpa batu besar,dan dada seperti terhimpit di antara bebatuan itu
kepala yang sudah berputar putar,menjadikan semuanya gelap dan bruggghhh......
a.......
masih kudengar teriakan oma,tapi aku tidak mampu membuka mata
oma......tenanglah aku baik baik saja...
tapi semuanya menjadi gelap
aku mengerjapkan mataku,yang ternyata sudah berada dibrankar rumah sakit,dengan jarum yang menempel ditangan
aku menengok kesana kemari,tapi tidak ada orang,aku mencari ponselku untuk menanyakan kabar omaku,karna sebelum aku menutup mata,oma adalah orang yang lari kearahku dan menangis histeris
aku sangat takut jika harus kehilangan oma
ceklek....
"kau sudah bangun?"
papa bertanya dengan sangat datar,aku memaklumi itu,bagaimana aku yang dengan gilanya bermain dengan ibu kandungku sendiri
"pa...bagaimana oma?" aku bertanya dengan tidak sabarnya
"oma dirawat di sebelah kamarmu"
aku membelalakkan mata,dan langsung mencabut selang infusku,untuk berdiri dan berlari
bagaimana mungkin aku akan diam saja,ketika mendengar wanita kesayanganku itu berbaring sakit,aku bahkan jika sedang sakit akan merengek tidur dengannya,dan saat ini aku juga ingin tidur dengannya,....jangan pertanyakan umur,umur hanyalah angka,bukan sifat
"apa yang kau lakukan…?" papa menghentikan langkahku
__ADS_1
"aku ingin tidur dengan oma"
"oma sedang istrirahat"
aku berhenti berjalan dan menoleh pada papa
"aku akan tidur disampingnya pa,aku mau dia,aku mau tidur dikursi juga tidak apa apa,selama aku bisa menatap wajahnya
papa menghela nafas
"papa ingin bicara"
jika papa sudah setegas ini,aku hanya bisa mengikuti,dengan lunglai aku berjalan kebrankar yang tadi kutiduri
"kau tau dia ibu kandungmu,kenapa masih melakukan itu padanya?ka...papa memang kecewa padamu,tapi kau tetap anakku,aku yakin kau punya alasan yang kuat"
"maafkan aku pa..."
" kau mau mendengar cerita tentang ibumu?"
aku mengangguk,melihat kelakuan jeni,aku bisa menebak kenapa mereka berpisah
hingga akhirnya kami menyerah mencari ibumu,bahkan melihat ibumu saja kami tidak berani mendekat,hingga terdengar ditemukan bayi ditepi sungai itu,yaitu kamu"
aku menunduk semakin dalam,betapa gilanya jeni dan betapa mulianya keluarga papaku,aku mengutuk diriku sendiri,karna terlibat hal seperti ini,wanita gila itu telah merusak keluarga papa
"maafkan aku pa..."
papa mengangguk dan memelukku,pelukan yang selalu menenangkanku
ah aku lupa menanyakan istri kecilku
"pa...resa bagaimana?"
aku bahkan lupa menanyakan istri kecilku itu,mantan lebih tepatnya
entah kenapa aku ingin melihatnya,entah kenapa ada setitik rindu mendengar ocehannya,yang sedang memberi laporan padaku tentang kegiatannya disekolah,bercerita ngalor ngidul tentang idolanya cenyol apa mantol exo itu,aku bahkan lupa,setiap malam menyetel lagu lagu korea itu,hingga mau tidak mau aku ikut mendengarkannya,dan ikut menyukainya
__ADS_1
sedang apa dia? ah kenapa aku sangat merindukannya?
apa aku mencintainya?
aku bahkan sudah menyia nyiakannya,bahkan aku sudah memberi tontonan gila padanya,aku benar benar tidak habis pikir,bagaimana bisa aku berhubungan badan dengan wanita lain disamping tempat tidurnya,jika dipikir aku memang seperti binatang
tapi aku ingin selalu menjaganya,dan jika aku gajian,hal pertama ynag kuingat adalah memberi dia separuh gajiku
dan ketika pulang dia akan mengucapkan terimakasih dengan senyum yang menawan,itu adalah hal yang paling kutunggu,entah kenapa setiap aku memberinya uang dari hasil kerja kerasku,aku merasa sangat bangga pada diriku sendiri,dan ketika dia menggunakan uangku untuk berbelanja yang dia ingini,itu adalah sebuah kebahagiaan sendiri untukku
"resa dirumah ayahnya,dia langsung dibawa pulang,sudahlah kamu istirahat dulu,papa harus kekantor lagi" papapun bangkit dan berlalu
melihat punggungnya,aku membayangkan kesulitannya dimasa muda,punya anak diusia enam belas tahun,dan harus selalu belajar dan belajar,lulus kuliah langsung diberi pekerjaan yang berat
aku berjanji akan membahagiakankanmu pa,apapunn caranya
dan tentang jeni...aku akan membuat perhitungan padanya
aku bahkan baru tau kalau luka dipunggung papa,adalah kelakuan dari pacar jeni yang ingin menebas oma,dan dilindungi papa dengan punggungnya
tapi siapa pengedar narkoba itu? aku akan mencari tau
karna lelah akupun tertidur lagi
hinga bamgun bangun,oma dan opa sudah disisiku
"maafkan aku oma...."
oma yang masih menangis,memelukku dan menciumiku,kulihat opa sudah sehat alhamdulillah,ah alhamdulillah kata kata yang sangat simple tapi tidak pernah kuucapkan,aku sangat jauh dengan tuhan
aku harus mulai menata hidupku lagi,aku harus belajar mengaji dan sholat,agar aku bisa sembuh dari penyakit hiper ini mungkin
dan mungkin dengan kekuatan doa,resa akan kembali jadi istriku
"sudahlah jangan tangisi masa lalu,tidak ada gunanya juga,yang harus kamu lakukan adalah menata kembali hidupmu,dan meninggalakan segala kemaksiatan dunia,opa sudah mencari tau kau menjadikan jeni dan sekertarismu dulu untuk mencari uang bukan? kau menggunakan wanita dalam setiap kerja sama,opa tau semua,jika kau ingin tau kenapa papamu menarik kembali apartemen yang dia berikan padamu,itu semata mata karna dia ingin kamu berubah,opa yakin,walaupun kau pintar,tapi kau pasti tidak menyadari jika ada camera disetiap sudut ruangan bukan?papamu selalu mengawasimu,dan harus kamu tau,saat kamu melakukan itu di apartemen miliknya itu dia sangat sedih dan meminta maaf karna gagal mendidikmu,tapi sekarang opa rasa bukan dia yang gagal,tapi kami semua yang gagal,kau tau....dia bahkan bekerja sambil kuliah,karna saat itu opa dibuat bangkrut oleh selingkuhan ibumu,tapi papamu tetap dengan merawatmu,dia bahkan bekerja di cafe sambil menggendongmu,karna opa dan oma sedang berusaha untuk memulihkan perusahaan,oma memperjuangkan perusahaan,sedangkan opa sibuk mencari investor" baru kali ini aku tau,peran penting keluargaku itu
aku semakin menangis tergugu dan menunduk
__ADS_1
begitu banyak pengorbanan yang dilakukan keluargaku,karna selingkuhan jeni
ya jeni...awas kau....