Selingkuh Dengan Sopir Pribadi

Selingkuh Dengan Sopir Pribadi
Tidak bisa bersembunyi


__ADS_3


Glen tidak bisa menolak permintaan dari Reyna untuk melakukan panggilan saat ia mengobrol dengan Bram, suaminya.


"Glen, ada yang ingin aku bicarakan denganmu tentang masalah yang ada di dalam rumah tanggaku!" tutur Bram.


"Silakan saja Pak!"


"Aku dan Mawar memang dulunya ada sepasang kekasih, saat Reyna belum pulang dari Ausie! Namun, saat Pak Hirata memintaku untuk menikahi Putrinya, aku sudah memutuskan hubunganku dengannya."


"Sayangnya Mawar tidak mau putus denganku dan justru mengancam akan membuka hubungan aku dengannya di depan pak Hirata!"


"Itulah sebabnya aku tidak bisa berkutik sama sekali sampai Reyna mengetahui perselingkuhan ku dengan Mawar!"


"Lalu, apa maksud nda menceritakan hal ini dengan saya?" tanya Glen yang belum mengetahui kemana arah pembicaraan mereka berdua.


"Mawar kini sedang dirawat di ruang ICU di salah satu rumah sakit arah puncak. Kondisinya sangat kritis karena ada sesuatu hal yang terjadi padanya."


"Aku ingin meminta tolong padamu, Glen untuk memeriksa keadaan Mawar setiap harinya. Atau jika kau sangat sibuk, kau bisa menjenguk nya setiap dua hari sekali!" lanjut Bram.


Pernyataan Bram kali ini membuat Glen sangat terkejut. Ia pikir Mawar sudah meninggal dunia akibat ulah dari Bram sendiri.


Namun ternyata ia masih bertahan untuk hidup setelah percobaan pembunuhan yang terjadi padanya.


Sebenarnya Glen sendiri merasa keberatan untuk melihat keadaan Mawar setiap harinya. Namun rasa Penasaran nya jauh lebih besar, apalagi ia sampai sekarang belum bisa membuka ponsel Reyna yang terkunci dengan sidik jari.


Sedangkan di sisi lain, Reyna yang mendengarkan percakapan mereka berdua hanya bisa menghela nafasnya panjang. Tidak ada rasa kecewa lagi yang menyelimutinya seperti saat ia melihat suaminya tengah bercinta dengan Mawar.


Yang ada justru hatinya yang semakin mantap untuk meminta cerai dari Bram saat papanya nanti tiba di Indonesia. Sayangnya, sampai saat ini Reyna belum memiliki bukti yang bisa ia tunjukkan kepada papanya untuk memperkuat keinginannya.


"Aha! Aku harap Glen menyetujui permintaan Mas Bram kali ini. Dengan begitu, aku juga bisa meminta tolong padanya untuk mengumpulkan bukti perselingkuhan Mas Bram!"


"Emmm, sebenarnya jadwal saya sangat padat, Pak Bram!"


"Saya akan membayar dua kali lipat dari biasanya, Glen. Asalkan kamu bisa membantuku saat ini! Aku benar-benar ingin memperbaiki hubunganku dengan Reyna!" desak Bram.

__ADS_1


"Baiklah, dua hari sekali saya akan menjenguk nya dan memberikan informasi kepada anda tentang keadaan Mawar!" ucap Glen membuat Bram bisa bernafas lega.


"Terima kasih banyak Glen! Aku mengandalkan kali ini!"


"Sama-sama, Pak! Kalau begitu saya permisi dulu!"


Glen pun langsung undur diri dari hadapan Bram tanpa mematikan panggilannya dengan Reyna.


🍄🍄🍄


Sesampainya di rumah, Glen mencoba mengecek ponselnya yang ternyata masih terhubung dengan Reyna. ia pun langsung memanggil Reyna sebelum mematikan panggilannya.


"Halo Nona Reyna!" panggil Glen.


"Hai Glen. Apa kau sudah sampai di rumah?" tanya Reyna di ujung panggilan.


"Sudah sampai, Nona! Apa Nona sudah minum obat?"


"Belum, karena aku masih ingin memastikan mu sampai di rumah dengan selamat! Ternyata perjalananmu pulang ke rumah hanya sepuluh menit yaa? Berarti rumahmu tidak jauh dong dengan rumahku!" tukas Reyna membuat Glen sedikit terhenyak.


"Oh memang tidak begitu jauh, Nona. Emm, lebih baik Nona segera minum obat dan istirahat! besok saya akan datang lebih awal untuk memberikan terapi kepada anda! Kebetulan saya ada waktu luang siang hari!"


Informasi dari Glen kali ini membuat mata Reyna berbinar. "Aku menunggu kedatanganmu, Glen! Aku akan segera minum obat dan beristirahat! See you, tomorrow!"


Panggilan mereka pun langsung terputus dan Glen bergegas masuk ke dalam rumahnya.


Ia pun langsung menyandarkan tubuhnya di sofa sambil mengumpulkan puzzle kegiatannya hari ini yang berserakan.


"Aku rasa gerbang untuk mendapatkan cinta dari Reyna kini sudah terbuka!" gumam Glen pelan.


"Sudah jelas terlihat jika Reyna kini sangat bergantung padaku! Bahkan suaminya juga memberikan aku peluang agar bisa mengumpulkan semua bukti perselingkuhan nya!"


"Dan Mawar, ternyata dia masih bertahan hidup. Padahal saat di kamar mayat, kondisinya sudah dinyatakan tidak bernyawa."


"Tapi yang membuat aku bertanya-tanya, kenapa Pak Bram masih membiarkan Mawar hidup dan dirawat di ruang ICU. Apa ia tidak takut jika kebusukannya nanti terbongkar semunya?"

__ADS_1


"Apa mungkin ia sudah tidak sanggup membayar pembunuh bayaran itu?"


Berbagai pertanyaan kini memenuhi pikiran Glen. Namun ia tidak mau berlarut-larut tenggelam memikirkan masalah ini. Ia pun bergegas untuk masuk ke dalam kamar dan mengistirahatkan tubuhnya.


🍄🍄🍄


Sedangkan di sisi lain, Bram ini tengah mengendap-endap untuk masuk ke dalam kamar Reyna. Ia langsung bernafas lega saat melihat Reyna sudah meringkuk di dalam selimut.


Melihat Reyna sudah terlelap, Bram pun mendekat dan naik ke atas tempat tidur istrinya. Perlahan tangannya terulur untuk memeluk Reyna dari belakang, namun dengan cepat Reyna menepisnya dengan sangat keras.


Tiba-tiba saja Reyna menangis sambil mengigau.


"Papa... Mas Bram jahat paaa! Dia selingkuh di belakang Reyna!"


"Reyna kurang apa paaaa? Semua harta Reyna jga Mas Bram nikmati sesuka hatinya. Sekarang mas Bram justru mengkhianati pernikahan ini!"


"Reyna mau cerai aja, Papaaa! Reyna gak mau punya suami kayak mas Bram!"


"Huu huuu uuuuu!" Reyna terus saja menangis dalam alam bawah sadarnya.


Melihat hal tersebut, Bram langsung mengulurkan tangannya untuk memeluk Reyna dan mendekapnya dengan erat.


"Maafkan aku Reyna. Aku benar-benar khilaf!"


"Aku berjanji akan memperbaiki semuanya!"


Perlahan-lahan Reyna pun mulai tenang dan kembali terlelap dalam tidurnya. Sedangkan Bram semakin tenggelam dalam perasaan bersalahnya.


"Aku tidak boleh tidur di sini dengannya! Aku tidak mau jika Reyna semakin marah karena aku sudah berani melanggar permintaannya tadi!"


Bram pun melepaskan dekapannya dan kembali menyelimuti tubuh Reyna. Kemudian ia memutuskan untuk tidur di sofa yang ada di kamar Reyna.


🍄🍄🍄


Sambil menunggu cerita selanjutnya, mampir yuk ke Novel bestie aku

__ADS_1



__ADS_2