Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
mengecek kondisi Dion


__ADS_3

Ke esokan harinya Ellen sedang menunggu orangtua nya di bandara karena akan landing jam 9 pagi setelah itu mereka akan langsung menuju rumah Dio, menunggu hampir 1 jam dan akhirnya yang di tunggu-tunggu mendarat dengan selamat.


" Daddy, mommy." Ellen memanggil dengan gembira karena sudah hampir 5 bulan mereka tidak ketemu, karena perusahaan yang di Negara L sedang membutuhkan pemimpin.


" sayang, apa sudah lama menunggu kami." Leon seraya memeluk putri nya.


" ah tidak dad." jawab Ellen.


" kalian selalu saja melupakan mommy mu di sini." timpal Lea karena terlalu iri dengan mereka, bagaimana tidak iri jika sang putri selalu menjadi kebahagiaan Leon dan diri nya, makanya Leon selalu menjaga putri nya itu dengan ketat.


kedua nya melirik ke sang pemilik suara dan akhirnya tertawa terbahak-bahak " ah maafkan aku mommy yang sangat cantik." ucap Ellen menggoda Lea.


" kamu tak usah menggoda mommy, mommy kan memang cantik fakta nya." Lea menjawab godaan Ellen dengan pede.


" ya sudah ayo kita jalan sekarang." dan mereka pun langsung menuju ke rumah Dion, karena ingin ikut mengantar Dion ke rumah sakit.


setelah menempuh perjalanan lumayan lama dan akhirnya mereka sampai, di buka nya pintu gerbang rumah mewah itu dan mereka sudah di tunggu dan di sambut oleh sang pemilik rumah.


" halo Tuan Leon bagaimana kabar nya? sudah lama tidak jumpa." Freddy memeluk Leon.


" kabar ku baik, ya sudah hampir 5 bulan kita tidak bertemu karena saya sibuk mengurus salah satu anak perusahaan yang ada di Negara L." ucap Leon.


" ya sudah kalau gitu silahkan duduk kalian pasti sangat lelah selama di perjalanan." setelah mempersilahkan duduk, mereka pun mengobrol sebentar sambil menyantap sarapan.


-


-


-


di siang hari nya semua bersiap untuk pergi kerumah sakit dengan menggunakan 2 mobil, setelah sampai Ternyata Dion sudah di tunggu di sana di ruangan khusus orang penting, bagaimana tidak penting karena Leon ikut menanam saham di rumah sakit itu jika perlu Leon membeli rumah sakit itu sekarang juga.


setelah pemeriksaan selesai dokter pun menjelaskan " kondisi Tuan Dion sangat bagus, kuasa Tuhan benar-benar tidak di sangka setelah 1 tahun koma lama nya akhirnya mukjizat itu ada, mungkin sekarang Tuan Dion akan sulit berjalan tapi cukup rutin belajar jalan dan Theraphy pasti semua nya akan kembali normal." setelah menjelaskan dengan panjang lebar dan semua sudah mengangguk mengerti, kini mereka pulang karena Dion harus istirahat lagi.


-

__ADS_1


-


-


Leon ingin mengadakan acara di kediaman rumah nya sebagai rasa syukur karena sudah sehat nya kondisi Dion, setelah semua nya menyetujui kini mereka memilih untuk pulang karena waktu sudah malam tadi nya Freddy ingin mengajak makan malam bersama namun Leon harus memeriksa pekerjaan nya yang di tinggalkan kemarin.


setelah di rumah mereka masuk ke kamar masing-masing karena berniat ingin istirahat dan membersihkan badan.


-


-


-


ke esokan harinya karena hari ini hari libur mereka memilih untuk menghabiskan waktu di rumah, tapi Tampa ellen ketahui ternyata Steve sudah ada di situ dan sedang mengobrol bersama orangtua nya Ellen, lebih tepat nya onty dan Uncle nya mereka membicarakan semua tentang bisnis.


karena terdengar suara kaki yang sedang turun dari tangga Leon pun melirik di dapati nya sang putri yang sudah turun akan sarapan " pagi sayang ternyata kamu sudah bangun." ucap Leon.


" pagi juga dad, pagi mommy." sahut Ellen.


" oh ya Steve kamu sarapan di sini saja bareng kami." Leon mengajak anak kakak ipar nya.


" tidak usah uncle aku nanti sarapan di rumah saja." tolak Steve karena tidak enak hati dengan Ellen.


" jangan begitu kita kan tidak selalu bertemu, ya kan sayang." tanya Leon kepada putri nya.


" euhhh iya dad, Steve kamu sarapan di sini saja bareng kita." Ellen membuka suara.


karena tawaran dari sang kekasih membuat Steve tak bisa menolak " ya sudah kalau gitu." karena Steve sudah setuju mereka pun berkumpul di meja makan menikmati sarapan pagi nya.


di tengah-tengah sarapan tiba-tiba saja Leon bertanya pada Steve " o ya Steve, apa kamu sudah memiliki kekasih? rasa nya tidak mungkin remaja sekarang tidak memiliki kekasih." pertanyaan Leon seperti menohok.


" hmmm, aku punya hanya saja kekasih ku berubah sekarang." sahut Steve.


" berubah itu tergantung bagaimana cara kamu memperlakukan seorang wanita jika diri kamu sendiri posesif ya jelas wanita akan berubah." timpal Ellen.

__ADS_1


" aku begitu Karena aku menyayangi nya." Steve tak mau kalah.


" cihhhh." Ellen berdecih mendengar jawaban dari Steve.


Leon dan Lea saling lirik pandang merasa heran kenapa putri dan sepupunya malah berdebat, Leon bergeliya di pikiran nya sendiri karena akibat pertanyaan nya membuat dua orang di depan nya itu menjadi memanas, dan Lea malah hanyut dalam pemikiran nya.


" sudah-sudah jangan berdebat lanjutkan sarapan kalian." Leon membuka suara agar putri dan sepupunya itu tak lagi berdebat.


-


-


-


sarapan pun sudah selesai Dan Steve memilih pamit pulang karena Steve tidak mau berlama-lama melihat wajah Ellen yang sudah membuat diri nya candu.


Dan hari ini pun Ellen berniat ingin kerumah Dion untuk mengajari Dion berjalan dan menemani nya Theraphy.


kini Ellen sudah memapah badan Dion sambil menunggu orang yang akan mengajari nya Theraphy Dion belajar jalan dikit demi sedikit bersama Ellen di taman belakangan.


entah apa yang ada di dalam hati Dion, kenapa hati nya begitu berdetak ketika badan nya nempel ke badan milik wanita cantik yang sedang memapah nya.


Dion terus saja melirik ke arah Ellen, dia dengan tekun nya memapah Dion untuk berjalan " perasaan apa ini? kenapa aku jantungku berdetak kencang ketika di dekat nya." Dion bermonolog di dalam hati nya.


" kita istirahat dulu ya, nanti lanjut latihan jalan lagi." ucap Ellen karena diri nya sudah merasa berat memapah tubuh tinggi milik Dion.


dulu tubuh ini begitu kekar dan sixpack tapi sekarang berbanding terbalik, begitu kurus hingga tak seperti wajah Dion mungkin jika orang yang melupakan nya tidak akan percaya jika dia adalah Dion Alexander.


Dion seraya menganggukan kepala dan dia kembali duduk di kursi roda " bagaimana hubungan kalian." tiba-tiba Dion menanyakan hal itu.


" euhhh, hubungan apa?" Ellen terkesima mendengar pertanyaan itu yang lolos dari bibir milik pria yang ada di depan nya itu.


" hubungan kamu dan Steve maafkan aku membuat kalian harus ribut seperti kemaren." Dion terdiam sejenak " aku menyesal membuat kalian bertengkar karena aku." Perkataan Dion tercekat karena merasa sedih dengan apa yang terjadi 2 hari yang lalu...


☘️Guys tolong bantu follow IG Aku ya kalian bisa cari @snow_flakes5988

__ADS_1


aku pasti kabarin di sana kalo aku up atau nggak🙃


__ADS_2