Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Hari Pernikahan


__ADS_3

Kini di hotel dalam ballroom sudah ramai para tamu yang akan menyambut sang pengantin, tamu yang datang rata-rata adalah para kolega dari keluarga besar yang berpengaruh dalam negri nya. Para kolega dan pebisnis yang hampir sama saing kini sedang saling bertukar cerita tentang bagaimana perjalanan bisnis mereka.


Jam 20:00 acara akan di mulai seorang pengantin pria sedang menunggu di bawah, ketuk demi ketuk suara Hells yang sedang menuruni tangga memakai gaun yang begitu ellegan dan sangat terlihat cantik dan membuat semua orang terpukau.


Steve sampai tidak berkedip karena begitu terpesona dengan penampilan wanita pujaan hati nya yang kini berstatus sudah sah menjadi istri.


" Usap iler mu yang hampir meluber itu." celetuk Risya pada adik nya yang langsung reflex mengusap mulut nya.


" Sialan kau." umpat Steve.


Acara di mulai dengan meriah dan mampu membuat semua para tamu terpukau, mengadakan acara dansa bersama pasangan setiap para tamu undangan yang berpasangan harus tampil di depan untuk berdansa, dan sisa lah Risya yang sedang bengong karena dia akan berdansa dengan siapa karena baru saja putus dari kekasih nya yang berada di Jerman.


" Kau ingin dansa?" Dion menawarkan diri untuk menjadi pasangan dansa bersama Risya malam ini.


" Euhhh aku? ah tidak tidak aku tak ada pasangan." ucap Risya dengan sendu.


" Bersama ku?" Dion mengulurkan tangan nya. " Ayo kita dansa."

__ADS_1


Risya bingung harus menerima uluran tangan itu atau jangan.


" Ayolah tak usah sungkan." Dion kembali mengulurkan tangan nya.


" Hmm ya sudah." dan akhirnya Risya menerima uluran tangan itu.


Di sambut meriah oleh MC Risya dan Dion maju di bagian paling depan dan dansa pun di mulai.


" Wah wah wah pasangan ini sangat cocok sekali, jadi perih mata ku melihat nya karena sangat iri." Ucap MC itu.


Risya memandangi mata manik milik Dion, mata yang berwarna biru menunjukan jika pemilik mata itu adalah pria yang berdarah campuran Inggris.


Di dalam kamar hotel.


Denyut jantung milik Ellen sangat berdetak dengan kencang karena gugup hari ini adalah hari malam pertama nya akan tidur dengan seorang pria yaitu suami nya sendiri. Ellen bingung apa yang harus dia lakukan dari pada pusing mikirin malam pertama nya Ellen memilih tidur karena mata nya pun sudah mengantuk.


Steve keluar dari dalam kamar mandi mendapati istri nya yang tertidur pulas, menghampirinya istri nya di ranjang Steve memandangi wajah istri nya yang begitu anggun, sedang tidur saja istri nya terlihat cantik.

__ADS_1


Karena Steve pun mengantuk akhirnya dia menyusul menyusul Ellen ke alam mimpi nya.


Ke esokan hari nya...


Ellen terbangun dan dia langsung kaget mendapati seorang pria ada di samping nya, baru teringat jika sekarang dia sudah menikah dan menjadi istri dari seorang Steve Wijaya.


" Hmmm mau kemana?" Steve melingkarkan tangan nya ke pinggang Ellen.


" Aku, aku ingin bangun karena ini sudah jam delapan."


" Tetaplah di sini, aku masih mengantuk." Steve menenggelamkan kepalanya ke badan Ellen hingga membuat Ellen kaget dan deg-degan.


" Tapi Steve." lirih Ellen.


" Sayang panggil aku sayang." pinta Steve pada istrinya.


" Ya sudah, sayang aku ingin bangun."

__ADS_1


" Aku menolak permintaan mu karena aku ingin melanjutkan tidur sambil memeluk mu."


Steve memeluk erat Ellen karena momen ini yang sangat Steve rindukan.


__ADS_2