Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Awal Yang Baru


__ADS_3

Ke esokan hari nya seperti biasa Ellen bersiap-siap untuk pergi ikut Daddy nya ke perusahaan, Ellen sarapan terlebih dahulu dengan orangtua nya, " Dad apa yang harus aku lakukan nanti di kantor? " Tanya Ellen pada Leon.


" Kamu hanya lihat dan pahami bagaimana mana cara mengembangkan sebuah perusahaan, Daddy ingin anak Daddy menjadi anak yang bisa meneruskan perusahaan Daddy nanti nya, karena semua yang Daddy miliki adalah milik mu." ucap sang Daddy pada putri nya.


" oh ok dad, oh ya moms kata nya uncle Jimmy sama onty Livia ada di negara A juga ya?" Tanya Ellen pada sang mommy


" iya sayang tapi mereka sudah kembali ke negara L karena mereka ada urusan di sana, uncle Jimmy kan sangat sibuk untuk memantau perkembangan usaha baru nya."


" oh." jawab Ellen dengan singkat.


setelah sarapan mereka bertiga berangkat ke perusahaan sesampai nya di sana mereka di sambut meriah oleh semua karyawan, ada beberapa karyawan pria yang berbisik karena heran, siapa wanita cantik yang di gandeng oleh Tuan besar nya..


karyawan pria saling berbisik..


who is that beautiful woman?? ( siapa wanita cantik itu )


may be the second wife of the big master ( mungkin itu istri kedua Tuan besar )


you don't talk ( kau jangan asal bicara )


hampir seluruh karyawan saling berbisik..


Leon langsung mengajak putri nya ke ruang meeting di sana mereka sudah di tunggu oleh beberapa orang yang akan menanamkan saham dalam Pembangunan apartemen yang di bangun oleh Leon.


karena sudah sore setelah selesai meeting, mereka langsung pulang, di sepanjang jalan Ellen dengan orangtua nya terus mengobrol, mencerita kan bagaimana indah nya negara A, tak terasa perjalanan pun telah sampai di rumah Ellen langsung naik ke kamar nya, sedangkan orangtua nya duduk di ruang TV.

__ADS_1


sesampai di kamar dia baru ingat jika belum mengabari Steve karena sibuk di kantor, Ellen membuka ponsel nya.


Tringggg.... Tringgggg Tringggggg Tringgg


pesan masuk dari Steve..


" Sayang kau kemana saja? kenapa tidak mengabari ku? sedang apa kau di sana? apa kau sudah makan? aku sangat merindukan mu?...


Ellen menepuk jidat nya hingga keras, bisa-bisanya dia lupa mengabari Steve, Ellen langsung menelpon Steve Tak menunggu lama Steve mengangkat telpon dari Ellen " Halo sayang " suara Steve dari sebrang sana "


" halo Steve, maaf aku lupa mengabari mu karena tadi aku sibuk meeting di perusahaan Daddy."


" Tidak apa sayang, aku mengerti kesibukan mu, kau sedang apa sekarang ?" Tanya Steve sambil menikmati Kopi hitam panas di balkon kamarnya.


" Aku baru pulang dari kantor, kau sedang apa ?" Tanta balik Ellen pada kekasih nya.


" hehehe tawa kecil Ellen, kau jangan terlalu di pikirkan."


setelah hampir 1 jam Ellen berbincang dengan Steve lewat sambungan telpon, dia memutuskan ingin mandi, " Steve sudah dulu ya, aku ingin membersihkan badan Terlebih dahulu, nanti kita lanjut lagi."


" ah iya sayang, kau hati-hati di sana ingat jaga mata mu dari lirikan para pria di sana..


" iya aku pasti menjaga."


Lalu Ellen mematikan Sambungan nya, dia langsung bergegas ke bathroom, dia berendam lama hampir setengah jam, setelah selesai Ellen Turun untuk makan malam, di sana kedua orangtua nya sudah menunggu.

__ADS_1


" Hay sayang kenapa lama sekali." Tanya sang mommy.


" ah iya moms, tadi aku berendam oh iya dad bagaimana dengan perusahaan Daddy yang di Jakarta, sedangkan kita meninggalkan nya akan lama?"


" kamu tenang aja sayang, Daddy sudah menyuruh Andy orang kepercayaan Daddy untuk memantau di sana." jawab sang Daddy.


Ellen banyak berbincang dengan kedua orangtuanya, mereka bertiga sudah bagaikan keluarga yang begitu sempurna selalu saling menyayangi dan mengasihi, setelah selesai makan malam Ellen membuka Laptop nya dia melihat sebuah video kebersamaan nya dengan Steve, Tampa Ellen sadari dia tertawa terbahak bahak karena melihat tingkah usil nya Steve di video itu.


dengan berjalan nya Waktu, Tak terasa Ellen sudah melalui hari nya selama 1 bulan di negara A, Ellen menjadi sorotan para pria di negara A karena menurut para pria di sana Ellen sangat cantik dan berkharisma.


pagi ini jam 10 Ellen ada meeting di kantor dia sudah di kabari oleh asisten nya jika ada pertemuan dengan Pengusaha muda yang akan ikut tanam saham di perusahaan Daddy nya.


Ellen di antar oleh sang supir dan di temani oleh asisten pribadi nya, di sepanjang jalan Ellen mengamati semua berkas berkas yang di pegang nya, walaupun Ellen terlahir dari keluarga berada yang kekayaannya tak akan habis-habis karena saham investasi milik orangtua nya ada di mana-mana yang sudah di siap kan untuk Ellen dari sejak Ellen umur 7 Tahun, karena orangtua Ellen tak ingin melihat anak nya susah ketika mereka berdua sudah tiada.


Sesampai nya di kantor Ellen langsung di antar oleh asisten nya ke ruang meeting, di sana Ellen langsung di sambut dengan hangat oleh para investor yang akan bekerja sama.


3 jam sudah Ellen melakukan meeting bersama dan waktu sudah menunjukkan makan siang, tiba-tiba ada satu investor muda yang mengajak Ellen makan siang bareng " helo young lady can i take you to lunch with me helo nona muda boleh kah aku mengajak mu makan siang bersama ku ? " Tanya pria itu.


" sorry but my dad is waiting for me in his room-" jawab Ellen dengan lembut.


" oh ok." jawab singkat sang investor karena kecewa, gagal mengajak Ellen makan siang.


Ellen buru-buru keruangan Daddy nya karena dia sudah di tunggu " Hay dad maaf aku telat."


" tidak apa-apa sayang ayo kita pergi karena mommy mu sudah menunggu di resto." Leon mengajak putri nya makan siang di dekat Perusahaan nya agar tidak terjebak macet, Setelah jalan Sekitar 10 menit, mereka sudah sampai di resto di dalam istrinya sudah menunggu dan Ellen pun menikmati makan siang bareng bersama orangtuanya sambil berbincang menceritakan bagaimana tadi Ellen meeting dengan para investor muda yang sukses, setelah selesai makan siang Ellen kembali ke kantor untuk menyelesaikan berkas-berkas yang di terima tadi, sedangkan Daddy nya langsung pulang bersama istri nya.

__ADS_1


Ellen merebahkan kepalanya di kursi kerja nya, Dia menatap langit-langit ruangan ternyata ingin sukses itu tak mudah ibarat pepatah mengatakan, kita harus berani menyelam untuk mendapatkan berlian maka dari situ Ellen selalu bekerja keras untuk kesuksesan nya, Ellen termasuk wanita wanita yang giat di umur nya hampir menginjak 23 Tahun sebentar lagi dia buru-buru menyelesaikan kerjaan nya agar bisa istirahat dengan cepat di rumah.


di seberang sana Steve sedang cekcok dengan kakak nya karena mempunyai kakak yang jahil setiap hari Risya selalu meledeki adik nya itu, Steve merasa frustasi andai waktu itu dia tak mengatakan pada kakak nya jika dia di tinggal pergi ke negara A oleh kekasih nya, Steve sangat menyesali mulut sialan nya ini tapi ya sudah lah mulut sialan nya suda terlanjur berbicara.


__ADS_2