
Setelah sesampai nya di kantor LN.GROUP milik Daddy nya Ellen buru-buru ingin keluar tapi naas lengan nya sudah lebih dulu di tarik Steve hingga hampir saja mereka bertabrakan bibir, hati Ellen begitu berdebar seperti seakan sedang di interview. " Kau mau apa menarik ku?" suara Ellen memecahkan pandangan kedua nya.
" Tidak, tidak jadi." Steve dengan cepat melepaskan tangan Ellen.
Vivi yang masih di dalam mobil di buat kaget oleh perlakuan sang atasan nya, membuat Vivi bingung berada di posisi mereka.
" Brugh." suara pintu mobil di tutup membuat Steve terperanjat kaget. " Astaga, hampir saja jantung ku terluka." gumam Steve sambil memandangi punggung Ellen yang sudah hampir tak terlihat.
Melajukan mobil nya Steve memilih untuk Pulang kerumah nya karena nanti sore Steve berniat ingin menjemput Ellen kembali dan ingin mengajak nya makan malam bersama di sebuah restoran.
" Sial, kenapa dia begitu menyebalkan kenapa hatiku jadi ragu." umpat Ellen sambil berjalan menuju ruang kerja nya.
" Siapa yang menyebalkan nona?" Tanya Vivi karena penasaran.
" Ah tidak tidak Vi itu tadi." membuat Ellen salah tingkah karena lupa jika Vivi ada di belakang dia.
Dari pada pusing mikirin Steve ya kan, lebih baik mengerjakan semua kerjaan nya yang sudah numpuk karena tidak masuk di hari kemarin.
-
-
__ADS_1
-
Di tempat lainnya...
Sedang memikirkan apa yang harus dia lakukan? kenapa semua nya jadi begini? apa salahnya?. " Arkhhhhh sialan, pasti pria itu yang membuat wanita ku jadi seperti ini." Amarah Steve sangat memuncak rasa nya Steve ingin melenyapkan pria itu Sekarang juga.
" Tuan apa anda baik-baik saja?" Tanya sang asisten.
Steve hanya melirik sekilas lalu mengangguk " Siapkan tiket penerbangan ku, Karena aku ada kerjaan di Jakarta." Steve berkata sambil berlalu pergi dari ruangan nya itu dan hanya di balas anggukan oleh sang asisten sambil menggelengkan kepalanya.
-
-
-
" Vi bagaimana rencana keberangkatan ke sana?" Tanya Ellen sambil menikmati secangkir teh matcha latte dengan Vivi.
" Apa nona yakin? kalo nona yakin akan pergi ke sana semua nya sudah beres." sahut Vivi sambil melirik sekilas.
" Aku yakin, kenapa harus tidak yakin kau tau Vi jauh di dalam lubuk hatiku aku belum mencintai nya, lebih tepat nya setelah aku sadari aku hanya obsesi dan kagum bukan mencintai." menghela napas dengan kasar sambil sendu membuat Ellen merasa tidak enak hati pada Steve.
__ADS_1
" Kenapa nona berbicara seperti itu, aku lihat tatapan nona sangat sayang pada Tuan Steve."
" Itu sayang bukan mencintai, sayang dan cinta itu beda, aku tidak ingin ketika aku menikah tapi belum mencintai Steve." sahut Ellen kembali.
Vivi membalas dengan anggukan dia mengerti akan hal itu karena tidak mungkin bukan menjalani bahtera rumah tangga Tampa di dasari cinta dari kedua nya.
" Lalu kenapa 2 bulan yang lalu nona menerima pertunangan tuan Steve?." Vivi masih penasaran.
" Apa kau penasaran? aku akan menceritakan nya kepada mu semua nya tapi ingat jangan bilang ke siapa-siapa." menghela napas nya kembali Ellen rasa dia harus bercerita dari pada mengganjal hati dan pikiran nya.
Vivi mengangguk " Oke janji."
" Awal nya aku tidak mau menerima lamaran Steve terlebih lagi kau tau bukan aku mempunyai tanggung jawab atas kesembuhan Dion, tapi melihat Steve yang setiap hari selalu menunggu dari pagi sampai malam di depan gerbang membuat hati ku merasa kasihan, dari situ aku meyakinkan diri aku untuk menerima Steve lalu aku berencana akan meninggalkan dan melepaskan Steve secara perlahan agar Steve bisa mendapat wanita baik di luaran sana." Ellen menjeda obrolan nya sambil minum.
" Lalu apa tuan Steve menerima itu, eh maksud ku apa nona menyuruh tuan Steve untuk mencari wanita lain lagi?"
" Iya, aku sudah menyuruh Steve untuk berpaling pada wanita lain, asalkan Steve ngomong baik-baik pada ku agar aku ikhlas tapi Steve kekeh dia tidak mau."
" Berarti tuan Steve sangat mencintai anda nona." sahut kembali Vivi.
Kedua nya tenggelam dalam pikiran masing-masing hingga tak ada suara yang terdengar karena sedang bermonolog...
__ADS_1
Guys Maafin Ric ya gak bisa up sering-sering 🙈karena ric lagi sibuk di RL mau puasa🙏 Terimakasih selalu baca novel Ric semoga kalian sehat selalu.