Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Leon Marah


__ADS_3

Setelah mengetahui semua nya Leon langsung ambil penerbangan dari Paris ke jakarta setelah menempuh perjalanan hampir 16 jam kini Leon serta istri nya sampai juga di kota Jakarta dan sudah di jemput oleh supir pribadi nya. Langsung menuju rumah miliknya sang supir pun melajukan gas nya.


" Kau benar-benar membuat ku malu." Sentak Jimmy pada Steve dengan muka amarah.


" Dad dengarkan aku dulu, aku tidak seperti yang di tuduhkan." Steve mencoba membuat pembelaan pada diri nya sendiri.


" Dengarkan apalagi hah? sudah jelas-jelas ini terjadi dan kau sangat membuat sangat-sangat keterlaluan." Suara rahang keras milik Jimmy begitu terlihat garis urat nya. " pernikahan mu akan di mulai 2 Minggu lagi dan kau malah menyakiti Ellen."


" Aku serius dengan Ellen dan aku hanya berteman dengan intan, kami hanya dekat." elak Steve.


" Dasar anak tidak tau diri, aku akan menyita pasilitas mu selama beberapa waktu dan kau kerja sendiri." meninggalkan Steve di ruang kerja milik nya Jimmy memilih masuk ke dalam kamar.


Sore hari...


Leon langsung mendatangi rumah milik kediaman orangtua Steve, setelah sampai di sana pintu gerbang langsung di buka oleh penjaga.

__ADS_1


" Pak, apakah Jimmy ada?." Tanya Leon pada ketua pelayan.


" Ada Tuan silahkan duduk, saya akan memanggilkan Tuan Jimmy terlebih dahulu." setelah itu ketua pelayan langsung bergegas menuju kamar Jimmy yang ada di lantai 2, di ketuk nya pintu itu dan ternyata Livia yang keluar dari balik pintu itu.


" Maaf nyonya di bawah ada Tuan Leon sedang menunggu tuan besar." kata ketua pelayan.


Livia begitu terkejut ketika mendengar jika adik ipar nya ada di rumah nya. " Baik, nanti kita di bawah." Sahut Livia.


Mengangguk paham ketua pelayan pun berlalu menuju dapur ingin membuatkan minuman untuk Leon.


" Silahkan Tuan di minum dulu, dan tuan besar bilang dia akan turun sebentar lagi."


Hanya di jawab anggukan oleh Leon ketua pelayan pun sudah paham.


" Halo Leon, tumben sekali kau ke sini?" Basa basi Jimmy sebenarnya Jimmy sudah tau tujuan Leon kerumahnya karena permasalahan putra dan putri mereka.

__ADS_1


" Ck_ tidak usah basa basi, Di mana putra mu?"


" Dia sedang keluar." Sahut Jimmy.


" Cih_ putra mu sudah menyakiti hati putri ku, aku saja ayah nya tidak pernah menyakiti hati putri ku sekecil apa pun itu." Sinis Leon pada Jimmy dan Livia.


" Leon dengarkan kami dulu_" Belum juga Livia selesai berbicara sudah di potong oleh Leon.


" Aku tidak terima ada yang menyakiti hati putri ku, jadi bilang pada putra mu tinggalkan putri ku Sekarang juga, aku sangat murka jika ada yang melukai hati putri ku." Leon hendak berdiri karena sudah tidak ingin berada di situ tapi di tahan oleh Jimmy yang sedari tadi diam.


" Kami minta maaf, atas nama Steve kami meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang sudah dia perbuat." terdiam beberapa detik Jimmy pun kembali berbicara. " kita ini ada ikatan keluarga aku mohon selesaikan masalah ini baik-baik." pinta Jimmy.


" Aku sudah memaafkan kalian, tapi aku masih tidak terima jika putri ku di sakiti oleh orang lain lebih tepat nya calon suami nya sendiri yang sudah berani berselingkuh, untung saja putra mu tidak ada jika ada mungkin aku sudah membunuh nya sekarang juga." kata penekan keluar dari mulut Leon.


" Leon Tunggu." Panggil Livia pada adik ipar nya.

__ADS_1


" Sudahlah kak aku tidak memiliki banyak waktu untuk membicarakan hal yang sudah tidak penting lagi.


Leon pun langsung berlalu masuk ke dalam mobil nya dan menyuruh penjaga gerbang untuk membukakan pintu gerbang...


__ADS_2