Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Aku Mencintaimu


__ADS_3

Setelah Berjalan 1 Tahun Steve dan Ellen saling mengenal Kini mereka semakin dekat, siapa sangka ternyata Steve mencintai Ellen selama ini, dan begitu pun Ellen semenjak dekat dengan Steve, dia mulai ada rasa, tapi Ellen masih menyadari jika Steve sepupu nya, anak dari kakak mommy nya..


Tringggg..


Steve..


Ellen bisakah kita nanti pergi bareng untuk jalan-jalan menghirup udara malam di ibu kota Jakarta???


lalu Ellen membalas pesan dari Steve..


Ellen..


Bisa Steve tapi aku harus ijin dulu pada Daddy.


Steve..


Aku yang akan ijin langsung pada uncle Leon..


Ellen..


Oke, baiklah..


hari semakin sore, dan matahari pun sudah terbenam, Ellen bersiap-siap untuk pergi bersama Steve untuk menikmati udara malam di ibu kota Jakarta..


Dan ternyata Steve sudah menjemput nya, " Halo onty, aku ijin untuk menjemput Ellen."


" oh iya Steve, Ellen masih bersiap di kamar nya, apa mau onty panggilin? " tanya Lea


" tidak usah onty biar aku nunggu saja di sini."


" ok baiklah."


Tak membutuhkan waktu lama untuk menunggu, suara kaki turun dari anak tangga pun terdengar, Steve melihat ke arah suara kaki itu, dan nampak lah Ellen yang begitu cantik elegan menggunakan menggunakan baju yang tampil modis, hingga membuat Steve tak berkedip sedikit pun..


" Steve apa mau berangkat sekarang? Ellen bingung Steve tak menjawab pertanyaan nya, " Steve?" Steve are you oke?" Tanya Ellen berulang kali.


" ah iya, kita berangkat sekarang, Onty aku pamit untuk pergi ajak Ellen maen dulu " pamit Steve


" mommy aku pamit dulu."


" ah iya, kalian berdua hati-hati, jangan pulang terlalu malam." jawab Lea pada anak dan sepupu nya.


Steve melajukan mobil nya untuk menuju ke sebuah taman tepat di kawasan jakarta, ternyata Steve sudah menyiapkan surprise untuk Ellen.. surprise apa??? Othor pun gak tau, hahahha terserah Steve aja mau surprise in Ellen apa.

__ADS_1


Tepat di taman itu. Steve sedang mempersiapkan hati nya untuk mengutara kan rasa cinta nya pada Ellen, dia sudah tidak sabar bagaimana reaksi Ellen ketika Steve mencintai nya.


" Ellen apa kau suka tempat ini?" tanya Steve pada Ellen.


" suka sekali Steve, taman nya sangat indah." Ellen sambil tersenyum.


" Ellen apakah aku boleh bertanya dengan mu?" hati Steve langsung berdebar.


" Boleh, kau mau bertanya apa? "


" Apa kau memiliki kekasih? " Tanya Steve dengan Rasa penasaran.


" Aku, aku mana mungkin setiap waktu aku selalu pergi dengan mu!"


" Ellen jika aku mencintaimu apa kau akan menerima ku?" Steve sangat penasaran sekali.


" euhhhh aku gak tau Steve, kita kan sepupu." jawab Ellen dengan kaku, karena sebenarnya Ellen pun mencintai Steve dari 7 bulan yang lalu, dia memendam nya karena dia sadar jika Steve adalah sepupu nya.


" Kenapa tidak tau, apa kamu tidak merasakan sesuatu dalam perasaan mu?."


" euhhhhh!" jawab Ellen sambil menggelengkan kepalanya.


" Ellen Mhaverix aku mencintai mu, dari awal pertama ketemu waktu itu entah kenapa aku begitu kagum pada diri mu, aku menyadari perasaan itu dan aku sangat mencintai mu?? apa kau mau menerima ku sebagai kekasih?"


" jika kita saling mencintai kenapa kita tidak bisa bersama, aku yakin orangtua kita akan merestui kita, jika kita bisa meyakinkan mereka, kita bisa jalin hubungan ini dengan secara sembunyi dulu?" suara tegas Steve " jika kamu mencintai ku dan aku mencintaimu aku yakin mereka akan menerima kita, kau dengar Ellen tidak ada yang tidak mungkin, apa pun masalah nya kita lalui bersama." Steve terus saja meyakinkan Ellen " aku tanya sekali lagi, apa kau mau menerima aku sebagai kekasih mu."


setelah beberapa saat Ellen terdiam kini Ellen menjawab dengan anggukan kepala, karena sejujurnya Ellen sangat mencintai Steve dari sejak beberapa bulan yang lalu, " ya, aku akan menerima mu, tapi bagaimana dengan orangtua kita?" lagi-lagi Ellen bertanya pada Steve.


dengan senang hati Steve mendengar nya " kita jalani saja dulu kau jangan khawatir aku akan memperjuangkan nya." Steve sambil memeluk Ellen karena sangat bahagia, kini dia bisa memiliki Ellen, yang selama ini dia cintai.


karena waktu sudah larut malam Ellen maupun Steve kini melaju pulang, karena harus mengantar Ellen terlebih dahulu, di dalam mobil terasa kecanggungan di antara mereka, Steve maupun Ellen tak ada yang berbicara seorang pun karena hanyut dalam pikiran nya masing-masing, setelah Sampai di rumah Ellen Steve langsung pamit pulang, di sepanjang jalan Steve memikirkan hal yang terjadi tadi, dia tak menyangka bisa mencintai sepupu nya sendiri, ada perasaan bahagia yang menyelimuti Steve karena ternyata Ellen juga mencintai nya, tapi ada perasaan bingung juga bagaimana mereka bisa dapat persetujuan dari orangtua mereka masing-masing.


setelah 4 bulan lama nya hubungan Ellen dan Steve berjalan dengan secara sembunyi-sembunyi. kini mereka makan bareng di sebuah restoran di mall Jakarta.


" euhh, Steve bagaimana dengan kita? orangtua kita pasti tak akan merestui, aku tak ingin di antara kita saling menyakiti karena tak dapat restu? " tanya Ellen, itu pertanyaan yang selalu Ellen utarakan hampir setiap hari.


" Sayang kan aku sudah bilang biar itu jadi urusan aku, kau tak perlu khawatir." jawab Steve sambil memegang tangan Ellen..


dan Ellen hanya menjawab dengan anggukan kepala, sambil tersenyum, setelah selesai makan, Ellen langsung di antar pulang oleh Steve, karena Steve ada urusan lain di kantor orangtua nya.


dengan seiring berjalan nya waktu, Ellen berniat ingin pergi ke sebuah mall dia merasa bosan, dan dia sudah ijin pada Daddy nya, lalu pada Steve apakah dia ijin??? tentu saja tak mungkin jika Ellen tidak minta ijin pada Steve sekali pun..


Ellen pergi sendiri ke sebuah toko baju branded dan di situ banyak sekali macam baju, Ellen niatan ingin membeli sebuah dasi untuk hadiah ulang tahun Steve Minggu depan, dan apa yang terjad? Ellen terpeleset hingga terjatuh tepat di bawah dada bidang seorang Pria yang tak di kenal nya, Tampa mereka sadari, bibir mereka menyatu karena keras nya Ellen terjatuh, tadi nya pria itu ingin membantu tapi dia malah ikut tertarik.

__ADS_1


dan siapa sangka dari kejauhan ada sorot mata yang tajam melihat kejadian itu, ya! mata-mata yang di tugaskan Steve untuk menjaga Ellen kemana pun Ellen pergi, dan apa yang di lakukan Ellen pergi, harus di laporkan pada Steve, lalu sang mata-mata menelpon Steve untuk melaporkan kejadian itu. " halo Tuan apa Tuan sudah melihat photo yang saya kirim."


" ya, saya sudah melihat nya, kau bawa kekasih ku ke kantor, saya tunggu 10 menit anda harus sudah sampai ke kantor saya." Steve dengan emosi memuncak, bagaimana dia tidak emosi jika wanita yang ia cintai harus di nodai oleh pria tak di kenal.


"baik tuan saya akan segera kesana."


ketika Ellen tersadar jika diri nya terjatuh dan reflex kaget jika bibir nya nempel di bibir pria yang tak di kenal Ellen langsung bangun, " euhh, maaf saya terjatuh karena saya kaget jadi anda ikut terjatuh juga." Ellen merasa malu dan tidak enak hati dengan kejadian barusan.


" tidak apa-apa, ini salah ku, euhhh kenalkan nama ku Dion " seraya mengulurkan tangan.


" euhh nama ku Ell...." tak sempat melanjutkan perkataannya Ellen sudah di tarik oleh mata-mata yang melihat nya tadi, " hey kau siapa kenapa kau memaksa ku untuk ikut bersama mu!"


" maaf nona Tuan muda sedang menunggu anda di kantor nya." jawab salah satu pria.


" hey kalian jangan kasar-kasar pada wanita atau aku akan melaporkan perbuatan kalian". tegas Dion


" ini bukan urusan anda Tuan." salah satu pengawal menjawab dengan singkat.


" jelas ini urusan ku. karena kau memaksa seorang wanita."


Tampa banyak berkata pengawal yang di tugaskan Steve menggendong Ellen secara cepat karena tak ingin membuat kegaduhan di tempat tersebut.


Dion berpikir lagi. " tadi siapa nama nya Ell euhh siapa ya aku lupa, sial aku belum mengetahui nama nya tapi dia sudah di bawa pergi, ah sudahlah lupakan saja" gumaman pelan Dion sambil berjalan ke arah kasir untu membayar.


di tempat lainnya, Ellen sudah sampai di kantor Steve dia di bawa paksa oleh pengawal itu, hingga membuat semua orang yang ada di dalam gedung terheran-heran..


Tok.tok.tok... suara pintu di ketuk..


Aryo membuka pintu ruangan kerja bos nya. " Tuan ada Nona Ellen di luar bersama pengawal." terang Aryo pada sang bos.


" biarkan mereka bawa Ellen masuk!" suara tegas Steve memmerintah dengan tegas karena sudah emosi dari sejak tadi.


" baik Tuan." jawab Aryo sambil melangkah keluar, karena heran bos nya begitu emosi.


setelah Ellen masuk, Steve mengunci ruangan kerja nya dan Ellen pun bertanya, " kenapa tiba-tiba aku di bawa paksa kesini? apa salah ku? " tanya Ellen karena merasa heran.


" aku sengaja menyuruh pengawal ku membawa paksa ke sini karena aku ingin memberi hukuman untuk mu." Steve berbicara dengan emosi.


" apa salah ku hingga kau ingin menghukum ku?"


" kau, tidak tau kau salah apa, coba kamu ingati kesalahan apa yang sudah kamu perbuat." Ucap Steve lagi dengan rahang yang tegas.


Ellen begitu ketakutan, baru kali ini melihat Steve semarah itu, " aku... aku.." Ellen sambil menggeleng kepala, lalu Steve mendekati nya dan....

__ADS_1


...💦Hayo siapa yang penasaran apa yang di lakukan Steve terhadap Ellen???? 😂😂😂...


__ADS_2