
Pagi-pagi sekali Ellen sudah bangun karena penerbangan akan di laksanakan jam 9 pagi ini. Ellen mulai bersiap-siap di bantu oleh Vivi. " Bagaimana Vi Uda selesai?" Tanya nya.
" Sudah nona." sahut Vivi.
" Ya sudah kita sarapan dulu ke bawah sebelum pergi." dan kedua nya pun berlalu ke meja makan untuk sarapan terlebih dahulu yang sudah di Siapkan oleh para pelayan.
Setelah semua nya selesai kini mereka sedang menuju bandara di antar oleh supir pribadi milik Ellen, setelah 40 menit mereka sampai dengan tepat waktu Tampa menunggu lama pesawat yang akan di tumpangi mereka akan Flight, di dalam pesawat baik Ellen maupun Vivi mereka memilih tidur karena rasa kantuk yang sangat berat hingga tak terasa mereka sudah sampai di Negara L setelah menempuh perjalanan hampir 10 jam.
Mencari taksi untuk mereka tumpangi menuju apartemen milik Ellen kini mereka sudah sampai, apartemen yang sangat rapi dan berdesain biasa saja tapi nampak elit.
-
-
Ke esokan hari nya...
Ellen ingin pergi ke kantor milik Daddy nya yang ada di negara L dan tidak jauh dari apartemen milik nya, hanya butuh jalan kaki selama 10 menit saja di sana Ellen dan Vivi di sambut ramah oleh semua karyawan. perusahaan milik orangtua nya kini semakin berkembang pesat dan membuat para investor lain ingin ikut menanam saham di sana, di negara L perusahaan LN.GROUP sangat berpengaruh bagi mereka selain penghasilan nya besar perusahaan itu pun mampu merekrut banyak pekerja, LN.GROUP bukan hanya terdiri dari bidang properti, tapi dari bidang teknologi dan sebuah restoran megah serta beberapa pabrik makanan Frozen.
Karena waktu sudah siang Ellen pun mengajak Vivi untuk makan siang di sebuah restoran, setelah sampai di sana dan memilih bangku untuk duduk siapa sangka ada Dion Alexander yang sedang menikmati makan siang nya tepat di sebelah bangku milik Ellen. " Di..Dion." Ellen kaget kenapa dia ada di negara ini, apa mungkin Dion sedang berlibur?.
"Ellen kau di sini juga?" Tanya Dion dengan santai.
__ADS_1
" Iya aku mau makan siang di sini." Sahut nya.
" Boleh aku gabung dengan mu." pinta Dion.
Memberi anggukan " Boleh." dan ketiga nya pun duduk.
Vivi sedikit merasa aneh kenapa Dion bisa berada di negara L setau diri nya Dion tidak ada kerja sama di perusahaan milik Tuan Leon, tapi ya sudah lah mungkin Dion memiliki kerja sama dengan perusahaan lain, karena Vivi tidak ingin tenggelam dengan pertanyaan nya dia lebih baik memilih untuk membuka email yang ada di handphone nya.
" Oh ya kau sedang apa di sini, apa sedang berlibur?" Tanya Ellen.
" Tidak eh iya. maksud ku aku berlibur sambil ada urusan kerjaan." Sahut Dion.
" Oh."
Kembali bekerja karena ingin cepat-cepat istirahat kini semua berkas sudah Ellen selesaikan waktu pun sudah sore semua karyawan sudah pulang.
Tring...suara handphone bunyi di buka nya sebuah pesan yang tertera nama Steve di sana.
" Ah Tuhan, aku lupa mengabari Steve." menepuk jidat nya dengan keras membuat Ellen meringis sedikit sakit sambil di usap nya jidat yang memerah itu.
Steve
__ADS_1
[ Sayang bagaimana kamu di sana? kenapa tidak mengabari ku? aku sangat merindukan mu." ]
Ellen
[ Maafkan aku yang lupa mengabari mu, aku sangat senang di sini." ]
Steve
[ Tidak apa-apa lagi pula kamu selalu lupa mengabari ku, kalo bukan aku duluan yang mengabari mu." ]
Ellen
[ Maafkan aku." ]
Ellen menaruh benda pipih nya di atas nakas karena ingin segera mandi berendam di bathtub yang sudah di isi air hangat, kenyamanan dari wangi blossom favorit Ellen hingga membuat Ellen ketiduran hingga 30 menit lama nya, sampai Vivi terus saja mengetuk pintu kamar mandi karena dari tadi tidak ada sahutan dari sang pemilik di dalam.
Di tempat lainnya
Seorang pria tersenyum sambil menikmati kopi. " Aku akan berusaha untuk mendekati mu."
Ya lelaki itu adalah Dion Alexander dia sengaja pergi ke negara L karena mendapat kabar dari Leon jika Ellen akan menetap tinggal di sana dan itu pun di jadikan kesempatan bagi Dion untuk semangat mendekati Ellen.
__ADS_1
💦 Untuk semua nya Selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi yang menjalankan 😘semoga sehat selalu dan puasa nya lancar😍