Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Kemarahan Steve


__ADS_3

Steve mendekati Ellen dengan emosi yang sudah membara, " Kau tau apa salah mu, kau Amnesia atau sengaja pura-pura lupa dengan apa yang sudah kau lakukan." emosi Steve terus memuncak, karena dia tak rela jika wanita nya di sentuh oleh pria lain..


Lagi-lagi Ellen menggelengkan kepalanya." Steve harus nya kau beri tau apa salah ku, agar aku bisa memperbaiki nya." Ellen berkata sambil ketakutan.


" Kau tau ini milikku." Steve berkata dengan menunjuk bibir Ellen... " Dan kau tau, Bibir mu milikku, dan ini juga milikku, lalu ini? ini juga sama milikku, semua yang ada di tubuh mu adalah milikku." suara tegas Steve berkata " Dan aku akan menghapus bekas bibir pria bajingan itu, aku tak Sudi bibir pria bajingan itu menempel di bibir sexy milik mu."


Tak Sabar untuk mencium bibir merah milik Ellen Steve langsung menempel kan bibir nya, lalu dia ******* nya hingga Ellen lupa dengan apa yang mereka lakukan sekarang, karena Ellen pun menikmati, Ellen memberi ruang, jadi dengan mudah nya Steve bisa menjelajah bibir sexy milik Ellen hingga membuat Ellen susah bernapas, Ellen tersadar dengan hal itu, dia langsung melepas kan ciuman Steve karena dia sudah kehabisan napas, " Kau mau membunuhku." Tanya Ellen


" Itu sebagai hukuman dari ku, karena berani nya pria itu mencium mu, Tapi Kamu menikmati Hal yang kita Lakukan barusan bukan?." Steve berkata dengan tersenyum karena puas telah menghukum Ellen, Namun sial nya ketika Steve menikmati bibir sexy Wanita nya, Ellen malah melepaskan.


" Shittttttt Sial kenapa bibir nya membuat ku candu." hati Steve mengumpat..


Steve memilih untuk pulang dan dia mengantarkan Ellen ke rumah nya. " Sayang, maafkan aku tadi, aku terlalu emosi karena aku tak rela jika orang yang aku cintai di sentuh oleh pria lain.


" iya Steve gak papa, maafkan aku juga." jawab Ellen dengan suara pelan karena masih takut dengan emosi Steve, ini baru pertama kali nya melihat Steve emosi setelah menjalin hubungan 4 bulan lama nya.

__ADS_1


Dan Mobil Steve pun sampai di rumah Ellen, dia langsung pamit pada Ellen karena ingin cepat cepat istirahat " Ellen aku pamit dulu, salam untuk onty Lea." Steve melambaikan tangan nya.


" iya Steve, Hati-hati di jalan." Ellen memberikan senyum pada Steve


Ellen langsung Terburu-buru masuk ke dalam kamar nya, karena tidak ada siapa pun di rumah nya, Daddy dan mommy nya sedang mengurus properti di Negara A, sesampai nya di kamar Ellen menghembuskan napas kasar nya, dia tak menyangka dari kejadian di tempat belanja tadi, membuat Steve marah dan emosi lalu dia teringat dengan yang terjadi tadi, di kantor Steve mencium nya dengan panas hingga membuat diri nya tak bisa bernapas, Ellen bertanya-tanya dengan pikiran nya sendiri apa yang sudah ia lakukan tadi, Tampa iya Sadari Ellen memegang bibir yang di cium oleh Steve, rasa nya aneh sekali baru pertama kali ini bibir sexy Ellen di nodai oleh pria lebih tepat nya kekasih nya sendiri..


Di tempat Lainnya, Steve sedang membayangkan bagaimana tadi dia mencium Ellen dengan penuh emosi karena dia tak rela jika wanita nya di sentuh oleh orang lain, menurut Steve milik Steve ya milik Steve, orang lain gak boleh memiliki nya, bisa di bilang Steve EGOIS hahhahha jangan kan Dion Othorrr aja gak bisa deketin Ellen wkkwkwk.


" bibir tadi, kenapa bibir Ellen membuat ku ingin mengulangi lagi, akhhh sialan tadi aku kurang lama." gumam Steve sambil tersenyum miring.


Steve dengan Terlonjak kaget langsung bangun, dan dia langsung menuju Lemari pakaian, " Kak kenapa masuk kamar ku Tampa mengetuk, kau tidak sopan sekali, ini kamar ku? " suara lantang Steve berbunyi.


" Aku? Aku ingin meminjam charger mu, karena charger ku entah di mana aku lupa, aku kira kau belum pulang." Bohong Risya karena sejujurnya Risya ingin mencari tau, kenapa 4 bulan ini Steve banyak berubah, lebih tepat nya makin posesif.. hahhaha karena sikap Steve othor yang maha membolak balikan😂


" Ambilah di laci dekat Ranjang ku, dan cepat kakak pergi dari kamar ku mengganggu saja." Suara Steve yang begitu cuek.

__ADS_1


" iya iya, dasar adik gila, bisa-bisanya dia hidup dengan tenang setelah aku melihat milik nya " gumam Risya begitu pelan, " eh tapi kenapa milik Steve begitu Tegak, bagaimana nanti reaksi istrinya jika Steve sudah menikah, aku saja melihat nya dengan tak sengaja begitu bergidik ngeri." Risya ngomong sendiri setelah keluar dari kamar Steve, dia masih begitu geli dan sangat menyeramkan membayangkan milik Steve begitu aneh dan besar, rasa nya Risya ingin menukar mata nya dengan mata baru, karena mata nya sudah ternodai oleh pemandangan buruk bagi nya seumur hidup.


karena Risya merasa gagal untuk mencari tau tentang Steve dia langsung pergi ke kamar nya, di kamar Steve sedang duduk dan melamun Memikirkan perasaan nya, dia tak menyangka jika dia mencintai sepupu nya sendiri, berawal dari pertemuan tak di sengaja karena kakak nya mengajak nya pergi, dan bermain bareng selama 1 Tahun lalu dia mengungkapkan rasa cinta nya pada Ellen 4 bulan yang lalu.


" aku masih berasa mimpi jika aku jatuh cinta pada adik ku sendiri lebih tepat nya sepupu ku sendiri." Steve berbicara sendiri sambil tertawa geli.


Di Tempat Lain, lebih tepat nya di kamar pribadi milik Ellen, dia sedang melamun sambil menikmati awan dari balkon kamar nya, dia masih tak menyangka Steve se marah itu, selama ini dia mengenal Steve pria yang lembut, dan baik ternyata bisa berubah menjadi singa hanya karena perkara ciuman tak sengaja itu dengan pria yang tak di kenal sama sekali oleh Ellen.


1 Minggu setelah kejadian itu kedua nya terlihat canggung, Ellen maupun Steve mereka hanya komunikasi seperlu nya, Steve merasa bersalah karena kejadian itu membuat Ellen lebih banyak diam, dan Ellen? jangan tanya lagi Ellen terus saja memikirkan ciuman yang terjadi waktu itu di kantor Steve, dan hari ini mereka membuat janji untuk bertemu di sebuah cafe yang berada di Kuningan, niat nya mereka ingin mengobrol tentang hubungan mereka gimana kedepan nya .


" Steve aku.. euhhh aku.. Aku akan menyusul Daddy ku ke Negara A Jadi kemungkinan aku dan kamu akan berpisah... lebih tepat nya LDR ya kan kalo kata anak muda mah😂


" Sayang kenapa kamu harus kesana, kan sudah ada uncle Leon dan onty Lea di sana."


" Aku ingin mengejar impian ku Terlebih dahulu di sana, setidak nya sampai aku siap membicarakan hubungan kita pada keluarga." terang Ellen pada Steve.

__ADS_1


" jika ingin mengejar impian dan cita-cita mu, kenapa nggak di sini saja, apa jadi nya jika aku berpisah dengan mu, aku gak bisa hidup Tampa kamu, aku sangat menyayangimu, aku takut kehilanganmu mu?" Keluh Steve dengan muka sedih.


__ADS_2