Sepupu Jadi Cinta

Sepupu Jadi Cinta
Bertemu Teman Lama


__ADS_3

" Aku bersama Vivi dan dia supir ku." Ellen menunjuk ke supir pribadi nya yang di balas dengan senyuman.


" Oh, halo kenalkan saya Nicho." Dia pun mengulurkan tangan nya pada Vivi terlebih dahulu.


Dan Vivi pun menerima uluran tangan itu bergantian dengan Gustap supir pribadi Ellen.


" Kalian cuma bertiga, apa mau gabung bersama ku untuk naik balon itu." Nicho pun menawarkan diri untuk mengajak Ellen dan Vivi serta supir nya.


Ellen menimbang-nimbang ajakan Nicho dan menjawab persetujuan.


" Ya sudah kalo gitu, ayo Vi, Utap." Ajak Ellen pada kedua nya.


Dan kini mereka mau naik balon udara Ellen naik dengan Nicho dan Vivi naik dengan Gustap, mereka pun sudah seperti pasangan pada umum nya.


Setelah puas naik balon udara dan waktu pun sudah hampir gelap Ellen berniat untuk pulang. " Nic aku harus pulang karena sudah hampir malam." ucap Ellen pada Nicho.


" Oh ya, apa mau aku antar?"


" Tidak usah aku ke sini sama mereka jadi pulang harus sama mereka juga."


" Kau dari dulu tak pernah berubah, masih sama hal nya kalo ingin itu ya itu aja sampe orang melihat nya ingin muntah." Nicho memecah suara dengan tawa nya.


" Kau_" Ellen memukul pundak Nicho karena merasa malu.

__ADS_1


" Ya sudah kalo gitu aku juga pulang." pamit Nicho pada ketiga nya. " siapa tadi nama dia." Nicho menunjuk ke arah Gustap.


" Nama saya Gustap Tuan."


" Oh Gustap kalo gitu kau bawa mobil hati-hati jangan ngebut-ngebut."


Gustap mengangguk paham dan kini mereka menuju mobil yang terparkir di pintu keluar. Menempuh perjalanan selama 2 Jam akhirnya mereka pun sampai dan Ellen merasa lelah karena seharian menikmati indah nya udara balon di sana.


-


-


-


-


-


" Ellen." Batin nya. " Kenapa kau menghilang begitu saja? jujur aku sangat sakit ketika sesudah kepergian mu." batin Steve terus bermonolog.


" Hey!" Risya menepuk bahu Steve yang sedang bengong menatap langit-langit ruang kerja nya.


" Astaga Kunti kau mengagetkan ku " Steve terperanjat kaget oleh suara cempreng kakak nya.

__ADS_1


" Adik bodoh kau tadi mengatai aku apa?"


" Tidak-tidak Aku tadi hanya bilang Kakak yang cantik manis imut yang meng_" Steve menghentikan pembicaraan nya ketika kepala nya di jitak oleh Risya. " Awww, sakit bodoh." pekik nya.


" Kau tadi mengatai ku Kunti dan kau berarti adik nya Kunti." Seloroh Risya pada adik nya. " Kau sedang memikirkan apa hah?" Tanya nya.


" Hmmm, aku sedang memikirkan Ellen aku sudah mencari nya 2 bulan ini ke setiap negara tapi belum kunjung bertemu, kenapa dia menghilang bak di telan bumi." ucap Steve dengan hati yang begitu sakit.


" Hahhaha, sudah ku bilang kau jangan pernah bermain-main dengan perasaan." sindir Risya karena merasa geram.


" Kau_ udah lah percuma cerita sama kau ujung-ujungnya kau akan memaki ku." Steve langsung bangun dari kursi kerja nya.


" Hey kau mau kemana aku belum selesai berbicara." Teriak Risya karena kesal.


" Aku ingin menjemput kebahagiaan ku." Seloroh Steve sambil menuju pintu keluar.


-


-


-


-

__ADS_1


" Ah aku lupa meminta nomor handphone Ellen dan alamat rumah nya, kenapa aku bodoh sekali." Nicho baru terpikir kalo dia belum meminta nomor handphone Ellen bagaimana bisa menghubungi wanita itu, setelah sekian tahun baru sekarang ketemu lagi.


Nicholas petter adalah teman dekat Ellen dari sejak SMA sampai kuliah mereka terpisah semenjak selesai kuliah dan bekerja di masing-masing bidang nya Dulu Nicho sempat mengatakan cinta pada Ellen tapi di tolak dengan alasan Ellen tak mau berpacaran dan ingin fokus sekolah, setelah selesai sekolah dan masuk ke universitas terbesar di negara L Nicho mencoba lagi dan hasil nya pun sama dia tetap di tolak karena Ellen menganggap nya kakak Ellen tidak mungkin bisa mencintai nya.


__ADS_2