Sinta ( Sirnanya Cinta Dimalam Pertama )

Sinta ( Sirnanya Cinta Dimalam Pertama )
Kekuatan Kasih Sayang.


__ADS_3

Ditempat Yang berbeda, telah tiga hari ini seorang wanita tengah melakukan ritual luarbiasa.Setelah mengetahui wajah Sinta sang menantu sangat mirip dengan wajah didalam foto yang selalu tersimpan didompet suaminya, wanita paruh baya itu segera mendatangi mbah yang menjadi guru spiritual


wanita itu.


" Kirim penyakit pada wanita ini,usahakan sampai mampus, kalau tahu ia wanita yang dicintai Tommy suamiku, mana Sudi aku menjadikannya menantu dengan mahar nyaris menguras habis kekayaanku."Ujar siwanita sembari melempar kasar foto Sinta pada Mbah D.


" Ha...ha...Apa kau sudah berfikir sebelum ini Ket? Bagaimanapun juga wanita itu perempuan yang sangat dicintai putramu, bagaimana kalau putramu nanti menderita kehilangan perempuan istimewanya?"


" Sudah,Mbak jangan provokasi lagi!Aku sudah cukup benci pada wanita ini, bukannya menikahi putraku saja, berani juga ia kiranya main mata dengan suamiku." Ujar Marah perempuan yang dipanggil Ket itu.


Si Mbah terdiam,lalu menarik bejana berisi kembang segala rupa yang dicampur air transparan yang dicuri dari kolam tetangga, guna untuk menerawang perempuan yang fotonya sekarang ada atas paha Simbah.


Simbah merasa konsentrasinya tiba- tiba buyar, karna melihat wajah indah tanpa make up didalam fhoto."Edan benar ni Sikeket! Masa mantu secantik ini mau dibunuh,


ya wajarlah semua pada suka, ni wanita pesonanya mampu mengalahkan indahnya seribu purnama." Batin Si Mbah sembari memejam.


" Ket! Apa kau yakin mau bunuh ni cewek kece? Ntar putramu gile kalau istrinya qoid gimane? Lhu yang tanggung jawab Ama tanggung badan ye, gua mah kalau dikasih duit segepok mau aja!" Ujar Si Mbah mulai senewen karena konsentrasinya tak bisa ia kumpulkan setelah membayangkan wajah dibalik fhoto.


" Oke Mbah, saya jamin anakku ngak bakalan sedih ditinggal tu cewek sialan!Soalnya sehabis malam pertama dari hotel tu Dirga melamun aja, dan sangat berantakan, aku yakin itu perempuan ngak beres dapat Nye, apalagi sekarang kudengar putraku main perempuan, itu tandanya ada yang ngak beres!" Ujar Ketty yakin pada pemikirannya, hatinya sepenuhnya tidak ragu kalau putranya saat ini tidak bahagia, apalagi kalau Grasy sang mantan pacar jagoannya mengaku sudah kembali berhubungan badan dengan putranya itu.Walau Ketty tak pernah suka pada Gresy, karna wanita itu suka ganti- ganti colokan, tapi mengetahui Sinta yang terlihat sok suci tapi menyimpan banyak kebusukan membuat Ketty beralih memihak Grasy, karna menganggap wanita itu lebih terbuka dan tidak main belakang seperti sangkanya pada Sinta.


"Tapi saye ngak yakin kok Ket, menantu cantikmu ini seburuk yang kau anggap,mana tahu ada sesuatu yang kau lewatkan?Apa kau tidak ingin pulang dulu berfikir sejenak.Tapi tuh segepok tetap tinggal ye, buat mengademkan hati nyonya agar esok tak cembetut terus tiap kau kemari." Ujar Mbah De sembari menunjuk istrinya yang tengah menyapu loteng diruang tamu, selama ini memang istri ketiga Mbah D itu tak pernah suka pada Ketty karna wanita itu kalau datang


selalu memaksa suaminya, walau uang yang diberikan bergepok- gepok, tepap saja Rumi menunjukkan ketidak sukaannya pada Nyonya Tommy Dirgantara itu, bahkan tidak jarang Rumi sengaja menyapu saat wanita itu tengah berkonsultasi dengan suaminya.


"Rasa benci yang datang dengan sendiri dan sangat alami, jika ada wanita lain selalu datang meminta orang yang kita sayang untuk terus berbuat jahat.Itu fikiran Rumi pada reaksinya sendiri pada siket.Wanita berkulit sawo matang manis itu sekarang membawa sapu langit- langitnya menuju pintu ruangan praktek suaminya, dengan mengendap- endap ingin tahu apa lagi yang sedang diminta wanita itu pada D suaminya.

__ADS_1


"Apa???Dasar tidak berhati, masak mantu sendiri mau dibunuh, sudah dua kakaknya mati jadi tumbal kekayaan perempuan itu, sekarang malah tega mau bunuh mantu sendiri.Dasar Iblis betina!"Sungut Rumi mendengar sekilas isi percakapan suaminya dengan nyonya itu.


Rumi mulai tak sabar ingin segera masuk, ia tanpa segan menarik sapu panjang itu dihadapan nyonya besar Dirgantara."Sudah seminggu tidak dibersihkan, banyak jaring laba- labanya." Ketus Rumi.


Mbah D menggeleng pusing melihat dua perempuan sepupuan yang tak pernah akur itu.Istrinya dengan wajah tanpa dosa mulai gosok- gosok langit- langit kamar,hingga kepalanya dan sipasien jadi berdebu dan pasir karna itu.Sedang Ketty sipasien tadir melintir mulai menyeringai dengan kelam.


" Alamat bakal perang dunia nih, mending kucari Jalan tengah saja." Fikir Mr D.


" Nih bawa saja ini mantra! Dan baca setiap senja dan tengah hari, kalau mantumu itu dalam keadaan lemah pasti kena, kalau kuat ya aman...Semua tergantung pengamalanmu dan kekuatan menantumu itu, jika tembus itu murni usahamu ye, kau yang nanggung dose Ama keparat nye.Aku paling ngak nahan kalau sudah berhadapan dengan wanita- wanita cantik seperti kalian ni, sekarang pulanglah nyonya cantik dan coba sendiri keampuhan Ajian mujair kesangkut kail ini." Ujar bujuk Mbah D takut terjadi pertarungan yang hebat antara dua iblis betina yang nanti bakalan memporak- porandakan ruangannya.Apalagi keduanya sekarang sudah saling tatap penuh kebencian.


"Wahai angin pusing belut... tolong terbangkan jiwa ni orang biar cepat membawa raganya minggat dari sini." Batin Mbah D mengucap mantra penyisihan andalannya.


Sebentar kemudian Ket merasa dingin ditengkuknya, hatinya menciut memandang Rumi. Wanita ketiga ini bukan tandinganku." Gumamnya Lirih.


"Oke aku pergi! " Balas Ket seraya menarik kertas bertuliskan mantra ditangan Mbah D.


"Semoga uangku ini tidak semenyebalkan diriku Dimata ijo istrimu itu Mbah!" Ujarnya membalas ucapan ketus istri Si Mbah tadi.


Walau tak berani melawan secara fisik, setidaknya mulut tak mau Ketty kalah telak.


Sekarang sudah tiga hari Wanita itu melakukan ritual sesuai petunjuk sang Mr. D, begitu dapat telfon dari putranya menyampaikan kalau istrinya mendadak jatuh


sakit, hati Ket sungguh girang."Aku takkan sebodoh suamiku harus menumpahkan darah untuk menyelesaikan saingan.Cukup main halus semua hangus tanpa jejak.Kan aman.." Ketty bermonolog.


Baru saja ia bersenang- senang terdengar telfonnya berdering.Setelah Ketty periksa, ternyata itu dari putranya.

__ADS_1


" Anak ini, sudah kirim pesan kok nelfon lagi.Apa bininya dah Qoid benaran?" Kira senang Ket sembari menyambungkan telfon.


" Mom...Datang ya kerumah sakit sekarang ya...Pliss.... Ajak Daddy sekalian, soalnya Dirga ada urusan mendadak.Harap mommy sama Daddy tiba gantiin Dirga jagain istri Dirga." Ujar Dirgantara terdengar memohon.


Deg


Dada Ketty berdegup tak karuan, tiba - tiba ia teringat peringatan Mr D guru spiritnya itu.


" Apa? Kenapa ia terdengar begitu menghawatirkan istrinya?Terus jika khawatir kenapa meninggalkan wanita sialan itu?" Berbagai pertanyaan mengganggu hati Ketty.


membuat ia jadi gelisah.


" Mom...Dengar ngak...?" Rangek si anak dari sebrang membuat Ketty jadi galau.


" Kamu serius memperhatikan istrimu?"


" Ya Iyalah...Emang Dirga Cinta sama Sinta! " Sahut sang putra membuat tubuh Ketty melemas.


" Datang cepat ya mom..."


" A...a...Anu Dir, mommy sama Daddy sekarang sedang diluar kota." Ujar Ketty gugup.


*****


Sementara diruang rawatnya Sinta mulai membuka mata.Kekuatan doa dan kasih sayang disekitarnya berhasil membawa Sinta kaluar dari mimpinya terdampar ditanah kosong.Suaranya memanggil orang- orang tercinta yang semula tertahan ditenggorokan perlahan keluar.

__ADS_1


Semua menjerit girang mendengar suara sibuah hati.


__ADS_2