
"Oow...Begini kelakuannya?"Ujar Arjuna begitu mobil yang membawa adik iparnya pergi meninggalkan lokasi hiburan malam itu.
Hatinya bertambah kecewa dan sakit saat ini, menerima kenyataan orang yang iakasihi diselingkuhi dengan sengaja.
Flashback on
Sebagai pemilik rumah kesehatan ini,tidak perlu waktu yang lama bagi keluarga Smitt untuk mendapatkan hasil uji kesehatan mereka.Begitu selesai pemeriksaan langsung saja sample darah Sinta dibawa ke laboratorium dan diproses dengan cepat. Apalagi desakan Daddy Rajj yang tidak mau penanganan putrinya disepelekan,membuat para medis bahu membahu mengurus semuanya,siapa pula yang mau tersingkir dari rumah sakit dengan gaji terbesar dan peralatan paling canggih dinegri ini hanya karna kelalaian sendiri.Tidak!dokter kepala tadinya bilang seperti itu,saking putus asanya dan tidak punya kalimat lain sajauntuk membela diri.
Begitu Sinta siuman tak ada yang perlu ditakuti lagi,semua senang bukan main.
Juga para medis itu segera mengumpulkan hasil pemeriksaan.
Dari hasil rekam medis yang ditunjukkan oleh dokter,tidak ditemukan parasit, tumor,pertumbuhan sel ubnormal atau kelainan apapun yang dapat mengganggu sistem ditubuh adik Arjuna.
Lep Darahnya juga menunjukkan Sinta bebas dari racun, virus, inveksi ataukelainan.Pendek kata Sinta bebas dari penyakit lahiriah.
Untuk masalah psikologi dokter tak berani berspekulasi.Kebetulan diruangan Sinta Ada pula dokter Ahli jiwa ternama yakni Dokter Fanfano Rahman Zakier yang tampak begitu dekat dengan pasien,barang kali termasuk orang tua juga,untuk itu dokter hanya beraninya menjelaskan penyakit perkara fisik saja.
"Apa benar hasilnya begini dokter?Apa hati adikku tidak ada masalah?"tanya Arjuna dengan ekspresi belum Yakin dengan apa yang ia lihat dan dengar.
" Secara fisik bersih tuan muda!
Selanjutnya kami akan tetap meninjau lebih baik dan ketat lagi.Selama tiga hari ini non Sinta akan terus mendapat perawatan dari kita untuk membantunya istirahat dengan baik,dan itu semua terserah mau opname 3 hari atau berobat dirumah.Semua tergantung keluarga dan non Sinta sendiri."Jelas sang Dokter.
"Selama ini non Sinta kurang istirahat,kita akan coba bantu nyonya Gumilang Dirgantara itu bisa beristirahat dengan baik dan mudah selama beberapa hari kedepan!."Imbuh sang dokter berhasil memukul jantung hati Arjuna.
"Nyonya Gumilang?Terdengar penuh penekanan dokter yang menangani Sinta mengeja kata itu didepan Arjuna.Entah sengaja atau tidak,dokter itu mengatakan ini karna merasa ada yang ganjil ketika melihat tidak adanya satupun keluarga Dirgantara yang datang menjenguk kesini,dan Gumilang Dirgantara sendiri pergi terburu-buru, semua tak dapat ditebak dengan pasti.Yang jelas sekarang hati seorang Arjuna makin sakit dan pedih karnanya, seiring rasa penasaran yang kian besar untuk mencari tahu tentang siapa adik iparnya itu.
__ADS_1
Tadinya Arjuna keluar hanya ingin memberi ruang dan waktu yang cukup kepada para orangtua untuk menunjukkan perhatian mereka pada Sinta.Setelah memastikan adiknya sehat dan hanya perlu istirahat, ditambah sentilan dokter membuat langkah Arjuna makin lebar untuk mencari tahu mau kemana Gumilang tiba- tiba menghilang yang dikatakan Daddynya ada urusan penting?Emang utusan penting apa itu?Dari daftar pencarian Arjun tidak ada berita sakit atau kecelakaan yang melanda kedua orangtua Gumilang Dirga,menurut Juna,hanya itu yang boleh Dirga anggap lebih penting dari istri,selebihnya nomor kesekian.
flashback off
Selang15 menit dari pencarian,Arjuna telah tiba dilokasi dengan penyamaran terbaiknya.Dan ia bisa menyaksikan semuanya bahkan dari awal.Sebenarnya ia sudah mengutus orang dan alatnya kelokasi.
Tapi untuk memuaskan hatinya,ia datang langsung kemudian.Walau kenyataannya ia tersakiti dengan hasil tontonannya."Pria itu menghianati kesayangan kami dengan sengaja dan dengan egoisnya ingin memiliki Sinta selamanya.Dasar lelaki takberpendirian! Mulai hari ini kau dalam Gubuku.Kau boleh merasa bebas, tetapi sebenarnya kau dalam perangkapku!" Seringai Arjuna.
Malam ini,bahkan Arjuna bernyanyi mengisi Acara hiburan Clap itu,untuk menumpahkan kekesalannya seraya memperhatikan adik iparnya.
Tak seorangpun yang tahu itu dia,Selain karna kepiawaiannya dalam menyamar, kepandaiannya bernyanyi segala genre tak banyak yang tahu selain keluarga inti.
Juga wajahnya yang tidak pasaran dan jarang terlihat membuatnya tampil sebagai sosok yang misterius namun mengagumkan.
Arjuna merupakan pengusaha termuda yang tidak suka mengumbar pesona didepan kamera pemburu berita atau kamera sendiri.
Sorot mata Arjuna cukup tajam, tapi tak mudah untuk difahami.Suaranya sangat bagus dan bisa distel sesuai kemauannya.Kedatangannya selalu jadi sorotan, tapi tak mudah dekati.
Satu tatapannya saja dapat meruntuhkan iman para gadis, tapi imannya tak gampang digoyahkan.Selama ini kebiasaannya,datang satu detik meninggalkan kesan dan penasaran seribu hari bagi penggemarnya.
Banyak yang bermimpi ingin mendapat bidikan panah Cinta Arjuna, tapi ia bukanlah Arjuna yang suka mencari Cinta.Ia Arjuna yang berbeda,tidak seperti dalam kisah Pandawa Lima.Hatinya sejak dari kecil hanya goyah karna satu bentuk saja, bentuk yang lain seakan tak terlihat Dimata dan hati Arjuna.Ia raga yang pengelana,tapi jiwa konstan.
Arjuna sudah mencintai Sinta dari Bayi,
Mamun rahasia keluarga membuatnya harus menjauh,saat ia tahu sebenarnya boleh dekat dengan Sinta.Sinta sudah milik orang,dan orang yang memilikinya tidak lebih hanyalah seorang pecundang.Ini kenyataan yang lebih menyakitkan dari apapun.Namun teringat wanita yang ia cintai telah kembali dan dinyatakan sehat,ia memutuskan takkan mau berhenti begitu saja dengan hatinya.
"Kalau semua bukti telah kudapatkan tentang ketidakpantasan pria itu untuk Sintaku, maka aku akan merebutnya walau harus dicap sebagai pembinor tak berperasaan nantinya!" Batin Arjun.
__ADS_1
" Minta tanda tangannya dong kak...
" Cap bibirnya bang...
" Sekali main dong sayang...
Bermacam model wanita datang merengek manja pada Arjuna usai pria itu bernyanyi.
Mulai dari para wanita malam atau perempuan yang datang sekedar mencari hiburan malam ketempat itu menggelendotinya,tapi begitu melihat adik iparnya dibawa pergi,Arjuna langsung meninggalkan tempat itu."Malam ini sampai disini dulu sayang...Ada yang lebih penting disana."Ucap Arjuna berkharisma, tidak dapat ditampik oleh siapapun.Para wanita itu hanya dapat mendegup Saliva dan melambai saja pada Arjuna sembari menenangkan debaran didada mereka masing- masing ditinggal pergi oleh Pria yang datang dalam sekejam langsung jadi idola dihati mereka tanpa perlu melihat wajah sesungguhnya sang superstart
dadakan.
"Apa bisa kita berbicara sebentar anak muda,kami tertarik merekam suara anda, juga penampilan anda yang sangat fantastis!"Ujar seorang pria paruh baya menahan langkah Arjuna.
" Maaf pak,saya bernyanyi untuk menghibur diri dan seseorang yang spesial.Kebetulan sekali saya hanya jual minyak Sawit,bukan jual suara."Ujar Arjuna misterius hingga membuat pria itu tercenung.Begitu pria paruh baya pemilik dapur rekaman terkenal itu tersadar,Arjuna telah hilang dari pandangan.
" Hans..Cari orang itu sampai dapat!"Teriak
orang itu pada asistennya.
" U...untuk apa pak?" tanya Asistennya yang latah.
"Untuk penyanyi lah bego! Kalau ngak mau kujadikah menantu sekalian!"Teriak simajikan membuat pria latah itu makin gugup.
" Se...se...Sekarang tuan?"
" Ngak tahun Depan!" Umpat marah pria paruh baya segera melangkah cepat diikuti asistennya.
__ADS_1