
Sinta tersentak dari tidurnya saat jam menunjukkan pukul Sembilan lewat malam hari.Arjuna sampai menitikkan airmata saking senangnya Sinta sadar karna sentuhannya.
Apalagi wanitanya itu memanggil namanya untuk yang pertama kali, disusul mommy Daddy dan Umak yang keluar dari bibir indah wanita cantik itu.
Semua memekik senang, lalu menghambur menghampiri Sinta begitu mendengarteriakan sigadis.
Arjuna yang tinggi besar sengaja didorong minggir,agar para ibu- ibu dan ayah- ayah itu bebas mengerumuni putri mereka.
Arjuna bersyukur kesayangannya sembuh, tidak berkecil hati disingkirkan begitu.
Dengan senyum cerah ia segera melangkah untuk mencari perawat yang berjaga diluar,agar dokter datang untuk memeriksa Sinta, karna nampaknya orang yang didalam akan lupa memencet tombol nurse call (pemanggil perawat) saking senang putri mereka kembali.Arjuna tahu sering terjadi hal itu,bagi orang- orang yang sedang dilanda terlalu senang atau sebaliknya.
" Mom...Daddy...Umak..."Panggil Cinta lagi, begitu matanya diedarkan sekeliling.
" Syukurlah nak,Cinta mengembalikanmu pada kami."Timpal Fano membuat semua mengernyit.
" Cinta???Pekik semua bahkan mommy Cinta sendiri.
Fano terbatuk karna merasa salah bicara." Maksudnya cinta Yang Maha Kuasa dan kita semua para orang tua." Ujar Fano akhirnya berhasil membuat para ibu dan ayah itu tersenyum dan mengangguk.
" Bang Arjun mana?"Tanya Sinta kemudian, melihat tidak ada Arjuna lagi diruangan itu.
" Aku barusan memanggil dokter, sembari memberi waktu pada para orangtua memanjakan putrinya."Ujar Arjuna dari arah pintu.Sengaja pria itu bicara sesantai mungkin, agar tak ada yang menaruh curiga padanya.Padahal saat ini dadanya bergemuruh besar, seperti ombak yang selalu siap menerjang bibir pantai.
Ingin rasanya Arjuna memeluk Sinta, untuk merayakan rasa syukurnya yang teramat besar atas kesembuhan adik terkasihnya itu.
Tapi sepertinya malam ini takkan ada kesempatan curi waktu lagi.Semua perhatian berpusat pada sang Dewi, Arjuna takkan bisa menyela barang sedetik saja.Sementara gadis itu menatapnya lekat.Arjun hanya bisa membalasnya dari jarak dan sekat beberapa nyawa.Bahkan saat ini Semua tengah memutar bola matanya kearah Arjuna,menilik tajam pada pemuda itu.
"Kau lihat Dirga diluar Jun?"Tanya Cinta kemudian,mengalihkan perhatian orang,dari tatapan mendamba sang putri dan sorot penuh harap sang putra yang sedang beradu.
Arjuna menggeleng, lalu memutar tubuhnya dan kembali keluar.
"Sepertinya tadi ia buru- buru, katanya ada urusan penting!" Timpal Rajj tak mau istrinya merusak kegembiraan mereka karna urusan menantu mereka itu.
" Sa.. Sayang...Ini Ibu Rara." Ucap gagap Cinta sembari mengelus lembut pundak sang putri.
__ADS_1
"Aku sudah tahu Mom..Daddy...Barusan aku bermimpi tentang semuanya, termasuk ayahanda yang sekarang sudah damai dialamnya."Sahut Sinta sembari mengangkat tangannya untuk menyalami sang Ibu, Karna putri mereka masih dinfus, Rara mendekat dari sisi yang lain,sembari melirik pada Cinta dengan tatapan memohon." Boleh aku mencium kening putri kita untuk yang pertama kali nyonya?" Ucap Rara meminta izin.
" Tentu Dek Rara! Dia juga milikmu, lakukan sebanyak kau mau!" Sahut Cinta tulus yang diangguki putri mereka.
Cup
Sebuah kecupan hangat seorang ibu mendarat dikening Sinta,walau dibatasi kain, tidak sedikitpun mengurangi kehangatan kasih dari sentuhan itu.
"Terima kasih untuk kalian semua yang sudah menjadi orangtua terbaik untuk Sinta.Ucap Sinta memeluk tangan Mommy Cinta dengan tangannya yang masih dicekal alat infus.
Kedua bola mata indah Sinta kembali mengedar untuk menatap orang- orang terkasih dengan airmata yang sudah mulai mengucur.
" Kenapa menangis sayang...Tak perlu juga berterima kasih, karna kami semua menyayangimu dengan tulus."Imbuh Rajj yang tak tega melihat cucuran bening itu.
Cinta mengangguk, dan segera mengusap bening yang mengembang Dimata putrinya,dengan mengabaikan airmatanya sendiri yang juga mengalir tak tercegah.
"Ini airmata bahagia kan sayang Alhamdulillah.. Sinta kita sudah kembali." Ujar mommy Cinta.
" Alhamdulillah...Balas semua disusul suara seorang dokter beserta dua orang perawat untuk memeriksa pasien.
" Lakukan pemeriksaan sedetail mungkin dokter! Kami ingin Sinta kami tak sakit lagi setelah ini." Ujar Rajj memonopoli.
*********
Sementara Sitampan GumilangDirgantara sekarang sedang mengalami Kenopsia.Apa itu kenopsia?Kenopsia adalah istilah psikologi dari kondisi yang dialami oleh jiwa seseorang yang sedang merasa sendiri walau ia sedang didalam keramaian.Pernah mengalami seperti ini?
Suara hingar bingar musik diskotik,cantiknya para kupu- kupu malam yang datang menghampiri dan sengaja menyentuhnya untuk merayu dan menghibur sang penguasa muda dunia bisnis ini seakan tak merasakan apapun selain sesal, kesal, dan sepi.
Dirga sengaja datang kesini untuk menghibur diri,tapi sepertinya ia merasa berada ditempat yang salah(Monachopsis).
Setelah kecewa pada dua wanita, Dirga memutuskan tidak balik kerumah sakit, ia meminta sopirnya memutar kelokasi ini.
"Didustai itu sangat sakit! Lalu bagaimana perasaan istriku kalau nanti tahu aku bermain dibelakangnya?Padahal kesucian wanita bukan lagi alasan untuk selingkuh dizaman serba blak-blakan ini.Bukan ia saja yang sudah blong.Bagaima bisa pria tukang celup sepertiku minta yang Virgin? Bisa saja Sinta begitu karna kecelakaan sepeda atau apa?Kenapa aku tidak memanfaatkan waktu untuk bicara baik- baik,malahan memilih selingkuh dengan wanita licik.Bodoh! Bodoh!" Umpat sepanjang Rel kereta api Dirga pada dirinya sendiri."Dirgantara masih larut dalam fikirannya kalau ia benar- benar sudah menyentuh istrinya Sinta.
Saat ini kejiwaan Dirgantara sedang mengalami sedikit komplikasi.Yang pertama rasa kacewa pada mommynya yang telah membuat alasan tak masuk akal tentang penolakannya menjenguk istri Dorga dirumah sakit, ditambah rasa malu juga,mau bilang apa dia pada mommy dan Daddy Sinta kalau kedua orang itu mempertanyakan orang tuanya?Andaipun ia membuat alasan seperti yang dilakukan mommynya dengan berbohong,itu akan berakhir sangat memalukan sekali,mengingat kedua mertuanya Raja GPS.Bagaimana bisa berhasil membohongi mereka, sedang mommy Ketty saja membuatnya sakit sekali ketika menyadari wanita yang melahirkannya itu tega berbohong mengatakan sedang diluar kota.Padahal jelas tanda diGPS menunjukkan kalau mommynya dirumah, perangkat yang terhubung menyatakan itu.
__ADS_1
Yang kedua,tadi ia buru- buru meninggalkan rumah sakit hanya karna Grasy membuat sandiwara kecelakaan,padahal saat Dirga dilokasi, wanita itu hanya ngeprank nya saja. Bahkan wanita itu dengan senyum bangganya mengaku senang sudah berhasil mengerjai Dirga, Kata wanita itu ia datang terburu- pertanda cinta pada siwanita, padahal ia melakukan itu hanya karna sedikit rasa kemanusiaan,apalagi Grasy rekannya ditempat tidur,mana tega Dirga mengabaikan saja jika ada seseorang pria dengan suara meyakinkan mengaku wanita itu mengalami kecelakaan dijalan C dari perangkat Grasy sendiri?
Sakit sekali memang rasanya ditipu begini, ditambah setelah itu dengan santainya Grasy mengajaknya pergi berbelanja.Tentu Dirga naik pitam karnanya,dan tangan pria itu sampai melayang bebas menampar siwanita.
Cukup lama keduanya bersiteru, karna Dirga menyatakan putus dengan Grasy setelah menampar wanita itu.Tentu saja si Grasy kukuh dan tidak akan melepaskan Dirga begitu saja.
" Aku sudah punya istri yang sangat kucintai!" Tegas Dirga.
" Bohong! Kalau cinta padanya mengapa kau ketagihan denganku." Sahut Grasy tak tahu malu, bahkan mereka bicara pinggir jalanan.
Untung sekali Dirga pakai masker, jadi tak
ada Peliput berita yang mengenali wajahnya untuk berebut membuat konten seru.Apalagi Romi asisten Dirga cepat datang untuk menengahi, dan membawa Grasy pergi dari lokasi, sehingga untuk nama Besar seorang CEO dirgantara masih bisa diselamatkan dari
pandangan publik.
Dirga tengah mengalami Mauerbauertraurigkeitsaai saat ini.
Istilah panjang dan ribet ini artinya adalah perasaan sangat ingin membuang atau meninggalkan teman, pacar, atau sahabat dekat karena kita merasa telah dikhianati atau dibodohi.Ingin lepas dan bebas untuk selamanya, tapi mana bisa semudah itu?
"Aku ingin putus denganmu Grasy, kau ternyata tak lebih dari Iblis licik!"Pekik Dirga menepis para kupu- kupu disisinya.
Para wanita penghibur itu cukup syok dengan suara Sitampan, setelah didiami mereka malah berakhir diteriaki dengan kasar.
" Cik, Untung sekali lagi aku cepat datang Bos..kalau tidak kau pasti berakhir memalukan.Bagaimana bisa kau memilih kesini menghibur diri, sementara istrimu masih diopname." Decak Romi menggeleng- gelengkan kepala.
" Kalian pada bubar ya...Bos kita sedang dalam masalah, nanti bakal kukirim uang kompensasi pada nona- nona." Ucap Romi memberi pengertian pada ketiga kupu- kupu malam.
Mereka mengangguk, lalu melangkah menuju sasaran lain.
Romi dengan sabar membawa Bos mudanya dari Clap malam itu.Ia menarik nafas lega setelah sang Big Bos duduk dimobil diam tanpa protes sampai dipasangi selbet.
" Syukur...Kau selamat dari masalah baru bos! Tinggal beresin yang lama.Untung juga tak ada yang liput perbuatanmu." ucap Romi mulai mengatur posisi ternyaman untuk mengemudi.Setelah mengirim pesan pada sopir Dirga untuk membawa pulang mobil Tuan muda mereka, Romi mulai melaju meninggalkan pelataran parkir tempat hiburan malam itu.
Romi menghela nafas, hatinya cukup lega bisa menyelamatkan tuanmudanya dari Camera pemburu beritaTapi ia sungguhtidak sadar ada camera dengan fokus paling tinggi tengah menyoroti kejadian malam ini,Yakni sepasang mata tajam seorang pria yang sangat penasaran dengan kebiasan Bos Muda Romi Sugara.
__ADS_1
" Oow...Begini kelakuannya?"
Bersambung...