Sinta ( Sirnanya Cinta Dimalam Pertama )

Sinta ( Sirnanya Cinta Dimalam Pertama )
Takut Berbalik.


__ADS_3

Ternyata berita Kepulangan Arjuna menjadi bahan perbincangan dikalangan pengusaha, para nyonya dan anak gadisnya.Apalagikarna Rajj sudah menyiapkan pesta mewah disebuah hotel berbintang untuk menyambut putranya yang semula ia kira kembali beserta menantu dan cucunya yang ternyata putranya pulang dengan membawa Rara dan Fano orangtua Sinta.


Pria muda siraja Drama Arjuna memang dari kecil sengaja atau tidak sering membuat orang penasaran bahkan tidak jarang salah persepsi.Seperti Sinta yang berakhir dirumah sakit juga erat hubungannya dengan kenakalan Arjuna.Kalau lah Sinta tahu abangnya tidak beristri,belum tentu juga ia sampai pingsan karna perasaan bersalah telah melayani kemesuman pria itu,toh soal ia punya suami,Sinta sendiri tahu suaminya main celup dengan perempuan yang tidak halal,walau salah besar membalas dengan cara begini,tapi setidaknya Dosanya belum tergolong dosa besar seperti Dirga.Tapi setiap kesalahan sekecil apapun itu,selalu ada imbasnya bagi orang yang baik.Rencana pesta Rajj berganti dengan bermalam dirumah sakit.


Penundaan acara pesta disampaikan oleh panitia pengatur pesta pada para undangan yang notabene hanya orang dekat dan kolega, tapi tidak disampaikan alasan penundaan. itulah sebabnya banyak yang menduga-duga, dan sangat ingin tahu alasan penundaan, namun ditanya pada panitia mereka tak mendapat jawaban yang memuaskan,untuk menghubungi Rajj langsung menanyai hal ini tentu tak semuanya berani.


Tidak sedikit pula yang berharap dengan pesta dapat memperdekat hubungan dengan keluarga Smitt,dengan mengenalkan anak gadis mereka dengan Tuanmuda Arjuna yang desas- desusnya sangat tampan dan supel orangnya, namun sampai hari ini belum pernah diperkenalkan Rajj langsung didepan publik.Ini adalah kali pertama Rajj bakal menunjukkan putranya itu pada kerabat dan rekannya, karna sejak pesta tujuh bulanan Arjuna dalam kandungan,belum pernah ada pesta untuk Arjuna.Bagi mereka ini adalah kesempatan pertama yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan,sekalian ajang terbaik untuk mendekatkan putri mereka dengan Tuanmuda Arjuna,siapa tahu cocok dan berjodoh.Jonatan dan Liam adalah diantara orangtua yang tujuan dan harapan yang sama besar pula karnamereka termasuk orang yang merasa dekat dan pantas besanan dengan Rajj Copry.Jadi saat penundaan dilakukan, mereka jugalah yang paling tak sabaran ingin tahu apa sebenarnya aral yang melintang.


Liam berkali menghubungi Rajj dan Cinta,tapi panggilannya tidak terhubung.Sedangkan Jonatan menyelidiki langsung dengan menemui anggota keluarga itu.


Diperjalanan,Natan melihat Dirga, iapun bermaksud mencari tahu melaui menantu Keluarga ini."Bagus juga cari tahu dari Dirga,ngak kentara sekali ngarepnya."Fikir Natan mengikuti mobil Gumilang Dirgantara.


Natan cukup terkejut kemana arah mobil menantu pertama keluarga Smitt ini menuju.


Jonatan yang melihat mobil Dirga melaju menuju tempat hiburan malam dengan berbagai dugaan,segaja meminta sopir sekalian asistennya mengikuti pria itu sampai kelokasi,penasaran apa ada hubungannya tingkah mantu yang membuat sohib lamanya nya ini terpaksa menunda pestapenyambutan putranya?


"Mau Cari tahu tentang mantu orang, malah kepincut sama pria muda ditempat hiburan.Pengen sekali orang muda itu kujadiin mantu..Konyol juga aku Ya Hans, masak kepikiran mau mengambil mantu yang ketemunya ditempat hiburan malam." Ujar Jonatan pada asistennya diperjalanan pulang menuju mansennya.


" Ti.. tidak tahu tuan."Sahut Han takut salah omong lagi.


" Tahumu apa sih Hans? Sampai kapan kau berhenti latah begini.Padahal dulunya kau baik- baik saja, malahan terlalu sigap dan over protektif lagi!"Kesal Natan.

__ADS_1


Han menggeleng, ia sendiri tidak tahu mengapa dia jadi latah sejak kejadian malam itu.Sebenarnya ia sejak itu ingin mengundurkan diri,tapi Hanifa putri Bosnya memaksanya tetap bekerja pada Jonantan, karna Hans orangnya jujur dan sayang pada semua orang, Hanipa tak mau Papanya jauh dari pria muda tipe pelindung itu.Lain Dengan Jonantan yang selalu gerah diperlakukan lebih oleh asistennya,sekarang justru senang Hans jadi latah dan tak bisa banyak bicara lagi mengurusinya.Tadi saja ia yang sebal dengan kelatahan priamuda itu, karna kegugupan Hans yang datang belakangan ini dianggap Natan sebagai penyebab dirinya kehilangan jejak calon bintang sekalian calon mantu idaman.


" Bu ..bukankah tuan semula mau menjadikan tuan muda dari keluarga Smitt yang akan di...di..diAnu dengan Hani." Ucap gelagap Hans mengingatkan tuannya.


" Iya ya...Siapa pria misterius itu hingga mampu memalingkan hatiku dari keinginan bermenantukan pangeran Arjuna."Sahut tuan Natan setelah memahami maksud perkataan tak jelas Hans.Bejaknya terusmembayangkan wajah dibalik topeng karakter itu.


"Aku tak tahu tuan..Pokoknya semua pria yang akan mendekati Hani sengaja atau tidak mendepak semua impian tak masuk akalku." Sahut Hans, tapi tentu itu hanya ada didalam hatinya, mana berani mulut latahnya bicara kebenaran itu.Sedang saat normal saja takkan mampu ia mengatankannya.


************************


Pagi hari, Arjuna terbangun dengan terbatuk- batuk, akibat Siraman dari mommynya, karna entah sejak kapan ia tidur disisi pembaringan Sinta dan dengan tanpa dosa memeluk tubuh wanita itu.


"Udah tidur ditempat orang kesiangan pula sholat Subuh!" Ucap mommy Cinta memelototi Arjuna dengan berkacak pinggang setelah mengguyur wajah tampan Arjuna dengan sisa air mineral.


"Ya Cepat beberes sana sholat subuh, sudah jam 6 lewat!" Imbuh Sang Daddy, kali ini Rajj tidak membela putranya dari amukan sang istri karna jelas semalam Juna sudah diusir masih saja nekat masuk dan tidur disamping putri mereka.


"Ayo Ibu bantu kekamar mandi."Ucap Rara memegangi Sinta yang baru turun dari ranjang rumah sakit.


" Sinta sehat kok Bu..Nanti kalau dibantuin malah jadi lama sholat subuhnya."Tolak Sinta.


" Tidak apa lama, yang penting Sinta kami baik- baik saja." Imbuh Adelia ikut menemani Rara.

__ADS_1


Para ayah yang melihat putri mereka menuju kamar mandi,segera mengikuti langkah Arjuna keluar dari ruangan itu.Sedang Cinta tersenyum menatap kedua wanita yang menuntun putrinya.Sekarang ia tidak merasakan cemburu lagi putrinya dicintai


Ibu yang lain."Syukurlah putriku punya banyak ibu, meski Ketty mertuanya belum datang atau menelfon sama sekali, kedatangan dek Rara dan sobatku Adelia cukup membuat putriku dilimpahi kasih sayang."


Barusaja Cinta memikirkan tentangKetty,dari arah pintu terdengar suara wanita itu.


" Maaf Jeng Cintami..Aku baru balik dari luar kota dengan suami kemaren, jadi baru bisa jenguk menantu sekarang."Ucap Ketty yang tidak dapat tidur semalaman memikirkan hubungan menantu dan anaknya, hingga sepagi ini segera menuju rumah sakit.


"Kukira ia benar- benar takkan datang. Sebenarnya sudah merasa senang, setidaknya ada banyak faktor pendukung yang dapat dijadikan alasan kelak bila hubungan anak menantu terpaksa bubar."Gumam Sinta.


" Kesini sendiri saja Jeng Ketty?"Tanya sambut Cinta setelah memastikan besannya datang sendiri.Ia tetap berusaha seramah biasanya,tak mau pengetahuannya tentang hubungan anak menantu langsung merusak suasana hatinya pada besan yang dulu hubungan mereka terjalin baik.


Ketty mengangguk sembari menyerahkan parsel buah pada Cinta."Mana menantuku, apa sudah baikankah?" tanya Ketty menyelisik karna tidak melihat ada Sinta diranjang pasien.


"Alhamdulillah berkat doa Jeng juga putri kita baik- baik saja nyonya Ketty!"Sorak senang Cintami.


Deg


"Doa? Ni orang sengaja nyindir kali ya?Kamu harus tenang Ketty."Ketty meraba dadasendiri untuk menenangkan dirinya.


"Semalam aku ditelfon sama Dirga untuk menggantikannya menemani istrinya karna ia ada keperluan mendesak,tapi semalam aku sakit perut,setelah minum obat malah ketiduran,baru bangun subuh aku langsung kesini sama sopirku, ngak tega bangunin Tommy terlalu pagi,tahu sendiri kan jeng Cinta kalau Tommy sejak menyerahkan perusahaan pada putranya, suka masuk kantor semaunya saja lagi,jadi sudah kebiasaan bangun telat."Jelas panjang Ketty memberi alasan.

__ADS_1


"Tidak masalah,kan Sintanya sudah baik,pagi ini juga sudah akan dibawa pulang.Oh ya,kita bicara diluar sebentar ya jeng, Sinta mau sholat subuh dulu." Ajak Cinta, mendengar pintu kamar mandi membuka.


Ketty mengangguk cepat dan mengikuti Cinta, mendengar menantu mau ibadah, ia tiba- tiba merasa takut, terbayang ritual yang sudah ia lakukan beberapa hari,takut berbalik jika menunggui menantunya itu ibadah.Perasaan bersalah menjadi musuh utama nyonya Ketty saat ini.


__ADS_2