Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku

Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku
bab. 19 (Bali)


__ADS_3

...David dan Daniel apalagi.. mereka sangat semangat mengikuti Jun dan Jenny, semenjak memiliki Bugatti, mereka sangat senang mengendarainya, sebenarnya Margareth dan Maria sudah pernah komplaint kepada mereka. Pertama karena keselamatan mereka, kedua tentu saja bahan bakarnya yang mahal dan sangat boros, dan yang terakhir tidak lain karena cemburu....


...Bagaimanapun bentuk dan rupa seseorang, para gadis tidak akan memperdulikannya, yang penting adalah apa yang dia kendarai. Apalagi David dan Daniel terlihat sangat menikmati pandangan tertarik semua orang, terutama gadis sexy yang cantik. Bagaimanapun juga mereka adalah laki-laki normal....


...Jun dan Jenny di dalam Culinan bersama Margareth dan Angel, di belakangnya Bugatti Daniel yang bersama Maria, disusul David sendirian dengan Bugattinya dan terakhir sebuah Lincoln Navigator L 7seater milik keluarga David yang di tumpangi teman-teman Jun....


...Sesampainya di manor Jun, mereka semua sangat terkejut, manor ini sangat-sangat luas, terlihat banyak sekali orang yang sedang bekerja memperbaiki dan merehab manor. Jun melajukan mobilnya ke area taman di belakang manor, disana ada sebuah Gazebo besar lengkap dengan minibar....


...Kemudian mereka semua turun dari mobilnya, kecuali Jun yang hanya tersenyum-senyum, semuanya terlihat tercengang mengamati halaman manor tanpa bisa berkata-kata, menoleh kesana kemari dan menutup mulut mereka....


...David yang paling pertama sadar, bagaimanapun dia hadir saat pelelangan manor ini dan sudah mengetahui harganya, jadi tidak terlalu mengherankan dan malah bisa di bilang tidak sepadan. Bahkan setelah menghabiskan 251 jt US$, Jun juga harus mengeluarkan jutaan atau bahkan puluhan juta untuk rehab dan memperbaikinya....


..."Jun.. berapa yang kau habiskan untuk memperbaiki manor Ini??* David...


..."tidak banyak, hanya beberapa" Jun...


..."iyaaa.. berapa?? aku akan menjadi kakekmu sebentar lagi, jangan menyembunyikannya dariku" David...


...Jun langsung melirik Margaret, Maria, Angel dan Jenny. kemarin sudah di nasehati, jadi Jun takut mereka akan marah lagi karena terlalu boros....


..."nanti aku kasi tahu lewat whatsapp okey" bisik Jun kepada David...


...Namun hal ini dilihat oleh Jenny yang berada di dekatnya.....


..."Honeeeyy...!! katakan!!"...



...Tatapan Jenny membuatnya tidak bisa menyembunyikannya lagi....


..."kenapa wanita ribet sekali.." gumamnya dalam hati...


..."katakan saja Jun, bagaimanapun ini adalah rumahmu sendiri, kami tidak akan marah" Margareth...


..."baiklah nek.. aku menghabiskan sekitar 27 jt US$ untuk rumah ini.." Jun...


..."kenapa bisa semurah itu?? ini sangat besar honey.. apa kau yakin tidak membohongi kami??" Jenny...


..."aku tidak bohong sayang, sumpah!!" Jun...


..."itu untuk biaya rehabnya saja, harga rumah ini 250 jt US$, tapi Jun membelinya 251jt US$ tapi sekarang aku merasa itu semua sepadan " Daniel...


...David terlihat biasa saja saat dia mengucapkannya, namun hatinya bergetar saat memikirkan kekayaan Jun....


..."bocah ini... berapa sebenarnya uang yang dia miliki?? kenapa seperti tidak ada habisnya..??"...


...David sudah berkeliling dunia melihat orang kaya dan terkaya. Namun tidak pernah sekalipun dia menemui orang yang menghabiskan begitu banyak uang hanya dalam 4 hari. Orang terkaya yang pernah dilihatnya saja mungkin setelah menghabiskan banyak uang untuk membeli rumah sakit secara cash dan membeli manor ini secara cash juga, akan merasa sayang untuk mengeluarkan uang lagi....


...Bagaimanapun orang terkaya sekalipun memiliki keterbatasan dalam pengeluaran uang, namun kenapa Jun terasa tidak memiliki keterbatasan itu. Itu sangat aneh baginya....


...Berbeda dengan David, semua orang yang ada disana tercengang dengan jumlah uang ini. Terlebih lagi Daniel dan semua anggota keluarganya, mereka semua tahu bahwa Jun telah membeli rumah sakit, itu saja sudah sangat fantastis. Mereka bahagia karena Jun telah memilih Jenny, namun di satu sisi merekapun menjadi ngeri dengan identitas Jun....


..."Jun seberapa kayanya dirimu sebenarnya??" Gede...


...dia menatap kosong ke arah manor...


..."ngga tau, tapi lumayan lah.." Jun mengangkat bahunya...

__ADS_1


..."ish.. si kampret ngga pernah bener jawab pertanyaan orang, selalu saja ambigu" Dody...


..."ini tabungan berapa tahun Jun??" Steve...


..."gue ngga bisa ngasi tahu pastinya berapa, tapi jika kalian butuh gue pasti akan membantu kalian" Jun...


..."kalau gue bilang butuh 10miliar US$ apa lu bisa bantu??" Dody...


..."emang cukup segitu??" Jun...


..."mau gue bakar alis lu??... sombong amat" Dody...


..."ya kaga sombong, gue kan cuman nanya" Jun...


..."hun... aku takut.." Jenny...


...Pandangan semua orang beralih pada Jenny.. Jun yang melihat ini tahu apa yang Jenny maksudkan, wajahnya menunduk dan terlihat sedih. Jadi dia mendekatinya dan langsung memeluknya....


..."Honey.. kamu tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa, aku sudah tidak memiliki keluarga lagi. Suatu saat kamu akan mengetahui segalanya tentang aku seiring dengan kebersamaan kita. Saat ini aku memiliki 2 ahli waris, dan itu bukanlah sesuatu yang perlu kamu takutkan, bagaimanapun nanti kalau kita menikah, mereka juga akan menjadi anak-anakmu, jadi kamu tenang saja ya.."...


..."honey statusmu sangat mengerikan bagiku, kemarin aku bersemangat mengejarmu karena aku fikir kamu hanya seorang kurir, namun sekarang aku merasa tidak mengenal kamu siapa"...


..."hun.. apa aku harus melamar jadi kurir lagi??"...


..."jangan mengejek begitu, aku serius honey.....!!!"...


...Jenny mendongak untuk melihat wajah Jun.....


..."aku tetaplah aku yang kamu kejar dulu, aku adalah aku tunanganmu sekarang dan aku adalah aku seseorang yang akan selalu memberimu kebahagiaan, aku tidak akan berubah"...


...setelah mengatakan itu Jun melepas pelukannya, dan melihat yang lain.....


..."kalo gue sekaya lu, gue pasti udah ngga mau kenal lagi sama lu, pergaulan gue pasti beda" Dody...


..."iye.. lu pasti udah bergaul sama babi" Gede?...


...Ketegangan mereka pun akhirnya sedikit mencair karena percakapan teman-teman Jun. Tak lama pelayan Jun datang membawakan kopernya, dan mengatakan pesawatnya sudah siap berangkat. Namun jadwal yang tersedia adalah jam 11 siang, jam 1 siang dan jam 4 sore, saat Jun melihat waktu ternyata sudah jam 9,40, jadi mau tidak mau Jun mengambil jadwal pada pukul 1 siang agar tidak terlalu terburu-buru, dan sempat untuk makan siang sebelum berangkat....


...Walaupun sudah menaiki pesawat jet pribadi, namun karena bandara Shanghai sangat sibuk, jadi mau tidak mau Jun harus menghormati jadwal keluar masuk pesawat yang lain, dan hari ini hanya 3 waktu ini yang bisa dia pilih. Mungkin ceritanya akan beda kalau di bandara yang terdekat tidak terlalu ramai, apalagi kalau memiliki landasan sendiri....


...Memikirkan hal ini Jun mendapatkan ide didalam fikirannya, bagaimanapun dia kesulitan dalam menghabiskan uangnya. Para cyborg telah mencatat dan membagi seluruh pendapatan Jun sehingga pendapatan bersih per hari dari 8 deviden sahamnya sendiri mencapai 837.232,50 US$ atau sekitar Rp. 1.194.7307.775 kalau dihitung dalam sebulan rata-rata Jun mendapat penghasilan bersih sekitar 25.116.975 US$ atau RP. 358.419.233.250....


...Penghasilan ini sudah di potong pajak penghasilan, bumi dan bangunan, pajak kendaraan, biaya service berkala, service kerusakan dan pengembangan, biaya gaji, beban listrik, air dan sebagainya. Dia hanya perlu menggunakan uang ini untuk makan dan pakaian saja. Selain itu saldo tabungannya juga sangat banyak, setidaknya saat ini....


...Namun Eka masih saja menasehatinya untuk terus mengembangkan hartanya. Sebenarnya dia bingung dengan apa yang di maksudkan Eka, dengan total seluruh hartanya, mungkin saat ini dunia sudah ada di genggaman, seharusnya tinggal duduk, dan menunggu uang mengalir masuk ke rekeningnya. Kemarin-kemarin dia tidak terlalu memikirkannya, namun setelah memikirkan saldo rekening di kartunya, mau tidak mau hal ini muncul kembali....


...Hari ini bukanlah hari yang tepat untuk memikirkannya, jadi dia kembali ke idenya untuk membangun landasan di setiap rumahnya. Namun dia memikirkan bagaimana cara yang tepat. Ketenaran bukanlah hal yang dia inginkan, selain merepotkan dia juga akan kehilangan privasinya. Beberapa ide yang dia fikirkan akan dibicarakan nanti dengan para cyborg, mereka telah di tanamkan ingatan kemasa depan, jadi kalau dia ingin melakukan sesuatu setidaknya tidak membuat kekacauan....


...Setelah Jun, David, Daniel dan Margareth mengobrol selama hampir 1 jam, serta Maria dan Angel yang sempat memetik buah jeruk dan apel di kebun, sedangkan teman-teman Jun sempat berkuda bersama Jenny di temani beberapa cyborg, merekapun menuju bandara, karena waktu sudah menunjukkan jam setengah 12....


...Mereka sebenarnya enggan meninggalkan tempat ini, namun Jun meyakinkan mereka jika sebulan lagi proses renovasi akan selesai, dan akan mengundang mereka untuk bermain lagi sepuasnya, jadi mereka mengiyakannya dengan semangat....


...Sesampainya di bandara, mereka langsung menuju hanggar tempat Jet pribadi yang disiapkan cyborg di parkir, menurut para cyborg Jet itu adalah milik Eka dan sekarang adalah milik Jun, namun Jun menanggapinya biasa-biasa saja, sudah tidak heran lagi. Mungkin Juga karena bukan dia yang membelinya, jadi rasa memilikinya sedikit kurang....


..."Jun ini jet pribadi lu??" Steve...


..."iya.. kenapa??" Jun...

__ADS_1


..."bukankah ini Bombardier global 7500.. pesawat ini setidaknya 73jt US$ (Rp. 1.022.000.000.000)" Steve...


..."gue aja ngga tau..., harganya lumayan murah jadi gue beli" Jun...


..."pant*tmu itu yang murah, kalau segitu murah, yang mahal berapa menurutmu" Gede...


..."ya untuk ukuran Jet pribadi lah babi.. kalo mobil harga segitu baru mahal namanya" Jun...


..."bodo amat lah... sultan mah bebas ngomong apa" Dody...


..."kalo gue mending beli kebon yang banyak.." Gede...


..."itu untuk orang miskin kaya kita lah De.. orang kebanyakan duit mah beda, cat kukunya aja bisa dari serbuk emas atau berlian, percaya ngga lu??" Steve...


..."iya bener, tetangga gua saudagar CD bekas giginya emas, padahal ngga kaya-kaya amat" Dody...


..."salah liat mungkin Lu" Lee...


..."nih kampret susah amat percaya ama orang" Dody...


..."ya ngga gitu.. tapi bisa aja kan??" Lee...


..."iye kali aja cuman karena jarang sikat gigi aja itu, terus lu lihat kaya emas" Iqbal...


..."iya.. kali aja lu sala kaya kemarin di taman" Gede...


..."jangan sebutin yang itu lagi, kagak ada hubungannya" Dody...


..."mang ada apaan di taman??" Jun...


..."tau noh, mata yang burem apa perut yang kelaperan, €ek @njing di comot di kira pisang" Gede...


...Dody berusaha menutup mulutnya gede namun tidak berhasil, alhasil semua orang menertawainya....


...Setelah mengucapkan selamat tinggal Jun dan Jennypun naik ke pesawat. Keluarga Jenny pun berjanji akan mengabari mereka jika mereka akan ke Bali, dan mengatur agar teman-teman Jun semuanya bisa hadir nanti saat pesta. Pesawatpun akhirnya terbang dan menghilang di balik awan, setelah itu baru mereka kembali ke tempat masing-masing....


...Di dalam pesawat Jenny tidak melepaskan genggaman tangannya dari Jun, pesawat ini sebenarnya menampung 8 penumpang, 2 kru pramugari dan 2 pilot, namun karena mereka hanya berdua, di temani 2 orang pramugari dan 2 pilot, cabin pesawat menjadi terasa sangat luas dan lega. Sebenarnya cyborg menawarkan beberapa pesawat yang lebih besar dan mewah, tapi buat apa??...


...Bagian depan tentu saja ruang kokpit, bagian tengah adalah cabin penumpang sedangkan di belakangnya adalah minibar , toilet dan penyimpanan makanan. Karena perjalanan mereka membutuhkan waktu kurang lebih 6 - 7 jam, Jun dan Jenny memanfaatkannya untuk tidur sebentar....


...Ketika pesawat sudah dekat dengan Bali, salah seorang pramugari membangunkan mereka, dan mempersilahkan mereka merapikan diri. Jun dan Jennypun merapikan diri dan mengganti pakaian mereka dengan yang lebih santai dan tipis secara bergantian, bagaimanapun cuaca di indonesia sangat panas....


...Setelah mendarat pesawat langsung menuju hanggar disisi timur airport, disana telah menunggu salah satu cyborg yang dia kirim kemarin....


..."selamat datang kembali di Bali tuan, bagaimana perjalanan anda??" cyborg basa basi...


..."baik Yan, gimana instruksiku?? sudah dapat.?? Jun...


..."sudah tuan, ada 1 yang cocok, sekarang tinggal negosiasi pembelian lahan, yang punya lahan bersikeras tidak menjualnya padahal harga yang kami tawarkan sudah hampir 3x lipat"...


..."baiklah, suruh mereka mengusahakannya, tapi ingat jangan kasar atau memaksa, kalau tidak berhasil biar aku yang mencoba melakukannya, sekarang antar kami ke villa dulu"...


...Merekapun menaiki Aston Martin DBX yang Jun pesan beberapa hari yang lalu. Didalam perjalanan Jun dan Jenny mengamati sekitar jalan yang mereka lalui, bagi Jun mungkin tidak terlalu heran, mungkin karena tidak banyak perubahan yang terjadi selama setahun belakangan, namun disisi lain Jenny terlihat bersemangat, bagaimanapun Shanghai di hiasi oleh bangunan-bangunan tinggi dan besar, sedangkan di bali tidak ada bangunan tinggi....


...Dia penasaran.. apa saja yang tersembunyi disini.. Setelah perjalanan kurang lebih 30 menit akhirnya mereka sampai di area villa, area ini sangat luas, terdapat beberapa villa, lapangan golf, restaurant, cafe, hotel, pesisir pantai putih yang bersih dan sebagainya. Karena mereka sampai pada saat jam makan malam, jadi Jun menyuruh cyborg untuk memesan makan antar ke villa....


..."honey.. apa aku boleh tidur dengan kamu malam ini?? aku takut kalau tidur sendirian di tempat baru"...

__ADS_1


...Jenny bertanya malu-malu di tengah makan malam mereka, wajahnya yang putih bersih merona merah....


..."heyy.... kenapa malu-malu seperti itu?? tidak apa-apa honey.. aku mengerti.. kamu bisa tidur denganku, lagian tempat tidurnya juga luas"...


__ADS_2