Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku

Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku
bab.53 (pertemuan kedua keluarga)


__ADS_3

...Jun saat ini bersama Surya dan Waluyo berada di tempat pengolahan obat. Mereka membicarakan tentang pelelangan yang akan berlangsung beberapa hari lagi dan membentuk kepengurusan apotiknya....


...Ia juga rencananya membuat beberapa obat di antaranya obat sakit perut, sakit kepala, masuk angin, demam, salep keseleo, minyak urut, salep alergi dan gatal-gatal, minyak memperbesar Mr.P dan pay*dara, antibiotik dan obat kumur sakit gigi....


...Ia juga membuat sejumlah kosmetik, mulai dari berbagai obat perawatan rambut, perawatan mata, perawatan gigi, cream kulit wajah dan badan, parfum, hingga obat perawatan kaki pecah-pecah....


...Maka dari itu sesuai dengan saran dari Surya, ia membuat pabrik yang lumayan besar di mana ada puluhan mesin yang akan memproduksi masing-masing obat-obatan ini....


...Pada tabung-tabung dimana produk akan menunggu sebelum proses pengemasan, akan dibuatkan ruang kusus untuk Jun diatasnya, dimana dari sana ia akan memurnikan obat-obat tersebut dengan energi....


...Karena bagaimanapun juga, yang terpenting dari semua proses pemujaraban obat adalah pemurniannya, sebut saja obat sakit perut yang Jun buat, bahan-bahannya merupakan bahan-bahan yang dia temukan di sekitar vilanya dan dapur....


...Jun hanya mencampur, beras, kencur, jahe, madu, akar alang-alang, kunyit, kayu manis, ketumbar, temulawak dan mengkudu, kemudian ia menumbuknya hingga halus, merebusnya, kemudian menyaring dan merebusnya kembali sambil menyalurkan energi chinya, hingga ramuan tersebut menjadi kental dan membentuk butiran-butiran seperti pelet dan menyaringnya kembali untuk membuang sisa air, setelah meniriskannya beberapa menit obat itupun jadi....


...Jika orang biasa atau mesin yang memprosesnya seperti itu, tanpa energi murni, obat tersebut tidak akan membentuk atau menjadi butiran pelet atau tablet, apalagi mendapatkan kasiat yang maksimal, paling hanya menjadi cairan atau jamu, memang akan memiliki khasiat menyembuhkan namun tidak akan menghasilkan efek maksimal dan tidak akan di serap secara maksimal oleh tubuh....


...Dengan bahan-bahan itu diperkirakan modal yang di perlukan untuk 1 butir obat hanya berkisar antara 2rb sampai 3rb rupiah saja. Namun dengan efek luar biasa yang di hasilkan tentu saja Jun bisa dengan mudah menjual obat tersebut dengan harga ratusan ribu, mungkin 200rb hingga 300rb, 100 kali lipatnya....


...Setelah selesai dengan kordinasinya bersama Toni dan Waluyo, mereka kembali kerumah, tanpa terasa hari sudah hampir sore, yaitu jam 2 siang....


...Dirumah, sudah banyak kerabat yang berkumpul. Ada yang sedang mengobrol di taman, di gazebo taman, di gerbang mansion, di garasi sayap kanan dan kiri serta di dalam rumah di lantai 1....


...Mereka sudah datang beberapa jam yang lalu tanpa Jun sadari. Mereka semua tidak ada habis-habisnya mengagumi rumah Jun ini, sudah dari hampir sebulan yang lalu mereka hanya dapat melihat proyek super besar yang dikerjakan oleh ribuan pekerja dan ratusan alat berat ini dari bawah....


...Karena posisinya yang hampir berada di pertengahan antara puncak gunung dan kaki gunung, dengan lampu-lampu besar yang terang benderang, mereka yang tinggal 6 sampai 7 kilometer dari kaki gunung, dapat melihat dan mengamati kesibukan para pekerja di proyek....


...Apalagi puluhan helikopter besar yang lalu lalang tanpa henti membawa alat-alat dan bahan-bahan dari luar daerah mulai dari pagi hingga malam sangat menarik perhatian warga jembrana. Siapapun orangnya, mau tidak mau pasti memperhatikan proyek ini....


...Begitu mereka sampai disini, akhirnya mereka dapat melihat dengan jelas, apa saja yang di kerjakan sebelumnya. Tidak ada yang menyangka proyek sebesar ini, bisa di selesaikan dalam waktu kurang dari 1 bulan....


...Bahkan pengerjaannya sangat rapi dan indah tanpa cela, semua bagian yang ada di area ini seperti sebuah puzle yang dirakit menjadi satu sehingga menjadi satu kesatuan....


...Walaupun sebenarnya memang seperti itu adanya, semua pohon, tanaman hias, rumput, patung, dan bangunan kecil hingga sedang, memang sudah jadi dan tinggal dirakit dan ditata disini. Bahkan baja, beton, kaca, atap dan bahan-bahan lain yang memungkinkan juga datang dari luar negeri dan luar daerah, sehingga lebih mempercepat pengerjaan....


...Bahkan dengan bantuan 4 Cyborg di dalam proyek, semuanya jadi berkali-kali lipat lebih cepat dari pengerjaan normal. Sebut saja pengukuran luas dan pemasangan patok, mereka semua langsung saja memasangnya dan melewati proses pengukuran....


...Belum lagi penggalian yang dilakukan, mereka dapat menentukan alat dan persiapan yang dibutuhkan sebelum proses penggalian di lakukan, serta pemotongan besi baja yang terlihat sembarangan, namun begitu di pasangkan, ternyata sangat pas dan presisi....


...Hal ini membuat ribuan pekerja, bekerja lebih semangat dan senang dalam bekerja, bahkan sebagian besar dari mereka bekerja hampir lupa waktu dan sering melebihi jam kerja yang seharusnya....


...Kembali pada Jun yang akhirnya kembali ke mansionnya, ia Mengendarai italjetnya sampai di gerbang dan disapa oleh semua kerabatnya, Jun berhenti sebentar untuk membalas sapaan mereka dan menyuruh mereka melanjutkan kegiatan mereka, ia pamit untuk mandi....


...Beberapa kerabat mengamati motor yang baru saja Jun parkir, motornya terlihat sangat keren, namun mereka tidak ada yang mengenali motor ini, karena mesinnya tidak terlalu besar, jadi beberapa mengira motor Jun adalah hasil modifikasi. ...


..."keren ya motornya tu"...


..."iya kayak xdrive nya dek bagus, tapi ini lebih keren, pinter banget modifnya"...


..."wey tu, ntar kamu tanyain bli Jun modifnya dimana tu"...


..."bah... kamu tuh kayak punya uang aja.. lihat nak e modelnya, mahal pasti ni"...


..."iyah.. mana ada motor bli Jun yang murah.."...


...Yoga yang kebetulan lewat mendengar percakapan mereka, karena dia hobi motor jadi dia tahu motor Jun ini, maka dari itu ia menimpali mereka.....

__ADS_1


..."whoy.... ngomongin apa kalian seru banget?"...


..."naaaahhh... ini bli dek Yoga datang.. bli dek.. bli dek.. coba tanyain bli Jun berapa modifnya motor ni"...


..."modif.. modif... apaan modif, ini tuh motor emang kayak gini dari pabriknya.. namanya italjet dragster 200"...


..."wuyhh... ini motor italy berarti bli dek ya..?? trus ini motor khusus buat balap ngedrag gitu??"...


..."ya ngga buat ngedrag juga tokeekk... cuman nama doang"...


..."mahal ngga bli dek??"...


..."mahaaalll... yang ini harganya 137jt, padahal mesinnya cuman 190cc kurang"...


..."waduh... mending beli ZX25R kalo gitu ya..."...


..."ya kalo duit kamu pas-pasan mending itu, tapi kalo duit kebanyakan, ngga peduli harga, kalo kamu suka ya kamu beli, nih kayak bli Jun"...


..."iya sih... orang kebanyakan duit emang gitu... buktinya mereka beli mobil yang cuman isi dua orang, udah ngga ada bagasi, boros bensin, markirnya susah, terus ngga bisa dibawa kemana-mana lagi, kalo kita kan mending beli Avansa aja kan ya"...


..."ya itu kan kalian-kalian"...


...Yoga kemudian meninggalkan mereka, untuk masuk kedalam mansion....


...Sore harinya sekitar jam 4, mereka akhirnya mulai membuat hiasan dari daun lontar, di temani beberapa cyborg pelayan yang memiliki skil dalam membuat hiasan dari daun lontar, mereka mulai mendekorasi bagian depan dan dalam mansion, terutama lantai 1. Beberapa juga sibuk menghias dan mendirikan penjor, umbul-umbul dan payung di Pura....


...Karena persiapan yang matang dan skil dari para pelayan, pekerjaan merekapun selesai dalam waktu 2 jam. Merekapun akhirnya beristrirahat di dalam mansion, semua orang berkumpul untuk makan malam di lantai 1, area ini sangat luas, sehingga mampu menampung jumlah mereka....


...Tidak berselang lama, rombongan lain pun datang, mereka adalah seluruh keluarga dari Jenny dan teman-teman Jun yang bekerja di china. Jenny, Chya dan Jun menyambut mereka dengan bahagia....


...Karena jumlah kamar yang terbatas di dalam mansion, teman-teman Jun terpaksa berbagi kamar, namun mereka tidak mempermasalahkannya, justru mereka senang, malahan kalau sekarang mereka disuruh untuk tidur sendiri di kamar, mereka akan merasa aneh....


...Dua hari yang lalu Jun telah memerintahkan Waluyo untuk menyiapkan 100 kamar untuk para kerabatnya, dan kebetulan sekali 500 meter dari mansion Jun di dekat toko obat, rumah tamu yang rencananya akan digunakan untuk hotel tempat menginap pelanggannya telah selesai dan telah di dekorasi selayaknya hotel bintang 5....


...Di rumah tamu tersebut terdapat, 40 kamar mewah, 40 kamar super mewah, 20 kamar twin mewah (2 kamar serupa dalam 1 pintu), 20 kamar twin super mewah, dan 5 kamar triplet mewah (3 kamar serupa dalam 1 pintu) dan 5 kamar triplet super mewah....


...Jadi secara total ada 190 kamar yang tersedia dalam rumah tamu itu. Yang mana itu lebih dari cukup untuk menampung mereka semua. Bagaimanapun Juga Jun meminta mereka semua untuk menginap dan menikmati fasilitas rumahnya bersama dengan kerabat, teman dan semua keluarganya....


...David, Daniel, Maria, Margareth dan Angel kembali turun kelantai satu untuk mengobrol dengan Jun, Jenny, Indah, Satria dan Chya. Mereka semua akhirnya berkenalan dengan Indah dan Satria....


...Awalnya mereka ragu saat Jenny membicarakan tentang berbagi bersama Indah, namun melihat kesungguhan Jenny pada saat itu mereka mengijinkannya, walaupun hati mereka sedikit tidak tenang....


...Sekarang setelah melihat langsung Indah dan Satria, serta melihat kedekatan Jenny dengan mereka, barulah keluarga itu merasa tenang dan ikut berbahagia....


...Tak berselang lama semua teman-teman Jun pun juga turun, mereka masih malu-malu dan canggung, karena melihat banyaknya kerabat Jun yang ada disana....


...Mereka bertujuh pun terlihat sangat mengagumi kediaman Jun ini, mereka juga telah mendengar berita tentang pembangunan rumah ini. Dimana telah di nobatkan sebagai proyek masive tercepat di dunia yang pernah dibangun manusia, jadi berita ini viral di seluruh dunia bahkan masih banyak yang membahasnya sampai sekarang....


..."cong... rumah lu kagak ada yang biasa-biasa aja ya...?" Dody...


..."rumah biasa cuman buat orang biasa Dod" Steve...


..."rumah lu aja kata nyokap lu udah jadi yang paling gede sekampung.. iya kan??" Iqbal...


..."kenapa lu lu pada jadi nyerang gue???.. gue kaga ngomong sama kalian" Dody...

__ADS_1


..."iya gue ada keinginan dan juga gue punya duitnya... jadi ngga masalah kan gue nyenengin diri gue sendiri" Jun...


..."salah dah gue" Dody...


..."emang" Jun...


..."maksud gue, gue salah ngomong sama lu" Dody...


..."ribut amat lu pada, gue laper.. Jun masih ada makanan ngga??" james...


..."kasi aja dia makan Jun, dia rese kalo laper" Dody...


..."nah elu rese dari kecil... gimana tuh?" Raj...


..."tauu... perutnya laper mulu kali.." Faizal...


..."sirik aja lu pada.... " Dody...


..."ayook.. ayo makan dulu makanannya masih banyak..."...


...Jun kemudian menoleh pada keluarga Jenny....


..."kek... Nek.. paman dan bibi-bibi.. ayo, kalian makan dulu dan lanjukan ngobrolnya setelah selesai makan"...


..."ya sudah... ayo kita makan dulu, kamu Juga Jun.. ayo makan bersama kami.." David...


..."tentu kek... ayo kita makan" Jun...


...Mereka kemudian mulai makan bersama, walaupun Jun barusan sudah makan, namun ia ikut untuk makan lagi, untuk menghormati David dan keluarganya....


...Ke esokan paginya pada pukul 7, Datanglah Keluarga Indah, kedua orang tuanya dan juga adiknya Niko, mereka semua di antar oleh Surya....


...Jun, Indah dan Jenny menjemput mereka langsung di gudang pesawat di bandara pribadinya. Anak-anak tidak ikut menjemput karena mereka masih tertidur, kemarin malam mereka juga asik mengobrol dan bermain dengan yang lain sampai lupa waktu, dan akhirnya bergadang sampai jam 2 pagi....


...Setelah mengobrol sebentar di gudang pesawat, mereka kemudian langsung menuju ke mansion. Ketiganya juga begitu tercengang dengan keindahan dan kemegahan tempat ini....


...Mereka bertiga berulang kali mengungkapkan kekaguman mereka. Mereka tidak menyangka bahwa tempat ini sangat luar biasa dan indah. Mereka telah melihat kawasan rumah ini melalui televisi. Dan hari ini setelah melihatnya langsung mereka lebih mengaguminya....


...Sama halnya dengan orang tua Jenny Jun juga memperkenalkan anggota keluarga Indah pada semua kerabatnya....


...Orang tua Indah dan keluarga Jenny akhirnya bertemu dan berkenalan, merekapun mengobrol tentang banyak hal, Jenny dan Jun sebagai penerjemahnya. Walaupun keluarga Jenny telah belajar bahasa Indonesia, mereka belumlah fasih menggunakannya....


...Hanya Daniel, Maria dan Anggel yang agak lumayan, walaupun masih sering tersendat dan agak amburandul, serta pengucapan yang sering salah-salah, namun Jun merasa tersentuh dengan usaha mereka....


...Sedangkan David dan Margareth agak kesulitan, mungkin karena umur mereka yang sudah tua, jadi agak sedikit kuwalahan dalam mempelajari bahasa indonesia....


...Sore harinya, upacara syukuranpun selesai. Mereka semua melanjutkan kegiatan dengan berkeliling tempat ini, namun yang paling banyak menarik perhatian adalah koleksi pesawat milik Jun....


...Semua orang mengagumi pesawat-pesawat ini, hampir semua orang tidak pernah melihat dan menyentuh pesawat-pesawat ini, terutama Jet tempur dan pesawat besar seperti antonov....


...Setelah puas melihat pesawat mereka meralih untuk melihat koleksi mobil dan motor, barulah setelah itu mereka kembalj ke mansion untuk makan malam....


...Ke esokan harinya, menjelang sore beberapa kerabat Jun ingin kembali kerumah mereka, namun sebelum kembali, mereka semua di kumpulkan di lantai 1 mansion oleh Jun....


...Disana ada beberapa orang dari dealer dan kepolisian sudah menunggu mereka, Semua kerabat sedikit bingung. Namun beberapa yang telah melihat banyaknya mobil yang terparkir dapat menebaknya....

__ADS_1


__ADS_2