Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku

Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku
bab. 23 (jemput chya)


__ADS_3

..."honey... kenapa kamu gugup seperti itu??"...


...Jun tersenyum melihat tingkah Jenny yang terlihat pemalu. lalu dia melanjutkan.....


..."kamu harus terbiasa, sebentar lagi kita akan menikah dan akan selalu berada di kasur yang sama saat tidur, bagaimana jadinya kalau kamu selalu gugup seperti ini??"...


..."siapa suruh kamu tidak memakai bajumu.. sudah tahu ini pengalaman pertamaku tidur dengan pria.. kamu masih saja menggodaku.."...


..."belum sempat beli baju tidur Hun, masa iya aku tidur pakai kemeja.."...


..."isshhh... kenapa tidak bilang sih dari kemarin. padahal kita kan sempat berbelanja"...


..."aku tidak kefikiran, besok saja kita beli.. yasudah.. kita tidur ya... love you honey"...


...Selesai mengucapkan itu Jun memeluk bantal guling dan langsung memejamkan matanya.. Jenny yang melihatnya entah kenapa merasa cemburu dengan bantal itu, diapun menariknya dengan kesal....


..."hooneeeyyy!!... menyebalkan sekali. apa kamu akan menikahi bantal ini??"...


..."hahahahaha... baiklah-baiklah... aku fikir kamu belum selesai membaca.. kesinilah, ayo tidur"...


...Jenny akhirnya mendekati Jun dengan ragu-ragu, detak jantungnya seakan berpacu dan siap meledak, saat kulit mereka bersentuhan tubuh Jenny sedikit bergetar, dadanya panas dan semakin memanas, beberapa bagian tubuhnya basah namun dia tidak bisa melepaskan pelukannya seakan belum terpuaskan akan sesuatu....


...Sedangkan Jun yang bisa merasakan perbedaan pada Jenny juga merasakan hal yang sama, namun dia masih bisa mengontrol tubuhnya, dia mencoba untuk tenang dan mengatur nafasnya....


...Namun pertahanannya runtuh ketika Jenny tanpa sadar meraba dada dan perutnya serta mengeluarkan suara rintihan lembut yang samar. Jun tahu ketika itu terjadi Jenny sudah tidak dapat menahan hasratnya, badannya mengeliat dan mengesekkan dadanya pada tubuh Jun....


...Tubuh mereka hanya di batasi oleh gaun tipis Jenny. Sebagai laki-laki normal Jun akhirnya melepaskan pertahanannya. Jun akhirnya meraih dagu Jenny lalu mendekatkan wajah mereka dan menciumnya....


...Ciuman kali ini sangat panas, tubuh mereka bergulat dan menggeliat satu sama lain, tangan Jun mulai menjelajah pegunungan, lembah dan perbukitan.Di iringi dengan ******* Jenny yang kian lama kian menggairahkan, Jun mulai melepaskan ciuman pada bibirnya lalu melanjutkan ke leher dan bagian belakang kuping Jenny....


...Tangan Jun mulai meremas gunung kembar Jenny dengan ganas lalu melepaskan gaunnya kemudian mencium, menghisap dan menggigit-gigit kecil. Erangan demi erangan bergema di kamar itu semalaman. Tidak hanya cukup sekali, mereka melakukannya beberapa kali lagi sampai Jenny merasa kelelahan. Merekapun akhirnya tertidur pulas setelah pertempuran itu....


...Ke esokan harinya seperti biasa Jun bangun pagi-pagi, dia pergi menemui Waluyo dan menanyakan pembelian lahan yang di jembrana, ternyata malam ini akan diadakan pertemuan dengan semua pemilik lahan pada pukul 19:00, jadi Jun mengatakan akan hadir dalam pertemuan tersebut....


...Jun pun akhirnya meminta susu hangat dengan geprekan jahe kemudian dia pergi ke gazebo di lantai 2, dia menyempatkan diri melirik Jenny yang masih tertidur pulas di gulung selimut. Jun hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya....


...Karena tidak ada kegiatan Jun akhirnya membuka system pada handphonnya, membeli 1 buah Rolls Royce Wraith Rp. 25 Miliar, 1 Bentley Bentayga Mulliner Rp. 3.38 Miliar, 4 buah lexus LM350 4seater. Jun juga membeli beberapa mobil klasik di antaranya 1 Bugatti Type 57S Cabriolet By Vanvooren 1937 seharga USD 8,031 juta setara Rp110 miliaran, 1 Duesenberg SJ Speedster "Mormon Meteor" 1935 seharga USD6,03 juta atau Rp82,7 miliaran dan Mercedes-Benz 680 S Torpedo Roadster 1928 seharga USD9,029 juta atau Rp123,8 miliaran....



lexus LM350 4seater.



Bugatti Type 57S Cabriolet By Vanvooren 1937



Duesenberg SJ Speedster "Mormon Meteor" 1935



Mercedes-Benz 680 S Torpedo Roadster 1928


...Mobil-mobil ini rencananya dia gunakan di acara pernikahannya, sesuai dengan pernikahan impiannya dulu. Lagi pula walaupun dia lebih suka membawa motor untuk jalan-jalan, namun sekarang dirinya sudah berdua dengan Jenny, jadi lebih nyaman membawa mobil jika untuk berbelanja....


...Seketika dia ingat bahwa dia belum memiliki motor di bali, jadi dia memesan satu Honda NM4 Vultus dengan harga Rp. 400jt....



Honda NM4 Vultus


...Motor ini untuk jalan-jalan sekedar makan atau belanja ke indomaret....


...Jun juga membeli sebuah helikopter yang akan dia pakai untuk mobilisasinya ke Jembrana, karena jika dia menggunakan mobil atau motor dia akan menempuh perjalanan selama 3 sampai 3 setengah jam untuk sampai....


...Setelah memilah dan memilih, Jun akhirnya mantap dengan keputusannya untuk membeli Airbus H225 Super Puma seharga US$ 27jt, dengan interior VVIP super mewah. Jun memintanya untuk dikirim segera hari ini, kebetulan unit heli tersebut telah selesai di pamerkan di Asian Aerospace (AA) di singapura dan baru akan di pulangkan sore ini ke Prancis....

__ADS_1


...Alih-alih kembali ke Prancis, helikopter itu langsung di terbangkan ke Bali. Karena sekarang baru jam 7 pagi,...


...maka dengan 2 kali transit Jakarta dan Surabaya di perkirakan heli tersebut akan sampai pada jam 3 sore. Karena Waluyo juga memiliki ijin menerbangkan heli, jadi rencana Jun pergi ke Jembrana dapat di lakukan dengan mengendarainya....


...Setelah semua kendaraan telah di beli, dia mengecek status tubuhnya, dan dia menemukan beberapa item telah berubah....


...Nama ; Gede Juni...


...Umur ; 29.10.12.2-10-13 (th.bln.hr.jm-mnt-dtk)...


...Tinggi ; 182 cm...


...berat ; 80 kg...


...status tubuh :...


...-meridian : 12 max/ren-max/du-max...


...-qi/chi-max...


...-darah-max...


...-cairan tubuh-max...


...-esensi-max...


...-roh-max...


...-yin-yang balance-max...


...Penampilan ; 80+15...


...Karishma ; 41+41...


...Wibawa ; 35+40...


...Pesona ; 68+20...


...kekuatan ; 100-1...


...Keberanian ; 100...


...kecepatan ; 100-1...


...Keterampilan ; ...~~....


...Kegiatan tadi malam mengurangi kekuatan dan kecepatannya, namun hanya 1% saja....


...Saat sedang asik dengan ponselnya, Waluyo naik dan memberitahu bahwa sarapannya sudah siap, jadi Jun membangunkan Jenny untuk makan. Waluyo juga memberitahunya bahwa keberadaan Cahaya sudah di ketahui dan bukti-bukti pengabaian Ayu telah di kumpulkan, bahkan Bukti-bukti perselingkuhannya juga....


...Jun tidak mau ambil pusing dengan masalah lainnya, fokusnya kali ini adalah menemui Chya, dulu mereka terpisah sejak Cahaya berumur 3 tahun dan sekarang sudah hampir 4 tahun lamanya, jadi setidaknya umur Chya sudah menginjak 7 tahun. Jun sempat ragu apakah Chya masih mengingatnya atau tidak....


...Jadi setelah selesai sarapan Jun dan Jenny mandi, namun kali ini mereka mandi bersama, Jenny awalnya ingin menolak, namun Jun memaksanya. Jelas saja Jenny masih malu memperlihatkan badan polosnya kepada Jun. Namun Jun berhasil membuatnya tenang....


...Merekapun akhirnya berangkat ke panti asuhan tempat Chya dititipkan oleh Ayu mengendarai M5, sesampainya disana mereka menemui penanggung jawab panti, kebetulan Waluyo sudah membuatkan janji untuk mereka....


...Merkapun berbincang-bincang mengenai kehidupan Chya saat pertama kali datang dan selama dia berada dalam pengawasan panti. Pengurus pantipun menyuruh salah satu pengasuh anak untuk memanggil Chya....


...Beberapa saat kemudian munculah Chya, Jun dan Chya saling pandang, namun tidak mengatakan apa-apa dan tanpa sadar air mata Jun menetes. ...


...Jun lalu bangkit dari tempat duduknya menghampiri Chya lalu berlutut di depannya untuk mensejajarkan tinggi mereka, Jun meraih pipi Chya, mengusapnya sambil terus meneteskan air matanya, namun Chya hanya diam mematung dengan wajah yang sangat pucat dan muram menahan emosinya yang siap untuk meledak kapan saja....


..."Chya.. maafkan papa nak, selama ini papa tidak bisa menjadi ayah yang baik untukmu, papa telah mencarimu dan ibumu kemana-mana.. dan akhirnya papa menemukanmu disini sekarang. Papa tidak akan pernah meninggalkanmu lagi mulai hari ini, kita akan selalu bersama.. kamu mau kan??"...


...Chya masih diam mematung, tetapi dia tidak dapat menahan lagi air matanya yang mulai membasahi matanya, pengelihatannya buram dan mulutnya bergetar tanpa bisa mengatakan apa-apa....


...Jun akhirnya memeluk Chya, baru saat itulah tangisnya pecah sejadi-jadinya.. dia memeluk Jun dengan erat sambil memanggil-manggil namanya....

__ADS_1


..."paapaaaaa... papaaaa..... papaaaaaa... huuuhuuuu... papaaa.... papaaaaa....uhukuhuk... papaaaaaa"...


...Hanya kata-kata dan suara batuk itu yang sanggup dikeluarkan Chya.....


...Jun membalas pelukannya dan menciumnya berkali-kali untuk melepaskan rasa rindunya sekaligus menenangkannya.....


..."papa sudah datang naaakk.. papa sudah dataaaanng.. papa tidak akan meninggalkanmu lagi sayang.. ada papa sekarang yang akan selalu menjagamu yaa.."...


...Lima menit, sepuluh menit, lima belas menit, tiga puluh menit, tangisan Chya masih belum ada tanda-tanda mereda, dia masing menangis tersedu-sedu sambil sesenggukan parah. Bahkan pelukannya masih sangat erat seakan takut akan di tinggal lagi. Beberapa kali pelukannya melonggar namun dia membetulkan posisinya lagi dan terus memeluk Jun....


...Jun yang ingin melihat wajahnyapun di tolaknya, Chya menempelkan kepalanya erat di lehernya, melingkarkan tangannya di pundak Jun dan kakinya melingkar dengan erat di pinggangnya, tanpa mau di longgarkan....


...Anak 7 tahun yang seharusnya bahagia kenapa mengalami beban mental seperti ini.. Jun tidak bisa menahan air mata bersalahnya....


...Bagaimana tidak, Ayu meninggalkannya membawa lari Chya dan menggugat cerai dirinya, begitu persidangan usai mereka berdua menghilang, Jun telah mencari mereka setiap hari kesana kemari, kesemua keluarga dan teman Ayu yang dia kenal, namun Ayu dan Chya seperti menghilang di telan bumi....


...Setelah 2minggu lebih pencarian dia akhirnya meminta pamannya yang polisi untuk membantunya, namun tetap saja nihil, informasi terakhir yang mereka dapatkan adalah Ayu pergi ke Nusa Dua, namun tidak ada kelanjutan beritanya....


...Namun 1tahun kemudian muncul kembali berita bahwa Ayu telah kembali ke kampung halamannya, dan lagi-lagi ternyata dia tidak ada. Saat itulah dia menyerah dan akhirnya beberapa bulan kemudian dia menerima perjodohan dari bibinya....


...Disinilah letak penyesalannya... karena saat berita Ayu pulang kekampungnya itu adalah benar dan saat itulah Ayu menitipkan Chya di panti asuhan ini....


...Menurut penuturan pengurus panti, Chya datang bersama dengan laki-laki paruh baya dengan rambut tipis beruban, perut besar, gendut dan bertubuh pendek yang mengatakan dirinya dari Nusa dua menemukan cahaya di kamar kost yang dia sewakan kepada seorang wanita yang kabur entah kemana selama 4 hari....


...Pria yang berumur sekitar 50 puluhan tahun itu mengatakan bahwa jika ibunya kembali dia akan mengambil Chya lagi, namun sampai sekarang dia tidak pernah muncul lagi....


...Jun tahu betul laki-laki itu adalah suaminya Ayu yang sekarang....


...Pertama kali Chya masuk ke panti, dia sangat kurus dan terlihat tidak terawat sama sekali, kelopak matanya perok dan kehitaman, dia tidak pernah mengatakan sesuatu, bahkan saat ditanyapun hanya mengangguk dan menggeleng, hari-harinya lebih banyak dia habiskan untuk menyendiri dan bengong dengan tatapan kosong....


...Tak jarang dimalam hari saat yang lain tidur dia pergi ke toilet panti dan menangis disana, bahkan jika tidak ada pengasuh atau penjaga yang melihatnya, dia akan berada di toilet sampai pagi, menangis dan menangis....


...Walaupun saat itu umurnya baru akan menginjak 4 tahun, Chya amat sangat menderita. Berbagai upaya dilakukan para pengurus panti, dari menghiburnya, mencarikannya teman hingga mendatangkan psikolog, namun tidak terlalu efektif....


...Barulah sejak setahun lalu Chya akhirnya mulai bisa makan dengan normal dan mengerjakan banyak hal, namun masing sering melamun dan tidak pernah bicara satu katapun, Kata-kata barusan adalah kata-kata pertama Chya yang di dengar pengurus panti....


...Akhirnya 1 kalimat terakhir yang Jun katakan, bisa menghentikan tangis Chya dan bahkan bisa membuatnya bicara....


..."sayang... papa mau mengenalkan seseorang padamu, dia adalah calon istri papa"...


...Kata-kata Jun membuat chya merenggangkan pelukannya kemudian menatap Jenny, kemudian sambil menangis dengan lirih mengucapkan.....


..."mama dulu membuangku, dan mengatakan menyesal telah melahirkan aku, aku hanya beban baginya... huuuhuuuukkhuu... apa kamu akan membuangku juga kalau papa tidak ada??"...


...Jun yang mendengar ini melepaskan pelukannya dan mendekatkan Chya kepada Jenny, Jun hanya mengangguk dan sedikit tersenyum kepada Jenny. Setelah Jenny meraih tangan Chya Jun pergi keluar ruangan. Sesampainya di luar ruangan Jun bersandar pada dinding dan menjatuhkan badannya kemudian menangis sambil menunduk....


...Di dalam ruangan Jenny tersenyum kepada Chya, sambil memegang tangannya dia mengatakan.....


..."Sayang.. apapun yang akan terjadi aku tidak akan pernah meninggalkan kamu sendirian, aku dan ayahmu akan memberikan semua kasih dan cinta kami, kami berjanji akan selalu berada disisimu"...


..."Janji???"...


..."kamu bisa pegang kata-kataku dan juga ayanhmu, kami berjanji akan selalu ada untuk kamu"...


...Setelah mengatakan itu Jenny memeluk Chya dan Chyapun membalas pelukannya. Setelah beberapa saat merakapun melepas pelukannya....


..."Sayang... tunggu sebentar disini ya.. aku akan mencari ayahmu, kita akan pulang setelah ini.. okey."...


..."hmm"...


...Chya mengangguk menyetujuinya.....


...Jenny pun keluar ruangan dan menemukan Jun terduduk memeluk lututnya sambil menyembunyikan wajahnya. Dia akan sangat mudah mengalahkan orang terkuat, dia tidak akan takut dengan apapun.Namun mendengar penderitaan anaknya, dia kalah dan dia kalah dengan telak. Tidak ada pembelaan yang masuk akal, kata-kata _*seandainya*_ sudah tidak ada gunanya, lagi....


..."honey... sudahlah.. tidak ada gunanya lagi seperti ini, waktu tidak akan menunggumu atau mengembalikanmu Kita harus terus berjalan dan menatap masa depan"...


...Jenny menghampirinya dan mengusap punggungnya, Jun akhirnya mendongak untuk melihat Jenny kemudian memeluknya sambil menangis....

__ADS_1


..."aku ayah yang tidak berguna... hun.. aku ayah yang tidak berguna... bertahun-tahun dia menderita, aku bahkan tidak tahu.. aku ayah tidak berguna hun.."...


..."sudahlah.. yang penting mulai sekarang kita akan memberikannya kebahagiaan dan kebahagiaan.. lupakanlah masa lalu, kita bayar semuanya mulai hari ini sayang"...


__ADS_2