
...Tiba-tiba saja orang tersebut tidak tahu harus berkata apa, memang data-data yang masuk kepemerintahan merupakan data yang diperoleh dari masing-masing perusahaan melalui laporan pajak dan BPJS....
...Jelas data yang masuk tersebut adalah gaji yang di keluarkan oleh pihak perusahaan. Dimana dalam kasus karyawan kebersihan tadi adalah 3,5jt bukan dibawah 1jt. Namun jika ditelaah dari apa yang terjadi, memang betul apa yang dikatakan Jun, dan ia tidak dapat menemukan kalimat untuk menyangkalnya....
...Segera ia menyesali perkataannya, walaupun ia sudah sangat sering berdebat dan memenangkan debat. Ia tahu bahwa untuk saat ini ia tidak dapat memenangkan debat ini. Jadi ia meminta maaf pada Jun dengan wajah malu....
..."maaf pak Jun, seharusnya saya tidak meragukan anda. Tetapi anak-anak kami sudah terbiasa hidup mewah sedari kecil, bagaimana mereka akan bisa melewati hari-harinya"...
..."Pak Jun, apa tidak bisa pak Jun membebaskan mereka dari hukuman. Anda bisa memegang janji kami pak Jun, kami akan mendidik mereka menjadi lebih baik, kami mohon"...
...Jun merasa geram di dalam hatinya, permohonan demi permohonan mereka menunjukkan bahwa merekalah yang bersalah dalam hal ini, bukan anak-anak mereka. Karena merekalah yang telah membentuk mental buruk anak-anak mereka seperti sekarang....
..."bapak dan ibu.. kalian masuk akal.. saya akan melepaskan mereka, tapi sebagai gantinya, saya akan mengalihkan hukuman mereka kepada kalian, tapi jumlahnya 10 kali lebih banyak, karena saya menilai, mental anak-anak anda yang buruk, sengaja kalian ciptakan atas nama cinta. Bagaimana? apa kalian mau menggantikan mereka?"...
...Semua orang shock, mereka telah berhitung sebelumnya, sesuai permintaan Jun, semua sembako yang dimintanya, setikdaknya bernilai 6jt an, jika ini dibagi ber enam, mereka akan menghabiskan 1jt saja setiap minggu....
...Tetapi jika sepuluh kali lipat, itu berarti 10jt setiap minggu. Ini adalah perampokan disiang bolong. Gaji mereka kurang lebih 63,5jt sampai 75 jt sebulan tergantung pada seberapa sering mereka mengadakan rapat atau kunjungan dinas....
...Memang ada uang aspirasi yang dibagikan 5 kali dalam setahun, namun tetap saja, jika gaji mereka hilang sebesar 40jt, itu akan sangat mempengaruhi kehidupan mereka. Bagaimanapun juga mereka memiliki banyak pengeluaran, mereka pada umumnya memiliki banyak mobil, motor, asisten dan kebutuhan pokok lainnya untuk di handle....
...Ini tidak akan dapat mereka tanggung, Maka dari itu mau tidak mau mereka menyetujui keputusan pertama Jun. Untuk saat ini, inilah yang terbaik. Mereka sudah kalah sejak awal mereka tahu bahwa anak-anak mereka bermasalah dengan Jun, orang yang tidak bisa disinggung bahkan oleh presiden dan atasan mereka sekalipun....
...Semua pertemuan itu akhirnya berakhir, setelah selesai makan, Jun kembali ke mansion. Ia mengepack baju-bajunya, karena ia akan pulang besok siang....
...Masih ada banyak bahan obat untuk di olah, Jun juga telah mendapat kabar dari Waluyo bahwa mereka telah menemukan dan mendatangkan bahan obat yang ia minta. Jun memesan formula bahan obat yang akan membantu menguatkan fisik istri-istrinya....
...Ia berharap dengan obat ini istri-istrinya akan cukup kuat untuk meladeninya. Dan tidak akan membuat mereka sedih lagi karena tidak bisa memuaskannya....
...Ke esokan paginya, Jun melakukan panggilan video dengan kedua calon istri dan anak-anaknya. Saat ini mereka sedang bermain Kuda dan berkeliling hutan, mereka terlihat sangat menyukai tempat tersebut....
...Siang harinya Jun berada di istana negara, Ia dan presiden serta beberapa menteri dan DPR sedang mengkaji ulang proposal yang Jun ajukan, serta mengajukan beberapa permintaan bantuan Jun untuk pembelian alutsista, kapal perang, jet tempur dan kapal Induk....
...Tanpa pikir panjang Jun langsung menghubungi orang-orang yang memegang tanggung jawab penjualan alat-alat tersebut di tempat itu juga....
...Semua orang tercengang, mereka terkejut dan merasa ngeri dengan kemampuan Jun, saat Jun melakukan panggilan, ia tidak dalam posisi memohon atau meminta, namun dalam posisi memberikan perintah....
...Ini membuktikan bahwa Jun adalah orang yang tidak biasa, ia benar-benar harta bangsa ini. Ia memiliki kemampuan dan kekuasaan diluar pemikiran orang-orang dalam ruangan itu....
...Sebelumnya bangsa Indonesia berada dalam posisi sulit untuk melakukan pembelian-pembelian ini. Walaupun memiliki dana yang cukup, namun karena alasan diplomasi dan kerahasiaan teknologi, mereka tidak di ijinkan untuk memilikinya....
...Setelah semuanya selesai dilakukan, akhirnya mereka sepakat dengan harga pulau dan menandatangani kontrak kerjasama mereka....
...Jun tidak mempermasalahkan apapun, memang dari segi bisnis ini akan memangkas keuntungannya, namun sejak awal Jun membangun semua ini juga dengan tujuan membangun negaranya. Selama negara semakin makmur dan maju, itu berarti rencananya berhasil....
...Walaupun uangnya akan kembali dalam waktu yang lama, ia masih memiliki banyak waktu. Bagaimanapun juga, kiamat tidak akan terjadi dalam kehidupannya. Ia hanya perlu membangun dinastinya dulu, sebelum mewariskannya kepada anak-anaknya, sesuai dengan permintaan Eka....
...Sehingga kelak, anak-anak serta cucu-cucunya dan anak-anak dari cucunya tersebut yaitu generasi Eka dapat bertahan dan selamat dari bencana. Bahkan jika memungkinkan seluruh keluarga dan kerabatnya juga....
...Setelah menyelesaikan semua yang diperlukan dan membahas laporan perkembangan semua investasinya, Jun pamit dari istana. Dia dan Toni kembali ke mansion, ia mengadakan rapat dengan beberapa cyborg yang bertugas di jakarta dan memberikan beberapa instruksi. Setelahnya baru ia dan Toni berangkat ke airport dan bertolak ke Jembrana....
...Sesampainya dirumah, ia mendapati ada 1 mobil kijang inova, 1 HRV dan 1 pajero yang terparkir di halaman depan. Jun tidak mengenali mobil-mobil ini, namun dilihat dari janur yang masih menghiasi kaca spion dan gril depan, Jun tahu bahwa mobil-mobil ini baru selesai di upacarai, yang menandakan mobil-mobil ini baru dibeli....
...Jun masuk kedalam rumahnya, namun ia tidak melihat siapapun kecuali para pelayan. Akhirnya ia bertanya kepada mereka, dan mereka mengatakan bahwa ada kerabat yang datang berkunjung dan sekarang mereka semua sedang berada di penangkaran burung....
__ADS_1
...Jun jadi ingat bahwa hari ini ada kedatangan beberapa jenis burung yang baru masuk ke penangkaran. Jadi ia membawa tasnya kekamar, kemudian mengganti pakaiannya dengan pakaian santai....
...Dia langsung bergegas menuju penangkaran dengan menggunakan motor scutik italjet dragster 200nya, ia sudah merindukan semua keluarganya....
italjet Dragster 200
...Di penangkaran Jun melihat bukan hanya ada Jenny, Indah, anak-anak dan keluarga Soni saja, namun ada Suarsa, Sudi dan Suarka beserta istri dan anak-anak mereka....
...Jadi ternyata mobil-mobil di depan adalah mobil-mobil mereka. Mengingat apa yang dia berikan sebelumnya, Jun menghela nafasnya dan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, ini mengingatkannya kepada dirinya dulu....
...Jika Suarsa tentu saja dengan penghasilannya sekarang, ia mampu membeli mobil. Namun kedua pamannya ini, jelas belum bisa membelinya, kecuali jika mereka menjual lahan warisan atau mencicil mobil-mobil ini. Bagaimanapun juga Jun tidak memberikan mereka tambahan saham seperti Suarsa, Pak Man dan Soni....
...Sudi dan Suarka dengan pekerjaan dan gaji mereka yang berkisar 4jt rupiah di tambah dengan pemasukan bunga deposito 30jt perbulan dari Jun, jelas membutuhkan waktu setidaknya 2 hingga 3 tahun untuk mereka....
...Memang kadang manusia tidak bersyukur dan selalu merasa kekurangan, termasuk dirinya pada saat mengetahui jumlah uang di rekeningnya. Untuk keluarga Jenny saja waktu itu ia menghabiskan 1 triliun rupiah lebih, yang membuat Jenny, Margareth, maria dan Angel merasa Jun keterlaluan dan terkesan sombong....
...Memang jika di ingat peristiwa itu, Jun merasa dirinya bodoh dan sombong, bagaimanapun juga ia belum pernah memiliki uang puluhan kuardriliun, jadi saat mendapatkannya ia menjadi lupa diri....
...Jun mendekati mereka, dan memberikan salam. Chya dan Satria berlari kearahnya lalu memeluknya. Jun mengangkat mereka kemudian menggendong dan mencium kening mereka. Jenny dan Indah saling pandang, lalu kemudian bersama-sama mendekat pada Jun....
...Mereka kemudian melepaskan rindu mereka dengan berpelukan selama beberapa detik dan berciuman....
...Beberapa kerabat dan sepupu Jun meneriaki mereka dengan mengejek sambil tertawa....
..."chiiiyyeeeeee....hahaha..."...
..."apaan sih.. iri ya kalian semua..." Jun...
...Mereka kemudian berbincang-bincang di aviary, mereka belum di perbolehkan untuk bermain dengan burung-burung itu, karena baru saja datang dari perjalanan jauh, dan takut jika membuat burung-burung itu stres, apalagi ada kemungkinan burung-burung itu membawa penyakit....
...Mereka kemudian melanjutkan perbincangan mereka dihalaman belakang rumah, disana mereka berbincang ringan dan riang sambil ada beberapa yang sedang berenang di kolam renang....
...Chya dan Satria juga sempat memamerkan kemampuan berenang mereka, mereka sudah berlatih berenang bersama Jenny, Indah yang dulunya tidak bisa berenang pun sekarang sudah bisa....
...Malam harinya mereka makan malam besar, karena rumah ini baru pertama kalinya kedatangan tamu. Jun juga menyempatkan diri untuk menyampaikan rencana syukurannya 4 hari lagi....
...Jun meminta Soni, Pak de, Suarsa, Suarka, Sudi dan Waluyo agar mengatur semuanya di dampingi Jenny, Indah dan para Istri dari paman-pamannya ini....
..."bli Jun... terus kita gimana? ngga dapat tugas??"...
...Yoga bertanya....
..."iya bli Jun.. masa kita ngga kebagian tugas?...
...Andi anaknya Soni juga ikut bertanya....
..."kalian datang dan tidak rusuh saja sudah bagus" Jun...
..."ngga enak lo bli, aku sama Andi udah 3 hari disini, cuman main aja ngga ngapa-ngapain"...
...Rafi anak kedua Soni juga menimpali....
__ADS_1
..."ya udah kalian bantu dekorasi aja, tanya Waluyo apa yang harus kalian lakukan, dan minta apapun yang kalian butuhkan padanya. Oh ya... untuk para cewek-cewek nih, kalian atur pakaian kebayanya ya.."...
...Jun berbalik untuk menoleh pada Toni....
..."Ton kamu bantu mereka ya"...
..."tidak masalah tuan, besok bisa kita mulai mengukur bajunya" Toni...
..."yank.. terus kami berdua gimana??" Indah...
..."kalian rajin beristirahat saja kumpulkan tenaga kalian" Jun...
..."buat apa!??" Jenny...
..."buat bikin adik baru" Jun...
...Soni meraih sebiji buah anggur lalu melemparkannya ke arah Jun, Jun sengaja menerima lemparan itu di dadanya....
..."Hey... nakal.. kamu ngga ingat adik-adikmu masih di bawah umur?? nikah dulu baru buat adek" Soni...
..."bercanda biii.." Jun...
...Mereka kembali tertawa, suasana malam itu menjadi ramai dan riuh dengan candaan dan tawa....
...Jam 10 malam, Suarsa, Suarka, Sudi dan keluarganya kembali pulang. Suarka, Sudi dan keluarganya di dalam mobil masih berbincang dengan riang gembira....
...Saat berbincang di kolam renang mereka di tanyai oleh Jun masalah mobil mereka, dan mereka memberitahu Jun bahwa memang benar mereka mencicil mobil mereka....
...Walaupun Jun sedikit menceramahi mereka, tetapi Jun juga melunasi cicilan tersebut secara tunai, hal ini mengurangi pengeluaran mereka sebesar 13,56jt perbulan, siapa yang tidak bahagia....
...Apalagi Jun berjanji akan memberikan 1 mobil lagi sebelum upacara syukurannya. Hal ini membuat mereka lebih bersemangat. Awalnya mereka merasa iri karena melihat Suarsa membeli Pajero sport, oleh karena itu mereka ikut membeli mobil dengan mencicilnya....
...Hal ini sebenarnya sudah di waspadai oleh Jun, iya juga berencana untuk memberikan seluruh keluarga dan kerabatnya masing-masing 1 unit mobil....
...Namun rencana itu baru akan dilakukannya pada saat upacara pernikahannya. Jun tidak menyangka bahwa pergerakan mereka cukup cepat, bahkan ini belum sampai sebulan setelah ia memberika deposito....
...Mengingat hal ini Jun yang tidak ingin uang mereka habis untuk mencicil hutang, mempercepat pembagian mobil-mobil ini. Jun meminta kepada Toni agar semua mobil segera di datangkan dan dibagi kepada mereka saat acara syukuran....
...Toni akhirnya meminta waktu 2 hari untuk menyiapkannya, bagaimanapun juga ada 120 mobil yang sudah dalam perjalanan laut dan sekarang baru sampai di laut jawa dan di perkirakan akan sampai dibali dalam 2 hari lagi. Karena di rasa masih cukup waktu, Jun mengiyakannya....
...Jun menuju ke tokonya di area dekat pintu gerbang utama, Ia sengaja membangunnya di sini karena alasan efesiensi, dan kemudahan. Bagaimanapun juga tujuannya membangun toko ini adalah untuk mengumpulkan koneksi selain mengumpulkan uang....
...Jun mengawasi instalasi etalase di lantai 1, lounge VIP di lantai 2, serta kantor dan brangkas penyimpanan di lantai 3. Semua harus di atur dengan sangat sempurna dan mewah....
...Dua hari kemudian mobil-mobil itupun datang, kesemuanya langsung di turunkan dan diparkir di area timur mansion dekat dengan perkebunan buah....
...Kebetulan disana halamannya luas dan banyak pohon-pohon besar yang menjulang tinggi, jadi tempat ini sangat teduh dan cukup untuk menampung ke 120 mobil tersebut....
...Mobil-mobil ini adalah 40 avanza veloz, 40 expander dan 40 terios. Ini semua sengaja dipilih karena pajak dan biaya perawatannya yang relatif murah. Setidaknya untuk yang berpenghasilan 30an juta perbulan....
...Disisi lain, di depan rumah Suarsa, sudah ramai berkumpul beberapa kerabat yang memutuskan untuk berangkat berbarengan, beberapa diantara mereka membawa mobil namun kebanyakan membawa sepeda motor....
...Ada juga yang berkumpul di jalan dekat dengan rumah Jun, namun memutuskan untuk menunggu rombongan Suarsa datang agar bisa berbarengan masuk ke mansion. Entah kenapa mereka belum berani memasukinya....
__ADS_1
...Ada juga rombongan pak Man, mek Tut dan semua kerabat ibu dari Jun sedang dalam perjalanan mereka, dengan kaealan polisi mereka dengan cepat melintasi jalan di daerah tabanan menuju jembrana....