
...Jun akhirnya bangkit, dan membersihkan wajahnya dengan tisue yang diberikan Jenny barulah kemudian mereka masuk kembali....
...Jun langsung meraih Chya dan menggendongnya.....
..."sayang.. ambilah barang-barangmu dengan bibi Jenny ya.. kita pulang sekarang.. mulai hari ini kamu tinggal bersama papa dan bibi Jenny ya.."...
..."kita pulang kemana pa?? Chya ngga mau ketemu om Toto lagi.. Chya maunya sama papa aja"...
..."kita pulang kerumah papa sayang.. cuma ada kita, bibi Jenny dan om Waluyo disana"...
..."om Waluyo siapa??"...
..."asisten papa, nanti papa kenalkan ya... sana.. siap-siap dlu"...
..."oke pa"...
...Setelah itu Chya turun dari gendongan Jun....
..."ayo sayang bibi bantu ya..."...
...Chya mengangguk lalu meraih tangan Jenny....
..."ayo bi.. akan kutunjukan kamarku.."...
...Mereka berdua pergi untuk mengambil barang-barang Chya, sedangkan Jun, penanggung jawab panti dan beberapa pengurus dan pengasuh masih di ruangan....
..."untuk kalian semua.. terimakasih telah menjaga dan mengurus anakku, aku sangat menghargai kerja keras kalian. Untuk itu aku ingin memberikan kalian semua konpensasi dan juga menyumbangkan sedikit rejekiku untuk panti ini, apa aku boleh minta nomor rekening kalian??"...
..."itu semua memang kewajiban kami pak, jadi bapak tidak perlu melakukan itu. namun jika ingin menyumbang, anda dapat mengirimkannya ke nomor rekening ini"...
...Penanggung jawab panti memberikan selembar surat dan menunjukkan nomor rekening yang tertera di atasnya....
Jun kemudian mengambilnya dan mengeluarkan ponselnya untuk menstransfer. Sambil melakukan itu Jun melanjutkan..
..."aku memaksanya.. apa ada seseorang yang dapat memberikanku data pegawai atau pengurus panti dan nomor rekening mereka??"...
..."baiklah kalau anda memaksa pak.. ini data karyawan dan staf panti kami, disini tertera daftar nomor rekening mereka"...
...Penanggung jawab panti menyodorkan sebuah lembaran data karyawan panti setelah mencarinya di tumpukan map di atas mejanya....
...Dari sana Jun tahu, gaji karyawan panti yang hanya di bawah Rp. 2jt, bahkan beberapa tukang sapu dan tukang masak hanya mendapat Rp.800rb, Jun sedikit terkejut.....
..."apa ini gaji bulanan kalian??"...
..."betul pak Jun, itu gaji bulan lalu karyawan disini. bahkan saya sendiri tidak mendapatkan gaji sama sekali, fokus kami hanya untuk kepada anak-anak asuh kami, dan sisanya itulah gaji yang mereka dapatkan"...
..."jadi setiap bulan gaji kalian tidak menentu??"...
..."iya.. itu benar pak, terkadang kami tidak mendapatkan gaji sama sekali"...
...salah satu karyawan panti akhirnya angkat bicara....
...Jun tidak mengatakan apa-apa lagi, dia melanjutkan proses transfer ke rekening panti. Lalu kemudian berlanjut ke rekening para karyawan, namun saat baru 1orang karyawan saja yang dia proses, penanggung jawab panti berteriak dan berdiri dari tempat duduknya. Dia mendapatkan notifikasi dana masuk di ponselnya, dia masih sibuk menghitung jumlah angkanya.....
...Kemudian dia menutup mulutnya, matanya memerah dan tangannya gemetaran.. pengurus panti di sebelahnya penasaran, dia melihat ponsel si penanggung jawab, matanya juga terbuka lebar.. semua orang yang ada di ruangan itu penasaran.....
...Salah satu dari mereka akhirnya memberanikan diri bertanya......
..."pak.. ada apa?? apa ada berita buruk??"...
..."berita buruk? ini berita yang sangat baik"...
...si Pengurus yang tadi melirik ponsel Penanggung jawab menjawabnya dengan bergumam pelan....
__ADS_1
...Penanggung jawab panti akhirnya sadar dari keterkejutan dan ketidak percayaannya. Setelah mengecek sekali lagi memastikan jumlah angkanya dia akhirnya berbicara.....
..."pak Jun.. ini Rp. 200 Miliar, apakah tidak salah??"...
...Semua orang yang berada di dalam ruangan itupun terkejut bukan main.. mata dan mulut semua orang melebar sejadi-jadinya. Bahkan saat ponsel mereka menerima notifikasi, tidak ada yang menghiraukannya....
...Mereka saling pandang satu sama lain. Jun dengan santainya berkutat pada ponselnya dan data karyawan yang dipegangnya. Dia menjawab tanpa menoleh, seakan tidak terganggu oleh mereka.....
..."iya jumlah itu benar, kalian bangunlah toko atau distro pakaian atau usaha apa saja di depan panti, aku lihat ada celah yang bisa di mamfaatkan, aku mengirimkan nomor seseorang yang dapat membantu segalanya di ponsel anda, jika uang itu tidak cukup kalian bisa menelfon dia atau aku, semoga kedepannya panti ini dapat berkembang dengan mandiri"...
...Saat Jun selesai mengucapkan itu, seseorang masuk ke ruangan dengan panik....
..."Pak... pakk... owh maaf aku tidak tahu sedang ramai disini"...
...sambil mengangguk meminta maaf dia mendekati penanggung jawab panti dan mengatakan.....
..."pak.. baru saja aku mendapat kiriman uang yang sangat banyak, tetapi aku tidak tahu dari siapa.. aku takut di jebak atau di tangkap oleh polisi setelah ini, apa yang harus aku lakukan??"...
...Mendengar ini, seluruh karyawan dan staf panti yang ada di ruangan akhirnya sadar.. mereka mendapatkan notifikasi di ponselnya tadi, namun belum membukanya....
...Satu dua orang mulai membuka handphone mereka, di ikuti oleh semua orang. Merekapun kembali terkejut melihat saldo di rekening tabungan mereka, masing-masing mendapatkan Rp. 100jt. dan total karyawan dan staf ada 12 orang....
..."jadi ini... ini... ya tuhan... "...
...Semua orang saling lihat saldo teman mereka dan semuanya menutup mulut mereka karena terbuka lebar agar tidak di masuki lalat....
..."tinggal anda saja yang belum pak. mau saya transfer ke rekening mana?? kalau anda tidak memberi saya rekening pribadi, maka saya transfer ke rekening panti? kompensasi ini adalah untuk anda"...
...Jun tidak memperdulikan ekspresi mereka...
..."tapi iniii.."...
..."kita belum menandatangani dokumen Chya... jadi saya harap anda memutuskannya dengan cepat, anda memberikan saya nomor rekening anda atau tidak, saya tetap akan menstransfernya"...
...Penanggung jawab panti akhirnya memperlihatkan kode QRnya kepada Jun....
...Akhirnya Jun mentransfer Rp. 150jt kepadanya, kemudian Jun langsung meminta dokumen Chya dan menandatanganinya tanpa memberikannya waktu untuk mengecek saldo....
...Saat sedang menandatangani dokumen, Jenny dan Chya masuk keruangan. Chya terlihat bahagia, berbanding terbalik saat pertama kali datang ke panti....
...Dia langsung menghampiri Jun dan langsung memeluknya, Jun pun memangkunya kemudian memeluknya lalu melanjutkan menandatangani dokumen....
...Semua orang dalam ruangan itu terharu sekaligus bahagia melihat Chya bertemu dengan ayahnya, pengasuh yang mengurus Chya tahu betul bahwa dia sangat merindukan ayahnya, mereka sering menemukan Chya memeluk sebuah foto dirinya bersama dengan seorang pria, dan pria itu adalah Jun, ayahnya....
...Walaupun foto itu sudah buram dan rusak, namun setelah melihat Jun mereka dapat menemukan persamaannya, terutama pada senyumnya....
...Setelah menyelesaikan semua prosedur, Jun, Jenny dan Chya akhirnya meninggalkan Panti, Semua pengurus dan pegawai serta anak-anak panti mengantar kepergian mereka bahkan sampai di depan gerbang panti....
...Bagaimanapun juga Jun sekarang menjadi penyumbang terbesar panti asuhan tersebut. Saat di perjalanan Waluyo menelfon Jun bahwa dia harus menandatangani dokumen kontrak tanah dan perijinan untuk mendaratkan helikopter di dekat villanya....
...Waluyo sudah mengatur segalanya dengan orang-orang terkait. Perijinan dan kontrak di selesaikan dengan cepat karena Jun mengajukan kontrak besar dan memenuhi semua persyaratan yang diberikan manajemen Dreamland, Dia juga menjanjikan beberapa helikopter patroli, mobil dinas dan beberapa sepeda motor kepada departemen Perhubungan, Imigrasi bahkan Polda dan TNI Kodim IX Udayana. Jadi segalanya dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari....
...Di dalam mobil Jun meminta Jenny untuk menggantikannya mengemudi, dia beralasan akan mengurus sesuatu melalui ponselnya....
...Jun kemudian membeli 2 buah Boeing AH-64E Apache guardian dan 100 buah toyota Landcruiser VXR untuk Kodim IX Udayana Bali, 2 buah Bell AH-1Z Viper, 20 Jeep Grand Cherokee SRT dan 100 buah Suzuki V-Strom 650XT Adventure untuk Polda Bali, 1 buah NHIndustries NH90 NFH dan 10 Cadillac Escalade untuk departemen Imigrasi bali, serta 50 buah Land Rover Discovery Sport, 20 Honda Goldwing dan 20 buah BMW F 850 GS Adventure untuk departemen perhubungan....
...Jun meminta semua kendaraan agar dapat dia terima 4 hari dari sekarang karena semuanya tersedia dan di kirimkan ke lapangan yang dia kontrak di dekat villa. lapangan tersebut sangat luas sehingga diperkirakan mampu untuk menampung setidaknya 200san helikopter, dulunya adalah lapangan golf yang rencananya akan di bangun sebuah resort, namun urung di bangun karena beberapa kendala....
...Beberapa menit kemudian ketiganya sampai di villa, disana sudah menunggu Waluyo dan para utusan dari masing-masing departemen dan juga ada 2 cyborg yang datang dari Jembrana....
...Jenny dan Chya akhirnya naik ke lantai 2 kekamar Jun dan Jenny, sedangkan Jun menemui para tamu di lantai 1. Setelah perkenalan singkat Jun memperlihatkan daftar pesanannya kepada para utusan tersebut. Mereka tidak pernah menyangka bahwa ada orang lokal yang memiliki kekayaan dan kemampuan seperti Jun diusianya yang masih muda....
...Mereka semua tidak dapat tidak mengagumi dan menghormati Jun seperti seorang presiden, mereka bahkan menawarkan bantuan apapun yang Jun butuhkan suatu saat nanti secara gratis, sebagai bentuk pelayanan dan rasa terimakasih mereka....
__ADS_1
...Bertemu dengan orang sebesar Jun merupakan prestasi bagi mereka terhadap daerah dan negara, apalagi sumbangan Jun terhadap departemen mereka sangat-sangat berarti untuk menunjang oprasional mereka....
...Jika saja atasan mereka tahu seperti apa Jun, mungkin bukan mereka yang akan dibiarkan bertemu dengannya. Mereka memang bertanggung jawab atas tugas ini karena mereka adalah kepala bagian atau divisi. Namun jika atasan mereka tahu Jun akan menyumbang kendaraan-kendaraan ini, jelas pasti mereka yang akan mewakili instansinya dan mereka hanya akan bertindak sebagai asisten. Mengingat hal ini membuat hati mereka berseri-seri tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya....
...Jun telah menginformasikan bahwa semua kendaraan akan datang empat hari lagi, jadi lima hari dari sekarang mereka diminta membawa orang-orang mereka untuk mengambil kendaraan-kendaraan ini....
..."bapak-bapak.. jenis dan jumlah kendaraan sudah saya informasikan dengan jelas bukan?? untuk beberapa Heli nanti akan ada instrukturnya, jadi pastikan tidak akan ada yang keliru.."...
..."kami mengerti pak Jun, jangan khawatir tentang itu, kami atas nama instansi kami masing-masing mengucapkan terimakasih kami yang sebesar-besarnya atas pemberian anda, kalau boleh kita bertukar nomor ponsel agar nanti jika anda membutuhkan bantuan kami lagi, kami dapat segera membantu anda"...
..."baiklah, saya tulis disini nomor whatsapp saya, anda dapat mengirimkan pesan dengan nama dan instansi anda, jika butuh sesuatu saya akan menghubungi anda"...
...Setelah itu Jun menulis nomornya, lalu kemudian menyimpan nomor-nomor mereka....
..."baiklah bapak-bapak, saya ingin pamit dulu karena saya harus ke jembrana mengurus sesuatu, silahkan lanjutkan dengan asisten saya, saya akan naik dulu"...
...Jun akhirnya bangkit untuk pamit, para utusanpun juga ikut berdiri dan bersalaman dengan Jun dan mengucapkan terimakasih lagi. 2 cyborg yang datang dari jembrana mengikuti Jun naik, mereka menuju gazebo di lantai 2....
...Para cyborg melaporkan bahwa mereka datang untuk menyelesaikan proses pengadilan untuk menuntut hak asuh Chya kembali serta melaporkan masalah pembangunan mansion di Jembrana....
...Dari laporan tersebut, Pembelian lahan sudah rampung 85% dari rencana mereka, sedangkan untuk pembangunan mansion baru terlaksana 20% yaitu tahap perataan, pembuatan cakar ayam dan pondasi, sedangkan untuk akses Jalan dan landasan pacu (APRON) sudah di beton semua dan tinggal di aspal....
...Jun kemudian memerintahkan untuk mencari penginapan di daerah sekitar mereka untuk 3 hari, dan mengirim aston martin DBXnya ke sana. Tidak nyaman baginya untuk membawa sedan di perbukitan. Dia juga mengatakan akan pergi dengan helikopternya bersama Waluyo pada pukul 5 sore, dan berharap DBXnya sudah disana menunggunya....
...Karena hari sudah menunjukkan pukul 1 siang, Jun mengajak Jenny dan Chya untuk makan di restaurant yang ada di kawasan dreamland itu, kali ini Chya jauh lebih baik, dia didandani menjadi sangat cantik walau hanya menggunakan baju sederhana oleh Jenny sehingga senyum dan tawanya hampir selalu terlihat....
...Jun yang menunggu mereka di bawah terlihat sudah melupakan kesedihan dan penyesalan sebelumnya, namun di dalam hatinya masih ada dendam yang tidak terlihat....
...Dia sudah meminta 2 cyborg yang datang untuk mengurus proses pengadilannya untuk menghancurkan perekonomian pasangan Ayu dan Toto setelah selesai persidangan, dia tidak perduli terhadap apapun yang menyangkut mereka lagi. Menyakiti anaknya hukumannya adalah penderitaan seumur hidup....
...Mereka berangkat mengendarai boogie fasilitas villa, setelah transaksinya tadi, Jun mendapat fasilitas VVIP di kawasan dreamland dan 2 buah boogie stanby didepan villa Jun lengkap dengan supirnya....
...Chya selalu duduk di pangkuan Jun, mereka bertiga menikmati perjalanan mereka dengan riang. Tak berselang lama mereka pun sampai di sebuah restaurant rekomendasi sang supir yang terletak di sebuah hotel. Setelah selesai makan mereka berangkat lagi menuju kesebuah toko pakaian XO activewear di dekat lokasi....
...Chya merasa sangat bahagia hari itu, dari sebelumnya dia selalu ditinggal oleh ibunya, dititipkan ke tetangga yang tidak pernah mengurusnya, hingga berakhir di panti asuhan. Chya kecil selalu merindukan ayahnya. Dan sekarang doa dan harapannya telah terkabul....
...Selesai berbelanja pakaian, mereka akhirnya memutuskan untuk pulang dan mengemas keperluan mereka ke Jembrana....
..."pa kita mau kemana?"...
..."kita pulang ke kampung halaman papa sayang.. waktu kecil dulu kita pernah kesana beberapa kali.. apa kamu masih ingat??"...
...Chya menggelengkan kepalanya, waktu dulu dia ke jembrana saat itu dia berumur 2 tahun itu sudah 5 tahun yang lalu jadi dia melupakannya....
..."honey kita mengendarai mobil kesana?? apakah jauh??"...
..."jaraknya lumayan jauh, tapi kita hanya butuh kurang dari 40 menit untuk sampai"...
..."apa maksudmu??"...
...Jenny bertanya sambil mengkerutkan keningnya.....
..."kita lewat udara honey"...
..."pah... apa papa bisa terbang??...
...Chya bertanya dengan polosnya...
..."kita semua akan terbang... tapi pakai helikopter sayang"...
...Chya sangat senang mendengarnya.. dia meloncat kesana kemari, namun Jenny menatap Jun masih terlihat penuh pertanyaan, Jun yang menyadarinya kemudian menjelaskan.....
..."honey... mobilitasku akan tinggi, dan aku perlu menyimpan waktu sebanyak yang aku bisa untuk kalian. Perjalanan berjam-jam jelas sangat menyita waktu dan tidak efektif, jadi aku membelinya"...
__ADS_1
...Jenny menghela nafasnya panjang, dia mengerti akan tujuan Jun, namun dia sangat penasaran melihat saldo uang Jun, jadi dia memberanikan dirinya untuk bertanya....