
...Jenny dan Indah masih terkejut, mata mereka berdua berkedip-kedip seperti tidak percaya dengan apa yang barusan mereka lihat....
..."kalian berdua... kalian sangat cocok dan serasi, membelalakkan mata barengan, menutup mulut barengan, bahkan berkedippun barengan.. aneh sekali.. ayolah aku butuh jawaban kalian agar bisa kita lanjutkan perbincangan kita, ini sudah hampir tengah malam"...
..."ba..bagaimana kamu bisa sekuat ini Jun?"...
...Indah akhirnya sadar kembali dan menanyakannya....
..."aku ketiban meteor, setelah itu aku jadi punya kekuatan super sekarang" Jun...
..."pantas saja aku tidak mampu mengimbangimu, kamu sekuat ini" Jenny...
..."honey.. maafkan aku ya, telah membuatmu menderita" Jun...
..."tidak Honey.. aku yang tidak mampu meladenimu, aku yang seharusnya meminta maaf"...
...Dengan mengatakan itu pipi Jenny sudah merah karena merasa malu....
..."baiklah.. mengenai keputusan kalian.. aku juga telah mempertimbangkannya, dan iya.. aku menyetujuinya. Namun ini tidak ada hubungannya dengan masalah ranjang ataupun kepuasanku. Alasanku tidak lain dan tidak bukan adalah karena aku memiliki hutang kebahagiaan kepada kamu Indah, namun dalam prosesnya, aku juga tidak mau menyakiti kamu Jenny. Sejak kalian memutuskan untuk bersedia berbagi satu sama lain, aku merasa tenang karena aku bisa memberikan kalian kebahagiaan tanpa kecemburuan, atau kecurigaan"...
..."tapi honey.. bagaimana denganmu atau Indah?? kamu mengatakan ini tidak berhubungan dengan urusan ranjang, apa maksudmu??" Jenny...
..."honey... aku tidak akan berbohong kepadamu, dalam urusan itu, setidaknya aku membutuhkan 5 Jenny dan 5 Indah"...
..."APAAAAHHH!!!!"...
...Jenny dan Indah berteriak secara bersamaan sambil melotot tidak percaya pada apa yang dikatakan Jun....
..."woy.. kakek Sugiono... kamu jangan mengada-ngada ya..!!, kamu... kamu.. issshhh... menjengkelkan sekali,, jadi kamu berfikir kami mau mencarikanmu 8 wanita lagi untuk kamu.. begitu? hah?" Jenny...
..."honey... tenanglah.. aku tidak bercanda dengan kalian... apa kalian masih ingat dengan bola kristal barusan?? nah sekarang kalian perhatikan tanganku.. fokus untuk melihat jempol dan kelingkingku, apa ada bekas kekerasan??...
...Jun menunjukan jarinya kepada mereka, lalu ia melanjutkan....
..."tidak ada kan??... nah jika kalian ingin tahu berapa Jumlah orang yang bisa menghancurkan bola itu dengan cara meremasnya, jumlahnya adalah 10 orang yang sangat kuat, bola itu harus diikat dengan tali, dan kesepuluh orang kuat itu masing-masing menarik tali itu sekuat tenaga mereka, barulah batu kristal itu kemungkinan bisa pecah, sedangkan aku hanya menggunakan jariku saja untuk membuatnya hancur berkeping-keping. Bola kristal itu sama halnya dengan urusan ranjangku, butuh 10 orang bahkan lebih untuk menyamaiku, walaupun aku sudah menekan semua kekuatanku seminimal mungkin seperti yang biasa aku lakukan setiap bersamamu"...
...Jenny dan Indah terduduk lesu setelah mendengarnya, mereka akhirnya mengerti kekuatan Jun yang sebenarnya....
..."bagaimana ini kak.. apa kita bisa bertahan??" Indah...
..."apa kita harus memakai Bremelanotide ya...." Jenny...
..."apa itu, obat??" Indah...
..."iya... obat itu biasanya digunakan dengan menyuntikkan ke tubuh 45 menit sebelum kita berhubungan seksual, sejenis obat kuat gitu" Jenny...
..."kalau gitu kita coba aja kak" Indah...
..."iya tapi ada efek sampingnya loo.." Jenny...
..."hah.. apa??" Indah...
..."Setelah di suntik, kalau misalnya tidak di salurkan atau tidak cocok bisa menyebabkan Mual, Muntah, Tubuh terasa panas Batuk-batuk, hidung tersumbat, Pusing, Memar dan nyeri di area bekas penyuntikan, Membuat warna gusi dan kulit terutama bagian wajah dan dada menjadi lebih gelap" Jenny...
..."waduuhh" Indah...
..."hahahahaha... kalian ini... sudahlah.. Intinya aku sudah menyetujui harapan kalian, kalian tidak perlu memikirkan apapun dulu sekarang, aku akan coba mencari jalan lain. sekarang kalian istirahatlah, besok pagi kita pergi kerumah Indah untuk meminta ijin mereka tentang rencana kita, bagaimanapun juga kita butuh restu mereka" Jun...
..."hmm.."...
...Jenny dan Indah pun akhirnya bangkit dan pergi kekamar mereka masing-masing, mereka tidak dapat berkata-kata lagi, terutama Jenny, bagaimanapun juga, rencana awal mereka memutuskan untuk berbagi adalah untuk bisa mengimbangi Jun....
...Namun tiba-tiba saja keadaan menjadi berubah ketika mereka tahu bahwa mereka berdua saja tidak akan cukup untuk mengimbanginya, bagaimana mungkin mereka bisa berbagi dengan begitu banyak orang....
...Memikirkan hal ini mereka akhirnya memutuskan untuk menunggu jalan yang akan diusahakan oleh Jun. Bagaimanapun juga hubungan mereka dengan Jun adalah hubungan cinta pertama mereka, dan hubungan ranjang merekapun merupakan hubungan pertama mereka....
...Jenny sudah sangat kesulitan saat memikirkan ide untuk berbagi dengan Indah, namun kisah pilu Indah dan perbandingan Kondisi fisik dirinya dengan Jun yang terlampau jauh membantu dirinya dalam memutuskan hal tersebut pada saat itu....
...Ke esokan paginya Jenny membuka matanya dan menemukan dirinya sedang di peluk oleh Jun, padahal sewaktu dia tertidur Jun belum ada, entah kenapa dia tidak merasakan kedatangan Jun, namun dia merasakan manis di dalam hatinya, hal ini membuktikan rasa cinta Jun terhadap dirinya....
...Jun yang merasakan pergerakan Jenny akhirnya ikut membuka matanya, dan menyapa Jenny.....
..."pagi honey... kamu sudah bangun.."...
..."aaa... maaf honey.. aku membangunkanmu ya.??"...
__ADS_1
..."tidak apa-apa.. lagian aku sudah cukup istirahatnya"...
...Chya yang mendengar percakapan mereka akhirnya bangun juga. Diapun bangkit dan tersenyum....
..."papa bobo disini ya tadi malam??"...
..."iya sayang.. boleh kan??"...
..."ya boleh lah pa.. masa ngga boleh. di China saja Chya kadang bobo sama kong co dan mah oco"...
..."hah.. masa sayang.??"...
..."iya.. Chya juga sudah belajar bahasa ingris dan mandarin.. Chya malas pakai headset terus, kuping Chya sakit"...
..."kalau kamu belum hafal dan fasih, kamu bisa memakainya saat ingin mengobrol saja sayang, kalau engga ya buka saja.."...
..."iya.. tapi masalahnya Chya pingin ngobrol pa.."...
..."kalau gitu kamu harus belajar yang giat agar cepat fasih"...
..."kalau bahasa ingris Chya sudah hampir bisa, tapi bahasa mandarin susah.."...
..."jangan memaksakan diri terlalu berat, anak kecil ngga boleh stres lo ya.."...
..."tuh mama Jenny stres gara-gara papa."...
..."loh kenapa?" Jun...
..."Chya.. ngga usah di bahas sama papa dong, mama kan malu" Jenny...
..."biar papa tahu ma.. biar ngga buat mama stres terus"...
..."mama stres karena mama jauh dari papa sayang, sekarang kan sudah dekat sama papa, jadi mama sudah tidak stres lagi.. iya kan pa??"...
..."maa... Chya tahu mama stres karena papa sama tante Indah, jangan bohong deh, bohong itu ngga baik"...
..."heeyh.. kamu ini tidak bisa jaga mulut yaa... mama malu sama papa Chya.. mama jadi kelihatan lemah tau ngga"...
..."Iihh mama ini, Chya berusaha membantu mama lo ini.. pokoknya ya pa.. Chya ngga mau mama Jenny sedih lagi, kali mama Jenny sedih Chya juga ikut sedih.. pala tega lihat Chya sedih?"...
..."iya iya.. papa minta maaf.. Honey maafin aku ya"...
..."jangan di ulangi lagi ya pa"...
..."iya sayang..."...
...Setelah beberapa percakapan Jun mencuci muka dan turun untuk pergi ke kebun, dia memanggil Satrio dan seorang pelayan untuk membantunya memetik mangga....
...Di ruang makan ada Indah yang sedang membantu pelayan menyiapkan piring di meja makan. Jun pun menyapanya.....
..."Ndah.. habis sarapan kita pulang kerumah orang tuamu ya.. aku mau metik mangga dulu, Satria mana??"...
..."oke.. Satria lagi main sepeda dengan Chrystie.."...
..."baiklah kalau begitu aku ke kebun dulu ya..."...
...30 Menit kemudian mereka semua sedang menikmati sarapan mereka, ketika tiba-tiba Chya bertanya kepada Jun....
..."pah... kita mau kerumah kakek neneknya Satria ya?? berarti mereka nenek dan kakeknya Chya juga ya, seperti akong David dan amah Maria??"...
..."iya sayang.. Chya dan Satria punya banyak kakek dan nenek. Hari ini Chya kenalan sama mereka ya"...
..."berarti tente Indah mamanya Chya juga??" Chya...
..."iya kalau di ijinkan kakek Todya sama Nenek Sari" Jun...
..."maksud papa??" Chya...
..."hari ini kita mau meminta ijin mereka untuk menjadikan tante Indah sebagai mama kamu" Jun...
..."hmm.. Chya bingung" Chya...
..."nanti kalau kamu sudah besar, kamu yanya lagi ke papa ya.. disitu baru kamu akan mengerti" Jun...
..."itupun kalau Chya ingat, tapi yang jelas Chya mau punya banyak kakek nenek dan mama"...
__ADS_1
..."iyah... Satria juga.. nanti kak Chya ingat ya janjinya ngajak Satria lenalan sama akong dan amah di China"...
...Sejenak perkataan Chya dan Satria menyebabkan Indah, Jenny dan Jun terkejut. Namun Jun dengan cepat mengembalikan kesadarannya....
..."hey... kalian fikir nenek kakek dan mamah itu mainan yang bisa di koleksi??...
...Chya mengangkat bahunya dan melanjutkan makan, Sedangkan Satrio malah tertawa.....
...Akhirnya setelah sarapan merekapun menuju rumah keluarga Indah, kali ini Jun mengemudikan porsche panamera S E-hybrid ST yang ada di garasi....
...Chya duduk di kursi penungpang sebelah Jun, sedangkan Jenny dan Indah duduk di belakang bersama Satria. Perjalanan mereka berjarak 40 menit, mereka menghabiskannya dengan memutar lagu anak-anak dan menghibur kedua anak-anak mereka....
...Ketika sampai dirumah orang tua Indah, merek tidak dapat menemukan siapa-siapa, lingkungan perumahan pun sepi dan terasa aneh. Mereka semua penasaran dan akhirnya turun dari mobil....
...Saat ada seorang tetangga yang melihat Indah turun dari mobil, ia langsung berteriak kepada Indah....
..."Indah.. bapak ndah... bapak...."...
...Indah langsung terkejut sekaligus khawatir ketika mendengar tetangganya itu meneriakinya dengan panik sambil menyebut bapak.....
..."bi Ratna... bapak kenapa bi??"...
..."diladang Ndah.. bapak sama Niko di pukuli preman anak buahnya pak Darko"...
..."APA!!??"...
...Dia langsung menoleh kepada Jun dengan wajah sedihnya, dia sangat khawatir. ...
...Dia tahu bahwa adiknya sebenarnya adalah anak buah dari Darko, tapi kenapa bisa dipukuli dan kenapa bapak juga dipukuli, dia curiga kalau ada yang tidak beres, mungkin masalah hutang....
...Mereka semua akhirnya menuju ke ladang milik Todya dengan menggunakan mobil. Sesampainya diladang, sudah ramai dengan warga yang menonton pertikaian. Ada polisi dan beberapa orang berbaju kaos oblong warna hitam, berbadan besar dan kekar serta banyak tato di tubuhnya....
...Ada juga laki-laki tua, berumur sekitar 60 tahunan yang memakai baju koko putih dengan topi koboi serta rambut panjang yang sudah beruban. Orang tersebut adalah Darko....
...Todya sedang terduduk dengan wajah lebam dan penuh darah, ada Sari yang sedang memeluk Todya sambil menangis, sedangkan Niko terlentang di hadapan mereka dalam keadaan pingsan dan terlihat sangat mengenaskan....
...Indah menitipkan Satria kepada Jenny dan langsung berlari menuju ke ayah dan Ibunya. Orang tua Indah terkejut melihatnya datang, namun keterkejutan mereka berubah menjadi suram dan khawatir, bagaimanapun juga kehadirannya saat ini sangat tidak diinginkan mereka....
...Disisi lain Darko memandang Indah dengan senyuman liciknya, ia memindai Indah dari kepala hingga kaki dan muncul seringai mesum di wajahnya....
..."hahahaha... Indah akhirnya kamu muncul juga.."...
...Indah melirik Darko dengan tatapan kebencian, ia kemudian mendekati kedua orang tuannya....
..."ibu.. ayah.. kenapa menjadi seperti ini?? ada apa sebenarnya??"...
..."kenapa kamu datang sih nak.. cepat pergi dari sini... kami bisa mengatasinya.." Sari...
..."Ndah... ibumu benar... cepat pergi" Todya...
..."tidak yah.. katakan padaku ada apa sebenarnya" Indah...
..."ini semua karena adikmu yang tidak berguna ini... dia berhutang sampai 200jt pada tuan Darko untuk berjudi dan menjadikan kamu sebagai jaminannya" Todya...
..."hahahaha... kamu dengar baik-baik Indah.. kalau kamu pergi atau kabur atau bahkan jika kamu bunuh diri.. kedua orang tua kamu tidak akan selamat, kamu seharusnya tahu aku mampu melakukan itu kan?? hahahaha.." Darko...
..."hak apa yang kamu miliki untuk melakukan itu, aku bahkan tidak pernah menyetujui apapun tentang lerjanjian kalian, aku bisa membawa kasus ini kepengadilan" Indah...
...Darko kemudian mengeluarkan lipatan kertas dari dalam saku celananya, ia membuka lipatan itu dan kemudian menunjukkannya kepada Indah....
..."kamu lihat ini? ini adalah perjanjian tertulis kami, dan disini juga terdapat tanda tangan adikmu serta kedua orang tuamu, kamu bisa melihatnya disini juga sudah ada materainya, jadiiii... secara hukum perjanjian kami sah" Darko...
..."Ndah.. Niko menipu kami berdua, dia memang pernah meminta tanda tangan kami, namun pada saat itu dia bilang tanda tangan itu untuk keperluan kepengurusan BPJS" Sari...
...Setelah mengetahui permasalahannya Indah merasa frustasi, namun ketika dia melihat 4 personel polisi seketika saja dia ingin mengungkapkan keluhannya....
..."pak polisi, ada berada disini, namun menapa belum menangkap mereka, kalian sudah melihat ketiga anggota keluarga saya dianiaya dan dipukuli kan?? kenapa belum bergerak??" Indah...
...Salah seorang polisi mendengus dan tersenyum menghina....
..."maaf mbak... anda harus tahu dulu kenapa bisa mereka dipukuli sampai seperti itu, baru anda bisa menyalahkan kami, mereka ini menghalangi penegakan hukum dan keadilan, bahkan.... mereka melawan dan ingin melarikan diri dari tuntutan. jadi yang lebih pantas di tangkap adalah mereka bertiga"...
...Indah semakin frustasi ketika mendengar ini, saat ini dia tahu bahwa mereka semua telah bersekongkol dan dapat dipastikan ke empat petugas ini telah disuap oleh Darko. Jadi apapun yang ingin dia lakukan akan percuma....
...Darko yang melihat ekspresi putus asa Indah, merasa berada diatas angin, setelah hari ini sudah dapat dipastikan dia akan bisa menikmati Indah sepuasnya di kamar tidurnya. Hal ini sudah menjadi hayalannya semenjak Niko mengajukan pinjaman kepadanya....
__ADS_1
...Niko yang saat itu memiliki hutang judi sebesar 25jt kepada saingannya di arena balap liar merasa kebingungan mencari pinjaman. Hingga akhirnya dia memberanikan diri meminjamnya dari bosnya yaitu Darko....
... ...