
..."Paman.. Bibi.. kalian adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam kehidupan keluargaku, aku sangat menghargainya. untuk itu aku mengucapkan rasa terimakasihku yang terdalam kepada kalian"...
..."Jun,.. orang tuamu adalah saudara-saudara kami, para kakek dan nenekmu menitipkan mereka pada kami, sebenarnya jauh di dalam lubuk hati kami, kami masih merasa sangat bersalah kepada kakek dan nenekmu, karena tidak bisa menjaga mereka dengan baik" Pak Man...
..."itu betul Jun.. bibi juga merasa sangat bersalah terhadapmu, dulu bibi tidak mendapatkan ijin pindah tugas untuk meninggalkan sulawesi" Soni...
..."tidak apa-apa.. apa yang terjadi padaku adalah takdir, sudah kehendak tuhan, kesuksesanku sekarang juga atas ijin beliau, jadi tidak ada yang perlu di sesali" Jun...
..."Jun bibi masih tidak menyangka kamu bisa seperti sekarang, apa kamu bisa ceritakan pada kami?" Soni...
..."iya betul Jun, apalagi obat yang kamu berikan terhadap kami, bagaimana bisa??" Suarsa...
..."baiklah, inilah yang aku ingin ceritakan kepada kalian, secara garis besarnya saja, sebenarnya, aku mendapatkan warisan dari seorang kakek tua yang menyelamatkan aku sewaktu kecelakaan di hutan. Dia orang yang amat sangat kaya, namun dia hidup sendirian dan tidak memiliki keluarga sama sekali, dia mengajariku beragam keterampilan dan salah satunya teknik membuat obat ini, dan inilah aku di hadapan kalian sekarang"...
..."Hah.. kapan? kapan kamu kecelakaan, kenapa tidak memberi kabar?? lalu dimana kakek tua itu Jun??" Soni...
..."sudah ngga ada bi, sudah kembali ke asalnya"...
..."sayang sekali, kenapa dia memberikan segalanya kepada kamu?? Soni...
..."entahlah.. mungkin karena aku sudah di anggap keluarganya"...
..."sayang dia sudah tidak ada, oh ya jun kamu memberi kami masing-masing deposito sebesar 1 miliar dan saham walmart 2%, apa tidak akan menghabiskan seluruh harta itu, aku sangat penasaran berapa sebenarnya jumlah 2% itu" Sadi...
..."tidak akan berpengaruh sama sekali bi, itu hanya sekitar 931,91jt US$, bagaimanapun juga aku tidak ingin menikmati harta ini sendiri, jadi aku berharap aku bisa memastikan kalian tidak akan pernah kekurangan uang" Jun...
...Suarsa yang sudah siap dengan ponselnya langsung menghitung jumlah yang Jun katakan dan mengkonversinya ke rupiah, segera setelah hasilnya muncul, dia kembali di buat tercengang....
..."13.279.717.500.000???" Suarsa...
...Sadi yang mendengar gumaman suaminya langsung merebut ponselnya, dia tercengang, dan mulutnya ternganga. Yang lainnya pun tidak bisa menahan rasa ingin tahu mereka, jadi mereka langsung bangkit dari tempat duduk mereka dan berkumpul di belakang Sadi....
...Mereka menghitung jumlah titik yang memisahkan angka-angka tersebut, dan memastikan bahwa itu memang benar-benar titik, bukan simbol koma....
...Tidak ada satu pun dari mereka yang dapat mempercayai mata mereka, angka 1 miliar saja sudah sangat mengejutkan mereka, mereka bahkan masih merasa gemetar ketika mengingat jumlah itu. Dan sekarang di tambah lagi 13.279 miliar, belum lagi tujuh ratusan juta di belakangnya....
...Bagi pak Man mungkin terbiasa dengan uang ratusan juta, karena uangnya sendiri mungkin ada ratusan juta di rekeningnya, namun bagi Suarsa, Sadi, Soni dan pak De jumlah ini bisa di katakan jumlah astronomi. Mereka semua tidak bisa berkata-kata....
...Jun memecah keheningan itu dan menyuruh mereka untuk duduk. Mereka pun kembali ke kursi mereka masing-masing dengan kaki gemetaran. Mereka masih diam membisu seperti mayat hidup....
..."paman.. bibi.. aku memberikan kalian ini semua karena aku ingin kalian mengembangkannya, mulailah investasi yang terpercaya, aku akan menyuruh anak buahku mengirimkan kepada kalian daftar perusahaan yang dapat kalian pilih, tapi tolong rahasiakan ini semua dari yang lain"...
...Setelah Jun mengatakan itu, mereka masih sibuk dengan fikiran mereka masing-masing dan tidak merespon. Jun tidak menunggu jawaban mereka, dia langsung mengirim pesan kepada Waluyo....
__ADS_1
..."bibi, aku akan mengantar kalian ke Sulawesi, aku memang ada rencana untuk mengunjungi Satria, jadi kita barengan saja berangkatnya besok"...
...Soni tidak merespon Jun, dia terlihat masih shock, namun pak De mendengar apa yang di katakan Jun, jadi dia kembali kepada akal sehatnya....
..."ba.. baaiikklah Jun, kita berangkat barengan"...
..."kalau begitu aku tinggalkan kalian disini, sampai jumpa besok pagi"...
...Setelah itu Jun kembali ke kamarnya. Di dalam kamar, Chya sudah sembuh dan sedang bermain bersama Jenny, Maria dan 3 teman Jenny. Jun telah memberikannya ramuan dan juga mengoleskan minyak yang dia buat....
...Mereka sempat menanyakan bahan-bahan obat yang Jun berikan kepada Chya, mereka sangat mengagumi dan juga terkejut dengan kasiatnya. Jun pun memberitahu mereka bahan-bahan apa saja yang di perlukan dan juga memberitahu dosis serta bagaimana cara membuatnya....
...Setelah itu Jun pamit untuk kembali ke Villanya, dia ingin menyelesaikan pembuatan obat peremajaan, karena bahan-bahan yang dia minta sudah datang ke villanya....
...Sesampainya di villa, Jun berbincang dengan Waluyo sambil membersihkan dan menyiapkan semua bahan-bahan obat. Jun meminta Waluyo untuk membeli 20.000 hektar lahan perkebunan karet, 40 truk berukuran sedang dan 10 truk kontainer besar, Jun juga meminta untuk di buatkan pabrik pengolahan karet setengah jadi dan pabrik ban berkualitas super. Beberapa Cyborg pun bergerak dengan cepat untuk memenuhi keinginan tuannya....
...Jun melakukan 3 kali pemurnian obatnya lalu kembali kehotel karena sudah pagi. Di hotel semua orang mulai berkemas. Jenny juga mengatakan padanya akan kembali ke China sebentar dan mungkin akan kembali lagi dalam waktu 1 minggu karena pekerjaan administrasinya sudah menumpuk di rumah sakit....
...Chya sangat ingin ikut ke china, dia tidak ingin berpisah dengan Jenny. Jun sempat melarangnya, namun tidak berhasil, bagaimana tidak, sekarang Chya jauh lebih dekat dengan Jenny dan keluarganya ketimbang dengannya. Mungkin karena Chya dulu pernah di tinggal olehnya dan di abaikan oleh ibu kandungnya serta keluarganya, jadi perasaan di sayang dan memiliki keluarga sangat ia rindukan....
...Melihat itu, akhirnya Jun menyerah pada gagasannya untuk melarang anaknya. Jun pun memikirkan ide yang lain, dia ingat bahwa manornya di China telah selesai di rehab, jadi dia ingin memberikan hak kepemilikan manor tersebut kepada David dan keluarganya, sehingga nanti saat dia kembali ke China statusnya menjadi menginap di rumah mertuanya, bukan pulang....
...David sekeluarga pun sangat senang mendengarnya, bagaimanapun manor ini sendiri sangat luas, besar dan juga sangat indah, siapa yang begitu bodoh untuk menolaknya....
...Dermaga dan akses jalan juga sudah lumayan bagus, tinggal memperluas dan membuat landasan pesawat serta hangar saja. Jun juga ingin membuat ruang bawah tanah dan bawah laut yang luas dan rahasia. Jadi pulau ini di nilainya sangat cocok....
...Jun juga sudah melakukan pengaturan dengan para cyborg yang ada di manor, untuk memindahkan peralatan mereka dan pergi ke panama. Jun juga meminta semua kendaraan atas namanya di kirim ke jembrana, kecuali puluhan kapal pesiar, yachts, kapal selam, speed boat, dan puluhan kendaraan laut lainnya. Bagaimanapun markas atau rumahnya di jembrana berada di daerah perbukitan, dan dermaga terdekat berjarak hampir 1 jam dari markasnya itu....
...Markas di jembrana sudah hampir selesai, bangunan sudah rampung 75%, jalan utama, pintas dan penghubung serta landasan pesawat sudah 100%, taman, hutan, kebun, peternakan dan fasilitas pendukung lainnya baru 40%. 2 Gudang pesawat yang masing-masing seluas 2500x1250m, 1 gudang 4 lantai untuk mobil dan motor seluas 500x150m juga sudah rampung....
...Jun sengaja menginstruksi mereka untuk mengkebut pembangunan gudang-gudang tersebut, setelah mengetahui merek dan nama dari kendaraan-kendaraannya itu. Dimana semua itu merupakan kendaraan langka, bahkan ada beberapa yang tersedia hanya 1 unit saja di dunia, semuanya yang terbaik, termewah, tercepat, termahal, terkuat dan terbanyak memiliki prestasi....
...Sebut saja pada koleksi mobil F1 ada McLaren MP4/4 tahun 98, Mercedes F1 W07 Hybrid tahun 2014, Ferrari F2002 tahun 2002, Williams FW14B tahun 92, dan Red Bull RB9 tahun 2010. Pada koleksi motor motogp ada MV Agusta 500 Three tahun 74, Honda NSR500 tahun 2001, Yamaha YZR-M1 tahun 2004, dan Honda RC213V tahun 2020....
...Masih banyak lagi koleksi-koleksi lain yang juga memiliki keistimewaannya sendiri, maka dari itu Jun membangun gudang-gudang ini bukan hanya sebagai tempat penyimpanan, melainkan juga sebagai museum yang bisa di kunjungi oleh orang luar, bahkan dia mengijinkan mereka untuk mereview kendaraan-kendaraan tersebut untuk bahan konten....
...Pada pukul 11 siang Jenny dan semua orang yang notabene berangkat ke China di antar ke bandara, Jun, bi Soni, pak De dan kedua anaknya, serta pak Man, mek Tut, Nyoman Suarsa dan Sadi juga ikut mengantar mereka....
...Setelah berpelukan dan mengucapkan salam perpisahan mereka pun naik ke pesawat. Jun dan yang lainnya menunggu di area luar hangar memperhatikan pesawat yang mengangkut mereka. Setelah pesawat sudah terbang dan menghilang dari pandangan, barulah mereka memasuki hangar dan mengobrol di area lounge....
...Pada pukul 1 siang giliran Jun dan keluarga Soni yang berangkat ke Sulawesi, namun kali ini Waluyo tidak ikut, karena ia di tugaskan Jun mengurus markas di jembrana. Sedangkan di Sulawesi ada 1 asisten pribadi, 1 butler seperti Waluyo dan 4 cyborg lain yang mengerjakan proyek yang Jun instruksikan. Sedangkan Pak man, mek Tut kembali kerumahnya sendiri menggunakan lexus LX570 pemberian Jun, sedangkan Suarsa dan Sadi di antar Waluyo menggunakan DBX....
...2 jam berikutnya, rombongan Jun mendarat di bandara, pesawat pribadinya langsung menuju hangar, disana sudah menunggu asisten pribadinya, Jun di beritahu Waluyo bahwa namanya adalah Surya....
__ADS_1
...Surya menunggu Jun bersama dengan Jonta yang merupakan butler mansionnya di sulawesi. Begitu pesawat terparkir dan mesinnya mati, Surya dan Jonta dengan sigap membantu menurunkan barang-barang bawaan mereka....
...Surya memasukkan barang bawaan Jun ke dalam mobil Mansory G63 AMG, sedangkan Jonta memasukkan barang bawaan keluarga Sony ke dalam bagasi Brabus GLS800 Maybach 7seater. Merekapun langsung menuju kediaman Sony di area perkebunan karet di sulawesi tengah....
...Rumah Soni tergolong cukup luas dan besar, terdapat 4 kamar tidur, 2 toilet, 1 dapur, ruang keluarga, ruang tamu, teras depan dan samping, 1 garasi di mana terdapat 1 unit mobil suzuki cary, 1 Nmax, 2 scoopy dan 1 crf150. Rumah ini sendiri bergaya arsitektur bali dengan sentuhan moderen minimalis....
...Sesampainya di sana, Jun di persilahkan masuk keruang tamu, disana ia bertemu dengan kedua orang tua pak De. Mereka berdua berumur sekitar 70han tahun, saat dulu bibinya menikah, mereka pernah bertemu, namun saat itu Jun sangat kecil, mungkin TK atau SD kelas 1 dia tidak terlalu mengingatnya....
...Merekapun mengobrol di temani kopi susu ABC dan beberapa potong malkis abon. Dari obrolan tersebut Jun mendapat informasi bahwa harga karet mentah sekarang turun drastis, sehingga para petani mulai beralih pekerjaan menjadi buruh pabrik, pegawai swasta atau pegawai negeri....
...Sebenarnya ini dapat di mengerti, dengan penghasilan yang tidak stabil bahkan bisa di katakan rendah serta pekerjaan yang berat, sangat masuk akal bagi semua orang beralih kepekerjaan yang lebih ringan namun dengan gaji yang stabil, bahkan ada beberapa yang lebih rendah. Dan bahkan ada beberapa anak-anak muda lebih memilih untuk menjadi pegawai minimarket, karyawan konter hanphone atau bahkan pemain tiktok dan youtuber....
...Hal ini menyebabkan banyak lahan terbengkalai dan tidak terurus. Hal ini tentu saja tidak mengganggu rencana Jun, bahkan bisa di bilang akan mempermudahnya. Menurut penuturan Surya, dia dan tim sudah melakukan pendataan dan pemetaan lahan, serta penjajakan kepada pihak pemerintah daerah dan pusat....
...Hal ini mendapatkan repon yang sangat baik dari mereka, dan bahkan siap membantu apasaja yang di butuhkan. Hal ini tidak terlepas dari apa yang Jun lakukan di Bali beberapa waktu yang lalu. Bagaimanapun juga, sumbangan yang Jun lakukan menyebabkan kegemparan di kalangan elit daerah bahkan pusat serta para petinggi militer dan polisi....
...Begitu mereka mendengar Jun pergi ke sulawesi dengan jet pribadinya, banyak di antara mereka yang bersemangat untuk datang kesana. Bahkan presiden sendiri telah memberikan instruksi untuk menjaga dan membantu Jun jika Jun membutuhkan bantuan apapun yang menyangkut perijinan, pembangunan, akses dan informasi....
...Pemerintah daerah sendiri telah berencana menjemput Jun di bandara, namun Jun menolaknya dan menjanjikan pertemuan ke esokan harinya di kantor gubernur....
...Mendengar hal ini, banyak petinggi dan beberapa mentri sangat bersemangat. Mereka berbondong-bondong datang ke sulawesi hanya untuk menyetor muka, bukan hanya kepada Jun, namun juga ke media. Bagaimanapun juga, bagi para petinggi dan elit nasional, dukungan dan suara masyarakat sangatlah penting bagi mereka....
...Dengan pertemuan dengan Jun, serta penyelesaian proyek perencanaan pembangunan pabrik yang akan dibangun, tentu saja ini akan membuka begitu banyak peluang pekerjaan. Hal ini tentu saja akan meningkatkan pamor mereka di masyarakat....
...Tak berapa lama, ibunya pak De ingat tentang sesuatu, dia bergegas ke kamarnya mengambil 2 buah surat undangan dari istri kedua Jun yaitu Indah. Undangan itu di tujukan kepada pak De dan bi Soni, serta 1 undangan lain di tujukan untuk ayah dan ibunya pak De....
...Dari undangan itu bertuliskan bahwa acara resepsinya akan di adakan besok, mulai siang hingga malam. Bi Soni menanyai Jun apakah akan hadir atau tidak, mengingat Satria juga akan berada di sana....
..."Jun.. apa kamu ingin hadir di acara ini? menurut yang bibi tahu, Indah akan membawa Satria untuk tinggal dengan suami barunya di asrama TNI"...
..."aku sebenarnya tidak masalah bi.. bagaimanapun juga perpisahan kami terjadi karena kesalahanku, kalau seandainya dia mengijinkanku datang, maka aku akan datang kesana"...
..."kalau begitu biar bibi telfon dulu"...
...Soni pun menuju kekamarnya untuk menelfon Indah, karena ponselnya kebetulan ada di kamarnya. Beberapa menit kemudian bibinya keluar dari kamarnya....
..."Jun.. dia ingin kamu datang, sebentar lagi adiknya Indah akan datang kesini membawakan surat undangan"...
..."baguslah kalau begitu bi, terimakasih"...
...Merekapun melanjutkan obrolan mereka, namun karena hari sudah mulai sore, Jun ingin pulang ke mansionnya. Dia menitipkan pesan pada Soni jika dia sudah dikirimi undangan oleh adiknya Indah agar segera mengabarinya....
...Jun pun pamit pada mereka, namun saat keluar dari rumah pak De. Mereka melihat sosok yang familiar, dialah Indah mantan istri kedua Jun. ...
__ADS_1
...Jun dan Indah saling menatap, namun tidak dapat berbicara sepatah katapun. Indah terpesona dengan perubahan Jun, ia yang mendengar Jun datang ke sulawesi ke rumah Soni merasa terkejut. Setelah hampir 2 tahun tidak melihatnya sebenarnya dia berfikir bahwa dirinya tidak akan pernah bertemu lagi dengan Jun....