
...Pukul 6:30 pagi itu Jun mengantar Chya dan Satria kesekolah menggunakan BMW M5 CSnya....
...Sesampainya di sekolah, seperti biasa Jun di sambut oleh seorang guru BP dan petugas keamanan sekolah yang sedang stanby di gerbang....
...Setelah Chya dan Satria masuk, Jun memutuskan untuk berkeliling, selama ia tinggal di jembrana, ia belum pernah berkeliling sendirian sebelumnya....
...Saat ini terlihat jelas perbedaan kondisi jalan sebelum dan sesudah ia tinggal di jembrana....
...Sebelumnya, kondisi permukaan jalan di kota ini bisa dikatakan biasa-biasa saja, bahkan di beberapa desa banyak jalan yang permukaannya rusak dan berlubang, ada juga jalan yang belum di aspal....
...Namun sekarang seluruh jalan di kota ini telah di beton dan dilapisi aspal, sehingga sangat nyaman untuk dilalui....
...Jun berkeliling tanpa tujuan selama 4 jam lalu memutuskan untuk mengunjungi yayasan keluarganya....
...Sesampainya disana ia disambut oleh Sutama cyborg penanggung jawab yayasan....
...Karena saat ini bukan hari libur dan masih jam sekolah, jadi suasana yayasan relatif sepi....
...Sutama melaporkan perkembangan dan pengaruh yayasan terhadap nilai akademis dan keterampilan para anggota leluarga....
...Jun merasa cukup puas melihat semua laporan ini, bagaimana tidak, semua anggota keluarga telah mendapatkan pengajaran dan pelatihan tambahan dari para cyborg, sehingga hanya dalam waktu 6 bulan nilai akademik mereka meningkat dengan pesat....
...Belum lagi beberapa keterampilan teknis seperti keterampilan mengemudi, merakit dan memperbaiki mesin dan elektronik, pemahaman software dan hardware komputer, pemrograman, bisnis dan manajemen, akuntansi dan sebagainya....
...Pada pukul 12 siang Jun pergi dari yayasan menuju ke sekolah Chya dan Satria, karena jam belajar mereka akan berakhir pukul 1 siang....
...Perjalanan dari yayasan ke sekolah mereka memakan waktu sekitar 20 menit, saat sampai di depan sekolah, ternyata ada banyak kendaraan yang terparkir di depannya....
...Mereka adalah para supir atau orang tua yang akan menjemput anak-anak mereka....
...Sejak Chya dan Satria memutuskan untuk bersekolah formal, Jun telah mengubah dan merenovasi hampir seluruh sekolah yang ada di kota ini....
...Dan sekolah ini merupakan yang terbaik dari kesemuanya, sehingga banyak orang kaya yang berbondong-bondong untuk menyekolahkan anaknya disini....
...Jadi Jun mau tidak mau memarkir kendaraannya agak jauh dari gerbang sekolah....
...Jun memutuskan untuk berjalan kaki menuju sekolah dan duduk di sebuah warung di depan gerbang....
...Waktu masih menunjukkan pukul 12:31 siang, jadi Jun memesan minuman frenta sirsak dan bengambil 2 bungkus snack ribut....
...Setelah duduk sebentar, muncul dua ibu-ibu yang juga bermaksud untuk membeli sesuatu di warung tersebut....
..."gimana nanti saya bisa hidup dengan gaji suami hanya 1,8jt rupiah sebulan luh? untuk makan berempat dengan anak-anak saja sudah irit-iritan itu."...
..."ia mbok, untung aja sekolah anak-anak gratis sekarang, saya yang punya anak cuma satu saja pas-pasan"...
..."padahal beberapa bulan yang lalu masih lumayan dapetnya ya kan luh, sekarang di ganti bos baru malah jauh turunnya"...
..."ngga ngerti dah mbok, banyak temen-temen suami saya yang coba nyari kerjaan lain tetapi belum dapet sampai sekarang"...
..."coba ikut pekerjaan pembangunan jalan sebagai buruh buk, lumayan kok dapetnya, suami sama anak saya juga ikut di proyek sana, perharinya dapet 120rb untuk pembantu tukang, dan untuk tukangnya sendiri dapet 150rb sehari"...
...Pemilik warung ikut menimpali mereka....
..."oh iya buk, dimana melamar kerjanya??"...
...salah seorang dari mereka yang lebih kurus bertanya....
..."kalau mau nanti saya kasi tahu suami saya"...
..."iya boleh buk, saya akan kasi tahu suami saya juga"...
...Jawab wanita yang kurus itu antusias, sedangkan wanita yang lebih muda dan agak bahenol masih sedikit ragu-ragu....
...Jun melihat ini merasa penasaran, bagaimana bisa masih ada upah yang begitu rendah di kota ini, jadi ia bertanya....
..."ibu-ibu.. maaf kalau boleh tau, sebelumnya suami ibu-ibu ini bekerja dimana?"...
...Merekapun akhirnya melihat kepada Jun, kedua ibu-ibu itu membuka matanya lebar-lebar lalu kemudian saling pandang secara bersamaan....
..."iiihh.. ganteeeeng baangeeeett....!!" mereka menyebutnya bersamaan dengan pelan namun masih bisa di dengar oleh semua orang....
...Kemudian wanita yang lebih gemuk itu mengeluarkan senyum terbaiknya, membetulkan poninya sebentar lalu meliukkan badannya....
...Setelah itu ia menjawab dengan nada yang sangat manja dan menggoda, terdengar dari suaranya sedikit ******* yang penuh gairah....
..."beli bagush.. siapah namanyah? sendirian ajah"...
...Jun mengerutkan keningnya dan mengeluarkan ekspresisi jijik dengan sedikit menghindar sambil melanjutkan....
__ADS_1
..."mbok.. saya lagi bertanya"...
..."nanya apah ganteeenng??"...
...Tiba-tiba wanita yang lebih kurus yang datang bersamanya mengambil sebungkus rengginang dan memukulkannya di kepala wanita gemuk itu....
...Dengan suara renyah rengginang dan aduhan si wanita gendut itu, ia menoleh kepada wanita yang lebih kurus....
..."apa sih mbokmang ini aahh!!" protesnya...
..."ganjen sekali kamu.. ingat anak sama suamimu"...
...wanita kurus itu mengingatkan....
..."maaf ya bli teman saya memang seperti itu, oah ya beli nanya apa tadi??"...
...Wanita kurus itu bertanya dengan ekspresi yang sopan....
..."saya nanya.. suami kalian saat ini kerja dimana??"...
..."aduh maaf bli, telinga saya agak bermasalah.. bisa minta nomor whatsaapnya, biar kita bisa ngobrol disitu?"...
...!!PLAAKKH!! tiba-tiba suara renyah kembali terdengar, namun kali ini si wanita gemuk memukul pantat wanita kurus itu....
..."ganjen... ganjen... siapa yang lebih ganjen sekarang hah!!"...
...Wanita gemuk itu protes kepada siwanita kurus....
..."namanya juga usaha luh"...
..."usahaa... usahaa.. ingat.. anakmu udah dua.. itumu udah longgar, ngga pantes!"...
..."heh ikan buntal, jangan sembarangan yah.. punya gueh udah dijarit luar dalem, cengkramannya melebihi anak perawan, bisa nyedot lagi, ngga kaya lu, keringet lu kaya bau cuka"...
..."yeee... biarin aja cuka... lama-lama kan bisa jadi cayang"...
..."woy!!... cuka woy.. cuuuuu... ka!!"...
...Melihat ini Jun menghela nafasnya tanpa daya, dalam situasi seperti ini ia merasa terkutuk untuk menjadi tampan....
..."suami mereka kerja di pabrik pengalengan ikan dik, mereka berdua tetangga saya"...
...Ibu penjual di warung akhirnya membuka suaranya, ia lebih bijak dari kedua wanita ini, mungkin karena umurnya yang sekitaran 60 tahunan, kalau lebih muda mungkin ia ikut dalam keributan itu....
...Mendengar ini Jun merasa lega, jika lebih lama lagi bersama kedua wanita itu, mungkin ia bisa dimakan hidup-hidup oleh mereka....
...Jun membayar belanjaannya seharga 2rb rupiah, lalu ia bergegas kearah gerbang sekolah menunggu anak-anaknya....
...Satpam sekolah yang melihatnya memberi hormat kepadanya, ia mengetahui seberapa tinggi status Jun....
...Bagaimanapun juga Jun adalah penyumbang terbesar di sekolah ini, dan Jun juga telah datang berkali-kali kesini....
...Mereka berbincang sebentar sebelum para siswa akhirnya keluar dari kelas....
...Beberapa saat kemudian Chya dan Satria muncul, seperti biasa mereka sangat bersemangat dan langsung berlari memeluk Jun....
...Di perjalanan pulang, Satria dan Chya menceritakan kegiatan mereka saat di sekolah, mereka terdengar sangat normal, jadi Jun merasa tenang....
...Setelah makan malam, Jun memanggil Toni ke ruang kerjanya....
...Ia ingat tentang perbincangan kedua wanita gila yang ia temui di warung tadi siang....
...Jadi ia meminta datanya kepada Toni, untuk mengetahui perkaranya lebih detail lagi....
...Dari informasi Toni, Pabrik pengalengan ikan itu sekarang di kelola dan dikuasai oleh seseorang yang berasal dari surabaya bernama Santoso....
...Semenjak kepemimpinannya, perusahaan pengalengan ikan tersebut memperoleh kenaikan omset lebih dari 200%....
...Namun sayangnya ia memperoleh kenaikan omset tersebut dengan memotong sejumlah besar pengeluaran, termasuk biaya gaji dan biaya lembur yang telah dihapuskan dan menjadi penggantian hari libur yang diatur di dalam jadwal....
...Namun yang membuat Jun merasa sedikit tidak berdaya adalah, UMK di kota ini di tentukan pemerintah sebesar 1,8jt rupiah sebulan....
...Jadi pemilik pabrik bisa dikatakan tidak melanggar hukum atau ketentuan apapun....
...Jadi satu-satunya cara untuk memperbaiki masalah ini adalah dengan cara mengakuisisi pabrik ini, namun tentu saja tidak dengan cara yang normal....
...Karena menurut informasi dari Toni, Santoso ini merupakan pengusaha yang sangat kikir dan keuntungan besar merupakan prioritas utamanya....
...Jadi tentu saja pembelian pabrik akan menemui jalan panjang selama proses negosiasinya....
__ADS_1
...Walaupun nilai pasar pabrik ini tidak lebih dari 120 miliar, namun karena Jun menginginkannya tentu saja Santoso akan menggoreng harganya berkali-kali lipat....
...Sehingga tidak bijak rasanya jika harus mengeluarkan biaya besar untuk pembelian pabrik ini dari orang se kikir Santoso....
...Beberapa hari kemudian segala macam skandal yang melibatkan perusahaan-perusahaan di bawah kepemimpinan Santoso menyeruak ke media....
...Lebih dari 10 tuntutan kasus dilayangkan kepadanya, dan 2 Bank dimana Santoso meminjam dana lebih dari puluhan miliar mulai menagih pelunasan secepatnya....
...Jasa keuangan dan instansi pemerintah terkait beberapa kali melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan-perusahaannya....
...Barulah saat itu Jun mengirim 4 cyborg dan kerabatnya untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan Santoso yang ada di bali....
...Saat ini selain pabrik pengalengan ikan, Santoso memiliki sebuah hotel bintang empat di kota denpasar, sebuah diskotik besar di kuta, dan usaha penyewaan Villa mewah sebanyak 20 unit di daerah canggu....
...Dengan wawasan dan keahlian berbicara para cyborg Jun berhasil mengakuisisi ke empat bisnis Santoso di bali....
...Jun memberikan keempat tempat ini pada keempat kerabatnya, dengan pengaturan yang dilakukan oleh para cyborg....
...Pada malam harinya keempat kerabat dan cyborg datang ke mansion Jun untuk melaporkan pekerjaan mereka....
...Keempat kerabat ini merupakan sepupu dari ibu Jun, Darma, Adnyana, Panji dan Laksmi....
...Dan mereka merupakan kerabat ke 45 sampai ke 48 yang akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menguasai sebuah perusahaan dari total 60 kerabat Jun....
...Dan sisanya 12 kerabat masih harus menunggu giliran berikutnya....
...Mereka semua sangat berterimakasih kepada Jun atas semua ini, faktanya mereka akan memperoleh setidaknya puluhan juta rupiah perhari dari masing-masing bisnis ini....
...Sebut saja sebuah diskotik di daerah kuta yang diambil alih Panji, dengan rata-rata omset harian yang mencapai 140jt dan pengeluaran beban biaya operasional dan modal perhari sebesar 105jt serta biaya upah harian 55 karyawan 11jt, maka ia akan memperoleh 24jt setiap hari....
...Dengan pendapatan ini ia bisa membeli honda vario 125 setiap hari tanpa berkedip....
...Mereka berbincang sambil mendengarkan pemaparan rencana kedepan untuk masing-masing bisnis ini oleh para cyborg yang mendampingi mereka....
...Jun bersikap normal-normal saja, namun keempat kerabatnya tidak bisa tidak merasa sangat bersemangat....
...Mengingat perkembangan yang akan dialami bisnis-bisnis ini kedepannya, jelas akan meningkatkan penghasilan mereka....
...keesokan paginya setelah mengantar Chya dan Satria kesekolah, Jun menemani keempat saudaranya untuk sarapan, bagaimanapun juga mereka telah berbincang hingga jam 3 malam kemarin....
...Jadi keempat kerabatnya itu terlambat untuk bangun sarapan di pagi harinya....
...Walaupun Jun merupakan dermawan mereka, namun mereka masih penatua Jun yaitu sepupu dari ibunya sendiri. Jadi Jun masih harus menghormati mereka....
...Siang harinya keempat kerabat itu berpamitan untuk kembali ketempat mereka masing-masing, dan Jun berangkat untuk menjemput kedua anaknya....
...Namun kali ini kebetulan ia mendapatkan parkir di dekat gerbang, oleh karena itu ia tidak turun dari mobilnya, takut-takut jika ada wanita gila yang mungkin ia temui lagi....
...Beberapa saat kemudian Chya dan Satria akhirnya keluar dari gerbang, melihat ini Jun keluar untuk menyambut mereka....
...Jun mengajak mereka kesebuah rumah makan di pinggir pantai untuk makan siang....
...Mereka memesan 3 jenis hidangan kepiting dan berbagai makanan laut lainnya....
...Secara kebetulan Jun dan kedua anaknya mendapatkan tempat duduk di dekat kasir....
...Terlihat ada dua orang yang sedang berbincang dengan penanggung jawab dari rumah makan tersebut....
...Kedua orang ini merupakan nelayan yang menyuplai ikan, kerang dan kepiting untuk tempat ini....
...Terdengar dari perbincangan mereka bahwa para nelayan ini mengeluhkan kesulitan mereka dalam mencari ikan di lautan, terlebih lagi mereka harus bersaing dengan nelayan dari jawa dan lombok....
...Jun menyimpan perbincangan mereka dalam fikirannya, ia ingin mengembangkan daerah ini menjadi lebih maju lagi, dan jalan yang harus di ambil adalah menaikan penghasilan masyarakat....
...Jelas hal ini tidak bisa ia lakukan dengan mudah, ia harus terjun langsung ke masyarakat dan menyelesaikannya satu persatu dengan harapan semua bisa berkembang jauh lebih baik lagi dimasa depan....
...Setelah sampai di rumahnya, Jun menyempatkan diri untuk berkebun bersama kedua anaknya di kebun sebelah utara pada sore harinya, disana udaranya lebih dingin karena lokasinya yang memang lebih tinggi dari kebun yang lain....
...Sehingga disana sangat cocok untuk menanam strawbery atau jeruk dan apel. Hari ini Jun telah membeli beberapa bibit jeruk dari system shop, jadi ia mengajari anak-anaknya cara berkebun yang baik....
...Chya dan Satria sangat menyukai kegiatan seperti ini, Chya merupakan gadis yang aktif dan ceria, ia sangat menyukai kegiatan luar ruangan dan perasaan berpetualang, sedangkan Satria terobsesi pada hal-hal yang berhubungan dengan keterampilan....
...Mau itu memasak, membangun kandang ternak, memperbaiki mesin mobil dan lain sebagainya....
...Ia banyak menghabiskan waktunya bersama para perkerja di rumahnya, ia mengawasi dan kadang ikut juga membantu....
...Pada malam harinya setelah makan malam, seperti biasa Jun memanggil Toni....
...Mereka membicarakan langkah yang harus mereka lakukan untuk menangani permasalahan para nelayan yang keluhannya di dengar oleh Jun di siang harinya....
__ADS_1
...Mereka berniat untuk memperbaiki ekosistem laut di sepanjang lautan hindia hingga ketengah samudra....
...Namun tentu saja hal ini membutuhkan waktu yang sangat lama, mungkin 5 hingga 20 tahun....