
Hal tersebut bertujuan untuk menyatukan semua golongan agar terciptanya kedamaian, mencegah perlawanan atau kerusuhan dan peperangan antar penduduk peradaban karena berbeda pendapat.
Karena bagaimanapun juga perdebatan hanya dilakukan didalam ruangan gedung parlemen sebelum keputusan dibuat, jika keputusan sudah dibuat, maka setiap orang dilarang memperdebatkannya kembali, dan hanya bisa menjalankannya dengan sungguh-sungguh.
Jika masih ada yang tidak setuju atau enggan menjalankannya, setiap keluarga, kerabat, tetangga atau teman wajib mengingatkan atau mendisiplinkan mereka, karena jika tidak merekapun akan dimusnahkan juga.
Maka dari itulah, tidak pernah terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat atas pemerintahan sejak pemberontakan ribuan tahun lalu, segala keputusan sudah pasti akan ditaati dan dijalankan dengan baik.
...****************...
Didalam ruangan parlemen saat ini sedang berlangsung sebuah rapat darurat yang membahas eksistensi para dewa penjaga yang mulai memunculkan diri mereka.
Beberapa hari yang lalu, peradaban tingkat 8 yang bernama Meta ini telah mengirim 2 pesawat untuk menjelajah beberapa galaxy baru yang ada kemungkinan untuk di jajah dengan tujuan menguras sumberdaya alamnya.
Bagaimanapun juga beberapa bahan logam atau beberapa bahan penting untuk membangun dan menciptakan peradaban sangat sulit untuk dibuat, apalagi penambangan diplanet sendiri sangat beresiko menimbulkan ketidak seimbangan planet itu, seperti misalnya bencana alam atau kehancuran perlahan.
Pada saat kedua pesawat telah menemukan galaxy yang sesuai, mereka mulai memindainya, meneliti setiap bintang, planet, meteor dan sebagainya.
Berbagai sampel telah dikumpulkan, pengamatan dan penelitian mereka telah selesai dan memperoleh data yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Merekapun melaporkan hal tersebut ke gedung parlemen, Raja yang memperoleh laporan mereka juga akhirnya merasa sangat gembira, bagaimana tidak, penemuan ini merupakan hal yang sangat penting untuk kemajuan peradaban mereka.
Setelah melakukan perundingan maka diputuskan untuk menguasai galaxy tersebut secara total dengan target 8 bulan ekspansi, maka dikirimlah 2.500 pesawat perang besar yang menampung 7.200 prajurit, 500 pesawat serbu, dan 50 pesawat angkut militer.
Namun yang terjadi berikutnya tidak sesuai dengan yang mereka bayangkan, 2.500 pesawat mereka di cegat dan di berhentikan oleh 3 sosok dewa penjaga.
Hal ini baru pertama kalinya terjadi selama peradaban mereka melakukan ekspansi ke galaxy lain. Bagaimanapun juga mereka telah melakukan ekspansi selama ribuan tahun, dan telah sukses menjajah puluhan galaxy muda yang belum terlalu berkembang.
Pada saat menemukan target berikutnya mereka tidak terlalu memusingkannya, bahkan mereka telah membayangkan untuk melakukan pembagian sumberdaya hasil jarahan mereka.
Dari 2.500 pesawat yang dikirim hanya terdapat 2 jendral ranah guru ilahi tingkat menengah dan 3 jendral ranah guru ilahi tingkat dasar yang bertugas. Sisanya adalah prajurit ranah dewata dan tyrant dengan tingkatan yang berbeda-beda.
Sedangkan 3 sosok pencegat yang mengaku sebagai dewa penjaga merupakan sosok-sosok luar biasa yang sangat kuat. Karena mereka bertiga berada di ranah kaisar suci tingkat menengah.
Jika mereka memaksakan diri untuk melawan, kekalahan dan kehancuran mereka sudah pasti akan terjadi hanya dengan satu tebasan saja.
Maka dari itu mereka hanya bisa gigit jari dan kembali keperadaban mereka dengan kepala tertunduk. Mereka malu, namun saat ini hanya itu yang bisa mereka lakukan.
...****************...
Kembali kegedung parlemen.
perdebatan sedang berlangsung, keributan dan berbagai pendapat dikemukakan diruangan ini, masing-masing dari mereka mengemukakan pendapat dan berdebat satu sama lain sebelum sebuah keputusan dibuat dan disetujui seperti biasanya.
"misi ini sangat penting, jadi kita tidak bisa menghentikannya sekarang, tidak perduli dengan bajingan yang mengaku sebagai seorang dewa penjaga, mereka hanya berada diranah kaisar suci, bisa jadi mereka hanya merupakan saingan kita yang berniat untuk memperebutkan galaxy buruan kita" ujar seorang pria gemuk yang merupakan perwakilan dari keluarga kaya raya penguasa planet Murks, salah satu dari planet kecil yang mengorbit planet utama.
__ADS_1
"sebaiknya kita menyelidiki latar belakang mereka terlebih dahulu, kalau memang hanya saingan yang setara atau bahkan lebih lemah kita bisa berkonfrontasi dengan mereka, bagaimanapun juga alam semesta sangatlah luas, mungkin ada peradaban yang lebih kuat daripada kita" ujar seseorang yang juga merupakan perwakilan keluarga yang tinggal diplanet kecil.
"kita memiliki banyak data tentang peradaban disekitar kita, dan jelas, tidak ada peradaban lain yang lebih maju ataupun lebih kuat dari pada kita, bahkan hampir semua galaxy disekitar kita merupakan galaxy jajahan kita, aku rasa tidak ada yang perlu kita takutkan" salah seorang perwakilan pemerintahan mengemukakan pendapatnya.
"itu benar, mereka hanya berada diranah kaisar suci, beberapa jendral kita dan aku sendiri, keluarga Suza, Ajram, Terquos, Pzioit, Quorit, Hraive dan keluarga Gorzy juga telah berada diranah kaisar suci tingkat menengah, jadi kita tidak perlu mengkhawatirkannya" ucap salah seorang Jendral.
"Ya.. Ya.. Ya.. Aku setuju dengan jendral Yirdworf, kita juga memiliki 7 tetua dan Yang Mulia Raja dibelakang kita dengan kekuatan diranah cahaya kehampaan, kita bisa menghancurkan mereka dengan mudah" salah seorang mentri berpendapat.
"sebaiknya kita tetap berhati-hati, bagaimana jika dibelakang mereka ada sosok yang sangat menakutkan yang kekuatannya tidak bisa kita bayangkan. Menyinggung mereka hanya akan mendatangkan bencana" seorang perwakilan keluarga kembali mengungkapkan pendapat.
"ini juga merupakan kekhawatiran kami, bagaimanapun juga, ketiga sosok ini muncul dihadapan 2.500 pesawat perang yang sangat besar tanpa rasa takut sedikitpun, aku yakin mereka memiliki sesuatu disaku celananya" ucap seorang perwakilan pemerintahan lainnya.
"apapun itu, selama kita menunjukan kekuatan kita yang sesungguhnya, mereka pasti tidak akan berani macam-macam" tambah jendral Yirdworf.
"Yang Mulia Raja, bagaimana kalau kita menemui mereka terlebih dahulu sebelum membuat keputusan, setidaknya kita bisa tahu tujuan mereka" usul seorang mentri lainnya.
Sang Raja yang sedari tadi hanya duduk diam sambil memejamkan matanya dengan santai, kini membuka matanya. Ia melihat sekelilingnya dengan tatapan dingin sebelum meletakan kedua tangannya diatas meja. Gerakannya santai dan anggun, namun membuat semua yang hadir saat itu gemetar ketakutan.
"utus 5 jendral terkuat kita untuk menemui mereka, peradaban kita bukan peradaban yang bisa diremehkan, dari jaman leluhur kita dahulu, kita hanya mengakui keberadaan sang pencipta, tidak ada sosok dewa atau apapun itu, disini kita adalah tuhannya, kita tidak boleh takut dengan apapun yang ada dibelakang mereka. Berikan aku kabar baiknya besok lusa, pertemuan ini dibubarkan sampai disini"
Setelah mengatakan itu, sang Raja tiba-tiba saja menghilang dari tempat duduknya yang membuat semua orang yang hadir saling pandang.
"seperti yang sudah kalian dengar, aku memberikan kehormatan ini kepadamu jendral Yirdworf, ajak serta jendral Boo, jendral York, jendral Porght dan jendral Kroxz bersamamu, kalian bisa berangkat sekarang". Sang Perdana Mentri yang bernama Picoroz pun akhirnya angkat bicara.
Ia merupakan sosok terkuat setelah raja dalam pertemuan ini. Tugas Raja hanya memberi perintah dan mengambil keputusan, sedangkan dirinya adalah sosok yang mengawasi seluruh jalannya pemerintahan dan merupakan wakil Raja.
"baik pertemuan kali ini cukup, kecuali Yuza, Krokoft, Plonta dan Uzkra sisanya silahkan pergi" ucap perdana mentri membubarkan pertemuan.
"baik tuan!!" semua orang pun akhirnya menghilang dari ruangan itu, kini tersisa hanya 5 orang saja.
"beberapa orang mungkin sependapat dengan kalian, begitu juga denganku, kita tahu betul bagaimana pentingnya sumber daya ini untuk kemajuan peradaban kita, namun disisi lain kita juga mengenal betul bagaimana sifat yang Mulia Raja" perdana mentri menjeda kalimatnya sambil melirik 4 orang yang ada dihadapannya.
"aku hanya ingin bertanya,.. jika sesuatu yang buruk terjadi, misalnya masalah ini akan menimbulkan pertempuran, baik menang ataupun kalah.. Apa kalian masih tetap setia pada pemerintahan?? Apakah kalian akan menyalahkan keputusan ataupun menyesalinya??" lanjut perdana mentri.
"tuan perdana mentri.. Yakinlah.. Kami sangat mencintai tanah kelahiran kami, dan kami juga sangat menghormati para pemimpin kami, jadi apapun keputusannya, tentu saja kami akan selalu memihak pada peradaban kita tanpa rasa menyesal" ucap Krokoft yang merupakan perwakilan keluarga super kaya penghuni planet kecil.
Krokoft adalah penerus dari keluarga Malotofh, saat ini ia merupakan kepala keluarga besar Malotofh yang menempati sebuah planet yang ukurannya kurang lebih dua kali lipatnya bumi yang bernama Planet Malotofh.
Kekuatan Krokoft sendiri baru saja memasuki ranah kaisar suci dan berada ditingkatan dasar, sedangkan beberapa tetua keluarganya juga sudah berada di ranah kaisar suci tingkatan dasar dari ratusan tahun yang lalu.
Krokoft adalah yang termuda dikeluarganya yang mampu menembus ranah kaisar suci, usianya kini baru mencapai 1.041 tahun. Karena prestasi inilah ia diangkat menjadi kepala keluarga.
Selain karena prestasinya dibidang kultivasi dan kemampuan bertarung, keseharian Krokoft juga sangat bijaksana dan selalu berhati-hati, ia cerdas dan dapat berfikir dengan sangat cepat, jauh melampaui semua orang dikeluarganya, bahkan diperadaban ini ia bisa dibilang sangat jenius dan disegani oleh saingan bisnisnya.
Ialah orang yang mengusulkan untuk menyelidiki latar belakan dari ketiga sosok yang mengaku sebagai Dewa Penjaga tersebut, dalam hidupnya ataupun cerita-cerita yang tertulis maupun lisan yang pernah ia temui, memang ia pernah mendengar pembahasan mengenai dewa penjaga ini.
__ADS_1
Namun tentu saja itu hanya bisa dianggap sebagai dongeng semata, sebuah cerita dari seseorang yang ditulis atau diceritakan secara turun temurun, namun pembuktiannya tidak pernah muncul dan masih menjadi perdebatan.
"bagaimana dengan kakian bertiga?" ucap perdana mentri kemudian.
"kami juga sama dengan tuan Malotofh, walaupun kami bertindak berhati-hati, namun ini adalah bukti dari kecintaan kami terhadap tanah air kami. Jadi apapun yang menjadi keputusan, kami akan mengikutinya dengan sepenuh hati tanpa ada penyesalan" ucap perwakilan pemerintahan yang bernama Yuza Kruziya.
"huhuhh... Kami? Apa ucapannya mewakili kalian juga??!" tanya perdana mentri terhadap Plonta dan Uzkra.
"ya tuan perdana mentri.. Yakinlah!" ucap keduanya serempak.
"baiklah, kalian bisa kembali ketempat kalian, kita pantau keadaannya terlebih dahulu, aku harap kalian tidak menghianati perkataan kalian sendiri" lanjut perdana mentri.
Setelah mengatakan itu, tanpa menunggu tanggapan dari lawan bicaranya, perdana mentri menghilang dari ruangan itu menyisakan empat orang yang saling pandang kemudian menghela nafas mereka dan menghilang juga.
...****************...
Di Bumi Jun beralasan mandi untuk membersihkan badannya dikamar mandi kamar tidurnya, setelah masuk ia bukannya mandi malah duduk di kloset duduknya sambil berbicara sendiri.
"wahai para dewa penjaga galaxyku, mulai saat ini kalian semua akan menerima wahyuku, akan kutingkatkan kultivasi kalian hingga ranah sinar murni tingkat puncak, aku harap kalian bersiap, karena ini pasti akan menyakiti kalian. Duduk bersilalah!!"
Setelah menunggu selama beberapa detik, Jun segera meningkatkan kultivasi setiap dewa penjaga galaxy diseluruh alam semesta. Jun dapat mendengar dan merasakan rasa sakit seluruh dewa penjaga yang ada dialam semesta yang telah menerima wahyunya.
Merasakan rasa sakit dan waktu yang berbeda-beda dari setiap individu para dewa tanpa terlewat sedikitpun. Bagaimanapun juga tingkat kultivasi mereka sebelumnya memang berbeda-beda.
Setelah beberapa saat Jun selesai mentransfer wahyunya, ia cukup puas dengan hasilnya, ia sebenarnya tidak ingin direpotkan dengan hal-hal sepele seperti menjaga ketertiban antar galaxy.
Ia memiliki kemampuan untuk melakukan apa saja, jadi itulah yang ia perbuat, ia hanya tidak ingin identitasnya dicampur adukkan dengan identitasnya sebagai masyarakat bumi pada umumnya.
"kalian bisa menindak tegas oknum atau sebuah peradaban yang berniat untuk menghancurkan peradaban lain, dengan kekuatan kalian saat ini tidak ada yang perlu kalian takutkan lagi, namun kalian harus ingat! Apapun yang kalian lakukan aku mengawasinya dari sini"
Setelah mengatakan itu, Jun mengubah tampilannya menjadi seperti orang yang baru selesai mandi, ia juga telah mengganti pakaiannya sebelum kembali bercengkrama lagi dengan keluarganya.
...****************...
Dibelahan semesta lain, para dewa penjaga telah menyerap wahyu yang diberikan, setelah selesai melakukan semedi kultivasi, mereka semua sangat bergembira dan bersemangat.
Sebagai para dewa yang diberikan tugas dan kewenangan untuk menjaga seharusnya memang mereka jauh lebih kuat dari penghuni semesta yang mereka jaga atau awasi, namun seiring berkembangnya waktu kultivasi para dewa penjaga sedikit demi sedikit ketinggalan dari penghuni semesta lainnya entah apa penyebabnya.
Apalagi jutaan tahun yang lalu, demi mencegah konflik kepentingan dan peperangan dahsyat di alam semesta, para dewa penjaga ini ditarik oleh sang pencipta dan dilarang memunculkan diri lagi.
Hal ini berimbas pada semangat untuk bersaing menunjukan diri siapa yang lebih kuat, lebih dominan dan lebih pantas berkuasa atau menguasai lebih banyak galaxy. Walaupun beberapa dewa masih suka mencuri-curi celah untuk mengirim wakil mereka, atau seseorang yang mereka berikan wahyu untuk memiliki kemampuan yang luar biasa sebagai bentuk unjuk kekuatan.
Berbeda dengan penghuni galaxy yang masih selalu bersaing satu sama lain untuk memperebutkan kursi kekuasaan dan untuk unjuk kekuatan satu sama lain, sehingga mereka selalu mencari cara untuk menjadi yang terkuat.
"luar biasa... Kekuatan yang ada didalam tubuhku seakan-akan tidak akan pernah ada habisnya... Aku merasa dapat melakukan apapun yang aku inginkan" seorang dewa penjaga yang bernama Omar sedang memandang kedua telapak tangannya yang memancarkan cahaya kebiruan dan sedikit petir yang secara terus menerus mengelilingi kedua telapak tangannya.
__ADS_1
"kakak.. Kami berdua juga merasakan hal yang sama, dengan kekuatan ini kita tidak lagi merasa ragu apalagi takut untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh tuan kita" Amir menimpali Omar.