
...Diperjalanan kembali ke asramanya, Jun tidak langsung pulang, melainkan mampir kesebuah taman yang terletak di pinggiran sungai yangtze, dia baru menempuh 1 setengah jam perjalanan....
...Alasannya bukan rasa lelah ataupun mengantuk yang membawanya kesini, bukan juga pemandangan indah sepanjang sungai apalagi melihat gadis-gadis bohay memakai celana legging yang sedang jogging....
...Namun fikirannya masih tidak bisa move'on, masih tidak percaya, masih merasa mengambang dan tidak terbayangkan. Disatu sisi sesuai dengan penjelasan Eka, dia merasa semuanya mungkin, namun disisi lain dia merasa ini semua hanya mimpi....
...Saat fikirannya mengambang, dia di kejutkan oleh dering ponselnya. Ponsel yang di berikan oleh Eka hasil ciptaannya sendiri, ponsel Jun hilang pas jatuh dari tebing, ponsel ini di klaim Eka tidak perlu di charge, karena baterainya otomatis akan di charge jika terkena cahaya matahari, walaupun tidak disinari secara langsung, jaringannya'pun sudah di setting untuk 300 tahun kedepan. Kameranya apalagi, di kegelapan malam tanpa cahaya bisa memotret burung parkit yang sedang bobo di ketinggian dahan 20 meter dengan lampu flashnya, bahkan bisa melakukan zoom sampai ke bulan. Disiang hari sepasang lalat yang sedang kasmaran di kejauhan 25 meterpun dapat tertangkap dengan sangat detail....
...Begitu Jun mengeluarkannya dari saku, Jun melihat nama sang penelfon "*J**enny*" nama chinanya Yuan Herong, pertama kali Jun bertemu dengannya Jun sempat mengejeknya karena nama panggilannya tidak sesuai dengan nama aslinya, kebanyakan orang china memiliki dua nama, yaitu nama lahir yang diberikan keluarga, berisikan marga dan nama asli yang mengandung doa dan harapan dari orang tua, tentu saja dengan bahasa china, namun karena perkembangan dunia dan kebanyakan nama china susah di eja oleh orang luar, muncullah nama internasional....
...Karena perbedaan budaya ini, Jun sempat membuat Jenny kesal, disaat semua pria mulai dari remaja sampai kakek memujanya sebagai keindahan negara, pertemuan pertamanya dengan Jun malah mendapatkan ejekan....
...Namun Jun adalah Jun, dia tidak akan perduli dengan wanita manapun. Dengan 2 kali pengalamannya dengan wanita, dia meyakini bahwa hanya harta yang dapat mengikat kesetiaan dan rasa hormat wanita. Saat harta habis maka rasa hormat dan kesetiaan akan hilang....
...Namun sikap cuek Jun ini malah mengundang rasa penasaran Jenny. Karena sedari kecil, dia belum pernah di abaikan orang lain. Orang asing miskin yang bekerja di sebagai kurir obat dan dokumen malah mengabaikannya....
...eka; "hallo jenny, ada apa??"...
...jenny; "ada apa?? apa maksudmu ada apa??...
...kemana saja kamu selama ini?? 2 minggu hanphonemu tidak aktif, bahkan tidak ada kabar darimu, dan sekarang hal pertama yang kamu ucapkan ada apa!!??...
...eka; "issshhh... ribut sekali, katakan saja apa tujuanmu menelfonku, jangan bilang kamu merindukanku.."...
...jenny; "ya tuhaaaaann... 2 minggu menghilang, sifat menyebalkanmu tidak berubah....
...Apa kamu tahu, kami dan para polisi telah melakukan penyisiran di sepanjang sungai yangtze selama 5 hari ini, awalnya kami tidak memperhatikan keberadaanmu, namun setelah 3 hari tidak ada kabar, kami akhirnya mencoba menelusuri keberadaanmu. Seorang dokter mengabari kami bahwa dia sempat bertemu denganmu di sebuah proyek, namun dia mengatakan kamu sudah pergi, kami sempat mengira kamu sudah melarikan diri ke tempat asalmu. Hingga 5 hari yang lalu sekelompok pemburu menemukan motormu di tepi tebing. Dari situ muncul kesimpulan kamu kecelakaan dan mungkin sudah meninggal, barusan polisi mengabari kami, bahwa mereka memutuskan untuk menghentikan pencarianmu dan menyatakan kamu telah hilang. Dubes Indonesia dan aku yakin kamu masih hidup dan berencana akan terus mencari keberadaanmu, itulah kenapa aku menelfonmu.."...
...dan ternyata, jawaban seperti ini yang ku dengar pertama kali, apakah kamu tidak merasa bersalah??...
...Jun yang mendengar ini merasa sedikit tersentuh dengan perhatian Jenny, bagaimanapun dia adalah wanita yang luar biasa, pintar, cantik dan berprestasi, siapapun akan tergila-gila padanya....
..."***Jen, maafkan aku, beberapa hari ini aku tinggal di tempat seseorang yang menyelamatkanku, tapi sekarang aku sudah sembuh, aku akan kembali dalam beberapa jam, jadi jangan khawatir, okey..."...
..."nanti aku akan mentraktirmu makan malam sebagai permintaan maafku, bagaimana***??...
...Mendengar ini Jenny segera melunak, entah kenapa dia merasa senang mendengarnya. Sejak mengenal Juni hanya dia yang mampu membuatnya tertarik, itu karena Juni tidak tertarik padanya, padahal sebenarnya mereka berbeda dunia....
...Jenny bahkan tidak berani memikirkan bagaimana pendapat orang tuanya jika sampai dia dan Jun berpacaran. Sebagai salah satu direktur di rumah sakit memiliki calon menantu kurir rendahan di rumah sakitnya sendiri, sepertinya akan berat....
...Tapi yang namanya hati tidak bisa di tipu, awalnya kesal, tetapi akhirnya dia selalu ingin melihatnya bahkan tak jarang dia curi-curi pandang, lama-lama tanpa dia sadari dia selalu ingin menemui Jun, bahkan dia memberanikan diri untuk meminta nomor kontak Jun dengan alasan pekerjaan, hingga akhirnya mereka akrab, namun Jun hanya memperlakukannya sebagai teman, bukan karena tidak tertarik, mungkin dibawah sadarnya Jun memiliki trauma dalam berumah tangga....
..."baiklah, kamu yang bilang... jadi jangan kamu ingkari"(jenny)...
..."iya.. iya... aku akan menghubungimu begitu sampai, oh ya... apakah cuma kamu yang mengkhawatirkanku?? bagaimana dengan Gede?? dimana dia??"(jun)...
..."dia dan teman-teman asramamu yang lain dan beberapa teman dari dubes indonesia masih menyisir lokasi kecelakaanmu sampai sekarang, aku akan memberitahu mereka bahwa kamu sudah kembali"(jenny)...
..."baiklah kalau begitu, terimakasih jenny. sampai jumpa beberapa jam lagi"(jun)...
...Setelah menutup sambungan telfon, Jun melanjutkan lagi perjalanannya, setelah berkendara hampir 4 jam akhirnya Jun sampai di sebuah restaurant dekat dengan rumah sakit tempatnya bekerja. Walaupun dia sering melintasi restaurant ini, namun ini adalah pertamakalinya dia masuk. Dia mengirim pesan kepada Jenny, lalu sedikit ragu-ragu tapi akhirnya memberanikan diri dan segera masuk, segera seorang pelayan menghampiri Jun....
..."selamat malam tuan, selamat datang di restaurant kami. apakah tuan akan langsung ke meja atau sudah ada reservasi sebelumnya??...
...Jun pun tersenyum sambil mengangguk,....
..."***Saya hanya mencari meja sekarang, belum reservasi, apakah ada meja tersedia??.....
..."ada tuan, mari saya tunjukkan***.."...
...Pelayan itu langsung mengantar Jun ke mejanya, dan Jun mengikutinya dari belakang....
__ADS_1
...Restaurant ini adalah salah satu dari puluhan restaurant mewah yang berada di kota ini. Dari tampilan eksteriornya, sampai interiornya di design oleh designer terkenal di eropa, walaupun designnya terlihat bergaya klasik eropa, namun terlihat modern disaat bersamaan. Pemilihan meja dan kursi berpadu padan dengan ornamen klasik berkelas yang terbuat dari kayu, terlihat mengkilap dan sangat mahal, atap ruangan yang tinggi dengan lampu crystal dan berlian yang berkelap-kelip menambah kemewahannya, namun entah bagaimana Jun merasa familiar dengan design lampu seperti ini....
...Tiba-tiba sebuah tepukan di belakang kepalanya membuyarkan lamunannya.....
..."***B^NGK€!!.."...
..."aaaahhh... jadi tebakanku benar.. kamu ^nj¡.N¿ kampung yang hilang itu, kenapa tidak sekalian mati saja.. untuk apa kamu datang lagi***??...
...Dia adalah James, seorang dokter ahli tulang dari Taiwan, sejak dia tahu Jun dekat dengan Jenny, dia sangat membencinya, bahkan selalu memprovokasi Jun, tujuannya jelas agar Jun terpancing membuat keributan dengannya, sehingga dengan posisinya dia bisa membuat Jun di pecat....
...Namun sayangnya Jun selalu dapat membalas dan mempermalukannya, dan juga entah kenapa Jenny selalu muncul sebagai pahlawan untuk Jun. Itu malah membuatnya semakin membenci Jun....
...Pada saat itu di dalam restaurant ramai dengan pelanggan, Jun yang merasa terhina dan dilecehkan, langsung mengulurkan tangannya untuk menjewer telinga James dengan keras.....
..."Anak nakal,.. kenapa tidak sopan sekali terhadap kakakmu HAH!!! kerjaanmu hanya menghambur-hamburkan uang Ayah saja.. Rumah dan Mobil ayah juga telah kamu gadaikan semua, kemana kamu habiskan uang itu??.. dasar tidak berguna. Kemarin ada 3 orang gadis hamil yang datang kerumah meminta pertanggung jawabanmu, dan sekarang ayah di rumah sakit karena strooke, semua ini karena ulahmu, bahkan saat aku dan ibu menelfonmu, kamu tidak pernah mengakui kami, dan sekarang kamu disini dengan gadis lainnya, apa kamu bukan A***jing??.."...
...Jun mengomel dengan suara keras agar semua dapat mendengarnya dengan baik, bahkan Jun menyeret James secara paksa ke pintu keluar, sesampainya di ambang pintu, Jun langsung menendang pantat James dengan sangat keras agar semua amarahnya hilang, namun dia tidak sadar tendangannya membuat James terlempar dan terguling-guling sejauh 8 meter lebih yang membuat James mengerang kesakitan. Jun sedikit tercengang, kemudian mencoba untuk tenang dan berkata pada security restaurant agar tidak membiarkan anak durhaka seperti itu memasuki restaurant....
...Para security dan pelayan yang tadi mengantar Jun terbengong shock, mereka mengenal dokter James, karena sering makan malam disini, namun apa yang mereka lihat hari ini tidak pernah mereka bayangkan terjadi, pertengkaran dokter James dengan kakaknya mengungkap sifat aslinya. Padahal kenyataannya itu hanyalah akting dari Jun....
...Jun tidak memperhatikan mereka, dia langsung melenggang masuk dan duduk di meja yang tadi di tunjukan oleh pelayan. Didalam restaurant terdengar riuh dengan bisik-bisik para pelanggan, namun Jun mengabaikannya. Segera dia mengirim pesan lagi kepada Jenny. Sebenarnya Jun juga mencoba menelfon teman-temannya, namun sepertinya teman-temannya masih berada di hutan, itu kenapa Jun tidak bisa menghubungi mereka, bagaimanapun juga nomor kontak teman-temannya yang tersimpan di handphone Jun adalah nomor di handphone biasa, bukan telephone satelit....
...Segera pelayan membawa buku menu ke hadapan Jun, setelah memesan jus alpukat dan icecream, Jun menunggu lagi kedatangan Jenny. 15 menit kemudian Jennypun datang, dia langsung menyunggingkan senyum bahagia yang menawannya yang akan melelehkan hati semua orang....
Jenny (26thn)
...Paras cantiknya berasal dari keluarganya yang blasteran semua, di pihak ayahnya sang kakek berasal dari shanghai sedangkan neneknya berasal dari kazhakstan....
...Sedangkan dari pihak ibunya, sang kakek berasal dari inggris dan neneknya dari filliphine....
...Sosoknya yang selalu ceria dan murah senyum serta suaranya yang lembut namun terdengar sedikit manja menambah daya tariknya, tubuhnya yang memiliki tinggi 172cm kulit putih bersih, dengan pa¥#dara yang tidak terlalu besar namun tidak kecil serta pinggang ramping dan bokongnya yang bulat membuat para model'pun iri melihatnya, badannya tidak terlalu berlebihan namun sempurna....
...Jenny yang mendapat perlakuan ini merasa manis di dalam hatinya, namun seketika dia mengerutkan keningnya, menatap Jun lebih dalam....
^^^"***Jun.., coba kamu berdiri lagi"^^^
"kenapa??"
^^^"iiiiihh.. berdiri aja apa susahnya sih"^^^
"jangan aneh, apa kamu tidak pernah melihatku berdiri sebelumnya??"
^^^"nggaaa... ada yang beda, coba deh berdiri"^^^
"icecreamku habis...."
^^^"aku belikan kamu 2 porsi lagi, ayolah.... pleeeaaseee...!!!!!"^^^
"5 detik aja yaaa.."
^^^"okeee***...."^^^
...Dengan begitu Jun akhirnya bangun dengan ekspresi malas....
"***Udah!!..
^^^"coba muter"^^^
"apa-apa'an sih kamu?!!"
__ADS_1
^^^"MUTEEERR***...!!!"^^^
...Tanpa sadar Jenny mengeraskan suaranya, dia memasang wajar cemberut, namun terlihat sangat lucu. Tamu lain yang melihat ini bukannya marah, namun mereka semua melihat ke arah Jenny dan Jun....
...Para pelanggan restaurant terus memperhatikan mereka, Jenny yang sudah biasa menerima perlakuan seperti ini dengan mudah mengabaikannya, namun Jun merasa risih dan tidak nyaman. Dia langsung duduk di kursinya tanpa menunggu persetujuan Jenny....
..."ayolaaahh... kita disini untuk makan, bukan untuk memperhatikan sesama.."...
...kata Jun keras, karena sudah tidak tahan di perhatikan terus....
...Jenny tertawa melihat Jun yang salah tingkah dan terlihat sangat jengkel....
..."***ha..ha..ha... sudahlah abaikan saja"...
..."ini semua ulahmu, aku seharusnya mengajakmu makan di kuburan saja kalau aku tahu akan seperti ini***"...
...kata Jun yang masih terlihat jengkel dengan tatapan semua orang.....
..."memangnya di kuburan ada tempat makan??"...
...tanya Jenny mengejek.....
..."kamu terlihat berbeda dari 2 minggu yang lalu, terlihat lebih gagah dan lebih tinggi.."...
..."***kemana saja kamu selama ini, dan apasaja yang kamu alami?? ceritakanlah.....
..."aku terjun ke jurang dan jatuh ke sungai, aku sekarat dan di selamatkan oleh seorang kakek-kakek misterius, aku dirumahnya untuk memulihkan diri***.." jun...
..."lalu bagaimana dengan fisikmu, bagaimana bisa berubah secepat ini" jenny...
..."ahh.. ini, di hutan aku bertemu dua beruang jablay, mereka selalu memperebutkanku, kaki dan tubuhku selalu di tarik-tarik mereka, mangkannya aku jadi lebih tinggi.."jun...
..."aku serius Jun.. kenapa kamu selalu menjengkelkan seperti ini.. tidak mau menjawab ya sudah"...
...Jenny melipat kedua tangannya di dada dan berdecak kesal.....
..."sudahlah.. tidak usah membicarakan itu lagi, yang penting sekarang aku selamat dan sudah kembali.."...
..."ayolah.. kamu mau memesan apa?? aku panggilkan pelayan.." jun...
...segera Jun mengangkat tangannya, dan seorang pelayan menghampiri mereka dengan sopan....
..."***tuan dan nyonya, apa yang bisa saya bantu, apakah anda berdua siap untuk memesan??...
..."baiklah, tinggalkan buku menu itu, kami akan memanggilmu begitu selesai memutuskan untuk makan apa***" jenny...
..."baik nyonya"...
...Pelayan itupun akhirnya meninggalkan mereka....
...Melihat pelayan itu menjauh, Jenny mencondongkan tubuhnya kedepan berencana untuk membisikkan sesuatu, namun sebelum bisa mengatakan apapun, Jun langsung menyelanya.....
..."hey jangan coba-coba menggodaku.."...
...Jenny yang mendengar ini sontak melihat ke arah dadanya, gaun yang iya kenakan adalah model V neck yang memang agak rendah dan longgar, tiba-tiba dia merasa malu namun dia menyembunyikannya dengan berpura-pura marah pada Jun, Jen memukul kepala Jun dengan buku menu yang sedang ia pegang.....
..."dasar mesuuumm!!.."...
...namun Jen mengucapkannya dengan suara rendah.. dengan wajahnya yang memerah dia melanjutkan.....
..."aku hanya mau memastikan bahwa kamu tidak akan kehabisan semua uangmu untuk makan disini, apa kamu tidak akan menyesal mengundangku kesini??"...
__ADS_1
...Jen sedikit tidaknya tahu berapa pendapatan Jun setiap bulan, dengan semua pengeluarannya, paling-paling Jun bisa menghemat 1000 sampai 2000 yuan setiap bulan, sedangkan biaya makan termurah untuk 2 orang di restaurant ini bisa menghabiskan biaya sekitar 1.500 yuan atau 3jt'an lebih, itu hampir semua tabungan Jun dalam sebulan....