Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku

Sipembuat System Kekayaan Ternyata Cucu Buyutku
bab. 80 (katak)


__ADS_3

...Disisi lain pesawat pribadi Jun mendarat dengan mulus di bandara pribadinya di Jembrana, sementara itu Naga masih dalam keadaan tidak sadarkan diri....


...Jun menendang pantatnya sehingga membuat Naga terjerembab lebih dalam ke bawah kolom meja yang membuatnya terbangun....


...Begitu sadar Naga kebingungan, dia menoleh kekanan dan kekiri dari bawah kolom meja, "tempat apa ini?? Dimana aku?"...


..."woy... Ular kadut.. Keluar dari sana.." Jun menjulurkan kepalanya kebawah kolom meja....


...Naga akhirnya sadar bahwa dirinya sedang berada dibawah kolom meja, ia pun keluar dalam keadaan kebingungan....


..."ish!! kau ini kultivator, tapi pengetahuanmu terhadap kehidupan manusia layaknya anak yang baru lahir.. Memalukan sekali.."...


...Setelah jeda sesaat Jun melanjutkan, "aku akan menunjukan tempatku berkultivasi padamu, aku yakin beberapa hari lagi kau akan menembus ranah berikutnya, sekalian pelajari tentang kehidupan dipermukaan, setelah 3 bulan aku akan menemuimu, apa kau mengerti?"...


..."aku mengerti tuan... kau adalah guruku saat ini, aku akan mengikutimu dan melakukan semua perintahmu mulai hari ini sebelum aku menemukan tuanku yang sebenarnya"...


..."baiklah.. Ayo!" Jun dan naga berteleportasi kesebuah bangunan tempat biasa Jun mempelajari semua kitab-kitabnya"...


...Bangunan tersebut telah tersegel sepenuhnya oleh Jun menggunakan mantra sihir, sehingga terisolasi sepenuhnya dari gangguan luar dan tidak akan terjadi kebocoran aura....


...Itulah kenapa tidak akan ada yang menyadari apapun yang terjadi didalam ruangan tersebut....


...Naga terperangah ketika menyadari betapa kuatnya energi yang terdapat di dalam ruangan itu, seluruh ruangan terlapisi oleh bebatuan mulia kelas tinggi yang secara terus menerus memancarkan energi murni yang seakan tidak akan pernah habis....


...Ada juga tempat bersemedi yang terbuat dari batu meteorid seluas 8x4 meter yang terdapat sebuah lubang dan tempat duduk di dalamnya....


...Batu meteorid tersebut memancarkan energi yang sangat besar, bahkan ribuan kali lebih besar dari bebatuan mulia seperti berbagai jenis giok dan mutiara disekitarnya....


...Tidak mengherankan apabila ada seorang manusia normal yang berkultivasi di ruangan ini akan mampu menembus ranah dewata hanya dalam waktu beberapa tahun saja....


...Naga melihat Jun dengan seksama, walaupun perawakan Jun seperti lelaki berumur 20an tahun sebenarnya ia berusia lebih dari 30 tahunan, Naga membatin 'mungkinkah ia mulai berkultivasi semenjak ia masih menjadi ******?'...


...'tapi apa mungkin ****** bisa berkultivasi?? Ya tuhan.... Apa yang ku pikirkan?'...


..."pemikiranmu konyol! lakukan kultivasimu, aku akan menemui keluargaku dulu, ingat 3 bulan lagi aku akan menemuimu kembali"...


...Jun langsung menghilang setelah selesai mengatakan hal itu, yang membuat Naga tertegun....


..."huh..."...


...Jun muncul di bawah air terjun, di sebuah batu besar ia berdiri seorang diri, lalu bergumam. "kalian semua datanglah kesini" kekuatan pancaran auranya menembus lagit dan suara gumamam pelan Jun menggema di seluruh galaxy....


...Semua makluk dengan kekuatan ranah dewata ke atas seketika mendengar panggilan itu. Tidak ada yang berani mengabaikan kekuatan seperti itu....


...Mereka mendeteksi sumber aura dan langsung bergerak berteleportasi dengan cepat, tidak ada yang berani datang terlambat, mereka tahu bahwa kekuatan seperti itu hanya bisa di keluarkan oleh sang pencipta....


...Jun duduk bersila pada batu paling besar di bawah air terjun Mesehe, ia duduk menunggu dengan tenang, detik berikutnya ia menyadari seekor katak sedang melihatnya sambil tersenyum....


...Begitu ia melihatnya, waktu seakan berhenti tiba-tiba, Jun menyadari segala sesuatu diseluruh semesta telah berhenti bergerak, angin, air, perputaran orbit semua planet, segalanya berhenti seketika....


...Jun kembali melihat Katak di depannya, ia tahu katak itu bukanlah katak yang sebenarnya....


..."Wakilku, apa kau bingung dengan rencanaku??"...


..."huh!!...??"...


...Jun tertegun memandang katak didepannya yang sebenarnya dapat berbicara....


..."hahahahahaa... Ada apa?? Ekspresimu lucu begitu.. Biar ku kasi tahu.. Akulah sang pencipta, aku menciptakanmu, menciptakan segalanya, semua makluk, semua dunia, segalanya... Apa kau percaya??"...

__ADS_1


...Jun masih bengong dengan tatapan kosong kearah sang katak, otaknya memikirkan banyak hal, namun mulutnya tidak mampu mengeluarkan satu katapun....


..."hmmm.... Baiklah akan ku tunjukan sesuatu"...


...Setelah sang Katak mengatakan hal itu, seketika saja telinga Jun berdengung, mata Jun terbelalak terkejut, ia tiba-tiba memasuki dunia lain yang penuh kegelapan....


...Tiba-tiba entah bagaimana muncul sebuah benda transparan, sesaat kemudian benda itu terlihat seperti sebuah telur yang sangat besar....


...Semakin lama bentuknya semakin Jelas, tak lama kemudian benda tersebut benar-benar terlihat berbentuk bulat telur sempurna....


...Sebuah cahaya kekuningan terbentuk dari dalam telur tersebut sedikit demi sedikit, di sekelilingnya terdapat cahaya berwarna warni yang bergerak kesana kemari dengan sangat cepat....


...Satu persatu cahaya itu mulai memasuki cahaya kekuningan yang lebih besar di dalam telur itu, beberapa saat kemudian cahaya kekuningan itu mulai membentuk sebuah sosok manusia....


...Saat cahaya warna warni itu mulai berkurang sepersepuluhnya, barulah sosok manusia sempurna mulai terlihat dengan jelas didepan mata Jun....


...Cahaya-cahaya warna warni terus menerus memasuki tubuh manusia di dalam telur tersebut, setelah beberapa saat sosok manusia dalam telur mulai membuka matanya. Sosok itu melihat sekelilingnya, hanya ada kegelapan tanpa ujung disekitarnya....


...Waktu berlalu dengan sangat cepat, jutaan tahun, milyaran, kuadriliun, kuintiliun tahun berlalu hingga sosok tersebut merasakan kebosanan dalam pertapaannya....


...Ia memecah cangkang telur yang selama ini membelenggunya, pecahan-pecahan itu tersebar di kegelapan yang sangat dingin mencekam....


...Bahkan sosok itu juga merasakan rasa dingin tersebut pada tubuhnya, untuk mengurangi rasa dingin itu, ia mengeluarkan api abadi dari dalam tubuhnya yang selalu mengelilinginya kemanapun ia pergi....


...Waktu terus berlalu, sosok tersebut terbang ke satu arah untuk waktu yang sangat lama, entah berapa miliar tahun sudah ia terbang dengan kecepatan yang sangat luar biasa, mungkin jutaan kali lebih cepat dari kecepatan suara. Itu merupakan kecepatan teleportasi....


...Namun ia tidak kunjung menemukan ujung dari kegelapan di sekitarnya. Dalam rasa frustasi yang menyelimuti dirinya, ia menghibur dirinya dengan memainkan tangannya, ia menciptakan 1 cahaya kecil dan memainkannya....


...Merasa cukup terhibur dengan bola cahaya itu, ia menciptakan 1 bola cahaya lagi, memainkan berbagai gaya dengan kedua bola cahaya dalam waktu yang lama, sosok tersebut kembali merasa bosan....


...Ia menabrakkan kedua bola cahaya itu hingga meledak, membuat percikan yang sangat indah yang tersebar ke berbagai arah di dalam kegelapan tersebut seperti kembang api....


...Sosok besar yang sedang kesepian seperti merenungkan sesuatu, beberapa saat kemudian ia membuat beberapa bola cahaya lagi ditangannya....


...Muncullah ribuan bola disekelilingnya, ia kembali menabrakkan bola-bola tersebut sehingga menyebabkan ledakan-ledakan besar, sosok tersebut memperhatikan semua hasil dari ledakan-ledakan itu....


...Ia mengatur waktu, posisi, komposisi, bentuk dan ukuran dari hasil ledakan-ledakan itu. Sosok tersebut terlihat tersenyum puas, tidak terlihat jejak kesepian lagi di wajahnya....


...Seiring waktu ia telah melakukan hal tersebut jutaan atau mungkin miliaran kali, awalnya terlihat senang, kemudian bahagia, frustasi, puas, bersemangat, puas kembali dan pada akhirnya merasa bosan lagi....


...Selayaknya seorang anak yang sedang memainkan sebuah permainan kesukannya setelah sekian lama....


...Sosok tersebut termenung seorang diri melihat hasil ciptaannya, seperti seorang pelukis yang telah menyelesaikan lukisannya, atau seorang pengerajin aquarium yang sedang melihat setingan aquascape didalam aquariumnya dan memandangi ikan yang sedang berenang kesana kemari....


...Pada akhirnya didalam kebosanannya, ia memikirkan siapa sebenarnya dirinya, apa dirinya yang sebenarnya, darimana ia berasal dan siapa yang menciptakan dirinya....


...Pada akhirnya ia mengklasifikasikan hasil ciptannya, peradaban tingkat 0-1 adalah peradaban yang masih baru dan primitif, mengandalkan kemampuan tubuhnya sendiri atau makluk disekitarnya untuk menjalani kehidupan....


...Peradaban tingkat 1-2 adalah peradaban dimana penduduknya sudah berhasil memanfaatkan sumberdaya tersembunyi di planetnya untuk membuat mesin atau bahan bakar mesin untuk membantunya menjalani kehidupannya di planet tersebut....


...Peradaban tingkat 2-3 adalah peradaban dimana penduduk planet tersebut telah berhasil memanfaatkan semua sumberdaya planetnya untuk menciptakan sesuatu untuk menyerap sumberdaya lain yang terdapat disekitar planetnya, misalnya matahari, angin dan ataupun bisa menciptakan alat penghasil energi mandiri lainnya seperti dynamo, nuklir dan sebagainya dan menciptakan penyimpan energi lainnya seperti baterai....


...Peradaban ini juga telah mampu menjelajahi planet lain di sekitar planetnya sendiri dengan tujuan pengamatan dan penelitian, seperti halnya bumi dan planet-planet lainnya....


...Peradaban tingkat 3-4 adalah pradaban yang telah menciptakan segala sesuatunya berjalan mandiri sebagai pembantu mereka untuk menjalani kehidupnnya tanpa perlu isi ulang, semua energi telah mampu di ciptakan sendiri dan mengisi ulang dengan sedirinya....


...Peradaban tingkat 4-5 merupakan peradaban yang telah berhasil membangun peradaban lain di sekitar planet mereka, menempati planet lain dan menjelajahi planet-planet lain di sekitarnya....


...Peradaban tingkat 5-6 merupakan peradaban yang berhasil merekayasa DNA, merubah DNA menciptakan makluk hidup lainnya ataupun menggandakan kehidupan, mengobati atau menghilangkan penyakit dan membuat tubuh mereka dapat beregenerasi....

__ADS_1


...Peradaban tingkat 6-7 adalah peradaban yang mampu melakukan perjalanan ke antar setiap galaxy di sekitarnya dengan cepat selayaknya penduduk Newzealand mengunjungi kerabatnya di Rusia dengan pesawat terbang....


...Peradaban 7-8 merupakan penjelajah ruang dan waktu, penduduk peradaban ini mampu pergi dari ujung galaxy lain ke ujung lainnya hanya dalam hitungan hari. Penduduknya merupakan sosok tuhan yang kita ketahui, mereka mampu menciptakan kehidupan, membuat bintang buatan, planet-planet yang mengorbit beserta makluk hidup didalamnya....


...Peradaban tingkat 9 adalah sang pencipta itu sendiri, sosok yang bahkan dirinya sendiri tidak mengetahui apa dan siapa dirinya, ia hanya tahu dirinya adalan sosok TER di tempatnya. Terbaik, terburuk, terhebat, terlemah, terkeras, tercair dan sebagainya, ialah yang maha kuasa....


...Sedangkan peradaban tingkat 10 merupakan kekosongan yang ia tinggalkan untuk sosok yang mungkin ada namun tiada yang mungkin mengawasi atau tidak mengawasi. Kosong mungkin berisi, dan isinya mungkin adalah kekosongan. Sesuatu yang siapapun tidak akan pernah mengerti....


...Sosok tersebut terihat puas dengan kreasinya dan pengelompokannya saat ini, ia kembali memandangi keseluruhan ekosistem yang telah ia ciptakan dengan senyuman menghiasi wajahnya....


...Tahun demi tahun berlalu, setelah waktu yang cukup lama, kekacauan yang tidak ia inginkan terjadi, ketamakan beberapa makluk ciptaannya melahap beberapa makluk lainnya secara membabi buta, beberapa perombakan ia lakukan, menghancurkan, menciptakan makluk penyeimbang dan sebagainya....


...Tetapi tidak terlalu efektif, karena ia harus selalu mengawasi dan melalukan reformasi secara berulang ulang, sedangkan ia menginginkan waktu untuk menemukan identitasnya sendiri....


...Ide gila pun ingin ia tempuh, ia ingin menciptakan 9 makluk eksotis yang memiliki kekuatan dahsyat yang tak terkalahkan, namun sekali lagi ia memikirkan dampak negatif dan positifnya, bagaimanapun kedua element ini adalah element pembentuk keseimbangan kehidupan....


...Pada akhirnya ia tetap menciptakan 9 makluk eksotis ini namun dengan penghambat atau segel yang hanya bisa dilepaskan oleh dirinya sendiri....


...Beberapa miliar tahun kemudian ia menciptakan kloning dirinya sendiri, dengan kemampuan dan kekuatan yang sama dengan dirinya....


...Hanya saja kloningnya ini harus memiliki kelemahan, dan kelemahannya adalah ia tidak dapat melawan atau membantah dirinya....


...Keputusan telah dibuat, cahaya kekuningan muncul di telapak tangannya. Sesaat kemudian cahaya kekuningan itu melesat tanpa arah yang jelas....


...Sang pencipta ingin kloning dirinya tumbuh normal sebagai seorang manusia, menjalani kehidupan manusia untuk sesaat sampai waktunya nanti tiba atau siap untuk mendapatkan kekuasaan dan kekuatan....


...Cahaya kekuningan itu melesat amat sangat cepat melintasi begitu banyak galaxy hanya dalam waktu beberapa menit....


...Jun yang mendapat pengelihatan ini terperangah terkejut seketika. Bagaimana tidak, cahaya kekuningan itu dengan cepat menuju galaxy bima sakti, melesat ke bumi....


...Ia dengan jelas melihat cahaya itu menuju Bali dan jatuh tepat diatas rumah lamanya di renon. Ia melihat Ayah kandungnya bersama dengan ibunya yang sedang bersenggama....


...Tepat saat ayahnya menembakkan spermanya kerahim ibunya. Sungguh timing yang tepat sekali....


...Setelah melihat itu, Jun mencoba untuk tersadar dari semua pengelihatan tersebut. Pada akhirnya ia kembali kedunia nyata dan melihat katak yang sebelumnya masih berada dihadapannya....


...Katak tersebut masih memandangnya dengan tersenyum. "itu bukan mimpi atau khayalan, itu adalah kisahku dan proses terciptanya dirimu"...


...Jun masih terengah-engah setelah merasakan pengelihatan tersebut, apa yang dilihatnya masih sangat sulit untuk diterima....


..."ta.. tapi kekuatan yang aku miliki bukankah itu karena cucu buyutku??" tanya Jun....


...Katak tersebut hanya menaik turunkan alisnya yang tanpa bulu sambil tersenyum menggoda tanpa menjelaskan apa-apa....


..."ish...!!! Tampangmu menjengkelkan sekali, kalau kamu sang pencipta kenapa kamu datang dengan wujud katak?, tidak berwibawa sama sekali"...


...Sang katak tertegun untuk beberapa saat, ia terlihat tersinggung namun wujud katak ini memang betul terlihat sangat tidak berwibawa....


..."aku bisa menjadi apa saja yang aku inginkan, kamu tidak berhak menilaiku dari penampilanku.. Aku bisa menciptakanmu, aku juga bisa menghapusmu. Apa kau....."...


..."Bumi sangat luas, kamu bisa mengambil wujud ular besar, buaya, harimau atau mungkin singa, kenapa harus katak?" ucap Jun memotong perkataan Katak....


..."apa kau tahu hukuman karena membuatku kesal??"...


...Sang katak mulai terlihat kesal....


..."kenapa kau kesal begitu, apa kau sedang menstru..... AAAAHHHH!!!!.. SHIIITTT!!...." belum sempat Jun menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba pantatnya terbakar oleh api berwarna biru kehijauan.....


...Api tersebut terasa sangat panas, namun yang ajaibnya pakaian yang Jun kenakan tidak ikut terbakar sama sekali. Api tersebut seakan akan keluar dari dalam tubuhnya....

__ADS_1


__ADS_2