
Karena percaya pada Sera, Edgar menceritakan kalau tujuannya memang untuk membongkar siapa ibu kandung Chris di khalayak umum. Supaya publik tahu kalau memang Ruby bukan ibu kandung Chris.
Dan hal itu sesuai dengan tebakan Sera.
"Dengan begitu, Saka akan dianggap membohongi publik selama ini, aku hanya tinggal menghancurkannya karena dukungan para 7 tetua ada di genggamanku," jelas Edgar.
Sera terdiam sejenak, dia mencerna rencana Edgar itu.
"Kau tidak akan menyakiti anak itu, 'kan? Setelah kau mendapatkan semuanya, apa yang akan terjadi pada Chris?" tanya Sera lagi.
"Anak itu ada karena sebuah persyaratan jadi setelah aku mendapatkan semuanya, dia tidak berguna lagi," sahut Edgar.
Sera meremas ujung rok yang dia kenakan, dia tidak rela anaknya hanya dijadikan sebuah alat.
"Chris harus tahu kalau aku adalah ibu kandungnya sebelum debutnya tiba, aku tidak mau dia terguncang," batin Sera yang berencana ingin memberitahu kebenaran. Lebih baik tahu dari mulutnya dari pada orang lain.
Sementara Chris sendiri berpikir untuk mempertemukan Saka dan Sera, anak itu ingin mendengar sendiri dari mulut keduanya. Dia merasa rahasia keduanya ada hubungannya dengan dirinya.
Sebelum itu, Chris mencoba mencari catatan kelahirannya.
Catatan kelahiran yang tentu saja sudah direkayasa oleh Saka.
__ADS_1
"Aku dilahirkan secara caesar?" gumam Chris setelah membaca catatan dari rumah sakit.
Beruntung Ruby ada di mansion jadi malam itu Chris ingin memastikan apa ada bekas operasi di perut perempuan yang selama ini dia anggap ibu kandungnya itu.
"Mommy..." panggil Chris sambil mengetuk kamar Ruby.
Sayup-sayup Ruby mendengar suara anak itu, dia baru saja bertengkar hebat dengan Saka di ruang kerja lelaki itu. Bahkan Ruby mengamuk dan menghancurkan sebagian barang Saka.
Pintu tidak dikunci jadi Chris mencoba untuk membuka dan masuk.
"Chris?"
Chris mendekati Ruby yang pada saat itu berbaring di ranjang sambil menangis. Bau alkohol menyeruak di indra penciuman anak itu.
"Kemarilah," pinta Ruby setengah sadar. Dia menepuk sisi ranjang yang kosong.
Chris naik dan berbaring di samping Ruby kemudian perempuan itu langsung memeluk Chris sambil bernyanyi lagu nina bobo.
"Kau harus selalu berada di sisi mommy," ucap Ruby sebelum tak sadarkan diri.
Chris melambaikan tangannya di wajah Ruby, setelah dirasa perempuan itu terlelap, perlahan Chris menaikkan baju atasan Ruby untuk mencari bekas luka operasi caesar di perut.
__ADS_1
Saat baju sudah terangkat, Chris segera mencari bekas luka operasi itu tapi perut Ruby tampak begitu mulus. Tidak ada bekas luka sama sekali.
"Walaupun bekas operasi caesar akan memudar tapi tetap saja akan memiliki bekas," gumam Chris. Sebenarnya bukan operasi caesar saja, bekas operasi apapun pasti memiliki bekas walaupun sudah menyatu dengan kulit.
"Apa mommy Ruby memang bukan ibu kandungku?"
Chris mulai berasumsi sendiri, dia jadi sedih. "Kenapa keluargaku harus begini?"
Anak itu kemudian teringat kata Saka jika tidak boleh jadi anak cengeng. Jadi, Chris berusaha tidak menangis.
"Siapa ibu kandungku? Siapa orang yang melahirkan aku?"
Kalau seandainya saya menjadi ibu, Tuan Muda. Apa Tuan Muda mau menerima saya?
Tiba-tiba Chris mengingat pertanyaan Sera itu, sekarang dia mulai mengerti kenapa Sera bertanya seperti itu pasti miss Seranya ingin mengonfirmasi.
Jika memang Sera adalah ibunya tapi kenapa Ruby yang harus menggantikan posisinya?
Pertanyaan demi pertanyaan muncul di kepala Chris.
"Sekarang misi berubah, miss Sera dan daddy harus bertemu, aku harus mengurung mereka dan mendengar interaksi mereka tanpa akting," gumam Chris kemudian.
__ADS_1