Sleeping With Mr. Saka

Sleeping With Mr. Saka
SWMS BAB 80 - Ending


__ADS_3

Sera mencium tangan kecil baby Crystal sambil menyusui bayi itu. Akhirnya dia bisa merasakan bagaimana menyusui bayi sampai kenyang.


"Apa adik sudah tidur, Mom?" Chris yang menemani sang mommy berbisik pelan.


"Sepertinya adikmu kekenyangan jadi langsung tidur," sahut Sera.


Perlahan Sera meletakkan baby Crystal di box bayi, perempuan itu memandangi baby Crystal yang terlelap.


"Bukankah wajahnya mirip dengan mommy?" tanya Chris.


"Benarkah? Mommy rasa mirip kakaknya," balas Sera.


Chris tersenyum kesenangan akhirnya dia mempunyai teman di mansion. Dia pasti akan menjaga adiknya dengan baik.


Tak lama Saka juga ikut bergabung bersama mereka.


"Apa sudah tidur?" tanya Saka.


"Baru saja," Sera menaikkan selimut untuk menutupi kaki bayinya.


"Lebih baik kita keluar supaya tidak mengganggu," ucap Saka seraya mengangkat tubuh Chris. "Kau sudah besar, hem?"


Chris menahan tawanya supaya adiknya tidak terbangun.


Waktu terus berlalu, baby Crystal tumbuh menjadi bayi yang menggemaskan.


Hari itu musim dingin tiba, bertepatan dengan hari libur sekolah Chris. Saka sengaja mengambil cuti supaya bisa membawa keluarganya berlibur di villa pribadinya.

__ADS_1



"Bukankah Crystal sangat lucu?" tanya Sera seraya memperlihatkan foto yang diambilnya.


"Dia mirip denganmu," komentar Saka.


"Aku kan ibunya, tentu saja mirip," Sera percaya diri sekali.


Pada saat itu mereka sudah sampai di villa, malam harinya Saka meminta para penjaga membantunya untuk membuat api unggun di halaman villa.


"Jangan terlalu besar," ucap Saka.


Kemudian ada alat pemanggang daging juga di sana.


"Kita akan pesta barberque?" tanya Sera.


"Aku menunggu masakan kalian," Sera pun duduk manis bersama Crystal di kursi yang ada di halaman.


Crystal terus bermain, sesekali menangis karena bosan.


"Kita tunggu daddy dan kakak selesai masak, okay," Sera menimang bayinya supaya tidak rewel.


Sementara Saka dan Chris tampak sibuk memanggang daging. Chris mengoles bumbu dan Saka membalik daging itu supaya masak merata.


"Sepertinya kentang di oven sudah masak," ucap Saka.


"Biar aku yang mengambilnya, Dad," Chris masuk ke dalam villa dan meminta penjaga membantunya mengeluarkan kentang dari oven.

__ADS_1


Kemudian Chris membawa beberapa kentang ke halaman. Anak itu menyusun di piring dan menunggu daging masak.


"Aku tidak sabar, saat aku makan, Crystal akan ikut memakannya juga," ucap Sera.


"Cobalah, Mom," Chris memberikan hasil masakannya karena tahu sang mommy yang masih menyusui adiknya.


Tanpa basa-basi, Sera makan dan ternyata rasanya sangat enak. Sera memberikan jempolnya pada anak dan suaminya.


"Kerja bagus, Dad," ucap Chris yang adu tos bersama Saka.


Semakin malam, salju semakin turun dengan lebat. Keluarga kecil Saka akhirnya masuk ke dalam villa.


Karena kelelahan Chris tidur duluan, anak itu tidur di samping Crystal yang juga sudah tertidur pulas. Sera menciumi kedua anaknya bergantian.


Sera lalu mencari suaminya berada, ternyata Saka berdiri di depan jendela sambil melihat salju turun.


"Dulu, saat salju turun seperti ini. Aku akan berdiri di depan jendela sambil memikirkanmu," ucap Saka sambil menarik Sera yang baru datang ke dalam pelukannya.


"Aku akan selalu bersamamu dan tidak akan pernah pergi," Sera berjinjit sambil mencium bibir Saka.


"I love you, Saka. Aku sangat beruntung menjadi istri dan ibu dari anak-anakmu!"


...***...


...TAMAT...


__ADS_1


__ADS_2