Sleeping With Mr. Saka

Sleeping With Mr. Saka
SWMS BAB 70 - Memintal Rindu


__ADS_3

"Daddy..." Chris yang berada digendongan Axton seketika meloncatkan diri untuk turun.


Mereka menyusul ke persidangan bersama Jois, kedua lelaki itu menjaga Chris selama Sera berada di tahanan.


Axton memberikan satu jempolnya untuk temannya itu sementara Jois tampak mengelap air matanya karena melihat atasannya bisa berkumpul lagi dengan keluarganya.


"Aku tahu daddy tidak melakukan itu semua," ucap Chris sambil memeluk perut Saka.


Tidak tinggal diam, Saka menggendong anaknya dan berkata. "Kau bukan anak persyaratan, daddy selalu bangga padamu!"


"I love you, Daddy." Chris mengalungkan kedua tangannya ke leher kokoh Saka dan tidak akan melepas sang daddy.


"Ayo kita jemput mommy!" Saka berjalan dan membawa Chris untuk masuk ke dalam mobil. Mereka akan menjemput Sera yang kembali ke tahanan untuk mengurus surat pembebasan.


Sera ditemani oleh Gustav dan tim kuasa hukum yang lain.


Bersamaan dengan surat pembebasan selesai, Saka dan Chris sudah sampai di sana.


"Mommy..." Chris berlari dan Sera langsung berjongkok untuk menyambut putranya. "We won!"


Sera memeluk anak itu dengan erat. "Ya, kita menang!"


"Apa sekarang mommy memaafkan daddy?" tanya Chris karena pertanyaannya waktu itu belum dijawab oleh Sera.

__ADS_1


"Setelah semua yang daddy lakukan, bagaimana mungkin mommy tidak memaafkannya. Mommy tidak ingin jadi pinokio," jawab Sera.


Anak dan ibu itu kemudian tertawa bersama, Chris melepas pelukan dari Sera dan meminta sang mommy untuk berdiri.


"Kalau begitu buktikan padaku!" pinta Chris.


Sera menatap Saka yang berdiri beberapa meter dari mereka, lelaki itu tampak membuka kedua tangannya dan Sera tak kuasa menahan diri. Perempuan itu berlari dan ingin berada di pelukan Saka karena ingin meluapkan segalanya di sana.


"Saka... Saka..." Sera hanya bisa menangis seraya memanggil nama lelaki itu.


"Aku di sini," Saka memeluk Sera dengan mengecup puncak kepala istrinya. "Semua sudah berakhir!"


"Rasanya aku ingin memukulimu sampai tenagaku habis," ungkap Sera.


"Aku tahu yang ada di kepala mesummu itu, Tuan Iblis,"


"Kali ini aku tidak akan menahan diri lagi dan aku ingin kau juga aktif bergerak,"


Axton tersenyum melihat pasangan suami istri itu, dia ikut terharu karena mereka akhirnya bisa bersatu. Dia kemudian mendatangi Chris dan berniat membawa anak itu pulang.


"Mommy dan daddy, bagaimana?" tanya Chris.


"Mereka butuh waktu berdua jadi sebaiknya kita pergi," Axton mengangkat tubuh anak itu lalu mencari keberadaan Jois. "Temani tuanmu, aku akan pergi bersama Chris!"

__ADS_1


Jois hanya bisa menghela nafas karena dia selalu mendapat bagian tidak enaknya. "Baiklah, mungkin saya harus memesan kamar hotel!"


Memang yang dibutuhkan Saka dan Sera saat ini adalah sebuah kamar.


...***...


BRAK!


Pintu kamar hotel president suite itu terbuka, sepasang anak manusia langsung bercumbu dengan rakus dari pintu masuk merayap terus sampai masuk ke kamar tanpa melepas ciuman mereka.


Keduanya menyatukan kening mereka dengan terengah-engah lalu terkekeh bersama.


"Bukankah banyak hal yang perlu kita bicarakan?" tanya Sera.


Mereka sibuk membuka baju satu sama lain hingga keduanya dalam keadaan polos.


"Kita bicarakan semua setelah aku menyelesaikan ini," ucap Saka.


Mereka kembali berciuman dan ciuman mereka menjadi semakin liar dimana lidah mereka mulai bermain di dalam mulut mereka, begitu juga dengan tangan mereka. Tangan Sera sudah memainkan milik Saka yang sudah menantang begitu juga dengan tangan Saka, tangannya sudah meremas benda bulat milik Sera dan memainkan jarinya di sana.


_


Kalo othor belum tulis kata tamat segede gaban berarti ceritanya masih lanjut.

__ADS_1


Udah masuk part uwu jadi akan banyak adegan pembuatan adik Chris, ya. Wkwkwk


__ADS_2