Sleeping With Mr. Saka

Sleeping With Mr. Saka
SWMS BAB 71 - Boomerang


__ADS_3

"Eugh!" Sera melenguh ketika Saka mulai ke tahap selanjutnya yang membuat tubuhnya semakin memanas.


Saka membuka kedua kakinya dan menunduk, Sera sangat malu dan terkejut.


"A... apa yang kau lakukan?" tanya Sera terbata.


"Bukankah sudah aku bilang, aku tidak akan menahannya lagi," jawab Saka yang langsung mulai bermain di sana.


Sera hanya bisa meremas seprai menikmati sensasi yang diberikan suaminya. Sepertinya Saka memang tidak main-main dengan perkataannya, Sera dibuat mengerang sejadi-jadinya bahkan sampai mencapai puncak.


"Kau sepertinya suka, hem?" Saka berseringai karena berhasil membuat Sera mendapat kenikmatan pertamanya.


Refleks Sera menutup wajahnya dengan kedua tangannya, dia malu dan di mata Saka hal itu sangat menggemaskan.


"Kau semakin membuatku tidak bisa menahan diri, Sera," ucap Saka seraya membungkuk dan membuka tangan Sera yang menutupi wajah perempuan itu.


Kedua anak manusia itu saling menatap satu sama lain kemudian kembali berciuman dengan mesra dan hasrat yang membara.

__ADS_1


Perlahan, Saka merendahkan tubuhnya untuk mencari pintu surga dunia milik Sera. Lelaki itu menekan sedikit demi sedikit sampai beberapa detik kemudian terdengar rintihan dari bibir Sera yang dilumaat Saka.


Saka melepas ciuman dan mengangkat kepala untuk menatap wajah Sera, perempuan itu mencengkram lengannya dengan kuat. Tampak wajah Sera yang memerah bahkan kini memejamkan matanya karena perlahan milik Saka mulai masuk dan hal itu membuat sensasi yang begitu menyiksa bagi Sera.


"Akh!"


Sera menjerit, ketika dalam sekali hentakan seluruh milik Saka langsung masuk dan tenggelam.


Sebelum bergerak, Saka membiarkan Sera menyesuaikan dulu dengan miliknya yang membuat perempuan itu meringis kesakitan.


Beberapa saat kemudian, Sera mulai merasakan gerakan kecil di atas tubuhnya. Saka menumpukan kedua tangannya, di masing-masing sisi Sera. Sedangkan pinggul lelaki itu mulai bergerak.


"Saka..." Sera memanggil nama lelaki itu dengan mata sayu.


"Kau menikmatinya, hem?" Saka bertanya dengan bergerak semakin kuat.


Sera mengangguk, dia sudah pasrah dengan kenikmatan yang diberikan suaminya.

__ADS_1


Mereka benar-benar melupakan semua masalah yang ada dan melepaskan kerinduan mereka yang mendalam. Bahkan tidak cukup sekali, Saka melakukannya lagi dan lagi.


"Saka, kau pernah bertanya padaku, bukan?" Sera mengajak berbicara sambil bergerak di atas tubuh Saka karena saat ini dia yang memimpin permainan.


"Pertanyaan yang mana?" Saka menanggapi dengan melihat wajah dan tubuh Sera yang seksi dari bawah.


"Apa aku mencintaimu, aku akan menjawabnya sekarang," Sera menunduk dan supaya bisa berbisik di telinga suaminya. "Rasa cintaku lebih besar dari pada rasa benciku padamu!"


Sera berhenti bergerak karena ingin melihat wajah Saka, lelaki itu hanya diam sampai kemudian Saka berguling untuk mengganti posisi.


Kini permainan kembali diambil alih oleh Saka, dia tersenyum smirk karena Sera memancing gairahnya semakin kuat. Pernyataan cinta Sera seperti boomerang bagi perempuan itu karena Saka tidak akan melepas Sera walaupun dia meminta ampun sekali pun.


"Oh Saka... aku tidak akan bisa berjalan," keluhnya.


"Malam masih panjang, Sera," Saka membalik tubuh istrinya dan melakukan penyatuan lagi.


Hari itu Saka memproduksi bibitnya sangat banyak sampai membuat Sera kewalahan.

__ADS_1


_


Menemani malam tahun baru kalen ges🙈


__ADS_2