Sleeping With Mr. Saka

Sleeping With Mr. Saka
SWMS BAB 58 - Kompensasi


__ADS_3

Edgar berdecih karena Saka telah mendahuluinya, lelaki itu lebih memilih membuat skandal dengan Sera dari pada dipermalukan olehnya.


Ya, Saka Aldeguera memang penuh dengan perhitungan.


Sekarang Edgar harus memutar otak supaya keadaan berbalik menguntungkan dirinya.


"Sepertinya kau mencium kekasih seseorang," tegur Edgar dengan menarik Sera ke pelukannya.


Saka mengelap bibirnya menggunakan punggung tangannya. "Bibirmu selalu manis, Sera!"


Bingung harus berbuat apa, Sera hanya bisa menyembunyikan wajahnya di dada Edgar. Dia tidak mengerti dengan maksud Saka yang menciumnya di depan umum.


Memang identitas aslinya akan dibongkar tapi itu dilakukan oleh Edgar jadi saat Saka menciumnya seperti ini keadaan akan berbanding terbalik. Pasti semua mengira jika Sera menggoda Saka.


"Kau membuat kekasihku jadi malu, Tuan Saka," balas Edgar.


"Kekasihmu?" tanya Saka dengan menaikkan kedua alisnya.


"Semua orang tahu kalau Sera adalah kekasih saya tapi anda justru lancang menciumnya di depan umum. Apa anda tertarik dengan kekasih saya, bukankah anda sudah mempunyai istri?" cecar Edgar yang ingin membuat image Saka menjadi laki-laki tak bermoral.


Suasana semakin memanas, tidak ada yang berani ikut campur.


Sepertinya acara debut Chris menjadi berantakan.

__ADS_1


"Aku lebih lama mengenal Sera dari pada kau," balas Saka.


"Jadi, kalian memang mempunyai hubungan. Benarkah itu, Sayang?" Edgar ingin Sera melawan, sepertinya kebenaran akan terkuak sendiri. Jadi, dia hanya perlu memainkan keadaan.


Sera mengadah menatap Edgar seolah bertanya kenapa jadi begini?


Lelaki itu memang tidak bisa dipercaya, Edgar mau cuci tangan dan melimpahkan semua padanya.


"Pertama-tama, kita putus!" tegas Sera pada Edgar.


Semua semakin kaget akan respon Sera yang seperti itu.


"Kau berkhianat!" Edgar menggeram dengan rahang mengatup rapat.


"Apa kalian semua tahu, kenapa aku melakukan itu?"


Sera menatap semua orang dengan memutar badannya kemudian dia menatap ke arah kamera para wartawan.


"Karena orang itu!" Sera menunjuk wajah Saka. "Dia mengambil semua dariku dan meninggalkan aku sendirian dengan kejam!"


Ruby merasa was-was karena semua akan terkuak, dia berniat menghentikan Sera tapi tangannya tiba-tiba dicekal seseorang.


"Derreck?" panggil Ruby ketika melihat orang yang menahannya. "Kenapa kau bisa ada di sini?"

__ADS_1


"Aku datang untuk menjemputmu, kita harus pergi dari sini," balas Derreck.


"Pergi? Kau tidak lihat, jalaang itu akan membuka kebenaran malam ini. Reputasiku bisa hancur!" Ruby menolak untuk ikut dengan Derreck tapi lelaki itu justru membawa Ruby menjauh.


"Kalau kau ada di sana, kau akan dipermalukan. Sebaiknya kau pergi selagi tuan Saka memberimu kesempatan," ucap Derreck.


"Apa maksudmu? Kenapa kau memanggil Saka dengan tuan?" Ruby tidak mengerti, pasti ada sesuatu yang tidak beres.


Dan Derreck harus menjelaskan semuanya sambil meminta Ruby masuk ke dalam mobilnya.


"Aku bekerja untuk tuan Saka, awalnya aku memang hanya diminta untuk mengumpulkan bukti perselingkuhan tapi aku terbawa suasana dan menyukaimu. Kau akan dipenjara dengan bukti-bukti yang dikumpulkan tuan Saka selama ini jadi aku meminta tuan Saka untuk mengampunimu. Dia memberi kesempatan asal aku membawamu pergi jauh," jelas Derreck.


Derreck kemudian mengeluarkan dokumen perceraian yang sudah ditanda tangani oleh Saka.


"Sekarang pilihan di tanganmu, kau pilih tanda tangan dokumen ini atau kembali ke pesta untuk dipermalukan?"


Tangis Ruby pecah seketika, memang jalannya sudah buntu. Tidak ada orang yang berpihak padanya.


"Aku memang tidak bisa memberikanmu harta yang melimpah tapi aku bisa memberimu kasih sayang yang selama ini kau rindukan," bujuk Derreck.


Ruby memeluk selingkuhannya itu, dia sepertinya tidak punya pilihan lain. Akhirnya Ruby menanda tangani surat perceraian.


"Sebelum pergi, kita ke mansion Aldeguera karena aku ingin mengambil barang-barang berhargaku, aku tidak mau rugi. Anggap saja itu sebagai kompensasi setelah perceraian," ucap Ruby.

__ADS_1


__ADS_2