Suami Penebus Hutang

Suami Penebus Hutang
Melamun.


__ADS_3

Rian terbangun dengan tubuh yang memeluk tubuh polos Rima, dia melihat langit langit kamar kost nya, setelah obat perangsang yang di berikan oleh teman Rima kemarin malam di acara prom night gadis itu membuat Rima sudah tidak gadis lagi sekarang.


Malam panas kemarin tidak dapat di elakkan lagi, karena jika keduanya menahan gairah yang mengrogoti mungkin sekarang mereka berdua sudah gila.


Dosis obat perangsang itu sangat tinggi.


"Bajing4n! keluar kau dari kost milik ku!" pekik seorang wanita berbadan sedikit gemuk menggema di seluruh kamar kost milik Rian.


dor dor dor...


Untungnya sekarang sudah siang sehingga para penghuni kost lainnya pergi untuk melakukan kegiatan mereka.


Rian terkejut, dia segera bangun dan memakai celana nya, namun saat dia ingin memakai baju nya, Rian menoleh dan melihat seorang wanita berdiri di depan pintu kamar kost nya dengan wajah yang sudah memerah.


"Sial4n, keluar kau dari sini bajing4n!" pekik wanita bernama Fifi itu.


Rima terbangun dari tidurnya saat mendengar bentakan Mama nya.


Rima melihat sekeliling dan langsung sadar bahwa dia sudah melakukan hal yang terlarang bersama Rian.


Rima mencoba berdiri namun **** ********** nya masih sangat sakit dan ngilu.


Fifi masuk, dia langsung mengambil koper Rian dan memasukkan barang barang milik Rian ke dalam koper itu. Hati ibu mana yang tak sakit ketika anak yang di jaganya malah di rusak oleh seorang bajing4n seperti Rian?.


Fifi mengetahui hal itu karena dia melihat cctv untuk mencari anaknya yang tidak pulang pulang. Namun ternyata dari kebenaran di kamera itu, dia tahu bahwa anak nya masuk ke dalam kamar Rian dengan ciuman panas nya.

__ADS_1


"Maaf Bu, kemarin—" ucap Rian mencegah Fifi memasukkan semua barang nya ke dalam koper.


"Diam si4lan!"


"Rian" lirih Rima sudah meneteskan air matanya.


Rian menoleh ketika mendengar suara lirih itu, tak memperdulikan Fifi lagi, dia beranjak untuk menemui Rima.


"Kenapa sayang hmm?" tanya Rian tersenyum sambil mengelus rambut milik Rima.


Dia tak memperdulikan lagi bahwa sebentar lagi dirinya akan keluar dari kost kosan ini. Yang dia pedulikan sekarang adalah kekasihnya yang sekarang tengah terpuruk karena obat yang sengaja di campur dengan minuman mereka kemarin.


"Rian, bagaimana kalau aku hamil?" tanya Rima, langsung pada point nya, dia yakin bahwa sebentar lagi Rian akan di usir oleh mamanya.


"Aku akan menikahi mu nanti, baik hamil atau tidak, tunggu aku sukses ya" ujar Rian mencoba menenangkan dirinya agar tidak terpancing oleh emosi.


"Kamu janji ya" ujar Rima. Rima melihat ibu nya sudah hampir selesai mengemasi barang barang Rian dengan ocehan dan kemarahannya.


"Aku janji, aku akan menikahi mu ketika sukses nanti"


"Aku—"


"Keluar kau b4jing4n!" bentak Fifi menarik lengan Rian dan menggeret nya ke luar, dengan satu tangannya yang menggeret koper milik Rian.


Rian pasrah, dia melihat Rima yang menangis tersedu sedu menatap ke arah nya.

__ADS_1


Brak..


"Pergi kau bajingan! aku mengizinkan mu berhubungan dengan anak ku karena aku lihat kau pria baik baik namun ternyata tidak, semua pria sama saja!" pekik Fifi marah, namun air mata nya pun tidak bisa dia cegah untuk keluar.


"Maaf bu"


"Jangan sampai aku melihat wajah si4lan mu itu! dan jangan sekali kali kali kau menemui anak ku lagi!"


Brak..


Pintu gerbang Fifi tutup dengan kencang nya, meninggalkan Rian yang tengah tertunduk sesal di samping jalan itu.


Dan itu lah awal kehidupan baru Rian dan Rima. Dan semesta kembali mempertemukan mereka berdua dengan Rima yang susah memiliki anak dari Rian.


Hubungan mereka di mulai kembali ketika berada di perusahaan. Namun kembali berpisah karena sebuah kesalahpahaman*.


End..


"Rian, kamu kenapa?" tanya Naya menggoyang lengan Rian pelan.


"Aku butuh uang lima ratus juta"


***


MINTA KOMENNYA.. 🫠🥹 😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2