SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI
Chapt 44. Kejadian di Star Moon


__ADS_3

Setelah makan malam, anak-anak masuk ke kamar sedangkan Xinjie dan Yan Hao duduk di taman menikmati malam yang tenang. Gu Xinji mengeluarkan undangan lelang amal untuk kemanusiaan.


"Apa ini?" Yan Hao membolak balik undangan ditangannya.


"Kalau kamu ingin pergi, aku akan menemanimu." Xinji membelai lembut wajah Yan Hao


"Ini dilakukan di kapal pesiar Star Moon, apakah kamu ingin pergi istriku?" Dia meraih pinggang Yan Hao dan memeluknya mesra, "kita bisa sekalian bulan madu." Yan Hao memerah mendengar bisikkan romantis ditelinganya, rasa gatal menusuk membuat tubuhnya merinding.


"Ayo kita lakukan," Yan Hao mengalunkan lengan ke leher suaminya dan menggigit jakunnya pelannya, tubuh Xinji kaku seperti terserang aliran listrik.


Bibir merahnya dekat dengan telinga Gu Xin Jie. Bersamaan dengan suaranya, gelombang panas melesat ke telinganya, dan telinga Xin Ji langsung memerah, dia menikmati aksi istrinya yang sedang menggodanya.


Jejak senyum melintas melewati mata Yan Hao, dan dia terus menggoda Gu Xinji. Suaranya menggoda. "Kamu harus bertanggung jawab untukku." Dengan sekali angkat, Yan Hao jatuh ke pelukan suaminya yang membawanya melintasi taman menuju kamar pribadi mereka.


......


Mengenakan gaun malam merah tali spageti dengan kerah V yang dalam, dengan pas membalut tubuh seksinya, bagian luar ditutupi mantel bulu putih dengan kerah lebar dan tali pinggang indah. Yan Hao melangkah ke dalam kapal pesiar kakinya dibalut stileto 9 centi bertali silang, tangannya dipegang erat Gu Xin Ji, ketika mereka masuk, suasana langsung hening, semua mata tertuju pada mereka.


'Apakah dia istri kecil yang dinikahi Presiden Gu?" suara seseorang bertanya penasaran.


"Dia nampak sangat menawan."


"Dia sepertinya masih sangat muda."


"Bukankah mereka memiliki tiga anak kembar."


"Dia sangat beruntung."










Suara-suara itu terdengar dalam bisikan pelan namun sampai ke telingan Yan Hao, wajah dan telinganya merah, Gu Xin Ji dengan wajah datar tetap memegang tangan istri kecilnya erat, dia membawanya langsung ke kamar VVIP yang telah disiapkan panitia.

__ADS_1


Di kamar seberang, seseorang melihat mereka dengan tatapan aneh, disebelahnya duduk seorang wanita yang penampilannya glamor dan seksi, namun ada yang aneh dengan penampilan wanita itu, keseluruhan penampilannya dari atas sampai bawah sangat mirip dengan Yan Hao. Bahkan wajahnya 70 persen terlihat mirip, jika saja dia tidak berbicara dengan genit, orang luar akan berpikir bahwa dia adalah istri Gu Xin Ji.


Seseorang datang dan membisikkan sesuatu di telinga lelaki misterius itu, dia mengangguk kecil, matanya kembali menatap Yan Hao dari sudut tempat duduknya.


Merasa ada yang menatap, Yan Hao mendongak dan menatap ke seberang, namun tidak ada yang aneh disana.


"Ada Apa?"


"Seperti ada yang melihatku?"


Gu Xinji meraih tangan Yan Hao, "apakah kamu merasa tidak nyaman? apakah aku harus memeriksa?"


"Mungkin aku yang terlalu banyak berpikir." Yan Hao tersenyum kepada suaminya yang menatapnya lembut.


Interaksi mereka berdua membawa nuansa romasa di sekelilingnya, membuat wanita-wanita yang ada di tempat itu memandang dengan tatapan penuh kecemburuan dan iri.


Tak lama kemudia, lelang dimulai.


Barang yang pertama kali keluar adalah lukisan indah berusia 100 tahun berasal dari dinasti terakhir Tiongkok Dinasti Qing.


Harga dibuka mulai dari 100 juta dengan penambahan 20 juta.


Begitu pembawa acara selesai bicara, seorang pencinta lukisan menawar seharga 150jt,


Seorang lelaki tua yang dikenal dengan nama Tuan Lu mengangkat nomornya 200jt


"240"


"300."


Harga berlomba-lomba naik hingga mencapai 500 Juta dan akhirnya jatuh ke tangan Master Lukisan Tuan Tua Lu.


Lelang terus berlangsung hingga lewat tengah malam, dan barang terakhir yang di lelang adalah "Heart Diamond Sea" yang sangat indah, semua mata wanita yang datang malam itu terbelalak.


"Baiklah saudaraku....barang terakhir untuk pelelangan malam ini adalah... Heart Diamond Sea. Sebuah kalung berlian indah yang berasal dari Afrika Selatan"


"Harga dibuka 500 juta dengan penambahan 30 juta.


Penawar pertama datang dari seorang lelaki misterius dari kamar 303 dengan harga 550 Juta.


Nomor diangkat Xin Ji "600 juta." tanpa fluktuasi berarti di wajahnya.


"650 juta."


"680 juta."

__ADS_1


"800 Juta." kamar 303 dengan ambisus terus menantang, dia memang harus memiliki kalung itu untuk memikat mangsanya.


"1 Milyar." Suara seorang wanita melengking dari arah belakang, semua mata langsung mencari dan melihat wanita cantik bergaun hitam duduk dengan anggun menggunakan topeng di wajahnya.


"5 Milyar" semua menarik napas dingin, penawaran ini sudah naik 10 kali lipat.


Xin Ji masih tenang, Dia berpaling menatap Yan Hao yang terpesona pada berlian indah itu, Melihat tatapan sang istri yang tidak berkedip, sudut bibirnya melengkung indah.


"10 Milyar" semua menarik napas dingin dengan penawaran Gu Xin Ji.


"15 Milyar." pria misterius kamar 303 menaikan tawaran.


"50 Milyar."


"75 Milyar."


Persaingan ini sudah diluar kendali, orang-orang kaya dan bangsawan yang tadinya berlomba untuk menawar perlahan mundur, mereka memang menyukai perhiasan namun mereka masih memikirkan buget. Mereka masih belum sanggup berpisah dengan uang yang begitu banyak untuk sebuah perhiasan.


"100 Milyar."


Mata Yan Hao melotot mendengar penawaran Gu Xin Ji, tangannya terulur memegang tangan Xinji, saat suaminya memandangnya, kepala Yan Hao menggeleng. Xinji hanya membelai kepalanya lembut dan menenangkannya. Mata pria misterius di kamar 303 memandang mereka dengan mata seolah akan menyemburkan api. Tangannya terkepal erat hingga memutih, wanita disampingnya melihat arah tatapannya dan memegang kepalan tangannya, seolah menenangkan pria itu.


Hhaahh....semua orang betul-betul terperangah,


(untuk memuaskan sang istri dia bahkan tak berkedip menyebut angka yang begitu fantastis)


(Dia memang seorang Gu)


pikiran orang-orang menjadi liar.


Pembawa acara yang sudah biasa dengan keadaan tak terduga itu, dengan tenang mengumumkan Tuan Muda Gu Xinji sebagai pemenang lelang. Pria di ruangan 303 berdiri dengan marah, ajudan di belakangnya menyusul untuk kemudian mendengar instruksi tuannya, setelah itu mereka mundur.


Xinji dengan santai berdiri dan melangkahkan kaki panjangnya ke arah podium, dia mengambil kotak yang berisi kalung Heart Diamond Sea dan melangkah menuju istri tercintanya. Wanita-wanita peserta lelang menahan nafas ketika Gu Xinji berjalan menuju Yan Hao, mereka mengantisipasi adegan romantis yang bakalan terjadi.


Sampai di depan Yan Hao, Gu Xinji mengambil kalung itu dan memakaikannya di leher jenjang sang istri, setelah itu dia mencium dahi Yan Hao dengan mesra dan sangat lembut. Pipi Yan Hao memerah hingga ke telinga, dia menyembunyikan wajahnya dalam pelukan suaminya, terlalu malu untuk mengangkat wajahnya.


Wanita-wanita bangsawan dan kaya itu akhirnya membenci suami-suami mereka yang kaku dan tidak romantis. Ketika pulang nanti mereka harus mengajar suami mereka apa arti dari kata "Romantis".


Gu Xinji membawa istrinya keluar dari kamar lelang, mereka berjalan dengan berpegangan tangan.


Tangan Yan Hao satunya yang terbebas masih menyentuh kalung di lehernya, ada senyum di bibirnya yang membuat matanya melengkung bagai sayap kupu-kupu.


Dalam perjalan menuju kamar VVIP mereka, telpon genggam Xin ji berbunyi, dia melepaskan tangannya sejenak dan menjawab telpon, Yan Hao memberi isyarat ke suaminya bahwa dia akan ke kamar kecil, Xinji mengangguk, Yan Hao berjalan menuju ke toilet yang tersedia di kapal pesiar mewah itu.


Seorang pelayan wanita datang mendekat dan menawarkan minuman pada Yan Hao, namun Yan Hao menolak dengan sopan. Tanpa Yan Hao sadari seorang pria dari belakang datang dan membekap mulutnya, Yan hao ingin memanggil Gu Xinji namun kesadarannya keburu hilang.

__ADS_1


Lanjut besok....@@@


__ADS_2