SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI
Chapt 62. Sang Peniru


__ADS_3

"Aku akan sarapan."


Yu Yayao duduk di meja.


Sebagai Nyonya Gu, Yu yayao sudah terbiasa dengan banyak orang yang datang setiap hari untuk menyanjungnya, dia tidak akan memotong waktu makannya hanya untuk orang-orang itu.


Para pelayan menyajikan hidangan satu per satu. Ada Lobster dari Australia, Kaviar dari Rusia, FoeiGras dari Perancis...itu semua adalah bahan-bahan terbaik di dunia, dan harga satu piring kecil setara dengan gaji rata-rata orang selama beberapa bulan.


Itu adalah sesuatu yang tidak berani dia impikan empat tahun lalu. Sekarang semua itu adalah makanan sehari-harinya.


Yu Yayao menyelesaikan makannya dengan anggun dan berdiri, "Antarkan saya ke ruangan konfrensi."


Butler Li memimpin jalan.


Ia berhenti di depan pintu, tidak mengangkat kepalanya sejenak pun untuk menyembunyikan emosi rumit yang nampak dalam tatapan matanya.


Nyonya Gu, silahkan masuk." Butler Li membuka pintu.


Yu Yayao melangkah masuk. Dia berpikir itu Nyonya Qiu dan Nyonya Lan yang datang membicarakan kerja sama dengan Gu Corporate, jadi dia terlihat sombong.


Namun, matanya membeku saat melihat tiga orang di dalam ruangan.


Yayao berbalik menatap Butler Li. "Keluar dan tutup pintunya."


"Baik, Nyonya." Butler Li menutu pintu dengan hormat.


Yu Yayao menoleh perlahan dan menatapa orang-orang yang ada di depannya.


Mereka juga menatapnya dengan wajah kaget.


Setelah beberapa saat, seorang wanita paruh baya berjalan mendekat dan bertanya, "Yu Yayao, bukankah kamu di Kota Pantai? Kapan kamu kembali? Mengapa kamu tidak memberitahu kami?"


Wanita itu adalah Yu Meizi ibu dari Yu Yayao yang sebenarnya.


"Yayao, kamu terlihat berbeda." Yu Shilin kakak laki-laki Yu Yayao berkata dengan heran.


"Meskipun kita tidak bertemu selama kurang lebih empat tahun, seharusnya tidak ada perubahan besar padamu kan?"


Mendengar ucapan mereka, Yayao akhirnya tersadar.


Dia sangat merindukan orang tua dan kakaknya, untuk pertama kalinya dalam empat tahun mereka akhirnya bertemu kembali.


Namun sayangnya, Yayao tidak mengakui ini secara terbuka, dia takut ini perangkap yang dipasang untuknya.


"Aku harus tenang", yayao membatin


"Kalian salah orang." Yu Yayao menyangkalnya dengan tenang.

__ADS_1


Dengan mengernyitkan alis dia melanjutkan, "Saya Nyonya Gu Xinji, Yan Hao, pemilik Wedding Organation Jihao, kalian siapa? mengapa memanggilku siapa tadi...Yu Yayao?" Yayao berkata dengan nada arogan.


Mendengar ucapannya, mereka membeku.


Meizi menatap wajah Yayao dengan cermat, ia kemudian berkata."Kamu memang terlihat seperti putriku, tapi dia tidak seanggun dirimu. Mengapa mereka membawa kami kesini, dan mengatakan kalau putriku ada di rumah ini?"


Yayao menancapkan kukunya ke telapak tangannya, menahan keinginan untuk gemetar, "Siapa yang membawa kalian kesini?"


"Seorang pemuda yang tinggi dan kurus." Nyonya Yu memikirkan sejenak kemudian menambahkan, "Dia memberitahu kami bahwa sesuatu telah terjadi pada Yu Yayao, jadi kami bergegas kembali dalam semalam..."


Yayao mengulum senyum dan berkata, "Saya tidak yakin dengan semua itu, maaf ada hal lain yang harus saya lakukan.


"Kalian boleh pergi sekarang."


Yayao berdiri dan berjalan keluar. Para pelayan mengantar keluarganya keluar dengan hormat.


Yayao lemas saat melihat mereka keluar dari villa, punggungnya meneteskan keringat dingin membuat pakainnya basah kuy12up.


Dia merosot di sofa, wajahnya terlihat pucat, mengapa bisa ada yang tahu? Yayao bingung, padahal dia sudah melakukannya secara diam-diam, dan tidak ada yang akan tahu kecuali "dia", tidak mungkin ketahuan setelah empat tahun, dia sudah terlalu terbiasa dengan kehidupan ini. Tidak..tidak..dia tidak ingin kesuksesannya terenggut, itu terlalu menakutkan. Yayao menggeleng kuat-kuat


Tapi orang tua kandungnya muncul dihadapannya sekarang.


Dia berpikir, seseorang pasti telah menemukan sesuatu dan memberitahu orang tuanya. Jika orang itu memberitahu Gu Xinji maka DIA AKAN TAMAT.


Yayao sangat gelisah, dia hampir tidak bisa duduk tenang, dengan tergesa-gesa dia mengeluarkan ponselnya dan mulai menghubungi Song Hyun.


"Hallo, CEO Song, ini aku."


Di Kota Pantai, Gu Xinji mengerutkan keningnya tajam.


"Sial! Itu Song Hyun!"


Semuanya masuk akal sekarang. Dalam manifest kapal, memang tercantum nama Song Hyun, Lin Chao masih dalam taraf menyilidikan dan hasilnya masih belum keluar, jadi mereka masih menduga-duga hubungan Song Hyun dengan hilangnya Yan Hao, namun semua terkonfimasi sekarang.


Gu Xinji melepas aura pembunuh dari dirinya, Lin Chao yang berada di dekatnya merinding, seluruh rambutnya tegak berdiri, Tuan kalau marah terlalu menakutkan.


"Cari tahu dimana Song Hyun berada sekarang, apa pun yang terjadi hentikan dia ke Kota Pantai!!!" Gu Xinji berkata dengan sangat dingin, Lin Chao merasa suhu di ruangan turun menjadi nol derajat.


----


Song Hyun baru selesai rapat pemegang saham ketika Yayao menelponnya.


Mendengar kata-katanya, dia menjadi gugup dan berkata, "Apa yang kamu bicarakan?"


"Aku mengatakan yang sebenarnya, seseorang mengirim orang tua dan saudaraku ke rumah, sepertinya orang itu tahu kalau aku adalah sang peniru, bukan Nyonya Gu yang asli." Yayao berkata dengan cemas.


"CEO Song, apa yang harus kita lakukan sekarang? pikirkan sesuatu, aku tidak ingin ketahuan!"

__ADS_1


Song Hyun terduduk, selama empat tahun terakhir, ketakutan terbesarnya adalah rahasianya akan terbongkar.


Dan saat itu akhirnya tiba, dia menutup mata dan berkata perlahan, "Yayao, cobalah untuk menahan Gu Xinji di sisimu dan aku akan secepatnya membawa Yan Hao pergi, selama mereka tidak bertemu satu sama lain, semua dibawa kendali kita."


"Tapi..." Yayao mengepalkan tinjunya dan berkata, "Gu Xinji sedang dalam perjalanan bisnis. Aku tidak bisa mengontrol kemana dia pergi, Aku tidak tahu dimana dia sekarang..."


Song Hyun membeku karena kaget.


Ia tiba-tiba mengerti kenapa Yan Hao minta mengakhiri hubungan mereka semalam....


Dia langsung menutup telpon.


Asistennya datang dan berkata, "Tiket pesawat sudah dipesan, Stasiun pertama adalah Inggris, lalu Swis dan Finland....Semua tempat itu cocok untuk foto pernikahan.."


Song Hyun mengerutkan bibirnya, ia berkata, "Pesankan tiket ke Negara C Kota Pantai."


Assiten terkejut namun dia tetap menjalankan perintah Song Hyun.


-----------


Yan Hao duduk di balkon, melihat matahari terbit.


Melihat matahari naik perlahan dari permukaan laut, hatinya perlahan-lahan meleleh. Dia pikir, dunianya sangat kecil sehingga dia terperangkap dalam cinta.


Yan Hao berpikir, dia harus keluar dari pulau ini, agar dia bisa merangkul dunia yang lebih luas, dan berhenti memikirkan omong kosong ini.


Yan Hao meregangkan badannya dan berdiri, lalu dia kembali ke kamarnya dan mengeluarkan naskah dari laci.


Kru Love In The Star akan tiba di Kota Pantai, dia akan ikut audisi dan besok mereka akan mulai syuting.


Setelah selesai syuting dia akan pergi mencari Song Hyun dasn menyiapkan anniversar pernikahan mereka. dan mereka akan memulai perjalanan tiga bulanĀ  keliling dunia...


baru saja Yan Hao selesai berganti pakaian, ponselnya bergetar di atas meja. itu Song Hyun, jadi menjawab.


Sekarang dia bertekad untuk menjalani kehidupan yang baik dengan Song Hyun, dia tidak bisa lagi menolaknya.


Yayao, apakah kamu sudah bangun?"


Yan Hao bersandar di kepala ranjang dan menjawab, "Ya. bagaimana denganmu? Apakah kamu sudah selesai dengan film terakhir?"


'Kami sudah selesai dengan film terakhir, sebentar lagi akan di rilis di box office." Song Hyun berhenti sebentar dan melanjutkan, "Aku akan naik pesawat dalam sepuluh jam kedepan, jadi aku mungkin tidak bisa menghubungimu untuk saat itu, aku akan menelponmu segera setelah turun dari pesawat."


"Baik, hati-hati."


Yan Hao mengerutkan keningnya setelah menutup telpon.


Dia berpikir, Song Hyun akan pergi ke Inggris, jarak dari sana ke Ingrris tidak lebih dari dua jam jika dia naik pesawat, tapi kenapa dia bilang sepuluh jam.

__ADS_1


Jika Song Hyun tidak menghubunginya lebih dari belasan jam, dia hanya bisa merasa lega.


Adegannya akan selesai setelah sepuluh jam... Bahkan jika Song Hyun datang ke Pulau, dia tidak perlu khawatir tentang itu....


__ADS_2