
Seorang pria sedang berjalan di pantai. Ia semakin mendakati villa di bawah matahari terbenam.
Hanya staf yang di kalrifikasi atau penjaga Yayao ang diizinkan berjalan di sekitar area pribadi. Para penjaga tidak akan masuk tanpa izin dari Yayao, dan mereka tidak akan bereliaran meski masuk.
Yayao merasa kepalanya seperti dibenturkan. Itu adalah Gu Xin Ji.
Dia mengahntuinya seperti hantu. Dan bahkan tidak punya apa-apa untuk menjaga jarak.
Dia menoleh ke layar dan berkata dengan tergesa-gesa, "Maaf teman-teman, ponsel saya rusak. Sebut saja sehari sekarang!"
"Glitching?" Vera menggaruk kepalanya, "tapi saya tidak melihat kesalahan sama sekali!"
Yayao memasukkan ponsel ke dalam sakunya dengan cepat dan menggandeng tangan Vera, "Kita harus kembali sekarang. Saya harus segera ke kamar kecil!"
Vera bingung, namun dia berlari bersama Yayao.
Gu Xinji mulai berlari juga. Yayao pun gemetar ketakutan.
Dia tahu bahwa satu-satunya hal yang bisa dia lakukan adalah mencoba yang terbaik untuk menjauh dari Gu Xinji, namun dia selalu tahu cara menghampirinya.
Dia bergegas ke villa dan mengunci pintu.
"Aku pikir kau akan ke kamar kecil." Ucap Vera.
"Tidak lagi."
Yayao mengintip luar jendela dari balik Gorden.
Gu Xinji semakin dekat.
Yayao menahan napas dan berkata kepada Vera, "Jangan buka pintu kepada siapa pun hari ini!"
Dia membuat Vera cukup gugup. Vera melihat ke luar juga dan berkata, "Seorang pria akan datang ke rumah! tunggu, dialah yang datang pagi itu untuk memperbaiki pipa gas! apakah ada yang salah dengan pipanya lagi?"
Gu Xinji segera berhasil mencapai pintu dan mengetuknya.
Vera membuka pintu untuknya tanpa sadar.
Yayao tidak punya waktu untuk bersembunyi dari Xinji. Mata mereka bertemu dengan cepat.
'Aku lupa mengencangkan sekrup saat itu, jika dibiarkan lama kelamaan akan terjadi kebocoran gas, dan itu akan sangat berbahaya, Bolehkah saya masuk?"
__ADS_1
Gu Xinji sopan dan lembut, ditambah wajahnya yang tampan dan memesona, Vera jadi mengangguk dan membiarkannya masuk tanpa sadar bahkan tanpa bertanya apa pun..
Gu Xinji melangkah masuk dan menuju dapur. Saat dia melewati Yayao, dia berbisik padanya, "Tidak ada gunanya bersembunyi Hao'er, aku akan menemukanmu kemanapun kau pergi."
Sambil menutup tirai di tangannya, Yayao mengambil langkah.
Vera tidak melihat ada yang aneh dan mengikuti Gu Xinji ke dapur, "Terima kasih banyak! itu sangat merepotkan perempuan!"
Gu Xinji mengurus sekrupnya dan berkata pada Vera, "Aku merasa haus. Bisakah anda memberi saya secangkir air?"
"Tentu!"
Vera hampir terpana dengan pesona Gu Xinji.
Dia menutupi wajahnya malu dan mencari air.
Gu Xinji berjalan ke Yu Yayao dan berkata kepadanya, "Aku ingin menunjukkan sebuah tempat, tempat dimana kisah kita."
Yu Yayao berjati-hati, "Tidak!"
Gu Xinji semakin mendekatkan dirinya.
Tiba-tiba dia menangka tangannya, dan menjalin jari-jari dengan Yayao.
Dia membungkuk dan mencium tangannya.
tapi tangannya di tarik kembali oleh Yayao seakan-akan itu gigitan ular.
Setelah dia melihat Vera kembali dengan secangkir air, Yayao berkata, "Keluar dari rumahku setelah secangkir air bodohmu! kamu tidak diterima di sini!"
Gu Xinji meletakkan tangannya di pundaknya dan berkata, "Terlepas dari kejadian kemarin, itu empat tahun yang lalu terakhir kali aku menciummu Hao'er, setelah kejadian kemarin, apakah kamu tahu betapa aku ingin melakukannya lagi sekarang?"
"Jangan berani-berani!"
Yayao masih shock dan ketakutan. Tapi Xinji masih semakin dekat dengannya.
Dia mencoba melepaskan tangannya, tetapi kekuatannya habis.
"Pergi bersamaku, atau aku akan menciummu disini."
Dia berbicara seperti binatang buas sambil berpakaian seperti pria baik.
__ADS_1
Yayao pun tersipu malu karena marah.
Gu Xinji hanya beberapa inci dari bibirnya.
Dia akhirnya berkompromi, "Oke. Aku akan pergi denganmu, Puas."
Dia ingin membawa Vera bersamanya, tapi segera membuang pikiran itu. Gu Xinji adalah pria Wild-card dan dia takut Gu Xinji akan gila lagi, setelah itu akan sulit menjelaskan pada Vera.
Gu Xinji segera melepaskan Yayao.
"Aku... harus keluar sekarang Vera."
Vera bingung, "Apa kamu akan melewatkan makan malam?"
yayao sudah kehabisan alasan. Dia sudah tinggal dengan Vera bersama selama dua tahun, dan Vera tahu segalanya tentang hidupnya. Jadi dia memilih diam.
Gu Xinji membantunya, "Salah satu teman saya adalah seorang streamer berpengalaman. Dia ingin belajar sesuatu darinya."
"Baiklah, aku akan menunggumu untuk makan malam!"
Vera mengangguk setuju dan mulai memasak.
Yayap meninggalkan tatapan tajam pada Xinji. Tapi bagi Xinji itu lebih kepada tatapan cinta dari pada tatapan marah.
Ia menarik napas dalam-dalam dan membuka pintu. Yayao mengikuti keluar.
tepat saat mereka melangkah keluar. Gu Xinji menjepitnya di dinding dan mulai menciumnya.
Dia menghilangkan napasnya, Yayao tidak bisa berbuat apa-apa selain nyaris tetap berdiri. Dia tidak melepaskannya sampai cangkir cintanya terisi penuh.
Sorot matanya adalah godaan terbesar baginya.
Itu bahkan lebih sulit daripada menjalankan perusahaan sehingga dia harus mengendalikan dirinya dari merobek pakaiannya di depan umum.
Yayao meraih dasinya dan membuat ancaman dengan marah, namun karena suara bergetar ancaman itu bahkan terdengar seperti rayuan di telinga Xinji, "Jangan pernah lakukan itu lagi! saya akan berteriak minta tolong! saya berjanji!"
Tapi dia tidak bernai bersuara, dia tahu bahwa Xnji bukan tandingan salah satu penjaga yang direkrut Song Hyun.
Yayao tahu, kalau Xinji sudah menikah dan dia juga, namun dia ada disini bermesraan dengannya.
Kemarahannya diikuti oleh keluhan. Air mata segera mengalir dari matanya seperti aliran sungai yang mengalir.
__ADS_1
Lanjut besok ya cintah....@@@