
Gu Baoyu mengendarai sepedanya dengan kencang kembali ke asramanya.
Dalam setiap gowes'an sepedanya ada kebahagiaan, dia membayangkan akan bertemu dengan ibundanya tercinta.
Empat tahun...... Empat tahun mereka hidup dengan sang pengganti, meskipun dia selalu mengatakan bahwa itu bukan ibu mereka, namun dia tidak punya bukti yang menguatkan argumennya.
Dia berusaha sebaik mungkin mencari dimana sela yang membuat ibunya bisa diganti oleh sang "pengganti" dirumah, selama empat tahun dia tak putus asa, hingga dia melihat tanyangan instagram sang influencer yang selalu streaming tentang merangkai atau membuat segala sesuatu dari bunga.
karena tertarik, Sanbao melihat IG itu, hanya untuk membuat matanya melotot melihat sang influencer yang sangat mirip dengan ibu mereka.
Dia mengikuti IG Yu Yayao, dia berusaha mencari tau tentang selebgram itu.
Sanbao begitu kecewa begitu mengetahui bahwa Selebgram itu sudah memiliki anak berusia 12 tahun, memiliki seorang suami dan rumah tangga yang baik, namun semua itu tak menyurutkan semangatnya untuk tetap mengikuti akun Yu yayao.
Sanbao bahkan sering DM YYY (Inisial untuk Yu Yayayo) bertanya macam-macam, namun YYY selalu menjawabnya dengan lembut, tak sekalipun mengacuhkannya.
Lama kelamaan memupuk harapan pada diri Sanbao.
Saat dia mencoba bertanya apakah sang seleb pernah ke Tiongkok 5 tahun lalu?, jawaban Yu Yayao membuat harapan Sanbao semakin melambung.
"Maafkan saya sayangku, saya hilang ingatan karena kecelakaan mobil empat tahun lalu, jadi saya tidak bisa mengingat sesuatu dari masa lalu saya."
"Mungkinkah.....mungkinkah ini ibu mereka, mengingat ibu mereka mulai berubah empat tahun lalu, dan diganti dengan wanita yang mirip dengannya dan telah menjalani operasi kecantikan?" Harapan Sanbao begitu besar dalam hatinya.
tepat seminggu yang lalu, dia memperoleh kabar dari paman Lin Chao, kalau sang ayah pergi ke Kota Pantai, dan wanita itu juga berada di Kota Pantai.
Sanbao tidak bisa tidak berpikir bahwa ayah mereka juga telah mencurigai wwanita di rumah dan menemukan bahwa wanita di kota pantai adalah istrinya yang sebenarnya.
Saking bahagianya dia berlari ke asrama kedua tiran sekolah, sang kakak tercinta untuk mengabarkan keadaan itu dan seperti yang diharapkan reaksi mereka sama seperti dirinya ketika pertama kali melihat wanita itu.
Sanbao asik mengayuh sepedanya, tiba-tiba seekor kucing melintas di depannya.
Tanpa sempat menginjak rem, Sanbao membanting stang sepeda ke arah kiri sehingga kucing itu terhindar dari tabrakan tapi akibatnya Sanbao terjatuh dan lutut serta tangannya terluka.
Kucing itu berlari ketakutan.
"Kenapa bisa begitu ceroboh?"
__ADS_1
Seorang remaja lelaki berwajah sangat tampan dengan mata sangat cerdas berumur kurang lebih tiga belas tahun berjalan ke arahnya dengan malas dan membantunya berdiri.
Namun karena posisi jatuhnya yang lumayan kuat, Sanbao tidak bisa berdiri.
Melihat Sanbao yang tidak bisa berdiri, lelaki itu menunduk dan..
Sekali angakat, Sanbao berada di pelukan anak itu.
"A..apa...apa yang kau lakukan?"
Sanbao bertanya panik.
Dia tidak pernah dekat dengan lelaki lain selain keluarganya, jadi dia merasa begitu malu ketika dirinya di gendong oleh seorang anak lelaki yang baru dia kenal.
'Diamlah...saya hanya akan membawamu ke UKS, tidak usah berterima kasih."
Jawaban pemuda itu membuat Sanbao ingin menonjok wajahnya.
"Biarkan saya berjalan..!"
"Jangan bergerak..! apa kau tidak tau kalau kamu berat?" Suara anak lelaki itu rendah dan seperti magnet yang membuat Sanbao langsung patuh.
Sanbao diturunkan begitu sampai di UKS. Dokter jaga di sana bertanya dengan prihatin.
"Lu Ningxi? kamu....?"
"Periksa dia..!" Ucap anak laki-laki yang dipanggil Lu Ningxi dingin, nada suaranya acuh tak acuh dan seperti berjarak.
Dokter jaga, "..."
"Nona...Biar saya periksa."
Setelah beberapa saat. Sanbao akhirnya berjalan keluar dibantu kedua saudaranya./
Sanbao memang menelpon kedua saudaranya saat tiba di UKS, Yibao dan Dabao seketika berlarian keluar kamar begitu tau adik mereka mendapat kecelakaan, sedangkan Lu Ningxi sudah menghilang entah kemana.
Di sudut UkS, Lu Ningxi melihat kedua saudara lelaki Sanbao datang. Ada ekspresi rumit dalam tatapannya.
__ADS_1
Sebenarnya sudah lama dia memperhatikan Sanbao. Dia suka melihat gadis kecil itu
Dabao menaikkan adiknya dimobil di susul Yibao, mereka memang sudah bisa membawa kendaraan roda empat, namun mereka tidak pernah menggunakannya.
Tubuh mereka yang tinggi tidak sesuai dengan umurnya, mereka nampak seperti anak remaja berumur 15 tahun padahal umur mereka baru 8 tahun. jadi mereka bisa leluasa menggunakan mobil bisa keadaan mendesak.
Mereka juga lebih senang berkendaraan menggunakan Moge daripada mobil sport.Lebih fleksibel katanya.
Sanbao dibawa pulang kedua kakaknya. Mereka juga bersiap meluncur ke Kota Pantai, jadi mereka harus mempersiapkan semuanya termasuk jet pribadi milik keluarga Gu mereka.
Ya... mereka akan menggunakan Jet Pribadi untuk bisa ke kota pantai, mereka akan berhenti di bandara internasional negara C sebelum melaju menggunakan Helikopter keluarga mereka ke Kota Pantai.
----------------------------------
"Tuan...!" Lin Chao datang menghadap.
"Katakan." Gu Xinji melihat Lin Chao tanpa ekspresi.
"Penyokong keuangan Yu Yayao... maksud saya Nyonya Yan Hao adalah...CEO Song Entertainment SONg Hyun."
Lin Chao diam sejenak mencoba menganalisa raut wajah sang bos.
Tak ada ekspresi berarti di wajahnya, dia sepertinya sudah bisa menebak siapa di belakang kejadian istrinya ini.
'Saat itu, di kapal Star Moon, data manivest kapal menunjukkan ada CEO Song dan Yu Yayao dalam daftar, daftar itu kemudian hilang, dan juga Yu Yayao adalah artis dibawah menejemen Song Entertainment.
Gu Xinji memijit alisnya, dia tidak menyangka selama empat tahun dia hidup dibawah skema orang, dan parahnya istrinya hilang dibawah hidungnya.
Aura pembunuh menguar dari tubuh Gu Xinji, Lin Chao menggigil merasakan tekanan kuat aura sang bos.
"Ada lagi, tuan."
Xinji melihat Lin Chao dengan tatapan "kalau kau masih bicara setengah-setengah jangan salahkan aku mengambil tindakan brutal"
"Tuan muda dan Nona dalam perjalanan ke sini sekarang."
Gu Xinji langsung mengalami sakit kepala hebat, dia belum puas bersama sang istri dan sekarang anak-anaknya akan tiba, dia pasti tidak akan mendapat kesempatan.
__ADS_1
'Halangi mereka datang." Perintahnya dingin
Lanjut Besok Cintah....@@@