
Lin Chao, "Tuan muda dan Nona sedang dalam perjalanan kemari, Tuan."
Gu Xinji menekan ruang diantara alisnya, dia belum lama bersama istrinya, sekarang tiga bocah nakal itu datang, apakah dia masih akan punya waktu bersamanya.
Gu Xinji pusing.
"Halangi mereka datang."
Lin Chao, "...."
Anda tidak adil tuan, anda tahu anak-anak anda seperti iblis kecil, siapa yang bisa menghalangi mereka.
Lin Chao merasa begitu sengsara.
Melihat Asisten Lin masih berdiri dengan linglung Xinji gusar.
"Ada yang lain?"
"Tidak, Tuan."
Lin Chao mundur.
"Charles, halangi tuan dan nona muda ke Kota Pantai Negara C!"
Lin Chao memberi perintah. Mau tidak mau dia harus menghubungi Charles, kepala IT Gu Grup Corporation.
Charles, ".... Apa-apan itu? memangnya mereka kemana?"
Apa dia terlihat terlalu santai belakangan ini, Charles hampir pingsan dengan banyaknya tugas yang dilakukan, baru saja dia berbaring santai, menghayal akan mengambil cuti dan bersantai dengan wanita cantik di pantai Caribia.
"tsk.. " Charlea frustasi berat.
"Nona dan tuan muda sedang dalam perjalanan menuju kota pantai, Bos tidak ingin mereka mengganggunya, dia sedang pendekatan dengan nyonya muda."
Charles, "...."
WTF
"Pendekatan apa? nyonya muda apa?!"
"ikuti saja, kecuali kamu tidak ingin berlibur!' ada ancaman tersirat dalam ucapan Lin Chao.
Charles yang diancam tidak bisa ambil libur, "...."
Charles mengambil perlengkapan tempurnya, dia mulai meretas sistem keamanan di Bandara, begitu tau Jet Pribadi keluarga Gu telah terbang 2 jam, Charles mulai meretas sistem komputer di ruang kokpit.
"WARNING...!!!
"WARNING...!!!"
__ADS_1
"PESAWAT DIHARAPKAN KEMBALI ATAU MENDARAT DI BANDARA TERDEKAT.!"
"INI PERINTAH!!"
"Sial, saya diretas!" Kapten penerbang Yan Jiachao mengumpat marah. Saat ini mereka tengah berada di ketinggian 10.000 kaki diatas permukaan laut. Sangat tidak mungkin untuk kembali.
Setelah mengaktifkan mode otomatis, Kapten keluar mencari tuan muda dan nona yang dibawanya.
"Tuan, kita tidak bisa ke negara C, kita harus mendarat di bandara terdekat."
Kapten Yan sangat tertekan mengabarkan hal itu,
"Kenapa?" Sanbao bertanya
"Kita telah diretas, saya tidak bisa megendalikan kemudi."
"Oh." ucap ketiganya acuh.
Sang Kapten, "..."
"Kembali ke dalam, kami akan atasi ini," Sanbao berkata sambil melihat ke Dabao.
Dabao mulai mengambil laptop yang sudah ditingkatkan sistemnya dengan perlindungan tekonologi tertinggi buatannya.
Saat laptop dinyalakan, dia langsung masuk ke program peretasan, tak menunggu lama, IP sang peretas langsung terungkap.
Dengan senyum smirk Dabao mulai melancarkan aksinya.
Charles berusaha melindungi sistem pertahananya namun dengan kejeniusan Dabao hal itu sangat mudash untuk dihancurkan.
Dabao dijuluki kedua saudaranya Siluman karena kemampuannya untuk memanipulasi sistem maupun menghancurkan sistem. Dia hanya butuh waktu 1 hingga 5 menit untuk bisa menghancurkan sistem yang dibangun seorang peretas.
Kemampuan Charles dimata anak-anak jenius itu hanya seperti debu, dengan segera Dabao mulai masuk ke sistem perlindungan terdalam dan mulai mengobrak abrik program, dia bahkan meluncur sistem penghancuran diri.
Sistem penghancuran diri ini sangat terkenal di dunia peretasan. Banyak pengusaha terknologi besar yang mengincar sistem ini, namun tak ada satu pun yang tau siapa yang menciptakan sistem ini.
Begitu sistem ini diaktifkan maka mau secanggih apa teknologi lawan tidak akan ada gunanya. dan sistem ini ditemukan dan dikembangkan oleh dua saudara Yibao dan Dabao.
Charles tau dia sudah tamat.
Dia menangis melihat layarnya mulai menghitung mundur 5, 4, 3, 2, 1, Tiiiittt.....
Charles menutup matanya, dia tidak tega anak kesayangannya hancur di depan matanya.
Namun ledaskan yang di tunggu-tunggu tidak kunjung terdengar, Charles mulai membuka matanya sebelah, dia mengintip, kemudian matanya terbelalak.
PAMAN, ANDA TERTIPU...!!!!!
Gambar 3 karikatur menggoyang pantat dengan lucu di layar monitor Charles.
__ADS_1
Charles terpana. Keringat dingin mengalir deras dibadannya, dia mengakui kehebatan anak-anak majikannya.
"Mereka sangat menakutkan." Batinnya, dia segera menghubungi Lin Chao
Charles, "MISI GAGAL"
Sementara itu, Dabao yang telah berhenti menyerang paman Charles masuk ke kokpit pesawat.
"Paman Yan, lanjutkan perjalanan.'
Kapten Yan Jiachao mengangguk.
5 jam kemudian, pesawat pribadi itu mendarat dengan mulus di bandar internasional Negara C.
Ketiga bocah itu turun dengan menyeret kopernya masing-masing,
Dengan menggunakan kacamata, jas hitam dan rambut disisir rapi, sedangkan Sanbao mengikat rambutnya dengan kuncir satu yang tinggi dibelakang kepalanya, mereka menjadi pemandangan indah di sepanjang bandara internasional itu.
Segera mereka menaiki Lincoln hitam panjang yang telah menunggu di bandara.
Lin Chao telah menunggu kedatangan mereka di hotel mewah tempat Gu Xinji menginap ketika di negara C.
Lin Chao mengantar mereka ke suite room,
"Tuan, kata Tuan besar, kalian diharapkan menunggu disini hingga tuan memberi kabar.
"TIDAK!" Mereka menjawab berbarengan.
Lin Chao akan menangis mendengar jawaban mereka.
"Baiklah...baiklah..baiklah..kami akan menunggu selama dua hari disini." Sanbao memberi solusi melihat Lin Chao yang serba salah.
Karena sang adik sudah memberi keputusan, mereka hanya bisa mengikuti.
"Ayo kita cari makan." Ucap Sanbao antusias.
Mereka mulai turun ke lantai bawah, dengan gaya kasual yang indah, ketiga bocah itu mulai berjalan menyusuri jalanan.
Hotel tempat mereka tinggal terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, mereka menelusuri jalan setapak di hutan maple yang ada di sekitar hotel itu.
Sanbao begitu antusias,dia selalu meminta di foto disetiap tempat, kedua saudaranya dengan tenang melakukan apa pun perintahnya.
Tidak jauh dari tempat mereka berwisata, sosok kecil membawa keranjang yang lumayan besar dan tidask sesuai dengan tubuhnya. Sepertinya dia menjajakan jualan.
Sanbao, Yibao dan Dabao, terpaku melihat gadis kecil yang sangat cantik itu.
"Kakak, apakah kalian ingin membeli roti saya." ucap gadis itu malu-malu.
Ketiga saudara kembar itu terpaku melihatnya. Mereka seperti melihat peri kecil yang keluar dari lukisan.
__ADS_1
"Siapakah gadis kecil ini? mengapa mereka langsung jatuh cinta melihatnya.
Lanjut Besok aja ya Cintah......@@@