SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI
Chapt 67. AI SANI


__ADS_3

Sanbao mengirim lokasi keberadaannya pada Yu Yayao, wanita jahat yang menyamar sebagai ibu mereka. Lokasinya sangat terpencil.


"Ayah, mengusirnya begitu saja tidak akan menyenangkan, kita harus sedikit "bermain" dengannya!"


"Ayah, aku juga ingin menghukumnya!" Yibao mengepalkan tangannya.


Dabao juga tidak kalah, sorot matanya memancarkan aura kekejaman khas keluarga Gu. Keluarga yang sudah terkenal pendendam dan kejam terhadap musuh-musuhnya dan lembut terhadap keluarga.


Gu Xinji yang sudah merencanakan akan membalas Yu Yayao terpaksa merelakan balas dendam untuk dilakukan putra-putrinya, ada tatapan memanjakan dalam tatapannya.


"Ya sudah, tapi ingat jangan melanggar hukum."


"Baik ayah, kami akan patuh."


"Jadi, gimana sekarang ayah?" Yibao bertanya muram.


Gu Xinji membelai kepala anak-anak lembut, "kalian baru saja tiba, istirahatlah, dan kita akan membicarakannya nanti."


Anak-anak itu berjalan dengan patuh, suasana hati mereka tidak sebahagia saat dalam perjalanan ke pulau, mereka sekarang sangat sedih. Meaki begitu, mereka tetap mendengarkan Gu Xinji, ayah mereka.


Yan Hao tidak punya pilihan selain kembali, Vera terkejut melihatnya.


"Yayao, bukankah kau akan menjemput CEO song?"


"Benar, tapi aku... "


Yan Hao mengusap rambutnya gusar, dia terus memikirkan anak-anak lucu dan imut itu sampai lupa tujuannya.


Yan Hao naik ke atas, tak lama kemudian terdengar ketukan di pintu.


Vera membukanya tanpa berpikir dua kali, dia melihat wajah tampan yang tidak asing.


Vera segera memblokir pintu. "Kenapa kamu datang kesini? anda tidak disambut disini, silahkan pergi!"


Dia cukup bodoh untuk dibodohi 2 kali namun dia tidak akan tertipu selamanya.


Gu Xinji menahan pintu dengan kaki yang diletakan diantar pintu, dia berkata dengan datar, "Aku ingin bertemu Yan Hao."


"Dia tidak ingin bertemu denganmu, by the way namanya Yu Yayao bukan Yan Hao!" Vera berkata dengan marah.


"Kaulah yang mengganggu Yayao dan merayunya. Dia dan CEO song adalah pasangan yang ditakdirkan surga, anda adalah perusak rumah tangga orang, anda berada diantara mereka. Pergi!!!"


Gu Xinji dengan tenang menatapnya dan berkata, "Aku tidak akan menyentuhmu karena kau teman Yan Hao, tapi aku hanya mengatakan ini sekali: MENYINGKIR!"


suaranya dingin dan tajam.

__ADS_1


Vera berkata dengan gigi terkatup, "Aku hanya bisa membiarkanmu masuk dengan izin Yayao."


"Pergi dan tanyakan padanya!"


Vera menutup pintu dengan keras dan berlari ke atas. "Yayao, dia ada disini lagi!"


Yan Hao kaget.


Mereka baru saja berpisah dipantai. Kenapa dia datang ke sini lagi sekarang?


Dia dalam keadaan berantakan, dia tidak tahu bagaimana menghadapi Tuan Gu.


Yan Hao mengangkat kepalanya dan berkata, "katakan padanya bahwa aku sedang tidur, aku tidak ingin melihatnya"


"Yayao, sebaiknya kamu pergi lewat pintu belakang, dia orang kuat, Aku takut dia akan mendobrak rumah ini." ucap Vera ketakutan.


"Dia mengerikan, saya lebih suka CEO song yang lembut, Yayao jangan menyerah pada CEO Song untuknya... "


Mendengar Vera berbicara buruk tentang Gu Xinji dan berbicara baik tentang Song Hyun, Yan Hao merasa tidak nyaman.


Song Hyun lembut, namun dia merasa Song Hyun menyembunyikan sesuatu darinya, Song Hyun tidak sesederhana kelihatannya, dia bahkan merasa tidak mengenal Song Hyun walaupun menjalin hubungan dengannya selama empat tahun.


Sedangkan Gu Xinji, dia baru bertemu dengannya beberapa hari, meskipun sombong dan arogan, dia nyata....


Sepertinya dia bisa melihatnya dalam sekali pandang.


Dia mengatakan kepada Xinji jutaan kali untuk tidak mendatanginya, tetapi dia tidak pernah ingat kata-katanya.


Dia mendatanginya berulang kali dan dia mengucilkannya terus menerus...


Song Hyun akan berada disini, saat itu tiba dia akan meminta perpisahan, dan kemudian dia akan pergi dari pulau ini.


Dengan demikian, ini akan menjadi pertemuan terakhir baginya dengan Gu Xinji.


Vera menatap Yan Hao dan menghela napas pasrah.


Yan Hao keluar dari kamarnya dan turun. Lalu dia mendorong pintu ruang tamu hingga terbuka. Sosok tinggi berdiri di depan pintu.


Yan Hao melihat dengan jelas mata Gu Xinji berkilau memandangnya seolah dia adalah cahaya dalam hidupnya.


Yan Hao mengerucutkan bibirnya dan melangkah maju.


Dia berkata dengan suara serak, "aku sudah menjelaskan diriku... Kenapa kamu masih tetap mencariku?"


"Hao'er, ketiga anak itu adalah anak kita, kalau kamu tidak percaya padaku, kita bisa melakukan tes garis ayah." Gu Xinji berkata dengan tangan dipundaknya, "Setiap kata yang kuucapkan adalah dari lubuk hatiku, kenapa kamu tidak percaya padaku? Tubuhmu pun tidak menolakku, itu adalah karena kita adalah pasangan yang dibuat surga!"

__ADS_1


Yan Hao menatapnya kaget.


Karena dia mengajukan tes garis ayah, apa yang dia katakan mungkin benar.


Selain itu, ketika aku bertemu dengan ketiga anak itu perasaan yang kumiliki tidak dapat diungkapkan, anak-anak itu pasti terhubung dengannya.


Apakah mereka benar-benar anak aku?


Aku memilikk anak berusia delapan tahun? mengapa Song Hyun tidak pernah menyebutkannya?


Yan Hao bertanya dengan tatapan kosong, "Apakah kita benar-benar pasangan?"


Melihata Yan Hao goyah, Gu xinji benar-benar lega. Dia berkata dengan suara rendah, "Empat tahun lalu, kita ke kapal pesiar Star Moon untuk mengikuti lelang amal dan sekalian bulan madu. Namun karena keadaan yang tidak terduga aku kehilanganmu dan tanpa alasan kamu digantikan oleh Yu Yayao dan Yu Yayao menggantikan kamu, aku butuh waktu empat tahun untuk menyadari bahwa itu adalah kesalahan.... "


Yan Hao mengepalkan tangannya, kuku-kukunya menekan telapak tangannya, dia tidak melepaskan tangannya hingga rasa sakit menderanya.


Gu Xinji melepaskan kepalan tangannya dan mencium telapak tangannya yang tertusuk kuku-kukunya, Ciumannya begitu membara.


"Aku butuh waktu untuk menerima ini, aku ingin mencari tahu apa yang terjadi.. "


Yan Hao mengusap rambutnya.


Dia mundur selangkah, menatap matanya dan berbicara dengan serius, "Sebelum aku menyegarkan ingatanku, kamu adalah orang asing bagiku. Bisakah kamu berhenti mengambil kebebasanku?"


"Baik, aku tidak akan memaksamu melakukan apa pun" Gu Xinji menarik tangannya dan mengangguk. "Tapi... kalau kau ingin tahu keseluruhan cerita kita, aku menunggumu di vilaku, aku akan memperkenalkanmu dengan SANI."


"SANI?! Jangan bilang kalau masih ada anak lain yang menungguku!" tatapan Yan Hao nampak ngeri membayangkan anak yang lain, begitu banyak anak yang dimilikinya, rasanya dia seperti kelinci yang sekali melahirkan akan ada beberapa anak.


Gu Xinji tersenyum, "Dia memang anakmu, tapi bukan dari rahimmu melainkan dari kecerdasanmu. Datanglah dan kamu akan tahu, dan satu lagi, saat kamu hilang empat tahun lalu, aku baru saja memenangkan lelang kalung Heart diamond sea dan aku memakaikan di lehermu, kalau kamu masih menyimpan kalung itu, maka itu adalah buktiku karena saat kecelakaan di Star Moon waktu itu, wanita itu tidak memakainya." Setelah itu Gu Xinji berbalik dan melangkah pergi.


Yan Hao masih terpaku di tempatnya.


"Yayao!" Vera mendekat dan memanggil Yan Hao yang berdiri terpaku di halaman.


"Jangan khawatir, aku baik-baik saja." Yan Hao menepuk pundak Vera dan masuk ke vila.


Yan Hao mengambil ponselnya dan menekan nomor "ibunya"


Sejak dia menderita amnesia, dia memiliki sedikit keterikatan dengan "orang tua" sebulan sekali selama empat tahun terakhir dia akan menghubungi mereka, ibunya selalu mengoceh disetiap panggilan.Dia bisa merasakan kasih sayang ibu, tapi dia tidak sering menghubungi mereka.


Dia menelpon ibunya dengan tenang.


Yu Meizi menjawab setelah beberapa kali dering. "Yu Yayao, sungguh kejutan menyenangkan, apa kabarmu nak?"


Yan Hao bersandar di sofa dan berkata dengan santai, "baik bu, bagaimana kabar ibu akhir-akhir ini?"

__ADS_1


"Ayah, kakakmu dan aku ditipu, Ketika kami tiba di Guangzhou, seseorang mengatakan bajwa dia dapat membawa kami kepadamu." Nyonya Yu mulai mengeluh, "Wanita itu sangat mirip denganmu, terutama ekspresi dan sopan santunnya. Ibu hampir salah mengira dia itu kamu... "


Yan Hao langsung tahu siapa wanita itu.


__ADS_2