SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI

SUAMIKU, AKU MENCINTAIMU, AYO BERCERAI
Chapt 60. Yayao, Kamu adalah Hao'er Istriku


__ADS_3

"Jangan menangis, Hao'er...."


Gu Xinji menundukkan kepanya untuk mencium wajahnya, tanpa memperdulikan air mata di pipinya.


Dia berkata dengan cemas, "Kamu bisa mengumpatku atau memukulku, atau apa pun yang membuatmu merasa lebih baik. Jangan menangis Hao'er, sayang..Tolong jangan..."


Saat Xinji melihatnya menangis, hatinya sakit dan dia hampir tidak bisa bernafas.


"Jangan cium aku, jangan sentuh aku.." Yayao mendorong Xinji menjauh dan berkata, "aku tidak akan menangis selama kamu menjauh dariku."


Gu Xinji melepaskan pagutannya, dia kesal dan tersesat.


Ia mengerucutkan bibirna. "Hao'er, aku tidak bisa menahan diri. Aku ingin memelukmu, aku ingin menciummu, aku bahkan ingin berada dalam dirimu sekarang..."


Tatapannya memperlihatkan kesedihan.


Yayao mundur dan meneka air matanya.


Dia melihat ke pintu villa yang tertutup dan berkata dengan suara rendah, "Tidakkah kamu mengatakan bahwa kamu ingin membawaku ke tempat khusus, dan menceritakan kisah kita? ayo pergi."


Dia berbalik dan berjalan menunju pantai.


Xinji mengikuti kemanapun dia pergi, taoi tidak terlalu dekat. Ia takut akan membuatnya menangis lagi.


Yan Hao adalah orang yang konservatif, dan setelah dia kehilangan ingatannya, dia lebih seperti gadis lugu. Dia sangat khawatir dia dilukai oleh orang lain.


Ketika mereka keluar dari wilayah laut pribadi, Yan Hao berbalik dan bertanya tanpa nada, "Kemana kita akan pergi?"


Dia sudah pulih dari tangisannya.


Gu Xinji menunjuk villa yang tidak jauh dan berkata, "Ayo kesana dan luangkan waktu kita."


Yan Hao tidak bergerak dan berkata dalam hati.


Karena Gu XInji berani menciumnya di depan umum dan mereka pernah...kemungkinan besar dia akan melakukan hal yang lebih menyebalkan di dalam rumah.


Saat dia ragu-ragu, pintu villa terbuka.


Seorang pria berkacamata keluar, Ketika dia melihat mereka, dia berkata, "Tuan Gu, Tuan akhirnya kembali, tapi...siapa ini...?"

__ADS_1


Tatapan Lin Chao tertuju pada Yan Hao, dia memperhatikan lama sebelum akhirnya.... shock kata yang tepat untuk menggambarkan perasaannya saat ini.


Empat tahun lalu, ketika ada gosip bahwa seorang selebritis bernama Yu Yayao sangat mirip dengan Nyonya Gu, Lin Chao mengira netizen cuma mengada-ngada.


Tapi saat melihat Yu Yayao secara langsung, dia menemukan, mereka tidak hanya mirip, mereka nyaris sama!!


Tidak heran Tuan Gu lebih memilih membatalkan semua janji bisnisnya dan tinggal disini.


"Halo, saya Yu Yayao." Yan Hao menggapai tangannya.


Lin Chao kaget, "Halo, Nona Yu, saya Lin Chao asisten Tuan Gu."


Gu Xinji melirik Lin Chao dan bertanya, "Apakah kamu sudah menyiapkan semuanya?"


Meskipun Lin Chao mengangguk, dia belum benar-benar pulih dari keterkejutannya. Namun daslam beberapa detik ia mulai paham.


Xin Ji telah memintanya menyiapkan bunga bellflower merah. Lin Chao mengira itu untuk Nyonya Gu yang akan tiba di pulau Pantai dengan pesawat.


Tapi dia sadar bunga itu untuk Yu Yayao saat melihat Tuan Gu bersamanya.


Lin Chao menatap Yan Hao dengan perasaan campur aduk.


Gu Xinji tau apa yang di khawatirkan Yan Hao. Dia berkata dengan ringan, "Ambilkan Nona Yu secangkir kopi, Lin Chao.


Lin Chao menghela napas, Baiklah, dia masuk ke ruang minum teh villa dan mengeluarkan mesin kopi untuk menggiling biji kopi.


Dengan orang lain disana, Yan Hao tidak terlalu khawatir, jadi dia mengikuti Gu Xinji ke ruang tamu.


Itu adalah villa dengan pemandangan laut terbanyak di pulau pantai, tetapi tidak seluas yang dia tinggali. dia melihat sekeliling lalu duduk di sofa.


Gu Xinji duduk di seberangnya.


Hening hanya dengan suara grasak grusuk biji kopi. Yan Hao menunduk memandang lantai dan berkata dengan ringan, "Saya mendengar bahwa Tuan Gu dan Nyonya Gu adalah pasangan yang manis. Setelah empat tahun menikah, kamu masih cukup romantis untuk menyiapkan bunga bellflower untuknya. Sungguh mengagumkan."


Yan Hao ingin mengingatkan Xinji bahwa dia punya istri dan dia tidak boleh menyentuhnya.


Tapi Xinji menganggapnya sebagai kata-kata yang mengandung kecemburuan.


Dia berkata dengan suara rendah, "Bunganya untukmu. Bunga bellflower merah. Apakah kamu masih ingat artinya?"

__ADS_1


"Apakah saya harus ingat?" Yan Hao mendengus.


"Tuan Gu, kamu sudah menikah, namun kamu membeli bunga untuk wanita lain. kita harus menyebutnya apa? Selingkuh? tidak setia? dua wanita pada saat bersamaan? Oh, mungkin lebih dari dua?. Anda terlihat ahli dalam berhubungan dengan wanita. Anda pasti sering melakukannya. Seluruh Tiongkok mengagumi Nyonya Gu, tetapi ternyata suaminya memiliki begitu banyak simpanan."


Ruangan hening setelah Yan Hao mengatakan itu. Keheningan yang sangat berbahaya.


Lin Chao yang sedasng menggiling kopi membeku.


Bisakah mereka berbicara saat dia tidak ada? Tuhan tolong, aku tidak ada disini


Faktanya, dia menemukan tanda-tanda Gu Xinji selingkuh dari istrinya, tetapi sebenarnya itu bukan selingkuh, apalagi sesuatu yang begitu rendah seperti ucapan Nyonya. Ah dia jadi pusing.


Yu Yayao begitu berani mengatakan secara langsung bahwa Gu Xinji tidak setia.


Namun keberanian tidak selalu baik. Dia mungkin harus membayar biaya menyinggung Tuan Gu.


Lin Chao begitu tercengang hingga kopi yang digiling jatuh ke tanah. Dia harus menggiling lagi.


Yu Yayao tidak menemukan ada yang salah dengan ucapannya barusan.


Dia bersyukur Lin Chao di sana, atau dia akan menahan kata-kata itu kalau-kalau Gu Xinji akan menggertaknya.


Yu Yayao mengambil napas dalam-dalam dan melanjutkan, "Tuan Gu, anda punya istri dan saya punya suami. Kita semua memiliki pasangan. Tolong, saya mohon, jangan mengganggu saya lagi."


"Seharusnya istriku adalah kamu, dan hanya bisa kamu." Gu Xinji memegang jari-jarinya yang pucat dan berkata. "Ini salahku. Seharusnya aku berurusan dengan wanita itu di rumah seblum aku mendastangimu."


Tiba-tiba Lin Chao berhenti menggiling. Untuk menghadapi wanita itu di rumah? apakah tuan mengatakan untuk bercerai?


Wajah wanita ini memang sangat mirip dengan nyonya Gu sebelum melakukan operasi kecantikan, tapi bukankah dia memiliki suami, yang artinya, dia bukan wanita polos seperti pemikiran Tuan, tapi jika wanita ini adalah Nyonya yang sebenarnya, mengapa dia memiliki suami?


Lin Chao menahan napas, aku adalah batu...aku batu...dia menghipnotis dirinya.


Yu Yayao menarik kedua tangannya, dia tersenyum meskipun marah, "jadi, apakah kamu akan menceraikan Nyonya Gu dan menikahi aku?"


Hao'er, tenanglah, aku akan menjelaskan kepadamu apa ayng terjadi." kata Gu Xinji lembut.


"Empat tahun lalu, aku menikahimu, tidak...tepatnya delapan tahun lalu, tapi saat itu aku hanya menikahimu di biro catatan sipil, empat tahun kemudian, aku menikahimu di sebuah gereja kecil di New York, dan empat tahun lalu, kita secara aneh terpisah, seorang wanita yang kuselamatkan secara aneh malah memiliki wajah sepertimu dan aku mengira itu adalah kamu, sedangkan kamu, kehilangan ingatanmu, dan dibawa pergi oleh orang lain dan mengaku sebagai suamimu, kemudian kamu tinggal disini dan tidak melihat saya selama empat tahun."


Lanjut...@@@

__ADS_1


__ADS_2