
"Kita pulang saja Rey," ucap tuan Richard.
" Baik tuan," jawab asisten Rey patuh.
Mereka pun bersiap - siap pergi meninggalkan negara Y kembali ke negaranya, setelah urusan selesai tuan Richard dan asisten Rey berangkat menuju ke arah bandara.
Singkat cerita kini mereka sudah kembali ke negara mereka dan langsung menemui Debora untuk mengatakan yang sebenarnya, Debora sangat sedih mendengar berita tersebut dan sesuai apa yang dikatakan Debora kalau tuan Richard akan memanggilnya dengan sebutan tante karena dirinya masih kecewa karena ulah dirinya membuat Debora kehilangan putri satu - satunya.
Dua Bulan Kemudian
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya dan seperti biasa tuan Richard berangkat pagi pulang malam, dirinya menyibukkan diri agar bisa melupakan dokter Rebecca hingga perusahaan tuan Richard semakin berkembang pesat.
Kesuksesan tuan Richard membuat banyak para gadis dan wanita mengejar tuan Richard bahkan rela menjadi penghangat ranjangnya namun hati tuan Richard tertutup rapat bahkan tombak saktinya ikut berkerja sama dalam arti jika melihat gadis atau wanita polos tanpa sehelai benang pun maka tombak saktinya tetap tidur dengan pulas nya tidak terpengaruh sedikitpun.
Namun di malam harinya dirinya merasakan sepi hanya pakaian milik istrinya yang menemani dirinya tidur bahkan diberi parfum agar merasakan kehadiran istrinya
Hingga di pagi yang cerah ketika tuan Richard tidur selama tiga jam perutnya terasa bergejolak membuat tuan Richard memaksakan membuka matanya dan berlari ke arah kamar mandi.
Hoek Hoek Hoek
__ADS_1
Cairan bening yang keluar dari mulutnya membuat tenggorakan terasa tidak enak hal itu membuat tuan Richard berkumur untuk menghilangkannya.
"Semalam aku tidak makan tapi kenapa perutku mual?" tanya tuan Richard pada dirinya sendiri.
Tuan Richard berjalan ke arah ranjang dengan tubuh lemas dan ingin berbaring di ranjang namun perutnya kembali bergejolak membuat tuan Richard membalikkan badannya dan berjalan dengan langkah cepat menuju ke arah kamar mandi.
Ceklek
Elena membuka pintu kamar putranya dan mendengar tuan Richard mual - mual membuat Elena berjalan ke arah kamar mandi.
"Kamu kenapa Rich?" tanya Elena dengan nada kuatir.
"Memang kamu makan apa?" tanya Elena.
"Siang Richard hanya makan nasi goreng seafood dan malamnya Richard tidak makan," jawab tuan Richard.
"Mommy baru tahu kalau kamu suka nasi goreng seafood karena mommy dan daddy tidak suka nasi goreng seafood," ucap Elena dengan nada bingung.
"Sebenarnya Richard juga tidak suka mom tapi entah kenapa Richard ingin makan nasi goreng seafood," jawab tuan Richard.
__ADS_1
"Kok aneh ya tiba - tiba kamu suka," ucap Elena sambil membantu putranya berjalan ke arah ranjang karena tidak tega melihat putranya berjalan sempoyongan.
"Richard juga bingung mom ... hmmmm.... Mommy," panggil tuan Richard dengan ragu.
"Ada apa Richard?" tanya Elena sambil membantu membaringkan tubuh putranya ke arah ranjang.
"Mommy tolong telepon Rey dong," pinta tuan Richard.
"Memang ada apa?" tanya Elena dengan nada bingung karena pasalnya hari ini libur kerja.
"Richard ingin makan rujak mom, pakai mangga muda yang baru di petik dan aku ingin yang mengambil mangga Rey mom dan mommy yang meracik bumbunya," pinta tuan Richard dengan tatapan memohon.
"Apakah kamu pernah menanam benih?" tanya Elena menyelidik.
"Maksud mommy?" tanya tuan Richard dengan nada bingung.
"Kamu melakukan hubungan suami istri dan wanita itu sekarang lagi hamil, kamu harus tanggung jawab untuk menikahi wanita itu," ucap Elena menjelaskan.
"Hamil?" tanya ulang tuan Richard mengulangi perkataan Elena.
__ADS_1